Ini lanjutan Hello Mr Mafia.
Lucifer Xylander Zweihander, Tuan muda dari keluarga Zweihander yang sangat di takuti dan dihormati di negara tersebut.
Memiliki sifat dingin dan datar tidak membuatnya menyesal, justru dengan begitu membuat para wanita semakin berlomba-lomba untuk mendapatkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali seperti semula
Pagi hari Yoora terbangun dengan mata yang memerah, semalam Yoora tidak bisa tidur. Yoora bisa tidur pukul 5 pagi dan sekarang pukul 7.
Para pelayan sudah berjejer rapih di hadapannya, meskipun Yoora sudah terbiasa namun tetap saja Yoora selalu merasa risih.
Hari ini Yoora ada pertemuan antar keluarga, meskipun ia malas namun Yoora tetap hadir karena tidak ingin mempermalukan Raja Elmeryx.
"Putri, anda sangat cantik sekali" Kagum mereka setelah selesai mendandani Yoora.
"Terimakasih" Ucap Yoora dengan tulus.
Yoora melihat dirinya di dalam cermin, rambut pirang keemasan yang di rias sedemikian rupa dan di berikan beberapa bunga kecil untuk memperindah rambutnya.
Gaun yang berwarna gold yang memiliki pundak terbuka, tak lupa sepasang berlian yang menempel di tubuhnya.
Yoora nampak puas dengan karya mereka, Yoora bangkit dari duduknya menuju pintu keluar. Bibi Yun terus membuntuti Yoora kemanapun Yoora pergi.
Orang-orang yang berjaga di lorong istana langsung menunduk hormat saat melihat kedatangan Yoora, mereka sangat kagum dengan kecantikan Yoora yang begitu memukau.
Tibalah Yoora di depan pintu besar yang merupakan Aula istana Elmeryx, Yoora menghela nafas panjang sebelum akhirnya melangkah masuk kedalam.
Orang-orang yang ada di dalam menatap Yoora kagum, Raja Elmeryx yang melihat putri semata wayangnya pun tersenyum hangat.
Yoora yang melihat itu pun membalasnya dengan tersenyum lembut, Yoora mendatangi Raja Elmeryx dan menundukkan tubuhnya sedikit.
"Ayahanda" Sapa Yoora dengan suara lembutnya.
"Duduklah putriku" Balas Raja Elmeryx dan menyuruh Yoora duduk di sampingnya.
Yoora mengangguk dan duduk di samping Raja Elmeryx, hal itu membuat mereka yang tidak pernah tahu akan sosok Yoora menjadi salah paham.
"Baiklah, mungkin kalian akan bertanya-tanya siapa gadis cantik di samping saya ini." Ucap Raja Elmeryx dengan tersenyum tipis.
"Dia adalah Putri semata wayang ku yang aku sembunyikan selama ini, Yoora Debora Elmeryx" Jelasnya dengan memperkenalkan Yoora.
Yoora bangkit dari duduknya dan memberi salam pada mereka dengan menundukkan kepalanya sedikit.
"Benarkah yang mulia? Apa anda yakin jika itu putri dari mendiang Ratu?" Tanya seorang wanita yang berpenampilan sangat mencolok karena dandanan nya yang sangat berbeda.
"Apa maksud mu nyonya Renata? Apa kau meragukan putri Yoora?" Tanya seorang laki-laki yang duduk tak jauh dari Raja Elmeryx.
"Buk...."
"Kau tahu bukan apa hukumannya untuk orang-orang yang sudah memfitnah dan menuduh anggota kerajaan?" Sela laki-laki tadi dengan menatap tajam wanita yang bernama Renata itu.
"Tidak....Ampuni kelancangan saya yang mulia" Takut nya dengan bersujud.
"Hmmm" Dehem Raja Elmeryx dengan datar.
Yoora yang melihat kejadian itu hanya tersenyum kecut, inilah yang membuat Yoora tidak ingin berurusan dengan kerajaan ayahnya.
Saat sedang berdua ataupun tidak berada di lingkungan kerajaan, Yoora akan memanggil Raja Elmeryx dengan panggilan Dady. Jika ada di sekitar istana Yoora akan memanggil Raja Elmeryx dengan sebutan ayahanda.
Selain itu, Yoora sudah tahu intrik di sebuah kerajaan itu seperti apa. Mereka memang terlihat baik namun Yoora tidak tahu apa yang mereka rencanakan di belakangnya.
Saat Yoora melihat ke arah para tamu yang ada di sana, tanpa sengaja Yoora melihat sosok laki-laki yang memakai pakaian resminya.
Laki-laki tersebut terlihat tampan dan menawan, ekspresi nya sangat datar dan terlihat tidak memiliki aura yang hidup.
Laki-laki itu juga tanpa sengaja menatap Yoora hingga tatapan mereka bertemu, laki-laki itu menatap Yoora dalam. Dengan cepat Yoora memalingkan wajahnya.
"Astaga, dia sangat menyeramkan!!" Ucap Yoora dalam hati.
Laki-laki itu tersenyum tipis melihat Yoora, setelah cukup lama berada di aula, Raja Elmeryx mengajak mereka makan bersama.
Di ruang makan yang besar itu, Yoora duduk di dekat Raja Elmeryx dan di sampingnya terdapat laki-laki tadi yang terus menatapnya datar.
Yoora sendiri sampai bergidik ngeri melihat nya namun Yoora bersikap santai agar tidak terlihat bahwa dirinya tengah risih.
"Ayahanda..." Panggil Yoora dengan lembut.
"Ya putriku?" Balas Raja Elmeryx dengan lembut.
"Ayahanda aku ingin ke kamar mandi dulu sebentar" Pamit Yoora dengan tersenyum.
"Baiklah" Angguk Raja Elmeryx dengan tersenyum manis.
Yoora menundukkan kepalanya pada Raja Elmeryx dan pada mereka semuanya, Yoora melangkah pergi meninggalkan mereka dengan perasaan yang terus berkecamuk.
"Sialan, aku tidak suka hal hal seperti ini hiks ....." Kesal Yoora dengan raut wajah yang berantakan.
"Putri? Ada apa? Ada yang bisa saya bantu?" Panik pelayan Yun.
"Tidak apa-apa bibi, bolehkah aku meminta bantuan bibi?" Tanya Yoora dengan penuh harap.
"Ada apa?"
"Bisakah bibi bilang ke Dady bahwa aku tidak bisa melanjutkan acara ini karena aku sedang tidak enak badan" Mohon Yoora dengan memelas.
"Apa? Putri sakit?" Panik nya.
"Tidak bibi, bibi tahu sendiri kan bahwa aku tidak menyukai acara-acara seperti ini" Jelas Yoora dengan cemberut.
"Ehh... Baiklah putri" Paham pelayan Yun dengan tersenyum manis.
Yoora tersenyum mendengar itu semua dan memilih untuk merebahkan tubuhnya di atas ranjang, Yoora terkekeh karena kebiasaan lamanya tidak pernah hilang yaitu selalu menghindar di acara seperti ini.
•••••••
Di high school star terlihat sosok laki-laki tampan yang baru saja sampai di sekolahnya, laki-laki tersebut memiliki ekspresi datar dan dingin sehingga semakin diminati oleh para wanita yang melihat nya.
"Ahhhh lihatlah..... Kak Lucifer sangat tampan! Beruntung nya wanita yang akan menjadi pacarnya nanti" Girang seorang wanita yang merupakan adik kelas Lucifer.
"Apa kau tidak tahu pacar dari kak Lucifer?" Kaget seorang temannya itu.
"Tidak, aku tidak masuk selama 3 Minggu" Jelas nya.
"Pantas saja!! Kau tahu? Pacar kak Lucifer sangat cantik dan menawan!!!" Jelas nya dengan heboh.
"Bahkan dia sangat sempurna!! Dia seorang putri dari kerajaan Elmeryx Inggris!" heboh nya dengan berteriak-teriak.
"APAAAAA? BENARKAH? LALU DI MANA DIA?" Kaget nya.
"Hmm... Menurut gosip sih, dia sudah pulang ke Inggris karena dia tidak bisa berlama-lama disini"
"Jadi dia meninggalkan kak Lucifer disini?" Sedihnya
"Ya" Angguk mereka.
Mereka menatap Lucifer dengan sedih karena mereka tahu bagaimana Lucifer selama ini, hanya Yoora lah yang bisa mengubah hidupnya.
Lucifer berpapasan dengan Lolita dan Rosa yang berhenti di depannya, Lucifer pun ikut berhenti.
"Apa Lo baik-baik aja?" Tanya Rosa.
"Hmm" Angguk Lucifer.
"Oke"
Setelah berkata seperti itu, Lucifer kembali melangkahkan kakinya menuju kelasnya. Di dalam kelas Lucifer melihat ketiga temannya yang sudah datang.
"Gue kira Lo gak akan masuk hari ini!" Seru Gavin dengan berdiri di depan Lucifer.
"Lo pikir gue kenapa?" Santai Lucifer dan duduk di kursinya.
Namun saat Lucifer sudah duduk, ia melihat kursi di samping nya yang pertama kali di tempati oleh Yoora. Lucifer tersenyum tipis melihatnya dan menaruh tas nya di sana.
Gavin, Aldo dan Elang saling bertatapan, Mereka menggelengkan kepalanya tidak tahu. Yang jelas, pasti itu semua berhubungan dengan Yoora. Putri Yoora Debora Elmeryx!
Jangan lupa like dan komen yahh❤️❤️
Follow juga akun aku ya hehehe
ceritamu the best thor... aq dh ksih bunga ya thor