NovelToon NovelToon
Suamiku Selingkuh

Suamiku Selingkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Single Mom
Popularitas:12.5k
Nilai: 5
Nama Author: Atul Maronge

Renata seorang istria dan ibu rumah tangga, dia mengabdikan hari-harinya untuk sang suami tercintanya Raditya dan anak semata wayang mereka Rindiani.
Dulunya Renata merupakan seorang direktur diperusahaan yang saat ini dipegang oleh suaminya tapi karena dia sudah memiliki anak jadi memilih untuk menyerahkan jabatan ke Raditya suaminya dan akan mengurus anaknya saja dirumah.
Tapi sepertinya keputusan dia salah, karena sang suami ternyata berselingkuh dibelakangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atul Maronge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4 Bukti Dari Rendi

"Wow ternyata pelakor itu yang menghubungi mas Raditya, tapi kenapa diabaikan ya panggilannya? Apa mas Raditya masih tidur" gumamku.

Tak lama kemudian sebuah pesan masuk di aplikasi pesan milik mas Raditya, segera saja kubaca pesan itu toh mas Raditya menonaktifkan tanda dibaca diaplikasinya jadi aman.

[beb, sayangku maafin aku dong. Janji deh nanti aku kasih pelayanan memuaskan dikantor buat nebus semalam] pesan dari Ratih yang membuat darahku serasa mendidih membacanya.

[bener ya? Jangan kayak semalem aku udah on eh kamunya malah ngorok!!] balasan mas Raditya.

[hehe maaf deh, kan sebelum aku ketiduran juga udah main satu ronde kita]

[Iya deh sayangku, ini aku sudah mau berangkat ke kantor.] balas mas Raditya.

Aku segera menghubungi Rangga salah satu orang kepercayaanku dikantor, aku akan meminta bantuannya untuk memata-matai mas Raditya dan Ratih juga memasang cctv super mini diruangan miliknya kalau mas Raditya sedang tak ada dilokasi.

Dideringan ketiga baru diangkat oleh Rangga.

[halo selamat pagi bu Renata] sapanya

[pagi Rangga, bisa ketemu hari ini?]

[bisa bu ini saya lagi diluar mau mengurus proyek di jalan ahmad yani]Jawabnya.

[oke kita ketemu di Cafe kejora ya yang dekat jalan ahmad yani]

[baik bu, saya akan segera kesana]

Setelah mematikan panggilan aku langsung bergegas ke jalan ahmad yani untuk menemui Rangga disana, sebelumnya aku akan mampir dulu ke toko elektronik yang aku lewati nanti karena kalau ke toko Rohana tidak memungkinkan karena jaraknya yang lumayan jauh dan juga harus memutar lagi.

"Mas saya mau beli cctv yang tidak bisa diketahui oleh orang disekitar" Ucapku pada pegawai toko elektronik.

"Disini ada dua macam cctv seperti itu bu model bohlam atau pinhole. kalau pinhole yang berukuran seperti kancing baju" jelasnya.

"Yang pinhole saja mas saya mau empat ya" Ucapku.

"Mau sekalian dipasangkan bu? pemasangan nya cepat dan langsung terkoneksi ke ponsel"

"Boleh deh mas, berapa totalnya?"

"Totalnya dua juta tujuh ratus ribu bu, harga satu cctv enam ratus ribu dan biaya pemasangannya tiga ratus ribu"

"Ini ya mas, uangnya pas ya" Ucapku dan menyerahkan uang Cash yang ada di dompet.

"Oh ya mas bisa minta nomor teknisinya? karena saya harus memastikan kondisi aman dulu baru memasang cctv"

"Baik bu, ini nomor mas Ramli nanti ibu janjian sendiri saja ya" Ucapnya dan menyerahkan lembaran kertas berisi nomor ponsel.

Setelah urusan disini beres, aku segera meluncur ke Cafe karena pasti Rangga sudah sampai disana.

Tak berapa lama aku sudah sampai dan terlihat Rangga sedang menyesap secangkir kopi yang asapnya terlihat masih mengepul.

"Hai Rangga, udah lama ya? Maaf banget kamu harus nunggu" Ucapku dengan sungkan.

"Ga apa bu, kenapa bu kok tiba-tiba ngajak ketemuan diluar kantor?"

"Begini Rangga, apa kamu

tahu tentang skandal mas Raditya dan sekretarisnya?" Tanyaku dengan menelisik ke Rangga.

"Tidak bu, saya hanya mendengar desas desus kalau mereka sering kemana-mana bersama. Tapi kalau mengenai skandal belum tahu pasti" Jawabnya dengan santai, aku meneliti dari sudut mata dan juga gerak geriknya tak ada kebohongan disana.

"Begini Nga..." aku segera menceritakan semua tentang mas Raditya dan Ratih juga bukti chat yang aku dapatkan tadi pagi.

Rangga sangat kaget mendengar semua ceritaku, dia memang sempat curiga karena sekretaris lamaku tiba-tiba dipecat dan masuklah Ratih karena rekomendasi dari mas Raditya.

"Jadi Ratih masuk kantor lewat jalur orang dalam?"

"Benar bu, bahkan satu hari setelah Riri dipecat dia langsung masuk ke kantor"

"Sial4n...!! Berarti mereka sudah memiliki hubungan sebelum Ratih masuk kedalam kantor" Ucapku dengan sedikit emosi.

"Nga, kamu mau bantu saya?"

"Bantu apa bu? Bukannya selama ini saya membantu hehe" Jawabnya dengan sedikit terkekeh.

"Hish bukan itu Nga, ini saya bawa cctv super mini. Kamu bisa pasang sendiri saat mas Raditya keluar dari kantor, pasang didalam ruangannya dan juga kamar mandi" Ucapku.

"Siapp beres bu, tapi aman kan? Saya takutnya saat

masuk ada karyawan lain yang memergoki kan bisa jadi masalah besar."

"Aman, saat mas Raditya pergi aku akan ke kantor menemani kamu" Ucapku dengan yakin.

"Baik bu, kalau rencananya seperti itu saya mau karena sudah pasti aman"

Setelah merencanakan semua dengan matang kini Rangga kembali untuk meninjau proyek yang sempat dia tinggal sebentar, jabatan Rangga diperusahaan adalah seorang manajer pemasaran sekaligus tangan kanan dari Renata.

"Oh ya bukannya kemarin Rendi mau menunjukkan sesuatu ya" gumamku dan segera menghubungi Rendi agar datang ke Cafe tempatku berada.

[Hallo Rendi]

[ya Ret, kenapa?]

[Kamu mau nunjukkin apa sama aku kemarin? ini aku lagi ada di Cafe sekitar jalan ahmad yani]

[aku akan kesana, kebetulan sekali lagi di jalan. Tunggu sepuluh sampai lima belas menit aku sampai] Ucap Rendi.

Selagi menunggu Rendi aku memantau lokasi mas Raditya yang sudah sampai di perusahaan, entah dia beneran bekerja atau sedang melepas peluh bersama dengan sekretaris nya itu.

Tak berapa lama Rendi tiba dengan setelan jas kantoran tidak seperti kemarin yang hanya memakai kaos dan celana chinos.

"Lagi kerja kamu?" Tanyaku.

"Iya habis ketemu klien tadi" Jawabnya.

"Sekarang kamu jujur sama aku apa ada masalah dengan suami kamu?" Tanyanya dengan menatap mataku secara intens membuatku sedikit grogi.

"Aku sejujurnya gak ada masalah sama mas Raditya hanya sajaa..." aku sengaja menggantung kalimatku karena masih bimbang ingin cerita ke rendi atau tidak.

"Kenapa?" Tanyanya dengan menyelidik.

"Gak apa, kamu mau nunjukkin apa sih..!!" Ucapku dengan sedikit emosi karena Rendi masih saja tanya-tanya.

"Sabar, tapi setelah kamu tahu ini semua jangan marah-marah ke aku yaa" Ucapnya.

"Hmmmm" aku hanya berdehem saja menanggapi.

Dengan segera Rendi membuka ponselnya dan menunjukkan foto dan video mas Raditya dengan Ratih bermesraan di Cafe, juga video mereka masuk ke dalam hotel dengan bergandengan tangan mesra sekali.

"kirimkan foto dan video itu ke ponselku" Ucapku dengan nada datar.

"Siapp, tapi kamu gak sedih kan?"

"Pertanyaan macam apa sih kamu ini? Jelas saja aku sedih namanya suami jalan sama wanita lain, tapi saat ini aku lagi mengumpulkan semua bukti dan mengamankan seluruh aset sebelum menggugat cerai mas Raditya" Ucapku dengan yakin.

"Kamu sudah tahu?" Tanya Rendi dengan sedikit heran.

"Ya, beberapa hari yang lalu mas Raditya pulang hampir tengah malam dan di kemejanya ada noda lipstik begitupun dengan jasnya yang beraroma parfum wanita. Sejak itu aku menyelidiki secara diam-diam" Jawabku.

"Aku siap membantu kamu kapanpun" Ucap Rendi dengan yakin.

"Terima kasih, kamu sudah mau peduli tapi kapan kamu mengambil foto dan video itu?" Tanyaku penuh selidik.

"Saat aku baru satu minggu disini, mau langsung ku kirimkan ke nomormu aku takut merusak suasana hatimu jika kamu tak ada masalah dengan Raditya, tapi setelah melihatmu kemarin bersama dengan Rindiani ada sorot kecewa dimata kamu.

Jadilah aku nekat mengatakan itu kemarin" Jawabnya dengan santai dan meminum jus jeruk yang sudah kupesankan untuknya.

"Tadi aku sudah bertemu dengan tangan kananku di kantor, kata dia selingkuhan mas Raditya masuk kantor karena rekomendasi dari mas Raditya itu tanpa ada tes dan sebagainya, aku curiga jika mereka sudah lama berhubungan" Ucapku yang diangguki oleh Rendi, dia seperti paham maksudku.

1
Lee Mba Young
karma raditya otewe, semoga resto bankrut Dan ratih selingkuh.
Lee Mba Young
resto ne gk laku biar tau rasa tu laki tukang selengki
Ma Em
Wah Ratih bakal recokin lagi hubungan Renata dgn David karena Ratih sdh menyukai David , bakal ada persaingan lagi nih antara Renata dgn Ratih .
Lee Mba Young
masih enak saja hidup radtya blm dpt karma ya..
Ma Em
Renata hrs cepat cari gantinya Raditya dong jgn lama lama nanti dikira si Ratih msh mengharapkan Raditya lagi , semoga Renata dapat penggantinya Raditya lelaki yg lbh baik yg mapan juga ganteng .
Ma Em
Ratih ketakutan Raditya direbut orang soalnya Ratih juga dapat Raditya hasil merebut dari Renata jadi sekarang Ratih sdh ketakutan saja .
Ma Em
Raditya setelah berpisah baru perhatian sama anak .
Atul Maronge: baru dia menyesal setelah terlambat
total 1 replies
Lee Mbaa Young
Raditya blm mnerima karma. masih enak hidup nya. tukang selingkuh korupsi.
Suhadi
langsung talak 3 ya thor..?
Atul Maronge: biar gak bisa rujuk lagi,
total 1 replies
Ma Em
Semoga Renata segera dapat pengganti Raditya .
Atul Maronge: orang baik pasti dapat yang baik juga
total 1 replies
Ma Em
Dasar ibunya Raditya tdk tau malu masa minta uang sama mantan menantu dan tdk dikasih malah ngomel2 , semoga Renata semakin sukses dgn perusahaan yg Renata pimpin dan Raditya dgn Ratih tdk akan bisa dapat kerjaan lagi dan untuk buka restoran nya gagal biarkan Raditya dan Ratih merasakan pahitnya hdp jadi orang susah .
Lee Mbaa Young
Sombong banget mau bikin usaha baru, modal juga pas pas an. jual perhiasan gk Ada semilyar masih kurang banyak buat nutup utang.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!