NovelToon NovelToon
Sahabat Ku Adalah Maut Rumah Tangga Ku

Sahabat Ku Adalah Maut Rumah Tangga Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:26.7k
Nilai: 5
Nama Author: sang senja

Sinta percaya bahwa rumah tangganya bersama Edi adalah tempat paling aman untuk pulang. Setelah bertahun-tahun menikah, ia rela mengorbankan segalanya demi mempertahankan cinta yang ia anggap suci.

Namun, hidupnya runtuh dalam satu malam ketika ia mengetahui sebuah kenyataan pahit, suaminya sendiri berselingkuh dengan Mayang, sahabat yang sudah ia anggap seperti saudara kandung.

Di balik senyum manis dan perhatian Mayang selama ini, ternyata tersimpan pengkhianatan yang perlahan menghancurkan rumah tangga Sinta. Edi yang dulu begitu mencintainya kini berubah dingin, penuh dusta, dan diam-diam memilih wanita lain di belakangnya.

Sinta tidak hanya kehilangan seorang suami, tetapi juga kehilangan sahabat terbaik yang selama ini selalu ada di sisinya.

Terkadang..
Musuh paling kejam bukanlah orang asing
Melainkan orang yang pernah kita percaya sepenuh hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan Siri Mayang Dan Edi

Begitu pagar rumah terbuka, ketiga orang tersebut langsung menghentikan langkahnya.

Di depan rumah mereka sudah berdiri tiga orang tamu yang tidak diharapkan kehadirannya. Bahkan Tika langsung melotot tajam ke arah wanita muda yang berdiri di tengah.

Sebelum Tika mengucapkan sepatah kata pun, Ayah Edi sudah mendahuluinya. Pandangannya dingin dan datar.

"Ada perlu apa kalian semua datang ke sini?" tanya Ayah Edi dengan nada datar.

Ayah Mayang maju. Ya, yang datang ke tempat Edi tidak lain dan tidak bukan adalah keluarga Mayang. Mereka datang untuk kembali meminta pertanggungjawaban Edi karena sudah menghamili putri mereka.

Sedangkan Mayang hanya tertunduk seolah tak berdaya. Padahal, di dalam hatinya ia benar-benar merasakan kepuasan tersendiri. Kali ini Edi pasti benar-benar menjadi miliknya. Dan kali ini, dia dapat mengalahkan Sinta karena sudah berhasil merebut laki-laki yang sangat dicintai sahabatnya itu.

Mayang masih sangat yakin jika Sinta hingga saat ini masih mencintai Edi. Maka dari itu, dia akan mengikat Edi agar Sinta tidak memiliki kesempatan untuk kembali rujuk dengan pria itu.

Mayang belum tahu saja bahwa pria yang ia perjuangkan mati-matian ini bukan lagi laki-laki hebat seperti yang ia kenal dulu, saat pria tersebut masih menjadi suami sahabatnya.

Kembali pada percakapan mereka.

Ayah Mayang menatap Ayah Edi tanpa rasa gentar. "Kami datang ke sini untuk kembali meminta pertanggungjawaban putra Anda atas tindakannya yang menyebabkan putri saya hamil."

Kalimat itu berhasil membuat Edi mengangkat kepalanya. Dadanya terasa sesak.

"Maaf, Pak. Saya belum bisa saat ini," tolak Edi.

Ayah Mayang menatap Edi penuh murka. "Kurang ajar! Kamu berani berbuat, tapi tidak berani bertanggung jawab! Sini kamu, dasar pria brengsek!" maki Ayah Mayang menggebu.

Mayang dan ibunya berusaha keras menahan sang Ayah.

"Jangan, Yah. Sabar," bujuk Mayang dan ibunya.

"Alah, minta pertanggungjawaban apa? Anakmu sendiri yang tidak tahu malu, terus menggoda putra saya," sela Tika dengan nada ketus.

"Cukup, Bu. Seharusnya perkataan itu saya yang ucapkan. Edi sudah memiliki istri, lantas kenapa dia masih terus merayu putri saya?" bantah Ibu Mayang tak terima.

Tika hendak melawan lagi, tetapi lagi-lagi suaminya menghentikannya.

"Diam! Semuanya diam!" kata Ayah Edi dengan tegas dan tajam. "Kalian ingin ribut lagi? Ingin jadi tontonan lagi? Apa kalian semua tidak punya rasa malu?" bentak Ayah Edi dengan nada meninggi.

Mereka semua diam. Tak mampu menjawab. Namun Mayang berbeda. Dengan menampilkan wajah sendu, dia melangkah ke depan.

"Pak, tapi anak di dalam perut saya semakin hari semakin tumbuh. Mas Edi bisa tetap hidup bebas di luar tanpa takut celaan. Sedangkan saya, setiap hari harus bersembunyi karena hamil di luar nikah," kata Mayang sambil mengelus lembut perutnya yang mulai membuncit.

"Huh."

Tika kembali hendak membalas ucapan Mayang dengan kata-kata pedas. Namun lagi-lagi Ayah Edi menghentikannya, membuat Tika kesal dan hanya mampu menghentakkan kaki dengan jengkel.

"Karena keadaannya memang sudah seperti ini, saya pastikan Edi akan bertanggung jawab kepada Mayang," kata Ayah Edi dengan tegas.

"Tapi, Yah. Edi bahkan belum resmi bercerai," protes Edi merasa keberatan dengan keputusan sang Ayah.

Ayah Edi menatap Edi tajam. "Ini semua adalah konsekuensi yang harus kamu tanggung akibat ulah bejatmu sendiri! Kamu dan Mayang harus menikah malam ini juga!" bentak Ayah Edi yang sudah terlalu pusing dengan masalah yang Edi timbulkan.

Kedua orang tua Mayang mengangguk puas. Sedangkan Mayang dalam hati bersorak gembira. Akhirnya, sebentar lagi Edi akan menjadi miliknya.

Lihatlah, Sinta. Ini barulah permulaan. Karena aku pasti bisa merebut semua yang kamu miliki, batin Mayang dengan perasaan puas.

Hanya Tika dan Edi yang merasa keberatan dengan keputusan tersebut. Namun mau bagaimana lagi? Ayah Edi sudah memutuskan hal itu, dan mereka tidak mampu membantah titah sang kepala keluarga.

*

*

Menjelang malam, keluarga Mayang dan keluarga Edi hadir di sebuah masjid. Di sana sudah ada seorang ustaz yang akan membantu menikahkan Edi dan Mayang secara agama.

Tidak banyak yang hadir. Hanya beberapa kerabat dekat yang menyaksikan sekaligus menjadi saksi pernikahan sederhana mereka.

Tika duduk di sudut masjid dengan wajah masam penuh ketidakrelaan. Bagi Tika, putranya adalah pria hebat yang tidak cocok bersanding dengan Sinta maupun Mayang. Karena sebenarnya, Tika ingin menjodohkan Edi dengan putri kenalan kerabatnya yang katanya berasal dari keluarga kaya.

Sementara itu, Ayah Edi dan Ayah Mayang duduk bersebelahan di samping sang ustaz.

Setelah semua syarat dipenuhi, akad pun segera dimulai. Akad berlangsung dengan khidmat, meski sebenarnya Ayah Mayang tidak terlalu menyukai Edi sebagai menantunya. Begitu pula sebaliknya.

Dan akhirnya, mereka kini telah sah menjadi suami istri di mata agama. Sedangkan untuk pernikahan yang sah di mata negara, mereka harus menunggu hingga sidang perceraian Edi dan Sinta benar-benar selesai, dan Edi dinyatakan sebagai duda.

Senyuman merekah menghiasi wajah Mayang. Mungkin, dari sekian orang yang hadir di sana, hanya Mayang yang merasa bahagia.

Sebaliknya, Edi malah melamun saat ijab kabul selesai. Bayangan tentang pernikahan pertamanya bersama Sinta, saat dadanya dipenuhi kebahagiaan, terus memenuhi pikirannya. Berbanding terbalik dengan keadaan saat ini.

Perlahan, butiran bening lolos dari pelupuk matanya. Bayangan wajah lembut penuh kasih sayang Sinta memenuhi benaknya.

Mayang melirik sekilas ke arah Edi yang terlihat sangat menderita menikah dengannya.

Tanpa segan, wanita itu mencubit pelan pinggang Edi.

"Senyum dong, Mas. Jangan membuat semua orang mengira aku memaksamu menikahiku. Ingat, Mas. Pernikahan ini kamu yang menjanjikannya kepadaku," kata Mayang sambil berbisik pelan ke arah Edi.

Edi menghapus kasar air mata yang sempat lolos. Lalu menoleh tajam ke arah Mayang.

"Jika saja kamu tidak pernah menggodaku, mana mungkin aku rela melepaskan wanita sebaik Sinta demi wanita sepertimu," balas Edi tajam dengan berbisik kepada Mayang.

Mayang tertawa kaku.

"Di saat seperti ini kamu masih mau mengambinghitamkanku? Siapa yang terus-terusan mencariku, memanjakanku, dan memberikan rasa nyaman? Semua itu kamu sendiri yang memulainya," balas Mayang lagi.

Mereka berdua saling berbisik, saling menyalahkan.

Mayang mengira pernikahan ini adalah awal kebahagiaan dan kemenangannya. Namun, takdir tidak ada yang tahu ke depannya. Manusia hanya terlalu banyak berangan-angan, tetapi tetap saja Sang Penguasa yang menentukan segalanya.

1
My_Lucia
semoga terjual secepatnya.. biar menderita 2 sejoli itu 🤭
My_Lucia
wihh... manteb nih .. 2 sejoli kaget ga tuh tiba-tiba terusir😂
My_Lucia
Em... Kayla udah kena pesona rendy🤭
My_Lucia
membekas pastinya, dan akan terngiang-ngiang...
Mochi
Loh.. aku blm beri ulasan toh ke sini. ya ampun. maaf ya thor. pokoknya the best bngt novel ini. Dan aku selalu menunggu2 up nya
Harus sampai tamat ya. sukses thor.💖💖💖💖💖
❀ ⃟⃟ˢᵏ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ: udah kok kak
total 1 replies
Mochi
ga sabaaar aku rumahnya cepet laku..
Mochi
naaahh.. betul. jual aja. kok ya enak bngt edi masih tinggal di situ
Mochi
sabar ya Kay. sebentar lagi om rendi bukan dipanggil om lagi. tapi papa
⋆˚𝜗𝜚˚⋆☆Blue_Sea☆⋆˚𝜗𝜚˚⋆
dih, udah bagus di buatin makanan juga.
RahmaYesi
lu laki tapi gak ngasih nafkah busanya mintak aja. oh atau ente pengemis kali ya
RahmaYesi
rasainnn rasainnn aja
RahmaYesi
hwuekkkk 🤮🤮
RahmaYesi
bagus deh, ceraikan saja Sinta. Sinta juga udah gugat lu
RahmaYesi
gila sih, suami udah selingkuh selama dua tahun dan Sinta tau itu, tapi dia masih bisa tersenyum dan melayani makan minum suaminya dg baik. kagum aku sama kamu Sinta
RahmaYesi
Sinta benar benar wanita tangguh. semoga kebahagiaan di depan sana sangat indah menanti kamu Sinta.
RahmaYesi
mendidih otakku baca cerita ini Thor.
RahmaYesi
lah ngerasa kesindir dia nya 🤣🤣
RahmaYesi
iwh jijai kali lah. udah kayak bin-atang saja dah kelakuan Edi sama Mayang. amit amit dah, ya semoga dijauhkan dari orang orang modelan Edi sama Mayang
RahmaYesi
idih si najis Lo Mayang 😡
RahmaYesi
sebahagia seorang sahabat yang sangat sayang pada sahabatnya, tentu Santi pasti bimbang untuk memilah antara mengatakan kebenaran atau tetap diam demi menjaga kewarasan sahabatnya. Tapi, tidak apa kalau kamu jujur saja San, ceritakan semuanya sama Sinta. Biar dua begundal itu berhenti menginjak injak Sinta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!