Season 2 "Ketos Dingin Ku"
Jangan lupa follow Ig author yah🌹
@chitanda_nnd
Kata orang buah itu tidak jauh jatuh dari pohonnya, begitu pun kata orang orang jika seorang anak sifatnya tidak akan jauh dari sifat kedua orang tuanya
Bagaimana jadinya sifat anak-anak mereka jauh dari sifat kedua orang tuanya
Ada juga Frezan belum mengetahui siapa ayah kandungnya yang sebenarnya sehingga membuat dirinya menjadi pribadi yang datar tak tersentuh
Murid-murid SMA Garuda sudah jelas tau siapa Frezan yang di juluki preman SMA Garuda yang di sangat di takuti karna tatapannya yang tajam
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ananda Putri Sarna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gue Nggak Nyangka (Valen)
Mata tajam Frezan masih bertatapan dengan mata teduh milik Kevyra,mereka berdua saling bertatapan di tengah lampu yang remang-remang malam ini
Rara tidak menyangka jika dia bertemu dengan Frezan di club ini dan posisi mereka sangatlah dekat,Rara merasa atmosfer di dekatnya lenyap karena tatapan tajam Frezan menembus uluh hatinya.Dia tidak tau haruskah di berterimakasih kepada Frezan atau malah sebaliknya karna ia merasa di terkam oleh singa yang siap memangsa-nya
"Ngapain lo di sini"
Deg...
Empat kata keluar keluar dari mulut Frezan mampu membuat Rara panas dingin di buatnya dengan suara datarnya
Rara merasa seakan-akan dia punya hubungan lebih antara dia dan Frezan karna pertanyaanya Frezan.Atau hanya perasaan Rara saja?
"Gue....lagi main di sini"Jawab Rara terbata-bata dia tidak tau alasan apa yang harus di lakukan
Rara takut jika Frezan akan mengatakan pada Elga kalau dirinya berada di club malam bukan di rumah Kayla
"Main di tempat sini sama aja lo kayak bit*h"Ucap Frezan
Deg...
Ini pertama kalinya Rara mendengarkan orang mengatakan hal seperti itu kepadanya,mata Rara memerah meski dia bukan seperti itu namun hatinya tersentil saat Frezan mengatakan hal itu padanya
Rara mendorong tubuh Frezan sehingga jarak mereka tidak terlalu dekat lagi
Rara melenggang pergi namun pergelangan tangannya langsung di cekal oleh Frezan
Rara merasakan jantungnya berdetak lebih kencang saat dada bidang Frezan menubruknya mereka berdua saling bertatapan
"Gue izinin lo masuk dalam kehidupan gue,bukan berarti semuanya lo tau"Ucap Frezan menekan kata-katanya masih setia bertatapan dengan Rara malam ini
Tasya dan Nathan langsung keluar dari club saat mendengar suara pekikan orang-orang
Tasya melototkan matanya dia baru mengingat jika Rara tidak ikut keluar dengannya sementara Nathan masih setia menggandeng tangan Tasya
"Lo kenapa?"Tanya Nathan yang melihat Tasya masih gelisah niatnya ingin mengintrogasi Tasya namun dia urungkan karna melihat wajah Tasya yang lagi panik seperti kehilangan sesuatu
"Kak Nathan gue ke sini sama ketiga sahabat gue,tapi Rara udah nggak ada,gue yakin Rara tadi sama gue"Ucap Tasya panik sembari melihat wajah orang yang keluar dari club
Nathan tertegun mendengar ucapan dari Tasya itu berarti Rara masih terjebak di dalam club
Tasya melepaskan tangannya dari Nathan yang masih setia menggengam tangannya
"Lepasin gue Kak,gue mau cari Rara di dalam gue yakin Rara masih ada di dalam"Ucap Tasya karna Nathan tidak kunjung melepaskan pergelangan tangannya
"Kalau lo yang masuk masalah bakalan tambah genting Sya!"Ucap Nathan dia tidak mau jika Tasya bakalan terjebak juga di dalam "Biar gue aja yang cari Rara di dalam, sekarang lo hubungi Valen sama Kayla supaya ada yang nemenin lo"Ucap Nathan lalu melenggang masuk kembali ke dalam club
"Kak Nathan"Panggil Tasya
Seketika langkah kaki Nathan terhenti karna panggilan Tasya
Tasya menghampiri Nathan
Cup
Taysa mengecup pipi Nathan singkat "Hati hati kak"Ucap Tasya lalu pergi dia merasa sangat malu ini pertama kalinya dia mencium seseorang apa lagi dia yang duluan mencium Nathan
Sementara Nathan masih tidak bergeming di tempatnya mendapatkan ciuman mendadak dari Tasya,dia memegang pipinya bekas ciuman Tasya lalu menatap punggung Tasya
Nathan menggelengkan kepalanya lalu melanggeng masuk untuk mencari keberadaan Rara
Sementara Valen langsung beranjak dari tempat duduknya saat mendapatkan telfon dari Tasya jika dirinya sedang menunggunya di tempat pertama mereka menunggu Reta
Valen menghubungi Kayla karna Kayla saat ini berada di toilet supaya Kayla tinggal menyusul mereka
Saat Valen ingin pergi dia langsung di halangi oleh laki-laki berbadan kekar
Valen meneguk salivanya saat kedua pria berbadan kekar di hadapannya tersenyum mesum melihat dirinya,Valen berangsur mundur dia tidak tau ilmu belah diri seperti Kayla dia hanya bisa berdandan buktinya di saat dia melakukan pengintaian dia masih setia membawa bedak di jaket hodienya
"Hai cantik"Ucap pri berbadan kekar itu sembari tersenyum ke arah Valen
"Jangan sentuh gue"Teriak Valen karna jaraknya dengan kedua pria itu semakin dekat
Valen celingak-celinguk mencari pertolongan namun club ini sudah sepi,Valen tidak tau saja jika tadi club ini kacau karna pria membawa benda tajam sehingga seluruh pengunjung club langsung keluar
Valen merasakan keringat bercucuran di pelipisnya saat menyadari di sini sepi hanya dia saja dan kedua pria berbadan kekar di hadapannya
Kemana semua penghuni club ini,ya tuhan gue takut benar-benar di ghosting malam ini Mengingat akan hal itu membuat dirinya bergedik ngeri
"Kamu mau bayar berapa cantik,kita bakalan bayar asal kamu memuaskan kami"Ucap pria itu dengan senyum
"Gue bukan perempuan j*l*ng"Teriak Valen dia sangat takut jika benar-benar laki-laki di hadapannya ini melakukan hal yang tidak-tidak kepadanya yang masih gadis
Pria di hadapan Valen tertawa dengan ucapan Valen jika dirinya bukan perempuan j*l*ng
"Jika bukan perempuan j*l*ng lantas apa yang di lakukan anak gadis seperti mu di sini"Ucapnya dengan tertawa
Valen melototkan matanya saat punggungnya sudah menubruk punggung dinding
"Tolong jangan sentuh gue"Ucap Valen saat dirinya sudah menubruk dinding
Pria di hadapannya mencolek dagu Valen membuat Valen meneteskan air matanya
Valen langsung saja memberontak saat kedua pria di hadapannya ingin mencium paksa dirinya ini pertama kalinya Valen merasakan hal seperti ini
"Lepasin gue"Berontaknya agar pria di hadapannya tidak mencium dirinya
Air mata Valen langsung terjatuh di pipinya dia tidak tau harus minta tolong sama siapa lagi karna club begitu sunyi Valen tidak tau kenapa club ini tiba-tiba sunyi seingatnya club ini sangat ramai
Bugh...
Kedua pria di hadapan Valen yang ingin mencium paksa Valen langsung terjatuh di bawah lantai karena seseorang langsung menghajar kedua pria itu
Valen memperbaiki rambutnya yang agak berantakan karna dia memberontak
Bugh....
Bugh....
Bugh...
Pria yang menolong Valen masih setia menghajar kedua pria berbadan kekar itu,Valen tidak bisa melihat dengan jelas siapa yang menolongnya karna lampu yang sangat minim penerangan
Namun Valen bahagia karna untung saja pria itu menolongnya dengan cepat
Bugh ..
Valen menutup mulutnya saat pria yang Menolognya terkena tonjokan keras dari kedua pria berbadan kekar itu
Dua lawan satu sudah jelas pria yang menolongnya akan kalah apa lagi badannya sangat besar
Valen memutar otaknya agar pria yang menolongnya tidak di hajar habis -habisan
Dia langsung merogoh saku celananya menyalakan sirene mobil polisi
Seketika aksi tonjok menonjok terhenti karena mendengar suara dari Handphone Valen
Valen bernafas legah karna kedua pria itu langsung pergi dengan keadaan babak belur
Pria yang menolong Valen langsung berdiri
Deg...
Valen merasakan jantungnya berhenti berdetak saat melihat siapa yang menolongnya
Rifal!
Yang menolong Valen adalah Rifal,Valen masih tidak menyangka jika yang menolong dirinya adalah Rifal yang sangat membenci dirinya
Rifal dan Valen saling bertatapan,tidak ada senyuman sinis di wajah Rifal saat bertemu dengan Valen hanya ada senyum menahan sakit di wajahnya karna bekas tonjokan dua lawan satu Gue nggak nyangka yang nolongin gue orang yang paling benci sama gue
ketos dingin juga
kalo bisa di revisi ya,ganggu lho kita nangis2 bacanya eh typo nama kan sebel
di taruh jadi teh hangat
ajaib 😄
buat perempuan fatal .
seharusnya terdeteksi waktu dapat haid pasti lama banget itu dapat haidnya
aneh aja sih thor anda masukkan penyakit hemofilia buat perempuan pasti mati
laki2 kalo terluka aja koma
👊
semangat authorrr