NovelToon NovelToon
Om Duda, Nikah Yuk?

Om Duda, Nikah Yuk?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: ummi asya

Usianya baru menginjak 20 tahun, dia masih kuliah semester empat. Kania Gabriela, gadis yang ceria dan manja itu bersahabat dengan Bella Anastasya yang memiliki seorang paman bernama Axel Niel Pradita Winata.

Laki-laki blesteran Jerman Jawa itu adalah seorang duda beranak satu. Kania mengenal Axel dari sahabatnya Bella yang juga blesteran Jerman Jawa dari mamanya.

Karena iseng sering mengobrol dengan Axel om dari sahabatnya, Kania justru mengajak laki-laki itu menikah.

"Om, nikah yuk?"

"Eh, bocah. Kuliah yang benar, jangan mikir nikah."

Begitulah ketengilan Kania pada

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Tujuan Kania

Sejak malam itu, Kania semakin sering menunggu kafe segera tutup agar bisa lagi makan masakan Axel. Dia cukup senang dengan masakan Axel, apa lagi melihat Axel memasak di dapur. itu terlihat sangat seksi di mata Kania.

"Kania, Lo ngga pulang?"

"Ngga, nanti kan belum selesai mengelap meja-meja itu," jawab Kania sambil menunjuk meja-meja yang memang belum di rapihkan dan di lap.

"Tumben Lo senang ngelap meja-meja, biasanya Lo males."

"Ngga, kali ini gue semangat karena om Axel. Eh, kan udah tugas gue," jawab Kania lagi.

Temannya itu heran, tapi dia senang karena pekerjaan itu biasanya dia yang mengerjakan tapi kali ini Kania dengan senang hati yang mengerjakannya.

"Oke, gue cabut dulu. Eh, Lo kan ngga bawa motor. Pulangnya gimana?"

"Kan ada bos, nanti juga di antar pulangnya."

"Ngarep Lo."

"Iya dong. Heheh."

Temannya itu pun hanya menggeleng lalu pergi, suasana malam itu sudah cukup sepi karena teman-temannya sudah pulang semua. Kini tinggal Kania yang sedang merapikan meja-meja dan kursi serta mengelapnya agar siap di pakai lagi besoknya.

Saat sedang mengelap meja, ponselnya berbunyi. Sering ponselnya yang cukup kencang karena memang suasana sepi jadi terdengar menggema.

Tuuut.

"Mama."

Kania menggeser tombol hijau dan menjawab sambungan telepon dari mamanya.

"Halo?"

"Sayang, kok belum pulang juga sih? Ini udah jam sepuluh malam lho. Apa lagi kamu ngga bawa motor, gimana nanti pulangnya? Atau papa jemputnya?"

"Ih, mama. Aku kan udah besar ma, ngga perlu jemput-jemput lagi. Nanti juga pulang dengan selamat," jawab Kania.

"Ya mama khawatir aja sayang, kamu pulangnya malam-malam terus. Takutnya ada yang begal."

"Ih, mama kok doain anaknya di begal."

"Bukan doain, tapi takut aja. Apa lagi kamu itu gadis, takut kenapa-kenapa."

"Selama ini, aku pulang malam ngga apa-apa kok. Mama terlalu khawatir, udah ngga usah cemas gitu. Aku mau selesaikan kerjaannya dulu."

"Kamu mau kerja malam-malam gini?"

"Finishing ma, udah Kania tutup aja teleponnya. Nanti juga pulang selamat, daah mama."

Klik!

Kania langsung menuju sambungan teleponnya dengan mamanya, tanpa sadar di belakangnya ada Axel berdiri memperhatikannya.

Kania berbalik dan dia terkejut hingga terlonjak menatap Axel dengan wajah terkejut dan takut.

"Om Axel, aku kaget." ucap Kania.

"Heheh, maaf. Tadi kamu di telepon orang tuamu?" tanya Axel.

"Iya, ngga apa-apa kok om, aku mau selesaikan kerjaannya dulu." jawab Kania.

"Sudah jangan di teruskan, kamu pulang saja Kania. Nanti orang tuamu khawatir, semua sudah pulang. Kamu sendiri belum pulang," kata Axel.

"Ngga apa-apa om, kalau aku kerjanya ngga selesai dan males-malesan nanti ngga dapat gaji," ucap Kania.

Axel diam, pandangannya pada gadis ceria itu tak lepas. Suasana malam yang remang-remang di dalam kafe, membuat wajah Kania terlihat lembut dan tenang meski wajah lelah tampak terlihat.

Axel berbalik dan melangkah pergi Kania melihat Axel pergi sedikit kecewa. Tak lama Axel datang lagi dengan menentang tas Kania dan tasnya juga.

"Kania, letakan lap itu. Ayo cepat pulang," ucap Axel.

"Belum selesai om."

Tanpa bicara lagi, Axel mendekat dan mengambil lap meja dan di lempar di meja, menarik tangan Kania lalu membawanya keluar dari kafe tersebut.

Kania terkejut dengan tindakan Axel itu, dia tersenyum senang dengan tangan Axel menarik tangannya keluar kafe.

"Kamu bawa motor?" tanya Axel.

Kania menggeleng, sedikit manyun berharap Axel mengantarnya pulang. Dan sesuai harapannya, Axel mengajaknya menuju mobilnya dan menyuruhnya masuk mobil.

Tentu saja Kania senang, dia duduk di sebelah Axel. Laki-laki itu menyalakan mesin dan melaju pelan keluar dari parkiran kafe. Sepanjang jalan pulang itu senyum di bibir Kania terus mengembang.

Rencananya berhasil di antar pulang oleh Axel, laki-laki itu menoleh menatap Kania lalu menggeleng kepala.

"Kamu sengaja ngga bawa motor kan?" tanya Axel.

Kania menoleh menatap laki-laki di sampingnya, tapi kemudian tertawa malu.

"Heheh, iya om." jawab Kania.

"Lain kali, kalau waktunya pulang. Langsung pulang saja, jangan menungguku mengantarmu pulang Kania," ucap Axel seakan menebak pikirannya.

"Bukan gitu om, motorku di bengkel. Belum selesai di perbaiki," kata Kania kembali beralasan.

Diam, Axel diam tanpa bicara lagi. Suasana hening, Kania menoleh pada Axel. Tampak wajah datar di sana, Kania menghela napas.

"Maaf om, Kania bikin om Axel repot ya?" tanya Kania, lirih dia bicara.

"Kamu sudah bantu kerjaan di kafe om, kenapa harus merasa repot. Jangan berpikiran macam-macam, om hanya tidak mau kamu sakit karena kerjaan yang sangat sibuk itu." ucap Axel.

Kania tertegun, jadi Axel mengkhawatirkannya?

"Om perhatian banget sama aku, terima kasih om. Aku baik-baik aja kok," ucap Kania membuat Axel tersenyum lucu.

Siapa yang memperhatikannya?

"Om dengar papamu itu seorang direktur, kalau kamu magang kenapa harus di kafeku, Kania? Kenapa ngga di kantor papamu saja?"

"Ngga enak om, nanti di suruh-suruh aja sama karyawan di sana."

"Sama saja kan di kafe juga di suruh-suruh, apa lagi di kafe itu mereka ngga tahu kamu itu siapa. Kalau di kantor papamu, mereka tahu kamu anak direktur."

"Tetap saja ngga enak om, aku suka kerja di kafe om." jawab Kania.

Axel menoleh menatapnya lama, sedikit bingung dengan jawaban gadis itu.

"Apa kamu punya tujuan lain mau magang di kafe?" tanya Axel.

"Ada om."

"Apa?"

"Biar dekat sama om Axel."

Axel...??

_

_

*****

1
Aditya hp/ bunda Lia
nah om Axel ajah suka kenapa kalian yang pada repot ...
Aditya hp/ bunda Lia
Thor bisa gak kalo Kania dibuat ngilang dulu gitu biar si bela ngerasa bersalah nyesel dan klimpungan nyari sama karyawan kafe juga yang gak suka sama Kania biar di marahin sama om Axel ... gemes aku emang Kania centil, genit kesannya gak tau malu tapi ya wajarlah yah yang dia kejar juga bukan suami orang. .
Aditya hp/ bunda Lia: 🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Aditya hp/ bunda Lia
magang ikut magang kalo sampe Kania berjodoh sama Axel terus nikah kamu mau ikut nikah juga bela?
💗 AR Althafunisa 💗
Lanjut ka 🥰
Aditya hp/ bunda Lia
yang satu kekeh mau jadi Tante nya bela si bela kekeh gak mau ... terus gimana denganom Axel nya....
Aditya hp/ bunda Lia
ditilang pak pol .... lagian si bela emang gak suka banget yah kalo Kania suka sama Axel ke apa yah ... ? 🤔
Aditya hp/ bunda Lia
kepikiran omongan om nya tuh si bela makanya ngajak Kania
Aditya hp/ bunda Lia
ini si bela mati2an banget yang gak suka kalo Kania Deket sama om nya itu kenapa? cemburu atau apa?
Aditya hp/ bunda Lia
masih terus berjuang untuk dapet restu dari mamah mu yah .... mohon dulu sama othor ntar si mamah dibikin luluh 😁
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa juga bela Kania Deket sam.om mu udah duda juga ....jangan sensi gitu
Yanti Gunawan
nyebelin amat sie km bell sumpah ...
Aditya hp/ bunda Lia
👍👍👍
Aditya hp/ bunda Lia
eleeh .. eleeeh ternyata cuma mimpi 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
Hayo .. debat terus 😂
Yanti Gunawan
jgn lebay deh mah...yg seumuran jg blm tentu baik
Aditya hp/ bunda Lia
ya elah ... ganggu ajah siapa sih ... jangan bilang itu si bela 😂
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa dia jodoh mu ...
Aditya hp/ bunda Lia
dan aku berharap si Danish pria berengsek yang cuma mau harta emely ...
Aditya hp/ bunda Lia
Kaniaaaa ... duda is coming 😂😂
mama yogi
salah juga sih si kania ini,,,atau si bella naksir om nya juga,mungkin bukan om kandung 🤠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!