NovelToon NovelToon
Xena

Xena

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Reinkarnasi / Time Travel
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wiindy ArAs

Setelah mati di tangan suami tercintanya, Vano. Xena tiba-tiba terbangun tepat 4 tahun sebelum kematiannya dan setahun sebelum Olive Meninggal.

Banyak keanehan yang terjadi pada dirinya, ia merasa dirinya memiliki jiwa yang lain di dalam tubuhnya.

Memasak, Meretas dan hal lainnya. Yang dulu tidak bisa ia lakukan, justru terlihat mudah ia kuasai dengan ingatan lain di kepalanya.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Xena? Ingatan siapa yang ada di kepalanya?
Banyak sekali pertanyaan yang terngiang di kepalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiindy ArAs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Membantumu hingga akhir

Xena masuk ke dalam restoran dan menanyakan ruangan yang di pesan Ray sebelumnya, Pelayan pun langsung mengantar Xena ke sana setelahnya.

Xena terkejut melihat Ray yang ternyata sudah sampai terlebih dulu. Ray menyambut Xena dengan senyuman manis di wajahnya. Senyum itu sontak membuat Xena tertegun sejenak.

"Aduh, kenapa akau ngerasa senyum Ray makin manis di lihat ya?" ucap Xena dalam hati

"Hai, Xe..." sapa Ray lembut

"Hai Ray, sudah lama?" sapa Xena

"Nggak juga, kamu mau pesan dulu?" tanya Ray

"Boleh" ucap Xena.

Ray langsung menyodorkan menu dan memanggil Pelayan untuk datang. Ray yang menunduk pura-pura melihat ponsel, hingga pelayan tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas.

Setelah pelayan keluar, Xena bertanya pada Ray.

"Kenapa nunduk, takut pelayan mengenalimu? Ah, takut dapat gosip makan denganku ya?" ucap Xena bercanda.

Mendengar itu Ray tentu buru-buru menjelaskannya, ia takut Xena salah paham padanya tentang itu, dan ia tidak mau jika hal itu membuat Xena menjauh darinya.

"Jangan salah paham, aku hanya malas jika pelayan mengetahui itu aku, lalu minta photo dan tanda tangan. Hal itu menganggu karena aku tidak ingin waktu kita di ganggu oleh hal yang tidak penting. Aku tidak takut mereka tahu makan bersama mu, bahkan kalau kamu mau. Aku bisa mengumumkan kepada dunia kalau kau adakah gadisku. Aku tentu akan dengan senang hati melakukannya" ucap Ray menaik turunkan alisnya sambil tersenyum ke arah Xena.

Blush!

Ini kali pertama Xena ngeblush setelah kelahiran kembali dirinya. Tentu saja Ray melihatnya dan dia senang. Setidaknya ia sudah selangkah lebih maju untuk mendekati Xena.

"Jangan ngaco, kita bukan pasangan dan aku bukan gadismu Ray" ucap Xena pelan.

"Kau benar, tapi kalau kau mau, aku lebih dari sekedar bersedia menjadikannya kenyataan" ucap Ray agresif.

Xena entah harus bicara apa lagi, semakin hari Ray semakin berani padanya. Namun entah mengapa ia tidak marah sama sekali dengan hal itu. Justru ia menikmati perlakuan Ray padanya.

"Permisi tuan muda, Nona muda" ucap Citra yang baru sampai.

Melihat Citra datang merusak momentnya, Ray menatap tajam ke arah Citra. Padahal ia ingin berduaan dulu dengan Xena.

Glek!

"Apa salahku Tuhan" gumam Citra dalam hati.

"Hallo Nona, silahkan duduk! Dan silahkan pesan makanan yang kau suka" ucap Xena tersenyum dan berterima kasih Citra datang tepat waktu.

Xena tentu bisa menebak jika Citra adalah manager yang di maksud oleh Ray. Ray justru diam saja tidak menjawab, karena ia sedang kesal pada Citra.

"Boleh tahu siapa nama anda Nona?" tanya Xena.

"Nama saya Citra lestari, anda bisa memanggil saya Citra, nona muda" ucap Citra memperkenalkan diri.

Kemudian Xena menanyakan beberapa hal dan Citra menjawabnya dengan lugas. Berbeda dengan Ray yang sejak tadi diam saja sampai pelayan datang membawakan pesanan ketiganya dan melihat wajahnya dengan jelas.

Pelayan terkejut melihat Ray, namun ia tidak berani mendekat karena Ray sepertinya sedang tidak bisa di dekati.

Keduanya kemudian membahas restoran sampai sejam kemudian. Xena sangat puas dengan Citra, Ray benar-benar memperkenalkan manager yang sangat baik padanya. Dan ia sangat berterima kasih tentang itu.

....

Mengingat Citra tidak ingin menganggu tuan mudanya bersama pasangannya. Citra sengaja mencari alasan dan bergegas pulang lebih dulu.

Dan jadilah sekarang Ray dan Xena berdua lagi. Ray tersenyum lagi karena Citra memahami dirinya ingin berduaan dengan gadisnya.

"Bagaimana dengan Citra?" tanga Ray

"Aku rasa dia akan menjadi manager yang sangat kompeten. Terimakasih Ray" ucap Xena tulus

"Sama-sama, aku akan melakukan apa saja untukmu. By the Way Apa kamu suka dengan bunga dan kotak musik yang aku kirimkan?" tanya Ray

"Hmm, makasih. Tapi dari mana kamu tahu jika aku menyukai keduanya?" tanya Xena yang ia pikir jika Ray pasti sangat tahu yang ia sukai, padahal kenyataannya tidak. Itu hanya sekedar feeling Ray saja, dia tidak berpikir jika hal itu sungguh tepat sasaran.

"Senang mendengar kamu menyukainya, Xe" ucap Ray senang jika ternyata Xena menyukai pemberiannya

Setelah mengobrol ringan setelah setengah jam. Keduanya keluar dari ruangan itu. Saat Xena ingin bayar, lagi-lagi itu sudah di bayar terlebih dulu oleh Ray.

"Aku tidak mungkin membiarkan gadisku yang membayarnya bukan?" ucap Ray yang sukses membuat pipi Xena merona

"Astaga, Ray gigih sekali" ucap Xena dalam hati

Saat keduanya ingin keluar, mereka di kejutkan dengan sosok Vano yang berdiri di depan keduanya.

"Xena..." ucap Vano tersenyum manis melihat Xena, namun seketika senyumnya luntur saat melihat Xena bersama pria lain, yang ia yakin itu adalah Ray meskipun itu tertutup masker. Tapi Vano bisa lihat dari matanya dan ia mengenalinya.

"Halo Kak..." sapa Xena sopan dan seadaanya, namun nadanya sedikit terdengar dingin.

"Kamu habis makan di sini Xe?" tanya Vano yang di balas anggukan kepala oleh Xena

"Apa kamu mau pulang? Kakak antar ya?" ucap Vano serius.

"Ah tidak perlu, Aku pulang dengan Ray" ucap Xena.

Karena masih sedikit gemetar berhadapan dengan Vano. Xena menarik tangan Ray dan menggenggamnya untuk menopang dirinya agar tidak jatuh.

Ray sendiri terkejut di buatnya, namun tentu ia sangat senang. Meskipun ia tahu maksud dari Xena menggandeng tangan nya. Namun Ray tidak keberatan.

Melihat itu, jelas Vano terlihat marah dan tidak suka, namun ia berusaha menenangkan dirinya.

"Aku duluan kak" ucap Xena dan langsung menarik Ray keluar, tentu Ray mengikutinya sampai di depan mobil dan menggenggam tangan Xena balik.

Yang ada di pikiran Xena ialah pergi dari Vano saat ini juga, namun setelah Ray membalas genggaman tangannya Xena tersadar. Entah mengapa ia menjadi tersipu karenanya dan merasa bersalah.

"Maaf Ray, aku menggunakan kamu untuk menghindari Vano" ucap Xena merasa bersalah saat mereka berdua sudah berada di dalam mobil Ray.

"Aku tahu dan aku tidak masalah. Gunakan aku kapanpun kau membutuhkanku, Xe" ucap Ray tersenyum manis padanya.

"Ray...." ucap Xena

"Tidak apa-apa, bukankah aku pernah bilang, jika aku akan membantumu hingga akhir melewati semua trauma mu?" ucap Ray menatap Xena penuh cinta dan ketulusan.

Ray memahami trauma Xena, dan ia ingin membantu Xena agar ia mampu menghilangkan trauma itu. Ia yakin jika trauma Xena berhubungan dengan Vano.

Baginya kini kebahagiaan Xena yang lebih ia utamakan. Jadi ia akan melakukan segalanya untuk Xena.

"Bagiku, kebahagiaan kamu adalah segalanya. Jadi jangan sungkan padaku mulai sekarang Hmm..." ucap Ray yang tengah menatapnya dan sebelah tangan Ray mengelus pipi Xena.

Deg! Deg! Deg!.

Melihat ketulusan Ray, Jantung Xena tiba-tiba berdegup dengan kencang nya.

...•••••...

1
adiba
170 di bilang rata² gimana dgn aku yg hanya 150 BB 45 di tiup angin langsung terbang🤣🤣🤣🤣
Fahreziy
🖒🖒🖒🖒
deria
lah 170 di bilang rata rata
apa kabar saya yang tingginya cuma 150 😄😄😄😄
Silla Okta
wah,,,, karma Yani sedang menunggu lanjutkan Thor
Silla Okta
😄😄😄😄 bisa aja Xena,,,,, kompor meleduk
Chella
baru mau baca, tapi ternyata gantung 🫠🫠
nanti deh kubaca kalau kakanya udah lanjut.
jika harus kembali dengan Vano apa gunanya hidup kembali? tidak ada perubahan apapun, keberanian dan ketegasan mc cewenya pun kurang memuaskan, tapi ya maklumlah, tapi hanya saja jika harus kembali bersatu dengan vano seharusnya mengulang waktu ke masa lalu sepertinya tidak perlu, karena mc cewenya terlihat kurang dari segi apapun, hanya berpendapat dan jika ada yang salah tolong dikoreksi, terimakasih
Dede Bleher
itu sehidup semati
dyvn shl
Cerita yg menarik
Titah😍
makanya xena jangan natangin Ray 😂
Windy_days
haha Kapok kau, karma mu karna suka goda cwk!!
Ilyas Ari
ternyata novel ini ngegantung
AXYs
Entah kenapa sejak sering baca novel percintaan kata posesif ini sering banget muncul dan Itu membuat ku sedikit iillfill , apa ga da kata lainya yg artinya sama ya 🤔🫣

Mon maaf ya Thor 🙏🏼
Umi Umi
Luar biasa
dddddiiilp
heleh
슈가
Luar biasa
Wiwie Aprapti
nihhhh si kakak othor sering keseleo ya jarinya, Ray jadi Kai, Zena jadi Dara🤣🤭
Erna Masliana
haaahhh jadi ini cerita gantung..
aku baca 23 Maret 2025
Erna Masliana
iya jangan macem-macem apalagi pernikahan belum di publish
Erna Masliana
itulah akibat mentingin ego.. udah dibilangin mau dijelasin malah gak mau dengar penjelasan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!