NovelToon NovelToon
Jatuh Cinta Pada Boss Muda

Jatuh Cinta Pada Boss Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:210k
Nilai: 5
Nama Author: Isshabell

Rani tak menyangka perasaan yang ia pendam selama ini ternyata berbalas rasa yang sama juga dari boss muda.

Rani merasa sangat bahagia tapi di sisi lain ia juga tidak ingin menyakiti hati Shella yang ternyata juga mencintai boss muda.


Rani hanyalah seorang karyawan yang bekerja di mall di bawah pimpinan boss muda sementara Shella adalah teman kuliah boss muda yang statusnya adalah orang kaya juga.


Rani menjadi dilema, ia ingin menepis semua perasaan yang ada di hatinya namun tak bisa
karena semakin hari boss muda makin memberi harapan padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isshabell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perdebatan sengit Rani dan boss muda

Kekakuan suasana sangat terasa sekali, boss muda dan Rani hanya diam dan saling pandang entah apa yang sedang berkecamuk di pikiran mereka masing-masing.

Seolah ada yang ingin mereka ungkapkan tapi bibir mereka sangat kelu untuk mengatakannya, dan pada akhirnya tiba-tiba boss muda pun membuka pembicaraan.

"Rani......," dengan suara lirih boss muda menyebut namanya.

"Ran, a.....a...aku mau mengatakan sesuatu yang sangat penting sama kamu, tapi..... sebelumnya aku harap kamu tidak marah sama aku dan benci sama aku, karena memang aku merasa tidak melakukan apa-apa, begini Ran....

Malam itu aku di undang sama Carin untuk menghadiri pesta ulang tahunnya, aku dan teman-teman yang lain memang minum-minuman keras waktu itu dan teman-teman ku banyak yang teler, tapi aku enggak...aku masih sadar waktu itu dan dengan pandangan yang sedikit kabur samar-samar aku melihat Shella yang menghampiriku dan berulang-ulang menuangkan minuman keras ke gelas dan meminumkannya ke mulutku sampai akhirnya aku pun teler dan gak sadar, setelah itu aku baru tersadar kalau ternyata aku sudah berada di dalam kamar bersama Shella dan....dan....dengan posisi telanjang dada.....dan...." belum sempat boss muda melanjutkan ceritanya tiba-tiba Rani sudah memotongnya.

"Cukup pak! saya sudah melihat semua foto-foto bapak yang tengah telanjang dada berada di kamar sama mbak Shella!" pekik Rani dengan suara agak terisak.

"Tapi Rani....aku gak melakukan apa-apa Ran....aku yakin aku ini di jebak sama Shella, dia memanfaatkan kesempatan sewaktu aku mabuk dan teler, dia melucuti bajuku yang bagian atasnya sedangkan celanaku masih ku pakai Rani....jadi gak mungkin kan aku melakukan hal itu......," boss muda berusaha meyakinkan Rani.

"Tapi pak......bapak itu berada di dalam kamar cuma berdua saja dengan mbak Shella.....dan bapak dalam kondisi mabuk berat jadi apapun bisa saja terjadi pak......," Rani masih terisak.

"Ran....percaya sama aku....aku yakin tidak melakukan apapun Ran..."

"Tidak pak, saya tidak percaya, apalagi buktinya sudah jelas, saya melihat foto-foto bapak dan mbak Shella sedang telanjang dada tidur sambil memeluk mbak Shella, demikian juga mbak Shella ia memeluk bapak.....itu...itu sudah membuktikan kalau bapak sudah....sudah ....melakukan sesuatu dengan mbak Shella....," Rani semakin terisak.

Boss muda menghela nafas panjang pembelaan yang ia lakukan untuk dirinya ternyata tidak mempan, Rani terlanjur percaya sama foto-foto yang dikirimkan Shella padanya, boss muda menatap sedih Rani yang sedang menangis terisak, ia tak tahu harus berbuat apa saat ini.

Jauh di meja sana, Sandy yang melihat Rani menangis semakin yakin ada sesuatu yang tidak beres di antara boss muda dan Rani.

Sandy gelisah ia tidak tega melihat Rani yang menangis seperti itu sementara boss muda hanya mendiamkan nya begitu saja, ingin rasanya Sandy menghampiri Rani dan memenangkan nya. Tapi itu tidak mungkin ia lakukan ia tidak mau ikut campur urusan mereka jadi Sandy hanya meneruskan sebagai penonton saja.

Setelah agak lama suasana sepi dan hanya terdengar suara Isak tangis Rani, tiba-tiba Rani membuka pembicaraan lagi.

"Pak.....,s...s...saya tidak mau melanjutkan pertunangan dengan bapak," kata Rani sambil menundukkan kepalanya dalam-dalam ia tak sanggup menatap wajah yang ada di depannya.

"Apa....!" boss muda terperangah mendengar kata-kata Rani.

"Gak Ran, pertunangan harus tetap berlanjut!

aku sudah mempersiapkan segalanya, kamu gak boleh membatalkannya begitu saja Rani....." boss muda menatap wajah Rani dalam-dalam yang masih basah oleh air matanya.

"Tapi pak......, bapak harus bertanggung jawab."

"Tanggung jawab untuk apa Ran......?"

"Bapak harus bertanggung jawab karena bapak sudah tidur dengan mbak Shella dan kalau sampai mbak Shella ha....ha...hamil bagaimana pak...? tanya Rani.

"Maksudmu apa Ran....," tanya boss muda dengan nada suara agak meninggi.

"Semalam waktu mbak Shella kirim foto-foto itu pada saya, ia bilang kalau nanti dia sampai hamil dari peristiwa malam itu.....dia bilang pada saya kalau saya tidak boleh melanjutkan pertunangan dengan bapak."

"Hehgg.......brengsek si Shella! dia sengaja menjebakku untuk menggagalkan pertunangan ini," lalu boss muda menatap Rani dan berkata lagi dengan suara emosi.

"Pertunangan ini harus tetap berjalan apapun itu yang terjadi!" kata boss muda sambil menatap Rani tajam.

"Pak....bapak tidak boleh egois begitu...bapak harus tanggung jawab dengan apa yang sudah bapak perbuat .....bapak ingat pak....bapak seorang pimpinan perusahaan di sini.....bagaimana nanti pandangan orang-orang dan kolega bapak kalau mengetahui bapak ternyata seorang yang tidak bertanggung jawab dan lari dari kenyataan....!" suara Rani juga ikut meninggi.

"Tapi buktinya mana....Rani ......," kata boss muda dengan wajah lesu dan lelah.

Rani melihat kelelahan di wajah boss muda, ia merasa kasihan tapi ia menepis rasa kasihan nya karena ia lebih kasihan kalau nantinya nama baik boss muda jatuh dan itu akan sangat berpengaruh pada perusahaan yang di pimpinannya sekarang ini.

"Pak.... foto-foto itu sudah cukup membuktikan dan kita tunggu mbak Shella setelah tes kalau ternyata dia memang hamil......bapak harus menikahinya demi nama baik bapak .....," berat suara Rani mengatakan itu dan ia menahan tangisnya demi boss muda.

"Rani ......kenapa kamu gak percaya sama aku.....harus bagaimana aku membuktikannya padamu kalau aku benar-benar tidak melakukan apapun malam itu....."

"Saya baru percaya kalau bapak tidak melakukan apa-apa malam itu, kalau mbak Shella sudah membuktikan bahwa dirinya benar-benar tidak hamil, baru saya percaya pak ...."

Boss muda menghela nafasnya dalam-dalam dan kemudian menopang kepalanya dengan kedua tangannya serasa lelah dan penat berdebat dengan Rani yang tak ada ujungnya karena Rani sudah tidak mempercayainya lagi.

"Terus mau mu apa sekarang Ran....?" tanya boss muda.

"Saya mau bapak menunggu hasil tes mbak Shella...."

"Terus....kalau hasil tes nya Shella negatif!?"

"Saya mau melanjutkan pertunangan dengan bapak."

"Terus....kalau hasil tes nya Shella positif!?" suara boss muda penuh amarah.

"Saya.......tidak mau melanjutkan pertunangan dengan bapak, demi......nama baik bapak dan nama baik perusahaan ini...." Rani tertunduk .

"Oke! aku ikuti permintaan mu Ran!" kata boss muda dengan mata merah menahan amarah menatap ke arah Rani.

"Kalau begitu saya mohon tinggalkan saya sendiri di sini pak....," kata Rani sambil setengah terisak lagi.

Boss muda merasa tidak tega melihat Rani yang seperti ini tapi ia juga merasa kesal karena Rani tidak mempercayai apa yang dikatakannya tadi dan Rani lebih percaya pada semua perkataan Shella.

"Baik, aku pergi Ran, tapi ingat aku akan buktikan kalau aku benar!" boss muda menggenggam kedua tangan Rani erat-erat sebelum akhirnya ia pergi meninggalkan Rani sendiri.

Rani menghela nafas panjang dan sesaat memejamkan matanya seolah ingin melepaskan beban yang sedang berkecamuk di hatinya saat ini.

1
Naura Rahmania
lanjut
Isshabell: 🙏kak semoga suka
total 1 replies
M Maryati
amiiiiin...yra....sukses sllu ya ka...
Isshabell: makasih kak....sudah baca novelku yang ini salam sayang buat kakak 🙏❤️
total 1 replies
Dhanie Adhisatya
see you ...
Isshabell: see you again kak.....🙏🙏🙏❤️❤️❤️
total 1 replies
Ramadhania Muhammad
lanjut
Dhanie Adhisatya
habis kah..???🙄🙄
Isshabell: lanjutkah.....🤭🤭🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Umi Betawi
lanjut thor
Isshabell: 🤭🤭🤭🤭🤭🙏🙏🙏
total 1 replies
Est Jaeger
ingin terus membaca bab selanjutnya
Isshabell: 🤭🤭🤭🙏🙏🙏
total 1 replies
Dhanie Adhisatya
goooo
Isshabell: 🤭🤭🤭🤭🙏🙏🙏
total 1 replies
Clay Clay
lanjut
Isshabell: siap ...🤭🙏
total 1 replies
Sudi Asih
pewaris kecil
Isshabell: iya kak🤭🙏
total 1 replies
Sudi Asih
lanjut
Isshabell: siap🙏
total 1 replies
Daryati Idar
lanjut kk
Isshabell: siap kak🙏
total 1 replies
Sudi Asih
lanjut
Isshabell: siap.....🙏🙏🙏
total 1 replies
Dini Aprilia
lanjut ☺☺
Isshabell: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Anita dwi
kok gk sandy rekam aja percakapan itu buat jadi bukti ke boss muda
Isshabell: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Nuril Hidayati
lanjut
clarisa vlar
ko helen sdh gede aja thor
Isshabell: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Magda Nainggolan
neex lanjut dong
Isshabell: 🙏🙏🙏🙏siap kak
total 1 replies
Magda Nainggolan
ilanjut
Daryati Idar
lanjut kk
Isshabell: siap🤭🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!