NovelToon NovelToon
My Second Life As Fire Emperor

My Second Life As Fire Emperor

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Akademi Sihir / Tamat
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: Panda Mentari

Seorang pekerja kantoran bernama Satoru Kamizawa yang kini berumur 32 tahunsudah menjalani hidupnya dalam pekerjaan nya selama 7 tahun lamanya,rasa bosan dan lelah mulai muncul dalam dirinya.

Akibat kekelahan karena sering lembur dalam bekerja,dirinya kemudian tertidur dalam lelapnya malam hari,namun sekaligus dia menutup hidupnya...

Kemudian saat dia membuka matanya lagi,dia terlahir di tubuh bayi yang baru saja lahir dari rahim seorang ibu,dan dirinya menjalani kehidupan keduanya sebagai seorang gadis.

Kehidupan keduanya terasa begitu indah ketika dia hidup di dunia lain dengan peradaban yang masih kuno,namun terdapat hal menakjubkan dalam dunia itu...

Benar..itu adalah sihir,keluarganya adalah keluarga miskin yang berkecukupan,dia hidup dengan dua saudara nya,yaitu seorang adik perempuan dan seorang kakak perempuan.

Hiudpnya berjalan dengan baik,hingga dirinya di berkati sihir yang membuatnya harus masuk ke dalam akademi sihir,dan memulai pengalaman hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Panda Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.32 Permintaan Maaf

karena kasus kemunculan Rozagor,dan monster raksasa yang menghancurkan beberapa kelas,pada akhirnya untuk menjaga keamanan para siswa di tengah kejadian tidak menentu ini,pihak sekolah memutuskan untuk membiarkan para siswa disini sekolah menengah untuk diam di asrama mereka masing masing dan mengalami masa libur seminggu untuk menunggu perbaikannya kelas mereka

"Ugh!...." Airi berbaring di kasurnya seperti mati bosan dengan wajah lesu

Sambil bermain dengan rambut nya yang panjang dia terus mengeluh kebosanan "kenapa ini bosenin banget sih!?" teriak nya kesal

"apa gara gara gak ada kerjaan ya?,dulu aku kerja siang malem jadi gak punya waktu luang,tapi sekarang malah gak ada kerjaan!?, gak bisa main HP, gak ada internet, bisa bisa aku mati nih" gerutu nya sambil menggeliat di kasur hingga berantakan

di sisi lain ada langkah kaki yang mendekat ke arah kamar Airi

...Tak tak tak...

"AAAAGGGGHHHHHH!?" tapi karena tidak fokus dan mulai stress, Airi tidak menyadari langkah kaki itu hingga

...klak...

Pintu Airi terbuka di saat Diane masuk,Airi mematung dengan pose aneh dengan kondisi ruangan seperti kapal karam

"D-Diane...." wajah Airi tampak ketakutan saat mata Diane kosong melihat kamar Airi yang berantakan

"i-ini ti-tidak seperti yang kamu pikirkan" gumam Airi dengan terbata bata ketika tubuhnya gemetar

tiba tiba mata Diane memancarkan kilauan cahaya merah yang mengerikan "HIIIII!?"

Karena adegan terlalu berbahaya untuk di jelaskan kita skip aja

"huu~maaf" Airi duduk dengan gaya Seiza (bisa search di google) dan mengangkat tangan nya lurus keatas sambil mencucurkan air mata

"huh~aku kepikiran kamu pasti kebosanan disini,jadi aku berniat mengajakmu jalan jalan,tapi tidak disangka sangka ternyata kondisi kamar mu separah ini" kata Diane yang sedikit mensarkas Airi

Sambil menangis menyesal Airi berkata "kan aku sudah bilang maaf,huuu~" Diane pun menghela nafas panjang melihat wajah Airi yang sudah menyesal

"baiklah,kelihatan nya kamu juga sudah cukup intropeksi diri,lain kali jaga kerapian ruanganmu,yaudah sana ganti baju,kita jalan jalan" kata Diane sambil tersenyum tulus

Airi langsung berdiri tegak sambil hormat "Yes Ma'am!?" katanya lalu balik kanan seperti pasukan

beberapa saat pun berlalu

"a-apa ini sudah bagus?" tanya Airi sambil mengecek pakaian yang sedang ia kenakan

"bagus kok" kata Diane sambil menepuk tangan nya beberapa kali

"ugh...memalukan kalau pakai baju cewek,dadaku juga sediki sakit entah kenapa" batin Airi sambil menyentuh dadanya beberapa kali untuk meredakan rasa sakit itu

di sisi lain "IIIMMMOOOOOEEEETTTTTTTT!?" itulah teriakan isi hati Diane yang dia sembunyikan

Kemudian Diane pun menyadari kalau Airi tampak kurang nyaman dengan dadanya "Airi dadamu kenapa?" tanya nya

Airi pun menjelaskan "ugh...aku kurang tau tapi rasanya agak sakit di bagian dada" keluh Airi dengan alis mengkerut

di saat itu terlintas satu kecurigaan di benak Diane "Airi boleh aku lihat sesuatu" tanya nya dengan wajah seperti sudah tau alasan nya "lihat apa?" tanya Airi polos

kemudian Diane segera mendekat,lalu membuka baju Airi dan melihat dalam nya "beneran kan" batin Diane dengan wajah datar "D-Diane,k-kamu ngapain?" tanya Airi dengan wajah memerah

Dengan kepala tertunduk,Diane memikirkan bagaimana Airi bisa terbiasa selama ini "Airi...kita belanja pakaian sekarang juga ya" kata Diane menutup mulut sambil menahan tangis "eh?" gumam Airi yang tidak mengerti alasan Diane menangis

"WOOOHHHOOOO!?" seru Airi terbang di atas sapu terbang berboncengan dengan Diane "apa ini seru?" tanya Diane,spontan Airi menjawab dengan ruang "ya!,sangat seru!?" jawab nya

Tak lama,mereka pun sampai di kota yang tidak berjarak jauh dari akademi "gila...jadi ini namanya kota fantasy" gumam Airi dengan mata yang terpukau melihat kota medieval

"keren..." Airi tampak sangat girang melihat kota medieval itu,Diane tersenyum melihat Airi yang tampak senang

"Diane Diane" Airi berputar kegirangan seperti anak kecil melihat kesana kemari hingga matanya teralihkan oleh...

"eh?" Rose dengan pakaian kasual sedang berbelanja sendiri sambil memakan camilan,berhenti ketika melihat Airi

Dan Airi berhenti berputar ketika melihat wajah Rose "eh?"

"Rose kamu juga belanja?" tanya Diane dengan wajah ramah

namun Rose dan Airi masih saja mematung sambil saling bertukar pandang

"a-ah,nona Diane" ucap Rose yang terkaku kaku dengan wajah tidak nyaman atau merasa bersalah

Diane hanya tersenyum karena mengetahui hubungan Diane dan Airi "semoga ini bisa jadi kesempatan mereka untuk berbaikan" batin Diane

"s-saya hanya sedang berganti suasana" jawab Rose

Saat itu munculah lampu ide di atas kepala Diane "gimana kalau kamu ikut kita belanja?,mau kan?" tanya Diane dengan wajah penuh berharap yang membuat Rose tidak enak untuk menolak

setelah beberapa saat berfikir,dan beberapa kali Hendra menolak,namun melihat wajah berharap Diane membuat Rose semakin merasa bersalah jika menolak,dan akhirnya

"baiklah..." jawabnya dengan lesu

Sambil tersenyum lebar,kemudian Diane menggandeng tangan Rose dan Diane "baiklah!,berangkat!?" katanya dengan semangat

beberapa saat berjalan,Diane mencoba berkali kali mencairkan suasana,tapi hubungan canggung antara Rose dan Airi membuat usaha Diane sia sia

Dan sesampainya di depan toko baju,Diane sedikit kebelet pipis "Airi,Rose maaf ya,tapi aku mau ke toilet sebentar,tunggu di sini ya" katanya sambil terburu buru pergi

"ah!" Airi sedikit enggan ketika Diane pergi tapi dia tidak bisa berbuat apa apa

Dan Rose melambai tangan dengan wajah canggung "h-hati hati di jalan nona Diane"

Dan akhirnya mereka berdua berdiri berdua saja di tempat itu

Selang beberapa waktu,masih tidak ada komunikasi,Airi hanya bermain main dengan sepatu yang dia kenakan,Dan Rose mengisi waktu kosong nya memakan camilan nya sedikit sedikit

Dan kemudian,entah memberikan camilan nya itu pada Airi "eh?..." Airi tampak bingung dengan apa yang di lakukan Rose

"aku kasih,makan aja" karya Rose dengan wajah yang sedikit merah,walaupun Airi masih belum paham maksud dari tindakan nya,tapi Airi mengiyakan pemberian Rose

"...terimakasih" kata Airi sambil tersenyum kecil

hati Rose tergerak saat melihat senyuman Airi

Senyuman tulus yang terasa begitu menenangkan,tapi di saat yang sama ada alunan kesedihan yang menyelimuti nya

"uhm! enak juga" gumam Airi dengan wajah riang,penasaran dengan nama camilan itu,Airi pun menoleh Hendra bertanya

Namun dirinya malah melihat wajah Rose yang menitihkan air mata "eh?,t-tunggu kau kenapa?" tanya Airi yang tampak panik melihat Rose yang tiba tiba menangis

"eh?,a-ah ini,bukan apa apa" kata Rose sambil mengusap air matanya dengan terburu buru

"apa aku berbuat salah,aku minta maaf jika aku membuatmu menangis" seketika Airi menjadi begitu lembut dan perhatian ketika dirinya mebgira kalau dirinyalah yang membuat Rose menangis

Rose pun tertawa kecil melihat reaksi Airi "hihihi"

"kenapa kamu malah tertawa?" tanya Airi yang menyadari tawa kecil Rose

Rose kemudian tersenyum "tidak...aku hanya heran,kenapa kamu begitu perhatian padaku" tanya Rose sambil menatap Airi dengan tatapan rasa bersalah

Airi memiringkan kepala nya seakan tidak mengerti apa yang di ucapkan Rose "aku tidak paham,tapi menurut ku,kalau kau menangis karena aku,maka aku harus menghibur mu" jawab Airi polos

senyuman Rose pun semakin lebar "kenapa kamu tidak memikirkan hal sebelumnya?,bukan nya aku sudah membuat mu di bully seluruh kelas...bukan nya aku sudah memperlakukan mu dengan buruk?,kenapa kamu masih memperlakukan ku dengan baik?" tanya Rose heran

Airi pun baru sadar dengan hal itu "aku tidak terlalu memikirkan itu..." Airi mencoba tetap tersenyum walaupun ada sedikit luka di hatinya

Rose pun memutuskan,kemudian dia membungkuk pada Airi "Airi...aku minta maaf atas segalanya,dan juga terimakasih sudah menyelamatkan ku dari Rozagor,kumohon...biarkan aku membalas budi" ucap Rose dengan hati yang teguh

Airi pun tampak kebingungan melihat Rose membungkukkan tubuh nya "t-tidak perlu seperti itu,aku sudah memaafkan mu" ucap Airi sambil menepuk Rose beberapa kali untuk segera berdiri kembali

"kalau begitu setidaknya biarkan aku membalas kebaikan mu" gumam Rose sambil mengenggam erat kedua tangan Airi

wajah Airi pun seketika memerah ketika tangan nya di sentuh oleh gadis cantik "tu-tunggu!,aakkhh!?,baiklah baiklah,jadilah temanku!?" kata Airi yang terburu buru karena merasa pusing ketika memikirkan tangan nya di genggam Rose

"eh?" seketika Rose melepaskan tangan Airi merasa tidak pantas untuk memberikan balas budi kepada Airi

"apa aku...benar benar tidak layak meminta maaf?" tanya Rose dengan wajah sedih

melihat wajah sedih Rose membuat Airi tidak enak dan mencari alasan untuk membuat Rose senang kembali

"bukan bukan,bukan itu maksudku,maksudku itu..uhm, ah! kamu jadi teman pertama ku di Akademi ini,jadi mohon bantuan nya" kata Airi sambil mengajak bersalaman

Rose yang masih enggan karena merasa tidak cukup mendapat maaf hanya dari menjadi teman,perlahan percaya ketika melihat wajah tulus Airi yang hanya ingin berteman

Rose pun membalas salaman tangan Airi dan mereka saling tersenyum

beberapa saat kemudian

"ugh! maaf aku terlalu lam-" saat Diane kembali,dia hendak memanggil Airi dan Rose,namun dia terhenti ketika melihat Airi dan Rose berbincang ria dengan wajah gembira

Diane tersenyum melihat dari kejauhan "sepertinya aku tidak perlu ikut campur ya" batin Diane

Bersambung

1
Eldi Syaputra13
gak bosen bosen kah thor dengan genre gender swap? rilis genre lain coba dong thor kalau tmat,ehehe

gw ada ide cerita si,males nulis aja. mau denger gak?👍
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: bisa,tapi mungkin masih agak lama😅
total 12 replies
Chiyaa
padahal orang" kelas A bikin airi sekarat, dan kakaknya ingin airi bergabung dengan kelompok mereka untuk pertandingan persahabatan. Ego mereka terlalu tinggi, mungkin belum tentu diajak kerja sama dengan airi, apa lagi mereka yg memandang lemah itu seperti batu kerikil.. jika dilihat dari sekolah lain itu unggul dari mereka kelas A..😅
jeyaaka
hmm
Chiyaa
ok, ngak apa kok, selama belum menjadi penulis kontrak. klo sudah menjadi penulis kontrak pasti bakal dikejar deadline.
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: mati sih kalau itu 💀
total 1 replies
Chiyaa
Tindakan kelas A berlebihan, sampai airi hampir koma, apakah ada unsur disegaja, seharusnya sekolah ada hukum bila tidak, citra sekolah bisa rusak. paling tidak teman airi, menbatu agar tidak ada kekerasan lagi. 🥺🤧
Chiyaa
kelas A parah sih, padahal rose lagi duel 1 vs 1 dengan airi, tapi entah kenapa mereka ikut campur. apa lagi itu ujian peringkat, bukan ujian hidup dan mati, tapi mereka tak peduli jika murid yang mereka kalahkan itu mati. lagian kasihan airi harus dalam keadaan sekarat tiap kali duel, seharusnya airi belajar sihir perlindungan sih, bukan hanya sihir penyerangan. jadi kejadian itu tak terulang kembali. 🤔🥺🤧
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: tapi makasih ya kak buat antusiasme nya,silahkan terus berteori,karena kemungkinan besar bisa jadi buat referensi eps ke depan nya
total 2 replies
Chiyaa
next post min ☺️
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: yes sir🫡
total 1 replies
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤
yes sir🫡
Chiyaa
lanjut lagi thor ☺️☺️
Chiyaa
Semangat min.. semoga bisa selesai-in ujian dan lulus dari sekolah ☺️☺️
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: terimakasih buat dukungan nya ya,aku selalu mengapresiasi itu,dan sebenarnya mulai senin besok sudah mulai ujian,jadi mungkin akan berhenti sementara untuk up nya,karena Author mau serius buat lanjut ke sekolah impian nya Author juga😅,jadi maaf ya kalau akan hiatus selama 1-2 minggu
total 1 replies
Chiyaa
itu sungguh pertemuan yg haru, akhirnya adik dan kakak tiri reuni lagi ☺️☺️, tinggal berapa chapter thor klo ketemu sama kakak kandungnya?
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: oh ya btw aku lupa ngingetin,Eru itu temen masa kecilnya Airi yang ada di awal awal eps,kalau kakak tirinya itu namanya Eldrick,ingin membenarkan😅🙏
total 2 replies
Chiyaa
alurnya makin menariik, jadii ngak bosen bacanya 😊😊😊
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: beneran?,arigatou🥰
total 1 replies
よぎり
Oh tidak! Dia akan berubah menjadi panda
Sean71
lanjut thor/Chuckle//Chuckle/
Sean71
lanjut thor,..
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: siap!?🫡
total 1 replies
Sean71
lanjut thor
Gusman Kids: lanjut thor seru semangat
total 1 replies
Sean71
lanjut
Sean71: oh gitu, oke thor
total 2 replies
Sean71
thor jangan lama lama up nya dong🥺🥺
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: amin☺
total 3 replies
Yunian Berkakap
bisa selamat dong siapa dulu yang latih Airi, darf gitu
Yunian Berkakap
umur 3 time skip 7thn + 3 = 10thn. powerya udah segitu, gak tau lah thor anak sekecil itu
꧁⁣༒𓆩ꝀȺɨ꧂◤: nanti ada penjelasan nya alasan kenapa manusia di dunia itu punya kekuatan fisik yang gak ngotak,kalau ada pertanyaan lagi silahkan di tanyakan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!