NovelToon NovelToon
SOPHIA

SOPHIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Patahhati / Cinta Terlarang / Enemy to Lovers / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 5
Nama Author: Tris rahmawati

Menjalin hubungan terlarang bersama mantan kekasihnya didalam kediaman keluarga Hollarck alias keluarga kekasihnya sendiri adalah sebuah ketegangan untuk Sophia.

Namun tidak untuk Felix, tangan kanan keluarga Hollarck tersebut yang menganggap semuanya adalah hal biasa saja dan malah menjadi tantangan menarik untuk hubungan mereka.

•••


"Sudah di bagian bumi lain bahkan aku masih saja bertemu dengan mu!"

Felix menyeringaikan cibiran, "Lalu kenapa? Apakah kau fikir kita akan berjodoh, kau sangat lucu... hahah lalu apakah menurut mu anjing dan kera berada dalam satu kebun binatang lalu terpisah bertahun-tahun, kemudian bertemu di kebun binatang lain lalu mereka akan berjodoh, menikah, lalu mempunyai anak dan bahagia? Huh...kisah yang indah."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tris rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29

“Nick? Kau dari mana saja?” Sophia salah tingkah, antara shock juga masih begitu ketakutan dalam hitungan detik dia ada disini saat dia sedang bersama Felix

Tatapan Nickolas lirih, “Ceritanya panjang, maafkan aku sebelumnya, dan ku mohon sekarang ikut dengan ku.” Nick bangkit, “Kita pergi dari sini!”

“A-ap? Pergi?” Sophia terkesiap.

Nickolas pun berjalan ke lemari milik Sophia, menurunkan sebuah travelbag dari sana, “Ya kita akan pergi, pakai jaket mu, kita tidak punya banyak waktu sebelum orang tua ku dan yang lain menyadari aku kembali.”

“Berengsek mau membawa Sophia kemana dia!” umpat Felix.

“Ta-pi? Ada apa, kenapa?” Sophia pun bangkit.

Di sana Nick sudah mengisi asal travelbag Sophia penuh, “Ini jaket mu!” Lempar Nick pada Sophia, “Jangan bahas sekarang, kita harus pergi dari sini!”

Lelaki itu pun sibuk mengancing travelbag itu, dengan Sophia yang masih terperangah. “Nickolas jelaskan sekarang!” Paksa Sophia.

“Tidak ada waktu Sophia, ayo cepat Sophia!” Lelaki itu sudah tampak panik seperti sesuatu tengah memburunya.

Felix seakan ingin bangkit tapi kewarasan menahan, mana bisa seenaknya saja dia membawa Sophia sekalipun tunangannya.

Shit, Felix menggeram jika dia bangkit jelas semua hal akan berbuntut runyam, Felix terus mencerna berfikir apa yang terjadi kenapa dia kembali dalam keadaan seperti ini, apa yang tengah dia rencanakan, dan kenapa tidak ingin di ketahui siapapun disana.

Nick pun sudah membantu Sophia memakai jaketnya, kemudian dia pun menarik Sophia, juga mini travelbag itu keluar dari sana, berjalan pelan-pelan berharap tidak diketahui siapapun.

Sophia tidak bisa apa-apa selain pasrah, dia yakin Felix paham ketakutannya dan mengerti kondisi ini, Sophia masih terus berlari di buat oleh Nickolas, dengan terus melihat kebelakang berharap terus aman.

Felix pun keluar cepat dari sana, meyakini mereka sudah jauh namun dari jauh ia masih bjsa melihat Nickolas membawa Sophia ke arah taman belakang.

 Dia pun berlari cepat kesana, menekan beberapa tombol didinding berharap bisa menahan mereka, jika sudah di luar mengejar seperti ini, jelas tidak ada lain pasti yang orang fikir semua hal yang di lakukan Felix adalah untuk keamanan Hollrack Family.

Di taman belakang, Nickolas memberhentikan langkahnya di deretan pepohonan rimbun, “Daddy….” Sophia di buat terperangah, ada seorang gadis kecil keluar dari sebalik pohon, dia tampak menanti Nick.

“Daddy Lurra takut.” Seketika gadis itu berlari memeluk Nick yang datang.

“Daddy?” ulang Sophia seakan salah mendengar.

“Ya dia putriku, ku mohon jangan pergi Sophia, nanti aku akan jelaskan semua.” Pinta Nick memohon. Tatapannya memelas mengusap rambut Allura yang memeluknya.

“Dad, ayo pergi dad! Nanti Grandpa datang ke sini, aku tidak mau kembali ke Barcelona.”

“Nick? Apa yang terjadi?” Sophia semakin terperangah mendapati ucapan anak itu.

“Nanti aku akan jelaskan! Sekarang ku mohon ikutlah bersama kami! Aku tidak bisa meninggalkan salah satu diantara kalian.” Nick pun menarik tangan Sophia.

Sophia yang kebingunan pun menghempas tangan Nick yang membawa tangannya, “Aku tidak akan ikut jika kau tidak menjelaskan!”

“Sophia, ku mohon! Aku jelaskan setelah keluar dari sini! Para pengawal bisa melihat dan menggagalkan semua.”

Tatapan Sophia serius, “Jelaskan Nick, aku butuh kejelasan walau hanya sedikit saja!”

Nickolas mengehela nafasnya, “Sophia… ah…ya baiklah,” Nick diam sejenak. “pergianku ke Barcelona karena jebak, mereka ingin mengagalkan rencana pernikahan kita, dia adalah Carlos Hagens, musuh besar keluarga Hollrack dia ingin menghancurkan apapun yang menjadi kebahagiaa ayahku juga dehollrack, dia kakeknya Allura, ibunya Allura adalah kekasihku 7 tahun lalu dan aku tidak tahu— Carmella hamil saat itu.”

“Carlos Hagens?” Sophia ingat pembicaraan Felix dan Dominique saat dia di rawat.

“Ku mohon Sophia jangan bahas sekarang, kita harus pergi dari sini!” Nick semakin takut sebab pasti Carlos dan seluruh anak buahnya mungkin sudah menyadari dia membawa lari Allura.

“Tapi Nick—"

“NICKOLAS! Apa yang kau lakukan!” tegur Felix, Nafasnya sudah memburu, kesal Nickolas membawa Sophia terlibat dalam masalahnya

Teguran Felix sukses membuat Nick kelabakan, dia seketika menarik Sophia juga Allura cepat memeluk, dan melihat pada sumber suara itu.

“Felix! Jangan campuri urusanku!”

“Urusan mu menjadi urusan de Hollrack juga aku!” Felix melihat pada gadis kecil itu, dia benar-benar mirip dengan Nickolas, seketika dia kini ingat rumor tentang Carolos Hagen yang mempunyai seorang cucu.

“Ya dia putriku! Ku mohon biarkan kami pergi, jangan ada yang tahu ini, seperti yang kau tahu Carlos pasti tidak akan membiarkan Ini!” Jelas Nick paham yang di fikirkan Felix.

“Kau tidak bisa membawa Sophia, justru itu akan membahayakan dia!”

“Aku tahu apa yang harus aku lakukan!” Tatapan Nick serius, kini mengunci Sophia pada dekapan lengannya. “Jangan halangi aku menyingkirlah!”

Felix sudah begitu tersulut, Nick benar-benar menganggap Sophia miliknya, lihat dia sedikit pun tidak memberi celah Sophia terlepas darinya.

Jika tidak berfikir waras dan memikirkan resiko kedepan, dia dengan nafasnya yang sudah tidak beraturan sudah menghabisi Nick saat itu juga.

Lihatlah Sophia ketakutan, dia bingung di posisi ini terlebih ada Allura dan masa lalu Nick yang benar-benar membuatnya tidak mengerti.

Felix benar-benar licik, saat Nick berusaha keluar secara diam-diam, Felix malah di dalam sana sudah menyalakan alarm darurat kebakaran dan membuat semua orang yang sudah terlelap terjaga.

Para pengawal yang tadinya tenang berlalu lalang, menjadi panik mencari dimana sumber api berada, mereka berhambur kesana kemari bergerak cepat membawa penadah air, pada penghuni Pallezo pun kini berlari keluar ke halaman belakang tempat lapangan golf guna menyelamatkan diri.

Seketika Elleza yang berlari-lari panik pun terperangah melihat dari jauh namun sangat dia kenal jelas.

“Nickolas!!” Ujar Dominique disisi lain yang berlarinkeluar tiba-tiba menyadari keberadaan putranya itu.

“Nick kau kembali?” Elleza shock mengayunkan langkahnya kepada mereka di bawah-bawah pohon sana. Dia terheran-heran ada seorang gadis kecil disana dalam pelukan Nick bersama Sophia juga.

“Berengsek!” umpat Nick kesal, kini malahan semua orang sedang mendekat padanya.

“Ada apa ini?” Lantang Dominique. “Nickolas apa yang kau lakukan?”

Tatapan semua orang disana serius melihat pada Nick dan orang-orang dalam pelukannya, dan menerka-nerka apa yang sedang terjadi.

Sudah lama sekali Dominique dan Elleza sudah mendapat kabar sama seperti yang Felix dapatkan bahwa dikediaman Carlos ada seorang anak kecil yang disinyalir merupakan cucunya anak dari Carmella namun kabar itu hilang begitu saja tidak bisa di cari kejelasannya juga lelaki yang menjadi ayah biologis anak tersebut.

“Daddy mereka siapa, daddy Lura takut daddy!” Allura semakin memeluk Nick.

Ketakutan Allura membuat Elleza terperangah, “NICK?” panggil Elleza menggelengkan kepalanya, saat ia melihat pemandangan seorang gadis kecil memanggil Nick daddy.

“Mom jangan mendekat! Jangan ada yang mendekat, kalian menakuti putriku, jangan ada yang menghalangi aku, biarkan aku, Sophia dan Allura pergi, saat ini kami dalam bahaya.”

“Putri?” Ulang Dominique.

“Ya dia anak ku dan Carmella, kalian sudah membuat kami berpisah, membuat aku tidak pernah tahu bahwa aku memiliki dia! Sekarang ku mohon biarkan aku bersamanya dan juga Sophia, jangan rusak lagi kebahagian ku dengan semua masalah mu dan Carlos!”

“Nickolas! Kau menyalakan bom mu sendiri, tidak seperti ini caranya, kau bisa lakukan dengan cara lain! Kau membuat semua orang de Hollrack terlibat jika seperti ini.”ujar Dominique.

“Terlibat kenapa kau takut terlibat Big Dad, bukankah kebahagiaan putra mu saja sudah lama terlibat dengan semua permasalahanmu.” Balas Nick.

“Nickolas kau tidak waras, bagaimana jika kedua orang tua mu menjadi sasaran Carlos! Kembalikan cucunya minta dengan baik sesuai jalur bukan menculiknya dan membawa wanita lain yang bukan ibunya!” timpal Felix.

“Sasaran? Bukankah kau ada?” Nickolas tertawa, “Kau kepercayaan mereka bukan? Bagaiaman mungkin kau membiarkan kedua orang tua ku kenapa-kenapa!”

Shit, bukan hanya itu, kau membawa Sophia, kau membawa dia, bisa saja dia sedang mengandung anak ku.

“Nickolas! Bukan aku tidak menyukai keberadaan putrimu, tapi kau harus bisa melihat siapa yang ada di belakangnya, kau benar-benar memancing masalah besar!” bujuk Dominique.

“Aku tidak lagi peduli dengan masalah kalian, bagaimana dulu kalian membuatku berpisah, aku memang tidak bisa di handalkan di keluarga Hollrack tapi kali ini aku tidak ingin salah langkah membuatku bepisah dengan orang-orang yang harusnya bersamaku.”

“Bawa anak mu, biarkan Sophia kembali ke tempatnya! Kalian akan menjadi sasaran Carlos, dia tidak akan melukai cucunya, tapi tidak dengan Sophia kau lihat lengannya kau lihat! Carlos hampir membunuhnya.”

“Kali ini tidak akan— aku akan melindungi mereka, selalu disamping merek, kami akan pergi ketempat yang jauh.”

Sebuah helicopter terbang di atas entah dari mana, Nick sudah mengatur semua dengan matang, seketika semua menjauh saat helicopter itu akan siap berhenti di tengah-tengah lapangan golf itu.

Membuat tiupan angin disana begitu kencang, daun-daun berterbangan.

“Jika kau masih menganggap ku anak biarkan aku pergi dan bahagia, ku yakin kau bisa menyelesaikan semuanya disini!” ucap Nick pada Dominique.

“BODOH!!” Umpat Felix kesal, “Kau fikir kau akan aman, dimana pun kau pergi Carlos pasti mencarimu!”

“Terserah… ku yakin kali Ini mereka tidak akan pernah menemukan kami!... Mom restui aku… “ Seketika Nick menggendong Allura, “Ayo kita pergi!” tatapnya pada Sophia memelas untuk mengerti.

Seketika salah seorang yang berada di Helicopter itupun turun mereka membantu Nick menggendong Allura, membawa tas milik Sophia.

“Nickolas, shit!” Felix Frustasi, langkahnya seperti terpatri tidak bisa bergerak atau melalukan apa-apa saat sang kekasih dibawa laki-laki lain.

Pecundang. “Nickolas!!!” Felix seketika berlari, ke arah Helicopter berada, tidak kuat melihat Sophia menangis disana, wanita itu pun bingung dia harus apa.

“FELIX STOP!!” Pekik Dominique, “Biarkan dia pergi!” Dominique pun tidak ingin menjadi penyesalan lagi saat dia dulu pernah merusah kebahagiaan anaknya.

Elleza pun menangis di tempat, “Cucuku? Dia anak Nickolas keturunan deHollrack, hikss hikss… sudah ku bilang berhenti dilingakar setan ini kau lihat untuk kebahagiaan anak kita saja, kita selalu di hadapakan dengan masalah!”

“Sayang…” Felix bergumam pelan di ujung sana, ingin sekali dia meneriaki dan menghajar semua yang ada disana, Felix melemah, ini benar-benar membuat kekokohannya seakan rapuh

Bisa-bisanya Dominique melepaskan Nickolas,

 Felix pun berbalik, mengayunkan langkahnya kembali, tatapannya menegas berjalan gagah, ia akan melacak kemana Helicopter itu membawa Sophia pergi.

Di ujung pintu masuk Marley dan Serra melihat juga, mereka pun sama terperangahnya atas hadirnya putri Nickolas, di satu sisi Marley melihat jelas ada hati lain yang terluka saat wanitanya di peluk lelaki lain.

Marley mengulum senyum melihat pada Felix yang berlalu didepannya, lihatlah dia frustasi, hahaha kekasihmu di bawa kekasihnya..lord apa ini.

hubungan yang manis Felix dan Sophia, sayangnya semua yang salah telah kembali pada tempatnya. Hahaha… .

 

.

.

.

.

.

Next »

Vote, like, hadiah dan comment, 😪...

1
Nayy
love you to thorr...
makasih buat karya keren nya "sofiafelix" 😍
Nayy: di tunggu thor
total 2 replies
Nayy
sudah thor sudah ampun,capek ngakaknya thor di 3 part ini🤣🤣
Nayy
sumpah thorrrrr
ngakak nya sampek ngik ngik
dari sekian banyak baca novel baru ini yang buat ketawa parahhh
outhor nya serius keuereeeennnnn 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nayy
laah .... 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Lia Yulia
Felix,Jullian dan Gio...dlm keadan seriuspun masih bisa bertingkah konyol😂
Lia Yulia
ya ampun...senam jantung kita dibuatnya😅
Lia Yulia
knp jadi salah sebut nama sih🤦🏻‍♀️bersiaplah kau Sophia😁
Lia Yulia
kaaaaann...bener² g ketebak alurnya...mungkin ini akan jadi salah satu alasan Sophia pergi
Lia Yulia
akhirnya hilang sdh ego yg membentengi mereka...q percaya Felix kesayangan othor ini punya rencana yg tak terduga...
Lia Yulia
jujurlah....kalian masih ada rasa satu sama lain namun ego kalian begitu tinggi...
Lia Yulia
awal yg bagus...selalu bikin penasaran😍😍
dian rahma
reread... dan ternyata masih aja nangis part ini
dian rahma
ini udh baca yg kesekian kali dan tetep aja kebawa tiap suasananya,, dr part lucu, sedih, senyum sendiri, ketawa, ampek tegang nya tetep berasa... ommoo Felix Sophie kalian selalu bikin kangen.
Novita Ae
baca nya perut sampek kaku ketawa🤣🤣
Miamia
bengek 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 baca ulang tetep ngakak brutal 🤣
Miamia
part kocak lucu menggelikan di mulai 🤣🤣
Miamia
iya Felix booking Sofia cuma minta di kerok i🤭
Miamia
baca berulang ulang bab ini menguras air mata 😭
Miamia
bener gio,nyawa harus bayar nyawa 👍
Miamia
baca berulang kali masih aja gedek sama simon,, pengen tak tampol pake pistol
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!