NovelToon NovelToon
Legenda Dewa Perang

Legenda Dewa Perang

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Budidaya dan Peningkatan / Raja Tentara/Dewa Perang / Tamat
Popularitas:656.7k
Nilai: 4.6
Nama Author: @Rzaa

Xiao Feng adalah Tuan Muda dari salah satu Keluarga Besar di sebuah Kota, Dia di anggap "sampah" karena tidak bisa berkultivasi tetapi memiliki sifat yang pantang menyerah dan harga diri tinggi yang tidak mau di kasihani.

Saksikanlah Perjalanan "Xiao Feng" dalam menjalani kehidupannya di dunia -Yang Kuat Memakan Yang Lemah-.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Rzaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 32 - Kekacauan IV

Boom!

Duaarrr

Di suatu bagian di dalam Colosseum terdengar ledakan yang memperlihatkan pertarungan dua paruh baya yang sedang melawan pemuda dengan Armor Hitam dan Pedang Merah di tangan nya.

"Bocah kau begitu tangguh bahkan bertahan dari setiap tebasan karena ada nya bantuan Armor mu itu, Bagaimana jika kau memberikan itu pada ku maka aku akan melepaskan mu dan Ayah mu itu "Melihat Kualitas Armor Pemuda itu Xiao Feng membuat keserakahan muncul di hati Zu Jin.

"Juga kau dapat memiliki pedang yang bagus, berikan lah pada ku maka kita akan melupa kan ini di sini "Yu Wei sedikit mengangguk kemudian berkata seakan memberikan pilihan bijak pada Xiao Feng.

Mendengar itu Xiao Feng hanya diam dengan muda datar nya karena ia tahu bahwa bagaimana mungkin kedua Tua Bangka itu memberikan nya lolos setelah perbuatan nya membunuh Anak mereka, Ia bukan lah pria yang naif.

"Kalau kalian tertarik ambil lah jika memiliki kemampuan "Katanya.

Mendengar tawaran mereka di abaikan dan di tantang membuat mereka semakin ingin membunuh Xiao Feng.

Melihat situasi nya saat ini Xiao Feng terpaksa memakai kartu truf nya demi meningkatkan persentase kemenangan nya.

Aura Xiao Feng kemudian meledak kesegala arah di sertai dengan Niat Membunuh yang selama ini Xiao Feng kumpul kan dengan membantai Beast, itu menambah rasa ngeri pada wilayah sekitar

"Domain Perang "

Buuushh!

Seketika Aura di tempat itu mulai mencekam seakan-akan tempat itu adalah medan perang yang begitu besar.

Xiao Feng yang kini sudah memakai Domain nya dan merubah tempat itu sebagai wilayah nya membuat kekuatan nya meningkat.

Sementara itu Yu Wei dan Zu Jin merasakan perubahan di sekitar mereka cukup tertegun sesaat dan kembali seperti biasa nya itu karena minimnya informasi tentang Domain membuat mereka tak tahu fungsi nya.

"Apa yang barusan itu? "Kata Zu Jin.

"Bocah itu menyebutnya Domain tetapi itu hanyalah ledakan aura saja "Suara Acuh Yu Wei karena menganggap teknik Xiao Feng itu tak berpengaruh apa-apa.

Tetapi Zu Jin kembali diam dan mengamati sekitar nya 'Ini perasaan ini sungguh membuat ku sedikit gelisah dan apa-apa Niat Membunuh ini 'Batin nya.

Di tempat Xiao Feng kini memandang mereka berdua yang sedari tadi berdiam diri.

"Kalian Tua Bangka bersiap lah untuk Ronde kedua "Kata Xiao Feng dengan muka datar nya.

"Teknik Nafas Matahari ~ Gerakan Pertama, Langkah Angin Panas "

Zhep!

Dengan gerakan cepat Xiao Feng muncul di hadapan mereka berdua dan itu sudah terbaca oleh indra mereka dengan cepat menangkis nya, Itu di karena perbedaan Kultivasi meskipun sekarang mereka tidak berada pada puncak nya.

Traanggg

Buusssh!

Boomm

Suara benturan besi terdengar dan itu adalah benturan Pedang Pembunuh Dewa dan Belati milik Zu Jin.

Merasakan Yu Wei yang ingin melancarkan serangan pada nya membuat reaksi Xiao Feng harus cepat.

Ia pun memutar tubuh nya kemudian mengayunkan kaki nya yang di baluti Qi kepada Zu Jin.

Bam!

Whosss

Duaarr!

Zu Jin dengan cepat di giring ke terbang dan terdengar ledakan saat diri nya membentur sebuah tiang penyangga.

"Cought... I-ini bukan hanya kecepatan tapi kekuatan bocah itu juga meningkat, apa yang terjadi sebenarnya "Gumam Zu Jin yang memuntahkan sesuap darah setelah keluar dari reruntuhan tiang itu.

Kini Xiao Feng kembali bersiap menyambut kedatangan Yu Wei dengan Pedang nya setelah menyingkirkan Zu Jin sejenak.

"Matilah! "Raung Yu Wei yang kemudian muncul di atas Xiao Feng sambil mengayunkan Pedang nya dan dari ayunan itu terbentuk Bilah Qi yang bergerak cepat ke tempat Xiao Feng.

Melihat serangan cepat melesat kepadanya membuat nya terpaksa memblokir nya dengan teknik agar sedikit mengurangi dampak pada tubuh nya, Ia tak sempat menghindar.

"Teknik Dewa Perang ~ Gerakan Kedua, Bilah Kematian "

Whosss

Boomm!

Ledakan terjadi setelah kedua teknik itu bertemu dan Xiao Feng dan Yu Wei ikut terpental meski pun Yu Wei tak sejauh Xiao Feng.

"Uhukk.. Itu serangan yang kuat "Kata Xiao Feng yang sekarang mengusap darah dari bibir nya.

Ia kemudian mengeksekusi teknik nya karena ingin mencoba menghabisi Yu Wei dengan cepat sebelum Zu Jin kembali.

"Teknik Dewa Perang ~ Gerakan Keempat, Langkah Pembantaian "

Deg-

Xiao Feng kemudian menghilang, Melihat Xiao Feng menghilang Yu Wei kemudian mengedarkan Kesadaran Ilahi nya untuk mendeteksi nya tetapi itu hanya bisa ia lihat secara samar-samar dan cepat melewati nya dengan cepat menghindar.

Aarrrrrggghh

Teriakan Yu Wei begitu memilukan tepat setelah Xiao Feng melewati nya, itu karena lengan kanan lepas dari bahu nya karena Xiao Feng menebas nya dengan cepat.

"Arrrggghh sialan kenapa pergerakan bocah ini begitu cepat "Tariak Yu Wei yang sudah menjauh dari Xiao Feng meninggalkan tangan dan pedang nya.

Sesaat yang lalu ia dapat merasakan Dewa Kematian sudah menempatkan Sabit pada leher nya, itu di karenakan jika saja ia terlambat bereasksi satu detik saja mungkin kepala nya sudah terlepas dari tubuh nya.

"Reaksi mu cukup cepat Tua Bangka "Ujar Xiao Feng dengan nada Acuh nya dan kembali mengalihkan pandangan nya ke arah datang nya Zu Jin.

"Yu Wei apakah kau masih bisa bertarung? "Tanya Zu Jin melihat keadaan Yu Wei yang kini kehilangan lengan kanan nya.

"Entahlah bocah aneh ini tiba-tiba saja bertambah kuat "Jawab nya kini menghentikan pendarahan nya.

"Kau sembuhkan lukamu dulu aku akan mencoba menahan nya "

"Berhati-hati lah pada nya "

Zu Jin hanya mengangguk kecil kemudian melesat ke arah Xiao Feng untuk memberikan waktu bagi Yu Wei.

***

Di atas awan kini terlihat Duan Du mulai terlihat sedikit kelelahan karena sedari awal melihat pasukan nya mulai terpojok dan Yu Wei yang sudah kehilangan lengan nya dari seorang bocah membuat ia ingin membantu tetapi terus di tahan oleh Chang Hai, Ia dapat mengakui begitu merepotkan melawan Ahli Pedang Sejati.

"Chang Hai kau memang dapat menahan ku untuk ikut campur tetapi setelah ini kau pasti tidak akan selamanya berada di sini, Pada saat itu Kota ini akan tetap jatuh "Kata Duan Du yang mengeluarkan Giok Hijau dari Cincin Ruang nya dan memberikan perintah pada Nan Kong melalui telepati.

Setelah nya ia pun mengaliri Giok itu dengan Qi nya, Tubuh Duan Du mulai bercahaya dan menghilang dari sana begitu pun dengan Nan Kong yang sedang menghadapi ketangguhan Huan Zong 'Tuan Kota 'yang masih mendesak nya meski ia sudah melawan dengan jumlah.

Chang Hai yang melihat kepergian Duan Du cukup lega karena melawan nya begitu merepotkan karena perbedaan 1 lapisan, Ia pun mengarahkan pandangan nya ke arah bawah dan melihat pertarungan begitu intens antara Xiao Feng melawan Zu Jin dan Yu Wei yang sudah ikut bergabung meski hanya menggunakan tangan kiri nya.

"Anak ini... "Chang Hai begitu terkejut melihat ketangguhan Xiao Feng saat ini karena melihat masih bertahan di bawah gempuran dari Kultivator Ranah Jalan Kesengsaraan meskipun ia tahu lawan nya sudah berada jauh dari kondisi puncak nya, tapi tetap saja itu pencapaian luar biasa bahkan memberikan tekanan pada dua lawan nya itu.

Di tempat Xiao Feng kini tubuh nya mulai kelelahan akibat Domain yang ia gunakan mulai melemah di karena Qi miliknya mulai menipis.

'Sial jika ini terus berlanjut bisa-bisa aku yang akan kalah 'Batin Xiao Feng yang sekarang sedang menahan tebasan dari Zu Jin.

Tringggk!

Whuzzzz!

"Tua Bangka cobalah bertahan dari ini "Kata Xiao Feng yang ingin melancarkan Teknik serangan yang belum ia kuasai dengan leluasa tetapi situasi nya saat ini tidak memungkinkan dia hanya berharap bisa membinasakan mereka berdua sekali serang.

Melihat Xiao Feng yang sudah di keliling Aura yang merah kehitaman membuat Yu Wei Dan Zu Jin semakin meningkat kewaspadaan mereka yang sudah tidak meremehkan Xiao Feng.

"Hmp! "Melihat mereka berdua bersiap-siap membuat Xiao Feng mendengus, kemudian menuangkan semua Qi milik nya pada Pedang nya.

"Teknik Dewa Perang ~ Gerakan Kelima, Pembelah Bumi "

Sreiingggg!

Sebuah bilah yang begitu besar yang terbuat dari Qi berwarna merah kehitaman yang bergerak secara vertikal melesat ke arah Yu Wei dan Zu Jin yang sudah mematung dengan muka gelap.

Boommm!

...****************...

1
Jade Meamoure
ya ampun Brati dah Hiatus jg nih 🤔🤔🤔 yah pa mau d kata semua kehendak author
Jade Meamoure
baru d novel ini ada klan yg tak mengejek dan menghina anggotanya yg tak bisa kultivasi ☺️☺️☺️
Jade Meamoure
bagus sih pendekar yg mengerti akan persaudaraan dan bisa tumbuh kuat bersama
Nanang Supriyatna
lanjut Thor, ,ceritanya kentang...semangat Thor 💪💪💪🔥🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹🌹
Endang Werdiningsih
hadeehhhh nggantung cerita'a...
baca'a sdh serius ujung"a ga sampai tamat
Kinsun Son
Ranah perajurit tdk dpt masuk.. Tiba² ada pula yg sdh ranah perajurit.. Kompom novel ini x yg bertahan.. Ujung² berhenti di tengah jalan.. 🤦‍♂️🤦‍♂️🙆
Roni Sakroni
percuma dapat warisan jantung ashura yang kuat kalau tidak meningkatkan kultifasinya
Roni Sakroni
tingkat kultifasinya banyak tp peningkatannya lambat
Roni Sakroni
lanjutkan
Roni Sakroni
semoga sehat selalu thor
Saodah Xiaomi
kalau di teliti dgn cermat, alur crita nya. author ingin membuat para pembaca emosi, hingga banyak yg komentar, kalau saya pribadi, skip, karna Masi lemah MC nya, tunggu kuat baru baru serius baca
Ken: Kalau kalian suka cerita genre fantasi timur, XianXia kayak gini juga tpi bru liris dan menantang, kalian wajib banget mampir! judulnya itu, Fallen Immortal
total 1 replies
Saodah Xiaomi
lebih baik mati,biar cepet tamat.
Saodah Xiaomi
saya kira di bunuh oleh MC nya, GK tau nya orang lain. hadeuhhhh.
Saodah Xiaomi
banyak bacot
Saodah Xiaomi
kalau dalam pertempuran,sebaiknya kurangi banyak bacot nya Thor, saya jadinya banyak yg di skip, bahkan gak jelas jdi nya alur critanya
April Lia
mukanya si xiao zi'er imut sekali
ahass buya
Luar biasa
Eda Eda
.
Eda Eda
👍
Ilham Harianto
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!