Langsung baca saja.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Askaori, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 31
2 hari berlalu begitu cepat, kini Anggota Akatsuki + Kakashi dan 8 remaja telah bersiap dengan perlengkapan mereka.
Naruto dkk terlihat berbeda dari saat penyerangan kediaman Hyuuga kecuali Naruko dan Hinata. Kini mereka membawa pedang dan handgun.
Anggota Akatsuki juga tidak terlalu mencolok.
Sasori dengan 2 robot tampur buatannya sendiri. Deidara membawa banyak sekali bom, berbeda dengan Anggota Akatsuki lainnya yang lebih memilih pedang seperti Naruto cs.
Hamura juga telah menyiapkan bawahannya yang tergabung dalam kelompok mafia miliknya, ada sekitar 50 penembak jitu.
Tidak banyak bawahan Hamura yang ikut mungkin hanya sekitar 100 lebih.
Mereka tidak berencana untuk mendatangi kediaman 4 keluarga besar tersebut, tapi mereka akan menyerang markas Orochimaru dan Danzo.
...
Orochimaru dan Danzo sangat geram saat mengetahui mangsanya sudah tak berada di kediaman masing-masing.
"Kurang ajar, akan kuhancurkan kalian yang menghalangiku" geram Danzo
"Bersiap, kita akan menyerang markas Akatsuki dan membunuh anak gadis si Ootsutsuki sialan itu, aku tahu dia dalang di balik semua ini." lanjut Orochimaru
Semua bawahan dan orang kepercayaan mereka berdua mengangguk patuh dan bersiap menyerang markas Akatsuki.
...
Anggota Akatsuki dan Naruto Dkk serta bawahan Hamura yang mereka bawah kini telah berada di depan Markas Orochimaru.
Naruto dkk menyeringai
"Lets Party" gumam Ino, badannya sudah bergetar ingin cepat-cepat menghabisi musuh yang ada di hadapannya.
"Jangan sampai terluka, Sakura jangan bertindak gegabah jika kau bertemu sibajingan itu" peringat Deidara.
Hamura, Indra, dan Ashura mereka tidak ikut dalam penyerangan mereka lebih memilih melihat dari tempat tersembunyi.
Tidak butuh waktu lama mereka menunggu, Orochimaru dan Danzo kini mereka muncul dengan bawahan 2 kali lipat dari waktu mereka menyerang keluarga Hyuuga.
"Ini tidak akan gampang" gumam Itachi
Orochimaru tentu kaget saat melihat anggota Akatsuki beserta Naruto dkk yang telah menunggu mereka.
"Rupanya mangsa yang datang sendiri khukhukhu" seringai Orochimaru bertambah lebar.
Sai pun tak kalah kaget saat melihat beberapa teman sekolahnya juga ikut untuk menyerang mereka.
"Cih mereka ternyata sudah mengetahui identitasku."
Kizashi memandang gadis berambut pink degan pandangan kerinduan, tapi berbeda dengan gadis itu yang memandangnya penuh benci. Jujur Kisazhi bingung siapa gadis itu.
....
"Mati...mati...mati" gumam Sakura badannya bergetar hebat menahan Amarahnya
"Tenang Sakura. Kau bisa menyiksanya sepuasmu, tapi jangan gegabah" peringat Ino
"Hn"
Sakura yang biasa hangat dan ceria kini berubah sangat dingin, pandangan membunuh tersirat dari manik emerald tersebut.
....
Orochimaru tersenyum kemenangan saat melihat pasukan yang di bawah anggota Akatsuki yang tidak mencapai 200.
"Keh, dengan pasukan segitu, bisa apa?" ujarnya meremehkan
"Serang mereka" perintah Danzo
Semua bawahannya menyerang ke arah Anggota Akatsuki dan Naruto dkk.
Psssiiiiuu
Pssssiiuuu
Pssssiiiuuu
Sudah banyak bawahan orochimaru yang tumbang akibat penembak jitu.
"Seraaaaang" teriak Deidara.
Mereka semua maju menyerang.
Hinata sudah siap dengan pedang di kedua tangannya, Naruko seperti biasa, hanya 2 Dagger yang dia genggam.
Naruko menyerang musuh di dekatnya dengan beringas menusuk dan menggorok leher, itu yang dilakukannya pada musuhnya
"Ahahaha ini menyenangkan." tawa Naruko pecah bak Psikopat dan melanjutkan kegiatannya merenggut nyawa musuh di hadapannya
Hinata pun tak kalah beringas, rambut Indigonya di ikat tinggi berkibar ditiup angin. dia terus menebas leher korbanya memisahkan kepala dari badan. Gerakannya pun sangat indah .
"Kau benar Ruko-chan ini menyenangkan, Lets Party ahahahaha"
Jraaash
Jraaash
"Ahahahahaha" tawa Hinata menggema
Anggota Akatsuki yang melihat kelakuan Naruko dan Hinata bergidik ngeri
"Mereka Psikopat"
"Jangan perdulikan mereka Hidan. Fokus saja sama musuh-musuhmu" peringat Kakuzu
Deidara dengan senang hati menebar semua bomnya
Katsu
Dhuaaaar
Dhuuaaar
Dhuuaaaar
Semua bom Deidara meledak menghancurkan seperempat dari bawahan Orochimaru.
Orochimaru dan Danzo tidak menyangka bawahannya yang bejibun itu hanya menjadi mainan Naruko dkk.
Sai pun sangat terkejut melihat kebringasan Naruko dan Hinata yang tertangkap oleh pandangannya
"Mereka berdua psikopat" ujar Sai dengan badan gemetar ketakutan.
tapi suka aja ma ceritanya hehe...