NovelToon NovelToon
Menantu Penguasa

Menantu Penguasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:6.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Miracle

Hito diperlakukan secara tidak adil oleh keluarga istrinya. Segala hal buruk ia dapatkan, tetapi pria itu tetap setia demi cintanya.

Namun, seiring berjalannya waktu. Hito semakin tidak dianggap. Secara terang-terangan sang istri berselingkuh dengan pria lain.

Hito direndahkan, dan dianggap pria sampah yang hanya menumpang. Namun, mereka semua tidak menyadari jika Hito, adalah seorang penguasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miracle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tewasnya Lalat?

"Tuan!" pengawal Hito merangkak mendekati runtuhan bangunan yang menimpa atasannya. Kakinya terluka, tetapi ia berusaha untuk meraih Hito.

Dua pengawal memang sudah turun mengunakan seluncuran ban yang diikat tali bersama Xavera, dan tiga orang lainnya tetap bersama Hito.

Satu per satu pengawal itu memindahkan bangunan yang runtuh, dan ternyata dua orang pengawal lainnya melindungi tubuh Hito dari runtuhan bangunan.

Suara tawa dari dua orang pria terdengar. Aldo dan Juan keluar dari persembunyian mereka dengan memegang senjata api di tangan.

"Ledakan kecil saja sudah membuatnya tewas," ucap Aldo.

"Dari mana kamu tahu? Dia hanya tertimbun runtuhan bangunan saja," kata Juan.

"Lihat ... ada pahlawan kesiangan. Sebaiknya kita habisi saja pria itu sebelum bantuan untuk Hito datang," kata Aldo.

"Benar." Juan mengacungkan senjatanya kepada pengawal, dan terdengar letusan yang mendarat tepat di kepala pria malang itu. "Sudah beres."

"Kita turun bagaimana? Seluncurannya sudah turun ke bawah," ucap Aldo.

"Lewat jalan yang kita lalui waktu ke sini. Nih, kita pakai karung sebagai alas untuk turun." Juan menunjukkan karung goni yang memang ia bawa.

Menuju kuil Dewi memang ada dua jalan alternatif. Satu melalui anak tangga dan satu lagi dengan mendaki bukit. Juan dan Hito mendaki bukit untuk sampai di kuil sebelum Hito datang. Mereka menaburkan bubuk mesiu di dalam kuil untuk mencelakai Hito. Keduanya juga menghabisi penjaga kuil untuk melancarkan aksinya.

"Kenapa kita lupa untuk memotong tali seluncuran ban itu. Kalau kita memotongnya setengah, aku pastikan Hito akan semakin kehilangan karena istrinya akan terjatuh dari ketinggian," ucap Aldo.

"Dia saja sudah tiada, bagaimana dia mau melihatnya?" sahut Juan.

Suara batuk terdengar. Dari balik reruntuhan itu, Hito keluar. Ia merangkak setelah menyingkirkan tubuh pengawal yang melindunginya. Pupil Juan serta Aldo melebar melihat kejadian itu.

"Kalian pikir bubuk mesiu itu bisa menghabisiku?" kata Hito.

Juan berdecih, "Rupanya kamu memiliki sembilan nyawa. Kecelakaan mobil tidak membuatmu tewas, dan ledakan ini juga tidak bisa melenyapkanmu."

Hito terkekeh, "Apa kamu pikir aku tidak terbiasa dengan hal semacam ini? Ingatlah dari mana aku berasal. Ledakan seperti ini bukan suatu ancaman bagiku."

Sudah hidup di keluarga Hutomo, tetapi Juan masih tidak mengerti. Hito dilatih untuk menghadapi medan apa pun. Ia bersama-sama mengikuti latihan fisik bersama para pengawal ayahnya. Menembak, bertahan di hutan selama berhari-hari Hito lakukan karena ia calon pewaris.

"Kamu mungkin bisa mendaki gunung dan bisa menahan lapar. Tapi kamu tidak bisa menahan peluru kami untuk menembus jantungmu," ucap Aldo.

Hito kembali tertawa, "Kalian ingin menghabisiku dengan cara curang. Kalian sangatlah lemah."

Juan mengumpat, "Jangan banyak bicara kamu!"

Satu tembakan Juan luncurkan di perut Hito. Sontak membuat Hito terjatuh kembali sebelum ia sempat berdiri. Juan menyunggingkan senyum karena berhasil membuat mantan saudaranya itu terluka.

"Sekarang giliranku," kata Aldo.

Aldo melesatkan tembakan tepat mengenai dada Hito. Pria itu tertawa dan bertos ria bersama Juan.

"Bagian mana lagi yang akan kita tembak?" tanya Juan.

"Kepalanya," jawab Aldo tertawa.

"Juan! Aku masih menganggapmu saudara dengan mengampuni dirimu. Sekarang kamu sudah sangat keterlaluan. Aku tidak akan segan untuk menghabisimu," kata Hito dengan amarah yang meledak.

Juan tertawa, "Sejak kapan aku menjadi saudaramu. Meski dulu kita, adalah saudara tiri, tetapi aku hanya menganggapmu musuh."

Hito meraih senjata api dari balik jas pengawalnya. Dua senjata sudah berada di tangan, dan Hito bangkit menghadapi dua pria menjijikkan itu.

"Sial! Bagaimana dia masih bisa berdiri," kata Aldo.

Hito tertawa, "Dasar bodoh! Kalian kira aku tidak punya persiapan untuk datang ke daerah ini?" Hito membuka jas dan kemejanya. Juan dan Aldo mundur selangkah setelah melihat rompi anti peluru yang Hito pakai. "Bersiaplah untuk ke neraka!"

Hito menembak kedua tangan Juan dan Aldo hingga senjata yang mereka pegang terlepas. Juan mendorong tubuh Aldo ke depan hingga pria itu yang terkena tembakan di bagian jantung.

"Temanmu sendiri, bahkan kamu korbankan," kata Hito.

"Sial!" umpat Juan, lalu berlari menuju jalan turunan bukit.

"Jangan lari kamu, Juan!" Hito menembak kaki Juan, tetapi itu tidak menghentikan langkahnya untuk menuruni bukit. "Aku tidak akan segan lagi!" tembakan kembali meluncur, tetapi meleset.

"Sialll!" Juan jatuh berguling dari atas bukit.

"Juannnn!" teriak Hito.

Hito melindungi wajahnya dari angin berembus akibat helikopter yang datang. Sebuah tali terulur dan beberapa orang turun dari helikopter dengan tali itu.

"Tuan! Apa Anda baik-baik saja?" tanya James.

"Kaki saja yang sakit karena tertimpa runtuhan. Evakuasi semuanya dan cari Juan yang jatuh dari bukit," kata Hito dengan menunjuk turunan bukit tempat terjatuhnya Juan tadi.

"Tuan harus segera naik ke helikopter. Kami akan mengurus di sini," ucap pimpinan pengawal.

"James ... istriku di mana?" tanya Hito.

"Dia dibawa ke rumah sakit," jawab James.

Hito melepas rompi anti peluru yang ia kenakan. Tubuhnya diikat tali pengaman dan seseorang sudah siap menyambutnya dari atas helikopter. Tali mulai menarik Hito untuk naik ke atas helikopter, lalu James, setelah itu pergi meninggalkan kuil Dewi.

"Aku tidak sangka Juan dan Aldo nekat merencanakan pembunuhanku," kata Hito. "Untung saja papa menyuruhku untuk memakai rompi anti peluru."

"Tuan Hutomo pernah ditembak di daerah ini. Wajar jika dia merasa trauma," sahut James.

"Sebaiknya aku kuasai daerah selatan ini," kata Hito.

James tersentak, "Daerah selatan milik nyonya Lee. Dia saudara seayah tuan Hutomo. Bagian ini miliknya. Meski sudah dibuang, tetapi nyonya Lee tidak mengusik daerah kekuasaan tuan."

Hito mengangguk, "Iya, kamu benar."

...****************...

Helikopter mendarat di atap rumah sakit. Di atap sudah ada perawat dan dokter yang menunggu kedatangan Hito.

"Ayo, Tuan," kata James.

Hito duduk di kursi roda. Perawat bergegas membawa Hito ke ruang tindakan. Kondisi pria itu memang tidak terlalu mengkhawatirkan, tetapi tetap saja harus diperiksa untuk memastikan hal-hal yang tidak inginkan.

"Istriku dirawat di ruang sebelah mana?" tanya Hito kepada perawat pria.

"Nyonya diberi obat tidur karena sempat histeris. Tuan tenang saja. Nyonya baik-baik saja."

Hito dibawa ke rumah sakit miliknya sendiri. Di ruang khusus bagian atas, adalah miliknya, dan tidak ada satu orang pun yang tidak berkepentingan bisa masuk ke sana.

"Kamu terluka lagi?" tanya Dokter Andre.

"Menurutmu?" kata Hito.

"Biar aku periksa. Aku takut terjadi apa-apa padamu."

"Kamu seperti istriku saja. Jangan-jangan kamu naksir padaku," kata Hito.

"Sepertinya kamu bosan hidup. Apa kamu ingin disuntik mati?!"

"Aku hanya bercanda. Sekarang periksa aku, Dokter Andre," kata Hito.

Bersambung.

1
Edi Sulaiman
Gol...!"
Edi Sulaiman
Songgong baru mndpt kerjaan, itu si Hito yg kasih gawean...nyaho!"
Edi Sulaiman
nmpknya mulai berkembang nich ceritanya apapun itu kami harap ceritsnya jgn habis menggantung tanpa kesudahan ya. thor! "
Edi Sulaiman
mc jgn lemah karena wanita jalang, ceraikan aja Velia..
Edi Sulaiman
jangan lebay tinggalkan aJa istri yg gk ngehargai suami.
Edi Sulaiman
Hito yu laki jgn bodoh tinggalkan tuh istrimu, racuni secara perlahan tuh seisi rumah...biar nyaho.!"
JokHend
mampuuuusss....
JokHend
mantabbbb.... tegas.. ga spt mc mc di novel lain yg terlalu tolol dg kekayaan yg sudah dimilikinya, selalu dihina dan dilecehkan
Annisa
ngampus emang enak jadi miskin??😝😜😛😒/Chuckle//Chuckle/
LENY
JAMES LUCU JUGA REZEKI MASA DITOLAK DIPELUK ISTRI BOSS😂😂. ZAYA DAN SUAMI SDH SADAR GAK JULID LAGI. AKHIR YG BAHAGIA GOOD AUTHOR👍👍
LENY
UNTUNG CELINE BIJAKSANA DAN GAK TAMAK HARTA JG GAK JAHAT. DIA INGIN ANAKNYA HIDUP NORMAL DAN SBG PENGUSAHA YG BERSIH NNT. HEBAT CELINE👍👍
LENY
DUH UNTUNG HITO MSH SELAMAT YE CHEEN CURANG SIH. KALAH YE CHEEN TAPI HITO JG TERLUKA PARAH.
LENY
syukurlah James menang MUWON SI IBLIS MATI 😂👍👍
LENY
DASAR IBLIS KAMU YE CHEN DUH VELIA RASAKAN BERKOMPLOT SAMA PENJAHAT KASIHAN HITO DIFITNAH PADAHAL HITO MSH BAIK SAMA VELIA. DIBANDING YE CHEN DAN MUWON SI BAJINGAN😡
LENY
NY LEE TUNGGU SJA YE CHEN & MUEON MENGHABISI KAMU DASAR BODOH.
LENY
DASAR GOBLOK NY. LEE YG ADA DIPIRANNYA CUMA SEX DAN TIDUR SAMA MUWON SI BAJINGAN😡
LENY
NY LEE GOBLOK GAMPANG DIADU DOMBA MUWON. DUH BIASA LAKI2 YG PUNTA SELIR INI PEREMPUAN.
LENY
NY. LEE PEREMPUAN MARUK SERAKAH DAN WANITA JALANG MURAHAN IH JIJIK LIHATNYA🤮
LENY
TERNYATA WANITA JALANG SDH TUA LAGI JIJIK🤮
LENY
YG IBLIS ITU KAMU JENI DAN ANAKMU JUAN KENA KARMA SYUKURLAH SDH MATI KL MSH HIDUP AKAN SELALU BERBUAT JAHAT HATINYA BUSUK IRI DENGKI.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!