NovelToon NovelToon
SUAMIKU SERIGALA

SUAMIKU SERIGALA

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Supernatural / Reinkarnasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:480.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Aleena Marsainta Sunting

Follow my IG : aleena.marsainta_sunting

Hana tak sengaja menabrak seorang pria saat pesta kenaikan jabatan bosnya. Pulang dalam keadaan mabuk dan pria yang ditabraknya terus mengikuti.

Eliot mengikuti aroma manis yang keluar dari tubuh Hana.

Saat Hana terbangun, dia mendapati sosok pria yang mengikutinya berada dalam satu selimut tanpa sehelai benang pun, bahkan dia mengaku sebagai suaminya.

Bagimana bisa dalam semalam Hana memiliki seorang suami? Apa dia sedang bermimpi? Hidupnya, menjadi kacau seketika.

Eliot mengikat Hana, menjadikan pasangan jiwanya. Tak membiarkan seorangpun menyentuhnya. Jika tersentuh, dia akan tersengat atau terbakar!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aleena Marsainta Sunting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di klaim sebagai istri lagi

Aaron mengangkat tubuh Hana.

TRING.

Mereka berdua menghilang.

Dan Aaron muncul di suatu rumah dan segera membawa Hana masuk ke dalam kamarnya.

Aaron membaringkan tubuh Hana yang pingsan, menatap dan memeriksa tubuh Hana yang penuh luka.

Hurf. Aku terlalu gegabah. Harusnya tadi aku tak terbawa suasana. Aaron yang menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi pada Hana.

Aaron duduk di tepi ranjang dia mencoba menahan semua aroma manis yang keluar dari tubuh Hana.

Aku harus segera mengobati nya dengan cara lain, sebelum gejolak dalam diriku terus memuncak.

Aaron mendudukkan tubuh Hana, dia yang berada di belakang tubuh Hana segera menotok aliran racun yang turus mengalir di tubuh Hana. Mata Aaron berubah hijau ketika dia menyerap racun ular hitam dari tubuh Hana.

Hana menyerinyitkan dahi keringat dingin mulai menjalar di tubuhnya setengah kewarasan mulai mamasuki sel otaknya.

Arghh.

Pelik Hana cairan hitam mulai keluar dari mulut nya.

Uhuk. Uhuk.

Hana membuka matanya dan jatuh di pelukan Aaron. Aaron menarik Hana kedalam pangkuannya dan mengusap perlahan cairan hitam yang masih mengalir dari mulut Hana.

"Minumlah" Aaron memberikan Hana secangkir cawan yang sudah berisi ramuan obat. Hana meminumnya perlahan, Aaron masih menatapnya dengan tajam.

"Bagaimana sudah agak membaik kan?" Hana mengangguk perlahan, Aaron segera menurunkan Hana dari pangkuannya, dia tak ingin jiwa dalam dirinya yang berkobar kembali bangkit membuat masalah yang akan membuat Hana berdampak menjadi lebih buruk.

Hana menatap sekeliling kamar yang di rasanya sangat lembab dan pengap.

"Kita dimana?"

"Di rumah manuasiaku" Sahut Aaron, Hana mengangguk perlahan dan mencoba turun dari ranjang.

"Ah, dimana Rani" Hana yang ingin memastikan bahwa kondisi Rani baik-baik saja.

"Aku sudah mengirimkan nya kembali ke kantor, kau tak perlu khawatir"

"Baiklah..., Terima kasih" Aaron membawa Hana keluar dari kamarnya.

"Maaf aku tidak bisa menawari makan, aku tidak punya stok makanan manusia di sini" Aaron memapah Hana duduk di sofa ruang tamunya.

"Tidak apa-apa, apa bisa kau antarkan aku ke kantor sekarang. Pekerjaan-ku menumpuk" Hana menatap wajah Aaron yang jelas sekali dia tak ingin berpisah dengan Hana walaupun dengan alasan pekerjaan.

"Bisakah kau lupakan urusan pekerjaanmu, aku ingin kau tinggal di sini sementara waktu. Setelah peristiwa tadi, aku tidak mungkin meninggalkan mu sendirian lagi" Aaron mencoba menjelaskan.

"Kenapa?"

"Aku tidak bisa menjelaskan secara detail, namun karena aku sudah membangkitkan sesuatu dalam dirimu... " Aaron menatap kembali wajah Hana yang binggung dengan penjelasannya.

"Aku sungguh tidak mengerti apa maksudmu" Hana yang mencuba bernegosiasi dengan dirinya, dia harus sudah membiaskan dirinya dengan hal-hal seperti makhluk astral lain yang akan mengganggunya.

Aaron mendekati Hana, mencoba memberi pengertian yang mungkin saja menurut jalan fikiran Hana adalah sesuatu yang mustahil.

"Kau, aku dan dirinya terikat takdir yang tak bisa di pisahkan. Aku dan dia adalah suami-mu" Ucap Aaron sambil memegang kedua tangan Hana.

JEGER.

Mulut Hana mengangga.

Hana seperti tersambar petir di panas terik, bagaimana bisa dirinya di klaim lagi oleh seseorang bahwa dirinya adalah istri yang lain. Bermimpi pun Hana tak ingin apalagi dia di klaim sebagai istri dari dua makhluk astral yang tidak masuk akal.

Aku bisa gila. Pekik Hana di hati.

"Aku tidak akan membiarkan itu terjadi" Sahut Aaron.

Ah, Hana lupa dirinya sedang bersama dengan makhluk astral lain yang satu kaum dengan Eliot.

Hana menepuk keningnya sendiri.

"Kau sungguh mengenal Eliot. Apa kalian berdua gila" Seloroh Hana.

Aaron menautkan kedua alisnya menatap Hana.

"Iya..., kalian gila. Apa kalian tidak bisa seperti pada manusia normal. Ah, aku lupa..., kalian kan bukan manusia.

Yaa..., maksudku..., kenapa kalian tidak cari saja wanita dari kaum kalian yang bisa sepadan dan seimbang dari segi kecantikan dan kekuatan. Bukan aku yang manusia fana lemah dan serba kekurangan... " Keluh Hana kesal karena mereka dengan seenaknya datang mengaku sebagai suami Hana.

Aaron menggeleng kan kepalanya.

"Kau tidak bisa mengatur ku" Seringai Aaron melipat kedua lengannya di dada.

"Argghhh..., aku hanya ingin merasakan pernikahan normal!!" Hana yang kesal sambil meraih gaun dan mengigitnya karena geram.

"Memang kau ingin pernikahan seperti apa"

"Haruskah kau bertanya" Gerutu Hana.

Agghh. Membuat kesal saja.

Hana bangkit dari duduknya, dia akan menjadi lebih dari orang yang tinggal di rumah sakit jiwa jika terlalu lama berkomunikasi dengan kaum-kaum astral yang sudah mulai membuatnya cacat mental.

Ya Tuhan... Aku salah dan dosa apa sih..., sampai bisa jadi begini. Batin Hana meringgis dan menangis.

"Lebih baik kau antarkan aku ke kantor. Aku lapar" Hana beralasan agar dia segera menjauh.

"Aku akan siapakan, kau mau makan apa?" Sahut Aaron terus menatap Hana tajam.

Haaahhh... Lagi dan lagi. Aku mana bisa kabur kalau begini. Hana mengigit bibirnya sendiri.

Aaron tersenyum geli,

"Apa senyam senyum" Ucap Hana ketus sambil menunjukkan wajah cemberut nya.

"Jadi kapan kau akan memutuskan akan kembali ke tempat kami" Ucap Aaron tiba-tiba.

"Hahahaha..., yang benar saja. Aku mau kemana lagi kalau tidak disini" Cibir Hana.

"Maksud-ku, kita kembali ke istana"

Hana menggeleng, "Itu lebih tidak mungkin. Ayolah aku mau kembali ke kantor, kasihan pekerjaan ku kalau di limpahkan kepada Rani" Hana yang celingak celinguk, Hana binggung mencari pintu keluar.

"Kemarilah" Aaron mengulurkan tangannya.

Hana menoleh, "Ayo, katanya mau kembali ke kantor" Hana segera menyambar tangan Aaron.

"Belikan aku makanan dulu, aku sangat lapar"

"Heem"

"Tiga porsi ya"

"Kau bisa menghabiskan memang"

"Iya, aku sangat kelaparan!"

"Baiklah"

.

.

.

Eliot dan Lucas telah sampai di depan istana besar. Pintu istana langsung terbaru ketika mengetahui salah satu pemilik tiba.

"Selamat datang pangeran" Seseorang langsung membungkuk dan memberi hormat menyambut Eliot dan Lucas di depan gerbang.

"Baginda Raja sudah kembali dari berburu, Markus?"

"Sudah Pangeran, Baginda Raja dan Pramaisuri ada di ruang baca"

"Terima kasih Markus, kami akan menghadap" Eliot dan Lucas meninggalkan Markus.

Eliot dan Lucas berjalan sampai di depan ruang baca,

KRIETT.

Pintu di buka oleh penjaga sambil menunduk dan memberi hormat.

Eliot dan Lucas langsung memberi hormat ketika berhadapan mereka.

"Anak-anak ku..., kalian kembali" Seorang wanita bangsawan nanti cantik langsung memeluk erat kedua putra mereka.

"Apa kabar Permaisuri, anda semakin cantik... " Puji Lucas.

"Anak nakal kalian tidak pernah mengunjungi kami, apa kau masih senang mencari makanan di dunia luar" Ucap Permaisuri yang cemberut menahan rindu pada putra-putranya.

"Ehemmm" Sang Raja berdeham.

Eliot menoleh saat sang Raja menghampiri mereka.

"Kalian bocah tengik" Tangan sang Raja memukul kepala satu persatu kedua anaknya.

Mereka berdua pun berlutut,

"Maafkan kami Raja" Eliot dan Lucas serempak meminta maaf.

"Hah, tumben sekali kalian meminta maaf. Katakan apa yang kalian inginkan. Memangnya aku masih saja belum mengerti dengan kedatangan kalian yang memiliki misi tertentu" Dengus sang Raja memarahi kedua putra mereka.

1
Sriana Junaidi
luar biasa.. lanjut
Nana comel
kenapa Hana ada dua suami jadi tidak seruh ah
Yoni Asih
lah kok abis
Yoni Asih
udalah Hana terima aja yg penting mereka akur/Facepalm/
Yoni Asih
oh.......
Yoni Asih
Aduhhh nih benernya istri siapa sih/Panic/
Yoni Asih
penasaran Aaron dan Hana apakah Hana rengenkarnasi yg 1000th yg lalu
Wisteria
marekakan serigala kenapa mereka g dijadikan 2suami POLIANDRI biar ada ceritanya g poligami terus
Wisteria
mau nanyak oon sama begok apa bedanya y
Yoni Asih: saudaraan itu mah
total 1 replies
Soleh Jihan
bgus cerita nya beda unik,, smngt ya thor, up trs slesain cerita nya jd pnasaran, trs hana nya biar bsa adil sma si Aaron y thor ksian.
Star sky
judul ny tamat , tpi crita ny gk tamat .... gk jls in penulis ny
yumin kwan
nah...gini nih....ceritanya ga diselesaikan....kan jadi ga tau endingnya bgmn
mantap
Elia Fitriyani
bagus alur ceritanya mudah dipahami, seneng bgt bacanya, bener2 bikin penasaran Thor kelanjutannya... lanjut dong Thor
Hamidah Narawi
karya menarik tp tdk ada penghujung.. tergantung.. mengecewakn
Ovie Ozmon
up Thor
Jan lama lama tar keburu laper karna penasaran
pingping
jgn bilang klo semua pangeran jd suami ny hana?? waduh gimana tdur ny?? trus bakalan pada hancur tuh tulang remuk semua??
pingping
jujur aku masih bngung ap hubungan mereka?? d sini jgn sampai hana yg d cap gk bener karena kemunculan 2 pria itu juga aneh...tkut ny slh satu dri kedua pria itu adlh pebinorrr😅😅
pingping
thor visual ny donk
Reyhan Tjoanda
tetap semangat thor... ditunggu kelanjutan kisahnya. memang seruh hbs.. berasa nonton film serigala vampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!