Namaku Tania Putri,usiaku 15 tahun.Aku anak yatim piatu.Ibuku meninggal satu minggu setelah melahirkanku.Ayahku meninggal saat usiaku 5 tahun.Aku tinggal bersama nenek angkatku,Oma Santi dan uncle tampanku,Uncle Rasya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Arisantika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps.31
Setelah pengakuan jujur Tania pada Rasya,pak penghulu memulai acara akad.Tania menunggu dengan rasa gugup dan jantungnya berdegup kencang.
Saatnya Rasya untuk mengucapkan ijab kabul.
"Saya terima nikah dan kawinnya Tania Putri binti almarhum Gunawan dengan mas kawin tersebut Tuunai", lanjut Rasya setelah pak penghulu mengucapkan ijab kabulnya.
Rasya mengucapkan ijab kabul dengan lantang dan sangat lancar.Para saksi dan penghulu meng sahkan ijab kabul yang diucapkan Rasya.
Setelah membaca doa,kemudian Rasya membaca janji pernikahan.Tania tidak dapat menahan airmatanya.Sekarang dia sah menjadi istri Rasya.
Setelah menanda tangani surat surat dokumen .Kemudian tiba saatnya Rasya untuk memakaikan cincin.Umi dan Karin membantu Tania berdiri dan kemudian Tania berjalan ke arah Rasya.
Rasya menatap Tania yang sudah sah menjadi istrinya yang sekarang sedang berjalan ke arahnya.
Senyum Rasya tersungging sambil menatap Tania,membuat Tania bertambah salah tingkah.Setelah berhadapan dengan Rasya,Tania makin menunduk malu.
"Tania,jangan menunduk terus dong sayang,lihat dong suamuinya", ucap mama menggoda Tania.
Tania makin menunduk malu.Tiba tiba Rasya meraih tangan Tania dengan lembut.Membuat jantung Tania makin berdegup kencang.
"Tania...", panggil Rasya lembut.
Tania mengangkat kepalanya dan matanya langsung bertatapan dengan mata Rasya.Kemudian Rasya memasangkan cincin di jari manis Tania.Lalu Tania memakaikan cincin di jari Rasya.Lalu Tania mencium punggung tangan Rasya.Rasya mencium kepala Tania dengan lembut.
Semua yang berada di rumah itu menyaksikan mereka berdua merasa bahagia dan juga terharu.Mereka mengetahui cerita masa lalu keduanya.Dan mereka turut bahagia menyaksikan Rasya dan Tania bersatu menjadi suami istri yang sah.
Umi memeluk erat Tania saat Tania dan Rasya meminta restu pada abi dan umi.Abi memeluk Rasya dan memberikan beberapa nasehat pada Rasya.
Kemudian mereka berdua meminta restu pada mama.Mama memeluk Tania sangat erat.Mama bahagia Tania memang berjodoh dengan putranya.Rasya kemudian ikut memeluk keduanya.
Mas Farid dan mbak Mira mendekati mereka bertiga.Mama melepaskan pelukannya.Mbak Mira langsung memeluk Tania sambil menangis.Karena untuk pertama kalinya Farid dan Mira bertemu dengan Tania semenjak Tania dinyatakan hilang.
"Tante....", ucap Tania sambil menangis.
"Panggil mbak dong,masa panggil tante", ucap Mira sambil mengusap airmatanya.
"Eh iya mbak", ucap Tania.
"Mulai sekarang panggil saya mas ya Tania", tiba tiba Farid ikut nyeletuk.
"Iya mas Farid", ucap Tania mengangguk.
"Selamat ya Sya,mas bahagia melihat kamu beneran berjodoh sama Tania,mas inget banget gimana terpuruknya kamu saat tahu Tania menghilang.Sekarang sudah waktunya kamu bahagia Sya", ucap Farid sambil memeluk adiknya itu.
"Terimakasih ya mas atas dukungan mas selama ini", jawab Rasya.
Farid mengangguk sambil menepuk nepuk bahu Rasya.
"Bro...selamat ya,semoga sakinah mawaddah warrohmah ya Sya.Dan cepat ngasih saya keponakan ya", ucap Sandi memeluk Rasya.
"Terimakasih ya San,saya harap kamu cepat cepat nyusul ya", jawab Rasya.
"Saya sih nunggu apa kata mama aja,ya kan ma", ucap Sandi sambil melhat ke arah mama Rasya.
"Oh iyaa mama kan janji mau ngenalin kamu sama temannya Tania ya", ucap mama sambil menepuk pelan keningnya.
"Teman Tania ma?", tanya Tania bingung.
"Iya,teman baik kamu itu Tania,yang waktu itu mama ketemu di rumah sakit", jawab mama.
"Oooh,Karin?", ucap Tania.
"Iya sayang,mama pengen ngenalin Karin sama Sandi", ucap mama berbisik.
Tania mengangguk mengerti.Dan kebetulan sekali tak berapa lama Karin menemui Tania.
"Taniaaaa,selamat ya sayang,semoga sakinah mawaddah warrohmah ya", ucap Karin sambil memeluk sahabatnya itu.
Sandi memperhatikan Karin dan tersenyum.Mama mendekati Karin dan Tania.
"Karin", sapa mama.
"Eh mama", jawab Karin setelah menoleh dan melihat mama.
Karin mencium tangan mama.
11
"Rin,mama mau ngenalin kamu sama seseorang ya", ucap mama.
"Karin ma?", tanya Karin kurang yakin.
"Iya,kamu Karin", jawab mama.
"Sama siapa ma", tanya Karin lagi.
"San,sini", panggil mama.
Sandi mendekati mama.Karin memegangi lengan Tania karena merasa gugup.
"Kenapa Rin kok jadi salah tingkah gitu,suka ya", bisik Tania menggoda Karin.
Karin mencubit lengan Karin pelan.
"Aww,kok aku di cubit sih", ucap Tania meringis.
"Karin,ini Sandi teman dekatnya Rasya,tapi sudah seperti anak mama sendiri", ucap mama memperkenalkan Sandi pada Karin.
"Assalamualaikum", ucap Sandi sambil tersenyum.
Karin merasakan jantungnya yang tiba tiba berdegup kencang.Namun Karin berusaha untuk tetap terlihat tenang.
"Wa alaikumsalam", jawab Karin menganggukkan kepalanya sambil balas tersenyum.
Sandi masih menatap Karin sambil tersenyum.Sampai Rasya mendekatinya dan menepuk bahunya.
"Udah dong San,Karin sampai salah tingkah gitu gara gara kamu liatin kayak gitu", goda Rasya.
Sandi merasa malu dan kikuk karena di goda Rasya.Sedangkan Karin yang salah tingkah masih memegangi lengan Tania.
"Mohon maaf ya Sandi, Karin saya mau bawa istri saya dulu,karena rombongan keluarga mau pamit pulang", ucap Rasya sambil langsung menggenggam tangan Tania.
Tania merasa berdebar saat pertama kali Rasya menggenggam tangannya.Hatinya merasa bahagia.Rasya mengajak Tania untuk menemui keluarganya yang pamit untuk pulang.
Setelah berpamitan rombongan keluarga dan para tamu sudah pergi satu persatu.Tinggal mama,Farid,Mira dan Sandi dan juga Karin berada di situ.
Mama dan Farid dan Sandi sedang mengobrol dengan umi dan abi.Kemudian Rasya bergabung dengan mereka.Sedangkan Mira mengobrol dengan Tania.
"Mbak bahagia banget Tania,Alhamdulillah kamu memang berjodoh dengan Rasya", ucap Mira sambil memeluk Tania erat.
"Tania juga bahagia banget mbak,perjalanan cinta Tania sama mas Rasya benar benar luar biasa.Tania merasa terharu karena mas Rasya masih sangat menyayangi Tania", ucap Tania.
"Iya,mbak doakan kalian selalu bersama sampai ajal memisahkan,jadi keluarga yang sakinah mawaddah warrohmah", ucap Mira mendoakan Tania dan Rasya.
"Terima kasih mbak", jawab Tania.
"Tania,sini sayang", panggil mama.
Tania dan Mira mendekati mama dan yang lainnya.
"Tania,ini untuk hadiah pernikahan kalian", ucap Farid sambil menyerahkan sebuah amplop pada Tania.
"Apa ini mas", tanya Tania bingung.
"Lihat aja dulu Tania", ucap Mira.
Tania membuka amplop pemberian mas Farid.Ternyata isinya tiket untuk Tania dan Rasya.
"Itu tiket pesawat dan untuk hotel selama disana sudah mas urus semua.Besok kalian berangkat", jelas Farid.
"Besok?",tanya Tania dan Rasya bersamaan.
"Iya besok,dan mas tidak menerima alasan apapun untuk menolak hadiah dari mas", jawab Farid.
"Nggak mas,kami nggak menolak kok,kami sangat berterima kasih atas kado honeymoon dari mas,terima kasih banyak ya mas", ucap Rasya sambil memeluk Farid.
"Sebagai ucapan terima kasih dari kalian,secepatnya kasih saya keponakan ya", ucap mas Farid menggoda Rasya dan Tania.
Semua tertawa mendengar ucapan Farid,sedangkan Rasya jadi salah tingkah dan Tania hanya menunduk malu.
*
*
*
Jangan lupa like ya ❤
semangat Thor.....💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
semoga Rasya bisa mendampingi ktika Tania nti melahirkan...
ga sabar tggu Tania melahirkan...
semoga jga Uncle Sandi di ksh jodoh yg baik & Sholeha...