NovelToon NovelToon
PEMBANTU KECIL JAGOANKU

PEMBANTU KECIL JAGOANKU

Status: tamat
Genre:Romansa / Pembantu / Tamat
Popularitas:56.8k
Nilai: 5
Nama Author: Eni pua

Karena fitnah dari calon suami saudara tirinya, Rita diusir dari rumah. Seluruh keluarga menolak kehadirannya di rumah ayahnya. Bahkan sang ayah tidak bisa membelanya untuk bisa tetap tinggal, karena rumah ini milik keluarga ibu tirinya.
Hidup Rita cukup beruntung. Dia mendapat pekerjaan sebagai pembantu di rumah keluarga kaya atas belas kasihan seorang pembantu disana. Semua berjalan baik-baik saja, sampai dia bertemu Putra, anak dari sang pemilik rumah yang baru pulang dari Amerika.
Bagaimana perjalanan cinta Rita dan Putra, ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eni pua, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Video Viral

Rita masih marah dengan Putra. Jadi pagi ini, Rita tidak datang ke apartemen Putra. Rita sengaja melakukan itu untuk membuat Putra tahu jika dia benar-benar marah padanya. Rita ingin melihat apakah Putra berani datang mencarinya atau tidak.

Rita membersihkan tempatnya sendiri dan pergi kuliah seperti biasa. Rita naik sepeda menyusuri jalan yang biasa dia lalui. Jalan ini masih sama seperti beberapa hari yang lalu. Sampai pada tempat di mana, dia pernah ditodong orang tak dikenal.

Rita terus mengayuh sepedanya hingga sampai di halaman kampus. Setelah memarkir sepedanya, dia bergegas menuju kelas yang akan dia ikuti. Baru saja langkahnya Samali di depan pintu, seseorang memanggilnya.

"Rita, di panggil Rektor di ruangannya. Segera ya, udah di tunggu," kata mahasiswi yang dia kenal satu kelas dengannya.

Rita tersenyum walaupun dalam hatinya penuh pertanyaan. Ingin bertanya lebih banyak tetapi sepertinya gadis itu ingin segera pergi jauh darinya. Ingin menghindarinya.

Apakah ini berhubungan dengan kepulanganku ke kampung. Tapi aku bolos juga hanya beberapa hari saja, harusnya tidak masalah, batin Rita.

Rita berjalan melewati mahasiswa lain yang saling berbisik-bisik saat melihatnya. Mereka seolah sedang membicarakan dirinya. Rita mengeluh dalam hatinya.

Rita berusaha tidak memperdulikan apa yang dia lihat dan dia rasakan. Dia harus memiliki alasan yang kuat agar tidak dihukum. Setidaknya peringatan sudah cukup baginya.

Rita mengetuk pintu perlahan dan terdengar suara pak Bimo mempersilakan dia masuk.

"Silakan duduk. Kamu tahu, kenapa kamu saya panggil?" tanya Pak Bimo.

"Tidak, Pak. Rita tidak tahu," jawab Rita penasaran.

"Saya sudah mengirimkan satu video dan kamu bisa lihat dulu," ucap Pak Bimo sambil menatap Rita yang masih kebingungan.

Rita bergegas mengambil ponselnya dari dalam tasnya. Melihat satu video yang baru saja dikirim oleh pak Bimo. Matanya membulat lebar melihat isi video tersebut.

"Sudah lihat? Video itu kini sudah viral di lingkungan kampus sejak 3 hari yang lalu. Kami sudah melakukan rapat dan memutuskan bahwa, sebagai pembelajaran untuk mahasiswa yang lain, kamu kami skors selama satu Minggu," ucap pak Bimo datar.

"Tapi, pak, Video itu hanya potongan kecil saja dari peristiwa yang sebenarnya. Pasti ada orang yang sengaja ingin membuat saya bermasalah di kampus," kata Rita berusaha membela diri.

"Kami yakin jika video itu asli. Bapak tanya sama kamu, apakah kamu memang melakukan apa yang ada dalam video itu?" tanya Pak Bimo sambil menatap Rita.

Rita terdiam. Dia bingung harus menjawab apa.

"Benar. Semua itu memang benar, tapi kejadiannya tidak seperti itu. Saya hanya membela diri," jawab Rita.

"Kamu sudah tidak bisa mengelak lagi. Kami harus memberi contoh pada mahasiswa yang lain agar tidak melakukan hal yang sama dengan apa yang kamu lakukan. Kami berharap kamu tidak akan mengulanginya lagi, karena hukumannya akan lebih berat. Kamu bisa saja kami keluarkan dari kampus ini," ucap Pak Bimo tegas.

Mau tidak mau, Rita harus menerima hukuman dari pihak kampus atas video yang kini sedang viral. Rita berjalan melewati orang-orang yang terus melihatnya. Rita akhirnya tahu alasan mereka bersikap seperti itu.

Sebuah video berdurasi dua menit yang berisi konten perkelahiannya dengan begal beberapa hari yang lalu. Rupanya ada orang yang sengaja merekamnya dan memotong bagian awal dan akhir. Sehingga yang terlihat hanyalah saat Rita berkelahi dengan pria tersebut.

Rita tidak bisa mengelak, karena semua itu memang benar adanya. Sedih rasanya, baru mau masuk kuliah lagi tetapi malah dapat masalah.

"Rita, bagaimana, apakah kamu suka mr jadi viral?" tanya Soya saat bertemu Rita.

Rita terkejut mendengar pertanyaan Soya. Jangan-jangan dia yang merekam dan menyebarkannya di lingkungan kampus.

"Soya, apa ulah kamu?" tanya Rita.

Soya hanya tertawa mendengar pertanyaan Rita. Ada rasa kepuasan yang tersirat dari sorot matanya yang terlihat licik. Ingin rasanya Rita menampar mulut Soya agar tidak bisa tertawa lagi. Rita yakin jika itu adalah perbuatan Soya setelah melihat sikapnya.

"Soya, kamu keterlaluan. Kamu mengedit rekaman dan hanya memperlihatkan perkelahian aku saja. Padahal kamu tahu itu tidak benar. Aku tidak ada masalah dengan kamu. Kita bukan musuh," ucap Rita kesal.

"Kamu lupa, telah menolak bergabung dengan geng kami. Kamu rasakan akibatnya. Selamat menikmati hukuman," jawab Soya lalu berlalu pergi.

Rita tidak bisa berbuat apa-apa. Dia tidak bisa melakukan apapun yang akan membuatnya di keluarkan dari kampus ini. Dia akan menerima hukuman ini, meskipun dia tahu masih ada hal yang harusnya bisa membuatnya di bebaskan dari hukuman ini.

Rita harus bisa menemukan pemuda itu dan mengklarifikasi kalau Rita hanya membela diri bukan sebuah perkelahian biasa.

Rita menarik napas panjang lalu mengayuh sepedanya menuju apartemennya. Setelah sampai di apartemen, Rita duduk merenung. Masalah dengan Putra belum selesai, sekarang ada masalah baru. Seandainya saja dia dan Putra tidak bertengkar, hari ini pasti dia bisa berkeluh kesah pada Putra.

1
I Dw Ny Manasamadhi
ceritanya masih ngawur patesan cuman dikit dapat Vote,,Kesimpulannya Jelek
Risya
yg kamu lumpuhkan itu pasti itu anak bu Kinar 😀😀😀
vanilla attack
Kakak author, cukup lagu dan jemuran aja yang digantung.. aku jangan..
Zizi Suartini
lanjut thor ceritanya semakin seru dan meneganng kan heheh semangat thor
peto
Aku mah anti mendua deh Thor! Aku di sini menunggumu~
SugaryHeaven
Duh, ini cerita bikin gemes!
Hulk
jadi penasaran,lanjut Thor semangat,Jan lama-lama ya,ceritanya bikin ku jadi kepo banget,seru dah,tambahin yg baper juga dong
Prabu Marbun
Yo ayo thor! aku selalu mendukungmu dalam doa hehehe
virshere ads
Ahh andai ku bisa bertemu denganmu Thor. Aku bakal minta tanda tangan yang banyak!!
Garden Rose
Nulis sesuai dengan gaya kakak aja biar ga pusing~
Hustle Flyswat
Virtual hug buat author 🤗 keep up the good works!
SizzlingTeapot
Hai, kak. Aku suka alurnya.. bisa ngebawa aku kayak ada di dalem cerita~!!
Kepala Pil
authorrr kamu hebatttttttt nggak nyesel dech bacanya seruuu bingit endingnya itu lho wowowowowowo woooooowwww
BeijingBand
semangat Thor jangan lupa up
Cakrabirawa Tarihoran
Lanjutannya yang banyak yang thor hahaha *banyak nawarnya
DavidTheDancer
Next thor, biar aku bisa jadi first comment di bab selanjutnya haha
HotBabe
Ngegantung lagi aja.. dan kenapa pula gantung pas bagian yang seru huaaa gasabar banget deh aku jadinya
Intan Haryanti
akhirnya bisa baca lanjutan cerita ini...aku udah lama nunggu lanjutannya
💞 Lily Biru 💞
cerita yg menarik dan sungguh menakjubkan... semangat... sukses selalu kakak
Eni pua: Terima kasih Kak🙏🥰
total 1 replies
DazzledSweetie
Thor, kamu mau ngeluarin berapa karya pun pasti aku baca!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!