SUDAH SEPENUHNYA TAMAT, TIDAK AKAN DI LANJUTKAN KARENA SAYA LELAH DENGAN GENRE SISTEM, KALIAN BISA BACA KARYA SAYA YANG LAIN "PENGUASA SELURUH ALAM" APABILA ANDA TERTARIK
Genre: Action, fantasy, xianxia, reincarnation, overpower, system, comedy, adventure, easy going, mature, arrogant male lead, agresif male lead, faceslapping, Instan Training
Sub genre: Romance, tragedy, thriller.
Judul awal: Rebirth of The Ruler of Universe
Judul sebelumnya: Kelahiran kembali penguasa alam semesta
«Sinopsis»
Melampaui Sembilan Surga, menekan sepuluh ribu dunia, membunuh iblis dan dewa, sang Kaisar Abadi telah terlahir kembali! Dan bersama system, ia akhirnya menapaki jalan budidaya sekali lagi.
Ruang dan Waktu, Surga Tertinggi, Alam Semesta yang lu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang shitpost, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 31 - Rencana Konyol
"Ciaaattt!! Rasakan ini!! Flowing Palm!!"
Luo BingBing mengeluarkan serangannya, menargetkan makhluk itu sebagai sasarannya. Dan sebagai pertunjukan akhir, hanya dengan satu serangan, makhluk itu terbunuh dalam sekejap oleh serangan yang Luo BingBing lancarkan.
Luo BingBing mendesah, "Apa ini? Kukira kau makhluk yang kuat dan bisa memuaskanku, ternyata hanya sampah dengan ukuran tubuh yang besar..." Dia menggerutu.
"Akan kuambil intimu!" Ucapnya yang kemudian mulai membelah tubuh monster itu, merogohkan tangannya ke dalam, dia mengambil sesuatu. Kemudian, setelah dia menemukannya, sebuah bola berwarna merah cerah seukuran bola kasti, dia pun menyimpannya.
"Huft.... Aku lelah... Kurasa aku harus mandi dan membersihkan tubuhku yang kotor ini...." Ucapnya sambil melihat-lihat pakaiannya yang dipenuhi tanah dan kotoran serta sisa-sisa darah hewan yang menempel di pakaiannya.
Kemudian, untuk jaga-jaga, dia menggunakan tekniknya, untuk menciptakan ilusi, dan sebagai tambahan, dia juga melapisi ilusi itu dengan pelindung Qi tipis seluas 5 meter persegi, yang berguna menutupi semuanya sebagai kamar mandi kecil.
Sebagai orang yang paling mencolok dan sangat diperhatikan oleh patriark dan tetua yang lainnya, dia yang menyadari hal ini, itulah mengapa dia memasang pelindung itu untuk mencegah ada orang yang mengintipnya.
Setelah dirasanya aman, dia membuka pakaiannya, lalu dia pun telanjang, kemudian segera merendamkan tubuhnya, membasuh tubuhnya yang berkulit mulus serta tubuh yang indah, bagaikan bidadari yang sedang turun mandi di air terjun yang deras.
***
Zhuo Li hanya terdiam dengan mimisan, "Uh.... Gadis itu benar-benar memiliki kebiasaan yang aneh mandi di sembarang tempat. Tidakkah dia tahu bahwa aku bisa melihatnya dengan mata dewaku? Kupikir aku penasaran apa yang sedang kau lakukan dengan ilusi itu, ternyata malah.... Nice body!" Katanya sambil tersenyum puas.
Splakk....
Zhuo Li menampar dirinya sendiri untuk menyadarkan dirinya agar berhenti untuk mengintipnya terus menerus.
"Ayolah, wahai diriku! Apa yang sedang aku lakukan sebenarnya? Mengapa aku malah melakukan hal yang tidak berguna seperti ini? Aku adalah penguasa semesta, aku tidak akan terpengaruh oleh hal-hal kecil seperti ini... Tapi..."
Zhuo Li mendesah, "Ini mengingatkanku akan kedua istriku. Sudah lama aku tidak melakukan hal itu... Yah, walaupun aku merindukan mereka, aku bahkan tidak mengetahui keberadaan salah satu dari mereka. Aah, aku rindu suara mereka yang imut sekaliiii, saja! Kau tahu, melakukan semuanya sendirian sangat membosankan. Tak ada teman yang bisa kuajak bicara. Huft...." Keluhnya.
Sambil berduduk santai menunggu Luo BingBing selesai mandi, Zhuo Li pun tertidur sesaat.
10 menit kemudian~
Ding!
[Master! Master! Bangun!]
Systemnya berbunyi...
"Huh? Apa?? Apa yang terjadi?? Uh... Maaf, sepertinya aku ketiduran... Hoaaafmm...." Zhuo Li mengusap-usap matanya sambil menguap.
Saat dia sadar, ternyata Luo BingBing yang diawasinya sudah pergi.
"Kemana dia pergi? Cepat sekali dia menghilang! Ah? Aku masih bisa merasakan auranya! Cepat kejar sebelum dia pergi lebih jauh!"
Turun dari pohon, dia segera berlari mengejarnya. Namun sebelum itu, "Hehe, aku tidak akan meninggalkan mayat hewan besar yang berharga ini! Akan kuambil itu!" Sambil berlari, dia menyimpan mayat hewan besar itu ke penyimpanannya, lalu segera menyusul Luo BingBing.
Tetapi, dia tiba-tiba berhenti sejenak kemudian bergumam, "Tunggu! Mengikutinya seperti ini sepertinya akan sia-sia... Jika aku membuat diriku berteman dengannya, mungkin keuntungan yang kudapatkan akan lebih besar! Jadi, aku harus memikirkan bagaimana caranya agar aku bisa bertemu dengannya namun tidak secara mencurigakan, seolah-olah itu tidak disengaja atau kebetulan. Oh, aku tau!"
Sebuah ide terbesit di pikirannya tiba-tiba...
"Jika tidak ingin dicurigai, kurasa aku harus berpura-pura terluka oleh sesuatu dan pura-pura tertimpa sesuatu yang besar, batu misalnya. Namun, aku tidak yakin apakah cara ini akan berhasil atau tidak, kuharap dia mudah untuk dibodohi. Mari kita lakukan!" Dengan ekspresi wajah yang terlihat bersemangat dan antusias, dia mendekati Luo BingBing diam-diam, "Batu, dimana batu? Aku butuh yang besar! Eh, itu dia!"
Zhuo Li melihat sebuah batu hitam besar dengan diameter setengah meter di sampingnya.
Setelah itu, dia mengambil batu itu, "Eeeek!! Batu ini sangat berat! Aku harus berhasil! Heyaaat!!
Dengan sekuat tenaga,, Zhuo Li mengangkat batu itu keatas tinggi-tinggi setidaknya setinggi 100 meter keatas, lalu meluncur kebawah bagaikan meteor yang siap menghantam permukaan namun kali ini, kepala Zhuo Li lah yang menjadi permukaan itu sendiri.
Dilapisi dengan keterampilan pelindung ilahi, untuk jaga-jaga, Zhuo Li memakainya agar dia tidak terluka serius.
Selain itu, dia benar-benar sudah menyiapkan rencananya dengan matang, menggunakan tinta merah kemudian menuangkannya ke kepala. Sekarang kepalanya sudah semakin seperti dirinya sedang terluka parah.
Cuuuus.... DUARRR!!!
Batu itu pun jatuh ke bawah menghantam kepala Zhuo Li dengan keras, bahkan suara benturan antara kepala baja Zhuo Li melawan batu biasa benar-benar menyebabkan suara benturan yang menggema di hutan.
Bahkan sampai-sampai Luo BingBing pun bisa mendengar suaranya dengan jelas.
Dia pun mencari sumber suara itu...
Sementara itu, di waktu yang sama,
"Sip! Sempurna! Tinggal satu langkah terakhir...."
"Hap!" Menarik nafas dalam-dalam, kemudian, "AAAAAAAAAHHHKKK!!!!! TOOOOLOOOONGGG!!! SAKIIIITTT!!! SIAPAPUN TOLONG AKU!!!!" Melepas nafasnya, Zhuo Li berteriak sangat keras.
Meski tidak menggunakan auman naga dao sebagai tambahan, namun dia lebih memilih untuk tidak menggunakan teknik itu karena hanya akan menimbulkan masalah.
"Apakah ini sudah sempurna? Waktunya untuk berpura-pura kesakitan!"
Zhuo Li membaringkan tubuhnya, dengan tinta merah yang dituangkannya lagi agar target dikelabui dan mengira darah dari kepalanya bocor ke luar.
"Tunggu! Jika aku tidak menyiapkan apa penyebab aku terluka, sebaiknya aku harus mencari suatu hewan sebagai bukti bahwa aku terluka karenanya."
Ding!
[Hewan apa yang akan anda pilih? Silahkan pih yang ada di bawah ini... Setiap satu dari harganya adalah 1.000 poin system!]
Summoned beast:
-Laba-laba hitam racun biru
-Ular cobra bertanduk
-Demon beast
-Banteng hitam besar
"Aku akan memilih Laba-laba hitam itu!"
[Pilihan dibuat! Mensummon.... Selesai!]
Tiba-tiba, sebuah cahaya berwarna biru muncul dihadapan Zhuo Li perlahan. Monster berupa laba-laba muncul sedikit demi sedikit, lalu sebelum kemunculannya sempurna, dia menebas kepala laba-laba itu dalam sekejap. Lalu monster itupun mati sebelum dia muncul di dunia ini.
Sambil memakai pedangnya, dengan terburu-buru dia juga mengoleskan sedikit darah laba-laba itu ke pedangnya, kemudian meletakkannya di dekatnya.
"Selesai! Dengan ini, seharusnya tidak akan ketahuan kan?" Gumamnya sembari membaringkan tubuhnya ke tanah lagi dan berpura-pura pingsan menunggu Luo BingBing datang menghampirinya.
5 menit kemudian....
"Hei, hei!! Bangun!! Apa kau baik-baik saja?" Luo BingBing menggoyang-goyangkan badan Zhuo Li beberapa kali.
Seperti yang telah diperkirakan, dia benar-benar datang!
Rencana konyol yang Zhuo Li persiapkan tampaknya telah sukses besar tanpa masalah!
Zhuo Li pun membuka matanya perlahan seolah-olah sedang kesakitan dan membutuhkan pertolongan.
"Uh... Tolong aku... Kumohon!" Zhuo Li merintih.
"Jangan banyak bicara! Kau sedang terluka! Biar aku menolongmu! Eh??"
Tinta merah Zhuo Li tiba-tiba luntur dari kepalanya hingga tintanya benar-benar bersih tanpa bersisa. Dan Luo BingBing terkejut ketika melihat sama sekali tak ada luka dikepalanya, dengan kata lain, dia bohong.
"Emm... Nona... Kenapa tidak bergerak? Aku benar-benar membutuhkan pertolongan disini..." Ucap Zhuo Li yang heran tubuhnya sama sekali tidak bergerak.
Siuut, BAMM!!
"OUCH, SAKIT!!"
.....
ternyata memang menyebalkan...
asu... asu...!!!
menikmati kejayaan/ketenaran lebih dari 5 juta tahun..
gmna itungannya,coba'..!?? 😵