NovelToon NovelToon
Pesona Tuan Amnesia

Pesona Tuan Amnesia

Status: tamat
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / CEO Amnesia / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Itta Haruka07

Tidak sengaja menemukan korban kejahatan yang terluka parah dan mengalami amnesia, siapa sangka kisah Maura dan Shaka dimulai di hari itu. Maura berusaha membantu Shaka untuk sembuh dan kembali mengingat jati dirinya.

Namun, saat cinta mulai tumbuh di hati mereka, ingatan Shaka kembali, laki-laki itu mengingat bahwa cintanya hanya untuk seorang wanita yang dia janjikan pernikahan.

Apakah Shaka akan kembali pada cinta pertamanya? Ataukah Shaka memilih Maura yang dengan tulus membantunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Ibu tiri Maura masih tenggelam dalam tawa saat melihat wajah tegang Shaka dan Rafael. Wanita itu mendapatkan hiburan menyenangkan dengan mempermainkan penghuni rumah yang ia terobos.

"Begini, Tuan Rafael. Kalau kau melibatkan polisi dalam hal ini, kau pikir siapa yang akan menang?" tantang ibu tiri Maura.

"Kau dan semua kejahatanmu akan segara terbongkar! Aku sendiri yang akan mengirimmu ke neraka untuk menebus kesalahanmu!" timpal Shaka ikut menyela.

Tawa ibu tiri Maura mulai mereda, dan kini telah berganti dengan tatapan tajam bak binatang buas yang siap menerkam mangsa. "Jika kau sampai melibatkan polisi, kau sendiri yang akan terkena getahnya! Kau ingin melaporkanku atas tuduhan apa? Tindak penyerangan? Penyerangan apanya? Apa kau terluka parah?" cibir ibu tiri Maura. "Aku hanya ingin menjemput putriku."

Wanita itu menyunggingkan senyum licik yang membuat Shaka dan Rafael makin terbakar dalam amarah. "Apa aku akan dihukum hanya karena menjemput putriku sendiri? Apa kalian lupa kalau wali Priska adalah aku? Kalianlah yang menculik Priska!" tukas wanita itu dengan mudahnya membuatnya Rafael terbungkam saat membawa hukum.

"Silakan libatkan ratusan polisi dalam hal ini, tapi kau sendiri yang akan termakan oleh senjatamu!" cetus ibu tiri Maura dengan senyum penuh kemenangan.

"Putri apanya? Kau tidak pantas mendapatkan panggilan ibu! Kau bukan ibu Maura! Kau hanya lintah yang akan menghisap keuntungan dari Maura!" sergah Rafael.

Ibu tiri Maura masih sanggup menampakkan wajah sombongnya pada Rafael dan Shaka tanpa rasa takut sedikit pun. "Oh, ya? Lalu kau mau apa? Ingin membawa-bawa polisi lagi dan melaporkanku sebagai ibu tiri yang kejam? Memangnya kau punya bukti apa?" ejek ibu sambung Maura itu.

"Coba tanyakan sendiri pada Priska, apa aku termasuk ibu tiri yang kejam?" ledek wanita itu makin membuat Rafael dan Shaka kehilangan kesabaran.

"Priska sayang, apa aku termasuk ibu tiri yang kejam?" tanya wanita itu sembari mengusapkan pistol ke wajah Maura.

Gadis yang sejak tadi menahan tangis itu hanya diam saja dengan wajah tegang. Maura tak berani menggerakkan tubuhnya sedikit pun dan mulutnya tak berani mengucapkan sepatah kata pun.

"Jawab, Priska! Kau ingin meminta bantuan pada polisi, hah? Atau kau ingin meminta bantuan pada pahlawan kesiangan yang saat ini sedang berdiri di hadapanmu?" cibir wanita itu dengan wajah dingin.

Ketegangan makin terasa saat bulir bening perlahan mulai membanjiri wajah Maura. Gadis itu menangis tanpa bersuara, disaksikan oleh pria pujaannya yang tak dapat melakukan apa-apa.

"Aku tidak ingin membuang banyak waktu lagi di sini, Tuan Rafael. Kuharap untuk ke depannya, kau tidak lagi mencampuri urusan keluargaku! Jika kau sampai berani melayangkan tuntutan untukku, aku akan menuntut balik kau yang sudah menculik putriku dan mencampuri urusan pribadiku!"

Penyerangan yang terjadi malam itu pun berakhir dengan kekalahan dari pihak Shaka. Pria itu tak dapat berbuat apa-apa saat melihat gadis yang ia cinta dibawa pergi kembali ke neraka.

Usai kepergian Maura, kini giliran Shaka yang membuat kegaduhan dengan mengamuk pada setiap benda yang ada di dekatnya. Pria itu merasa bodoh dan tidak berguna saat melihat Maura dibawa pergi di depan matanya.

Prang!

Entah sudah berapa barang yang pecah akibat amukan Shaka. Tak hanya Shaka yang merasa kesal dan tak berguna. Rafael dan Pak Rizal pun merasa kecewa pada diri mereka sendiri yang dibuat tak berkutik oleh ibu tiri Maura.

"Tenang, Shaka! Kuasai diri kamu, Nak! Sekarang bukan waktunya mengamuk! Kita harus memikirkan cara untuk mengambil Maura kembali," bujuk Alisha mencoba menenangkan sang putra.

"Cara apa lagi, Mom? Shaka cuma cowok beego yang nggak bisa ngapa-ngapain! Shaka cuma bisa diam lihat Maura nangis dan pergi di depan mata Shaka sendiri," keluh Shaka dengan wajah putus asa.

"Kita terlalu menganggap remeh ibu tirinya Maura. Untuk selanjutnya, kita butuh rencana matang sebelum bertindak," cetus Rafael dengan wajah tegang.

Suasana mendadak menjadi hening sejenak. Bayang-bayang wajah Maura yang penuh dengan air mata terus teringang di kepala Shaka. Rasa marah, kesal, dan sesal mulai bercampur aduk membuat Shaka tidak dapat berpikir jernih.

"Ini bukan akhir, Shaka. Ini justru kesempatan bagus untuk mengumpulkan bukti selama Maura ada di sana. Semuanya sekarang tergantung pada Maura sendiri. Kalau dia mau menyelidiki ibunya lebih jauh, kita mungkin bisa menemukan kesempatan untuk menjatuhkan wanita kejam itu!" cetus Alisha bersemangat. "Ini bukan kekalahan! Kita harus jadikan ini sebagai peluang untuk mengambil kesempatan!"

****

Kembang kopinya, hari senin udah dapat vote dong, sini bagi aku, biar jadi dukungan buat Shaka 😅😅

1
Nur Bahagia
maaf aku kok jadi ga nyambung.. gimana ini cerita nya tau2 udah punya tunangan 🤔
Nur Bahagia
oh Maura bukan anak kandung nya pak rizal tho.. siapa sebenarnya Maura inii🤔
Moom Catryn
jadi pengen jedot in kepala shaka ke pintu deh🤣
Moom Catryn
aku tim sakha maura deh...soal nya sakha dari kecil cuma di PHP bia
elis farisna
Luar biasa
uhuuyyyyyy
zio pasti teman bisnis nya rafael
uhuuyyyyyy
david
uhuuyyyyyy
kok maura ceweknya thor...katanya bianca
Yuli Iliana
Shaka maura
NaNa
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
wah, keren banget ceritanya Shaka.. 🥰🥰🥰
ternyata berakhir sama Maura ya.. 💞💞💞
rasa cinta ke Bianca kayaknya cuma sekedar obsesi karena ditolak terus..
ato mungkin emang udah semakin berkurang sejak kecelakaan karena udah semakin nyaman sama Maura..
yg penting happy ending..
suka banget apalagi ada part mafianya..
benernya masih kurang bacanya kak, babnya dikit banget dibanding ceritanya Satria..
tapi ya sudahlah, Terima kasih udah susah payah buat nulis cerita yg keren ini.. 😘😘😘

oke deh lanjut ke novel berikutnya..
semoga sehat selalu ya kak..
tetap semangat dalam berkarya.., 💪🏻😘🥰😍🤩
Chita Hasan
👍👍👍
Efratha
Luar biasa
Rita Juwita
kereenn Thor ceritanya...
🌺Ulie
Luar biasa
🌺Ulie
🤣😂😂😂 bengeeek karna kebanyakan ketawa hahaha
Nuraini Nuraini
Luar biasa
Juna Dong
luar biasa
Eva Karmita
❤️
LENY
BENAR2 KEJAM IBU TIRI LUNA DASAR IBLIS😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!