NovelToon NovelToon
Pak Lurah Galak Mencari Cinta

Pak Lurah Galak Mencari Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: wahyoeni"23

Aisyah harus kembali ke desa tempat ia di lahirkan...karena kematian Kakak dan Kakak iparnya.

Dia juga harus menjadi ibu bagi kedua keponakannya, Aira dan Airen .

Demi menjaga kedua keponakannya, akhirnya Aisyah bekerja di balai desa sebagai sekdes.

Hingga , kepala desa meninggal dan di gantikan oleh orang dari kota kiriman dari pemerintah. Kepala Desa baru cukup arogan dan terkesan galak.

Salah sedikit saja , pasti akan jadi masalah besar. Namun begitu ..banyak gadis desa maupun ibu - ibu mengidolakannya , karena ketampanan sang lurah dan statusnya sebagai Hot Duda.

Entah karena hal apa , Pak lurah itu selalu saja berseteru dengan Aisyah....Akankah permusuhan antara Aisyah dan Pak lurah berubah jadi cinta....

Ikuti kisahnya.....Pak Lurah Galak Mencari Cinta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wahyoeni"23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

04

Aisyah kira hari pertama Pak Lurah datang tidak akan sesibuk ini. Biasanya kan awal kerja maupun di sekolahnya dulu paling sesudah acara perkenalan akan langsung pulang.

Tapi tidak , bahkan yang lain sudah pulang , dia masih tertahan di Balai Desa ,bersama Pak Lurah yang tampan tapi galaknya ngalahin emak - emak yang lagi pms...bersama seorang asistennya yang bernama Gema.

" Kak Gem...ini mau sampai kapan , aku juga mau pulang nih ". Aisyah memanggil Gema dengan sebutan Kakak atas permintaan Gema sendiri.

Mereka langsung akrab , karena pembawaan Gema yang friendly dan agak slengek ' an ,berbanding terbalik dengan sang atasan.

" Habiskan dulu makanan kamu Ais , nanti kamu bisa sakit lambung ".

" Percuma Kak , ini juga sudah telat banyak ".

" Iya maaf ya , Pak Bian kalau kerja memang kadang suka lupa waktu ".

" Gila kerja sih boleh saja Kak ,tapi enggak usah ajak - ajak orang lain lah ". Balas Aisyah ketus , tapi Gema malah menanggapinya dengan tawa.

" Ha ..ha...ha..jangan ngambek gitu Ais , kamu makin menggemaskan jadinya...duh aku jadi pingin bawa pulang kamu nih ".

" Enggak lucu Kak ".

Ehemmmm....suara itu mengagetkan Aisyah dan Gema.

" Bukannya kerja ini malah enak - enakkan pacaran ". Ucap Mahesa ketus.

" Eh Pak Bian ..Maaf ". Gema langsung berdiri.

" Kami enggak pacaran Pak Lurah , kami kan sedang makan siang yang kesorean ". Balas Aisyah tidak mau di salahkan...enak saja kalau ngomong , aku bekerja sampai melewatkan makan siangku , dasar Pak Lurah kejam...gerutu Aisyah dalam hati.

" Kita pulang Gem !". Mahesa melangkah tanpa menanggapi ucapan Aisyah.

" Sekarang Pak ?". Gema cari masalah nih...

" Kamu pikir sendiri Gem...jangan jadi menyebalkan karena bergaul dengan Fathiya ".

Aisyah langsung mengerucutkan bibirnya ketika namanya di sebut Mahesa sebagai orang yang menyebalkan.

" Fathiya...siapa Pak ". Gema tidak tau kalau yang di maksud Mahesa adalah Aisyah.

Mahesa tidak menjawab , dia malah terus melangkah .

" Ais....Fathiya itu siapa ?" Gema malah bertanya pada Aisyah.

" Itu aku Kak , namaku Aisyah Fathiya ".

" Ohhh ". sejenak kemudian meledaklah tawa Gema.

" Gemaaaa ". tawa Gema langsung berhenti kala mendengar teriakkan Mahesa. Ia pun langsung berlari keluar.

" Ihhhh...aku ditinggal sendiri , dasar Pak Lurah enggak ada akhlak..". omel Aisyah.

" Kenapa ngomel - ngomel neng ?". tegur Pak Ujang , pemegang kunci sekaligus tukang bersih - bersih Kantor Balai Desa.

" Eh enggak Pak...aku pulang dulu, titip Balai Desa ya Pak , jangan lupa di kunci pintunya ".

" Iya , siap neng geulis ". ujar Pak Ujang , orang Sunda asli , yang berjodoh dengan orang jawa , dan di sinilah ia menetap , tepatnya di samping Balai Desa.

Mobil Mahesa melaju lebih dahulu dengan Gema sebagai sopirnya. Aisyah pun mengikuti dari belakang dengan motor maticnya.

" Berhenti Gem !". Perintah Mahesa...Gema pun mendadak mengerem mobilnya.

" Ck...jangan mendadak apa Pak ".

" Pak , Pak ...memang aku bapaknya kamu ". ucap Mahesa sambil keluar dari mobilnya.

Gema sampai melongo....si Bos ucapannya makin gak jelas dsh kayaknya...batin Aisyah.

" Pak kenapa berhen......". tadinya Aisyah mau protes, hampir saja motornya menabrak mobil Pak Lurahnya, karena rem dadakan , tapi Mahesa sudah lebih dahulu menuduhnya.

" Kamu !! Kamu ngikutin saya ya ".tuduh Mahesa. Gema pun akhirnya ikut turun.

Dih kepedean nih Pak Lurah...

" Memangnya saya kurang kerjaan , saya sudah lelah seharian karena tenaga saya di peras sama Lurah baru , sekarang saya mau pulang dan ini jalan menuju rumah saya Pak Mahe ?". jawab Aisyah ketus.

Kening Mahesa mengernyit , sedang Gema menutup mulutnya, ia berusaha keras agar tawanya tidak meledak.

" Kamu panggil saya apa ?? lalu Mahesa menengok ke arah Gema , " Kamu mau tertawa Gem...tertawa saja enggak usah di tahan , paling cuma saya potong gaji kamu setengah ". Gema langsung kicep.

" Awas minggir, saya mau lewat dulu , nanti di kira nguntit lagi .....".

" Artis bukan , presiden bukan .. berasa terkenal aja ". gerutu Aisyah ketika melewati Mahesa dan Gema.

" Jalan Gem !".

Sesuai dengan ucapan Aisyah , ia berbelok ke sebuah rumah yang cukup besar , dengan halaman luas yang begitu asri , banyak tanaman dan pohon buah di sana.

Ternyata , Gema membelokkan mobil nya ke rumah tak jauh dari rumah Aisyah.

Rumah itu lebih besar dari rumah Aisyah, terlihat mewah karena sudah di renovasi. Meski itu rumah sudah di beli oleh Mahesa , namun baru kali ini Mahesa melihatnya. Karena semua urusan , Gema lah yang melakukannya , dari awal peninjauan sampai transaksi pembelian , serta renovasi ....Gema lah bertanggung jawab atas semuanya.

" Bagaimana Pak Bos?".

" Kerja bagus Gem , aku rasa Mama dan Aca akan betah kalau main ke sini ".

" Oh ya Gem , kamu tau rumah yang tadi ?".

" Maksud Bos , rumah nya si cantik Aisyah ya ?".

" Hemmm ". Balas Mahesa , malu menanyakan tentang Aisyah.

Sudah tua pake malu , kaya anak Abg aja....naksir bilang Bos...batin Gema.

" Itu rumahnya Pak Ustadz Umar , yang pernah saya ceritakan sama Bos ".

Mahesa hanya mengangguk - anggukan kepala. " Nanti malam antar aku ke rumah nya , jangan lupa belikan buah tangan untuk aku berikan pada Pak Umar !".

" Apaan Bos , Emas sama perlengkapan alat sholat ya ". canda Gema.

" Kamu kira aku mau melamar ?".

" Ya kali aja , sekalian mau minta restu buat nikahin anaknya ".

" Ngaco kamu Gem , kita baru saja sehari di sini , lagi pula aku juga belum mengenal gadis itu ".

" Yang kenal lama belum tentu baik Bos , sekali mengenal saja , aku tau bagaimana pribadi Aisyah , kayaknya cocok banget di jadikan istri ".

" Makin ngaco kamu Gem , pergi sana ..cari apa yang aku minta tadi !".

" Emas sama perlengkapan sholat Bos ?".

" Mau aku pecat kamu Gem ".

" Bercanda Bos..., kalau Bos enggak mau , boleh dong kalau aku Pede kate sama Aisyah ".

" Jangan macam - macam ".

" Iya...enggak jadi ". Gema berlalu dari sana.

Masih enggak ngaku kalau naksir , di ambil orang tau rasa kamu Bos...

Begitulah Gema dan Mahesa jika berdua , mereka sering berdebat sesuatu yang unfaedah . Gema selalu mencoba mencairkan suasana agar Bos nya yang kaku itu bisa sedikit tertawa.

Bersambung.....

Jangan malu buat ngasih 👍🏻, kasih Vote .....buat othor buat makin semangat nulisnya.

InsyaAllah tiap hari update, kalau enggak ada halangan...hari minggu istirahat ya 😘

1
Erni
ancam balik Thor,bilang gini entar klau kamu sudah nikah aku ngak nulis ahem ahem kamu ,gitu Thor 🤭😄😄😄
Anibar Andriani Yunus
alur ceritanya benar2 hidup .syukakk👍👍
Cat Cute`
Pak lurah.😄
Naufal hanifah
ceritanya menarik
Nurwana
astaga gema... istilah mu itu loh....😄😄😄😄
Alana kalista
"Baru juga mulai seru, eh udah tamat? Kayak makan permen, belum puas udah abis. 🍬"
Rustati Tati
nasib sapto bagaimana
Dania
misi
Mamanya Davagusty
bagus si ceritanya, tp sayang lompatnya terlalu jauh jd kayak kurang nyambung dr cerita awal, harusnya bertahap pelan" aja kak biar ada kemistrinya nyambung dr bab sebelumnya ☹️
Arin
/Heart/
Netiihsan
🤣🤣🤣ketawa sepuas nya😄😄😄
Rismawati Damhoeri
nanti kayak kisah Mahesa sama zaina ya thor?, ulang lagi..
Rismawati Damhoeri
kok bnyk sekali adegan memohon sambil bersimpuh yaa...
Rismawati Damhoeri
nggak relapun mau gimana?, toh dulupun udah di tolak kok....
Rismawati Damhoeri
bikin sertifikat tanah ke BPN, yg ukur bukan orang desa atau kelurahan, yg ukur juga BPN, gimana sih?
Sunarmi Narmi
Mas MAHE....bilang gitu aja...aisyah🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Lusi mah ketemunya sama Sapto saja 😄😄😄😄😄
Wandi Fajar Ekoprasetyo
owh.....jd boss nya Aisyah itu adeknya pak lurah ya
Wandi Fajar Ekoprasetyo
yg kondangan malah dpt amplop......ga kebalik ya...hehehe
Wandi Fajar Ekoprasetyo
owh pak lurah udh punya anak juga ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!