SEASON 1 DAN 2 ADA DI NOVEL INI,
Kirana Silfia Amran wanita cantik pekerja keras terpaksa menikah dengan pria yang kejam dan sadis, demi membayar biaya pengobatan ibunya
Siksaan demi Siksaan didapatkan oleh Kirana, Sedangkan Rangga, Laki-laki itu sama sekali tidak perduli dengan jeritan kesakitan wanita yang menjadi Istri nya, dalam fikiran nya, hanya ada kata kebencian
Mampukah Kirana bertahan dengan iblis berujud manusia itu?
Atau malah sebaliknya, Kirana meninggalkan Rangga?
penasaran dengan ceritanya? Baca kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi Ratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 32
Setelah Semua pria bertopeng itu ambruk, Rangga Menyimpan kembali pistol nya kedalam saku celana dan mengambilnya benda tajam seraya berjalan mendekati Ketua dari pria bertopeng itu.
"Kau itu hanya binatang kecil yang tidak ada artinya untuk ku"ucap Rangga menusuk jantung ketua bertopeng hingga membuat darah pria itu mengalir dengan deras,Semua pria bertopeng yang masih hidup gemetar melihat ketuanya terbunuh.
Kirana yang melihat kekejaman pria yang menjadi suami nya itu geleng-geleng kepala ternyata suami nya lebih kejam dari yang iya bayangkan.
"Aku tidak menyangka aku menikah dengan orang yang kekejaman nya melebihi ku,Aku jadi merindukan paman DANU, sudah lama sekali aku tidak menjenguk nya di London,"lamunan Kirana buyar saat seseorang membuka pintu mobil dan masuk duduk disamping Kirana.
"Apa kau tidak apa-apa tu.. sayang?." tanya Kirana seraya melihat Rangga dari ujung kaki sampai ujung kepala.
!!Aku tidak apa-apa jangan terlalu mengkhawatirkan ku!."ucap Rangga seraya menjalan kan mobilnya membelah jalanan luas.
"Kalau sampai polisi tau bagaimana?."ucap Kirana panik.
Tidak perlu sepanik itu!! apa kau tidak tau bahwa suami mu ini orang yang paling berkuasa? jangan sampai kau tidak tau."ucap Rangga membanggakan dirinya.
"Ya ya ya aku tau Tu... kamu yang paling berkuasa disini."ucapnya kesal.
"Aku kira kau juga pernah membunuh teman mereka bukan? waktu kau pergi jalan-jalan bersama Keyla, bahkan kau membunuh mereka melebihi kekejaman ku."ucap Rangga santai sambil terus fokus menyetir.
Kirana yang mendengar perkataan pria tampan yang ada disebelah nya pun terkejut,bagaimana Rangga tau tentang kejadian itu."
"Ba.. bagaimana tuan tau kalau saya."ucapan Kirana terpotong saat Rangga mengdahului nya.
"tidak terlalu sulit untuk mengetahui sesuatu,apalagi itu tentang istriku
"ucap Rangga sekilas menatap dalam mata Kirana dan kembali fokus menyetir lagi.
"Maaf."hanya itu yang keluar dari mulut cantik Kirana seraya menunduk kan kepala nya.
"Tidak perlu meminta maaf,Tetapi aku penasaran bagaimana kamu bisa sehebat itu dalam melawan penjahat?apalagi Jumlahnya yang tidak sedikit."ucap Rangga menatap Kirana dengan pandangan menyelidiki,Walaupun Dia sudah tau Kirana memang sejak Smp sudah mampu memakai senjata seperti pistol,senapan,busur dan senjata tajam lainnya,Sayang nya Rangga tidak bisa menemukan informasi masa kecil perempuan cantik yang ada disamping nya itu.
"Sayang boleh ka aku meminta sesuatu padamu?."ucap Kirana menatap Rangga penuh harap.
"Katakan."ucap Rangga dingin.
"Maafkan aku karna tidak jujur sama kamu selama ini."ucap Kirana menunduk.
"Apa yang kau sembunyikan dariku?."tanya Rangga seolah tidak tau tentang apa yang Kirana ingin sampaikan.
"Bisa kah aku memberi tau mu hal ini setelah aku mengetahui siapa yang telah terlibat dalam masalah ku."pinta Kirana memohon.
"Baiklah tidak masalah."jawab Rangga,Kirana yang mendengar ucapan Rangga memperlihatkan senyum manis nya kearah Rangga,Pria tampan yang sedang fokus menyetir itu terpana melihat senyuman istrinya karna baru kali ini Kirana tersenyum tulus kepada nya.
"Terima kasi tu.. Sayang."ucap Kirana tulus.
"Bisakah kamu tidak memanggil ku dengan embel-embel Tuan?."ucap nya Kesal karna Kirana selalu keceplosan memanggil dengan sebutan tuan.
"Baiklah sayang."ucap nya.
**
Kini Mobil sport itu memasuki kawasan Mansion yang bak Istana itu,Semua pengawal dan para pelayan membungkukkan badan nya memberi hormat.
"Selamat Sore Tuan muda,Nona muda."ucap mereka serempak.
"Selamat sore juga."jawab Kirana tersenyum manis.
"Sore."jawab Rangga dingin.
Semua para pengawal dan pelayan terkejut mendengar Rangga yang menjawab sapaan mereka,Karna baru kali ini Tuan muda yang kejam itu menjawab mereka, Sungguh sesuatu yang langkah menurut mereka pikirnya.
Dua sejoli itu kini berjalan memasuki Mansion dengan Rangga yang menyatukan tangan perempuan yang berstatus sebagai istri nya dengan tangan nya dan itu lagi-lagi membuat pengawal dan pelayan terkejut karna itu adalah pemandangan yang langkah yang pernah mereka lihat,Bagaimana kaget nya mereka seandainya menyaksikan Rangga mencium bibir Kirana didepan umum,Pasti diantar mereka ada yang pingsan.
"Akhirnya Tuan muda bisa menerima Nona muda,Semoga Tuan tidak mengingat Kekasih kecil nya lagi." ucap salah satu pelayan yang sudah berumur itu dengan senyuman mengembang.
Rangga memilih untuk keruangan kerjanya sedangkan Kirana memilih untuk pergi kekamar untuk istirahat karna sangat lelah,Sesampainya dikamar Kirana terkejut melihat paper bak yang ditaruh diatas Ranjang.
"Astaga ini."ucap Kirana sambil mengeledah paper bak itu satu persatu.
"Dasar Tuan muda yang menyebalkan."ucap Kirana kesal.
Kirana memanggil pelayan untuk membantu nya membereskan baju, tas, sepatu dan perhiasan yang dibelikan oleh suami menyebalkan nya itu,Setelah membereskan semuanya Kirana memilih untuk mandi karna badan yang terasa sangat lengket seharian jalan-jalan.
Kirana masuk kedalam kamar mandi dan saat yang bersamaan Rangga masuk ke Kamarnya,Rangga membuka celana serta baju nya dan membuang nya kesembarang arah,dan tinggal lah bokser yang melekat ditubuh nya.
Rangga berjalan menuju kamar mandi dan membuka pintu itu sialnya Kirana lupa mengunci pintu nya dan Alhasil Rangga sudah berada didalam Kamar mandi tetapi belum mengetahui bahwa Seseorang sedang berada didalam,Siapa lagi kalau bukan Nona muda Winata.
Begitupun Dengan Kirana yang sedang asik menguyur tubuhnya dengan air,dia tidak mengetahui akan kehadiran Suaminya itu,Saat Rangga berbalik badan, Rangga terkejut Melihat tubuh Kirana yang yang tanpa sehelai benang pun, dengan susah payah Ia menelan ludahnya melihat tubuh Kirana yang Bak gitar Spanyol itu,Rangga memang sudah pernah melihat tubuh polos Kirana tetapi baru kali ini dia melihat Keindahan itu secara detail,Insting kelelakian nya meningkat besar,Nafas nya tidak teratur Saat melihat tubuh bagian depan Kirana yang sangat menggoda,tetapi saat fokus pada bagian in*i Kirana,Rangga memelototkan matanya melihat darah keluar dari area Sensitif istrinya,Rangga mendekati Kirana dengan Wajah yang sangat panik.
Kirana yang sedang menikmati acara mandi nya seketika kaget Saat seseorang menarik tangan nya.
"Aauuu"pekik Kirana kesakitan Karna Rangga menarik pergelangan tangan nya dengan sangat kuat.
"Akhh..."teriak Kirana menutupi bagian dada dan area s******f nya setelah sadar bahwa dia tak memakai apapun ditubuh nya.
"Sayang kenapa kau ada disini."ucap Kirana kesal.
"Diam Bodoh!!apakah sangat sakit."ucap Rangga meraih handuk dan memakai kan nya ke tubuh Polos Kirana.
"Apanya yang sakit."Tanya Kirana heran akan tingkah Suaminya.
'Itu,tadi aku melihat ada darah yang keluar."ucap Rangga sambil menunjuk Area sensitif Kirana.
****
**HY KAK JANGAN LUPA LIKE AND VOTE NYA YA!!.
MAAF YA KAK CERITANYA SEDIKIT GARING KARNA AUTHOR BELUM BERPENGALAMAN SOAL ITU-ITU.😊😊**