NovelToon NovelToon
Senyuman Fatimah

Senyuman Fatimah

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cintapertama / Balas Dendam / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Qinan

Harap bijak dalam memilih bacaan, sebagian konten ini berunsur dewasa 21+

Demi menyelamatkan panti asuhan yang akan di gusur, Fatimah rela menikah dengan pria setengah baya berusia 50 tahun. Tetapi laki - laki itu sama sekali tak pernah menyentuhnya. Kenapa ? dan ada rahasia apa di balik pernikahannya....

Lalu bagaimana reaksi Glenn Wijaya Liem yang melihat Ayahnya sendiri menikahi wanita yang diam-diam ia cintai sejak tiga tahun yang lalu.... kuy ikutin kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qinan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah penawaran

Dengan langkah mantap Glenn menaiki anak tangga menuju lantai dua. "Apa pantas dua orang yang berlawan jenis berada dalam satu ruangan, kamu sangat murahan Fatimah." ucap Glenn ketika melihat Fatimah dan Johanes sedang menyusun peralatan melukisnya.

Fatimah tersentak mendengar perkataan Glenn padanya.

"Siapa yang mengijinkan mu masuk kesini hah ?" ucap Johanes lalu mendorong Glenn dengan tangannya tapi Glenn sedikitpun tak bergeming dari tempatnya berdiri.

"Apa yang kamu lakukan di sini Glenn, pergilah !!" ucap Fatimah.

"Jadi kamu mau mengusirku karena pria brengsek ini, ternyata kamu memang seorang wanita murahan Fatimah." cibir Glenn dengan nada hinaan.

"Bu wakil ada apa ribut-ribut, loh pak direktur anda disini ?" tanya Mira ketika baru keluar dari kamar mandi, ia nampak terkejut ketika melihat Direkturnya berada disana juga.

Melihat Mira, Glenn nampak terkejut karena apa yang dia prasangka kan ternyata tidak benar.

"Ayo Mir, kita pulang. Kak Jo Fatimah pulang duluan ya." ucap Fatimah kemudian berlalu pergi meninggalkan dua laki-laki tersebut.

"Fatimah, tunggu !!" ucap Glenn.

Ketika akan mengejar Fatimah Johanes sudah mencengkeram kerah kemeja Glenn, " Kamu boleh membencinya tapi jangan sekali-kali menghinanya." Johanes melayangkan tinjuannya hingga membuat Glenn terhuyung ke belakang.

Tidak mau kalah, Glenn langsung membalas pukulan Johanes hingga beberapa saat mereka terlibat saling memukul.

"Sudah berapa kali ku bilang jangan pernah mendekati kekasihku !!" ancam Glenn pada Johanes yang sudah terlihat babak belur.

Kemudian Glenn berlalu pergi dari tempat tersebut, sepanjang perjalanan ia di liputi perasaan bersalah dan juga kesal.

.

.

Beberapa hari sejak kejadian itu mereka tidak saling tegur sapa, Glenn yang terlalu gengsi untuk meminta maaf sedangkan Fatimah terlalu jengah dengan sikap Glenn yang suka berbuat semaunya.

Siang itu di ruangan CEO, tuan Candra begitu murka ketika baru mendapat kabar bahwa perusahaannya kalah tender lagi dengan perusahaan Hutomo.

"Apa kamu ada penjelasan untuk ini ?" sentak tuan Candra pada Glenn.

"Kita hanya belum beruntung Pa." ucap Glenn beralasan.

"Kita akan beruntung jika kamu libatkan Fatimah dalam hal ini, bukannya Papa sudah bilang sebelumnya libatkan Fatimah dalam urusan kantor."

"Tapi Pa..."

"Pergi dari sini Glenn, Papa kecewa padamu."

Melihat kekecewaan Ayahnya, Glenn segera meninggalkan ruangan tersebut. "Maafkan aku Fatimah, kamu harus melalui ini semua tapi aku akan selalu melindungi mu."

Dengan langkah gontai Glenn menuju ruangan Fatimah, setelah mendapat sahutan dari dalam ia bergegas membuka pintu.

"Glenn ?" Fatimah nampak terkejut ketika melihat Glenn berdiri di ambang pintu.

"Apa kamu tidak menyuruhku untuk masuk ?" tanya Glenn.

"Masuklah !!" ucap Fatimah kikuk karena sudah beberapa hari tidak bertegur sapa.

Glenn mendudukkan dirinya di kursi di depan meja kerjanya Fatimah. "Aku minta maaf." ucap Glenn dengan menatap lekat wanita yang begitu ia rindukan suaranya itu.

Fatimah memutar bola matanya, terkejut mendengar laki-laki itu meminta maaf padanya.

"Aku juga minta maaf, masih menemui kak Johanes tapi aku benar-benar tidak ada hubungan dengannya. Kami hanya berteman."

"Kamu menjelaskannya seakan-akan aku ini suamimu."

"Bukan itu maksud ku, aku hanya tidak ingin kamu salah paham dan mengadu pada Ayahmu."

"Baiklah lupakan itu, aku ke sini ingin memberikan sebuah penawaran padamu." ucap Glenn.

"Apa ?"

"Aku akan mendukung mu menjadi wakilku di perusahaan ini tapi jika kamu sudah mencapai tujuanmu mau kah kamu berhenti ?" pinta Glenn.

"Maksud kamu? "

"Aku tahu kamu membutuhkan banyak uang, gaji wakil direktur tidak lah sedikit. Jadi ketika uang yang kamu butuhkan sudah cukup, mau kah kamu berhenti bekerja di sini ?" tanya Glenn.

"Tentu saja setelah uang ku cukup aku akan pergi dari sini dan dari sisih kalian." batin Fatimah.

"Baiklah aku setuju." sahut Fatimah.

.

.

Sejak saat itu setiap kali ada tender apapun Fatimah selalu ikut serta, ketelitian serta ide-ide kreatifnya membuat perusahaan Candra selalu berhasil mengalahkan pesaing bisnisnya.

Hingga perusahaan multifungsi yang salah satunya bergerak di bidang konstruksi itu selalu menang tender.

Lima bulan sudah Fatimah menjabat sebagai wakil direktur, berkat kerja sama dan dukungan dari Glenn membuat perusahaan Wijaya Liem maju pesat.

"Fatimah, sepertinya sudah cukup kamu bekerja keras. Sekarang aku mohon berhentilah !!" pinta Glenn saat itu ketika sedang menikmati makan siangnya.

"Maksud kamu apa Glenn ?" tanya Fatimah tidak mengerti, sejak Glenn tidak menentangnya lagi dan justru mendukungnya untuk menjadi wakil direktur. Mereka sekarang sudah seperti seorang teman, meski Glenn masih diam-diam mencintainya.

"Aku hanya khawatir dengan keselamatan mu."

"Aku baik-baik saja, justru aku senang tabungan ku semakin banyak." Fatimah berbinar ketika mengingat saldo dalam rekeningnya.

"Kamu matre sekali." Glenn nampak terkekeh ketika melihat wanita di depannya itu selalu antusias jika membicarakan uang.

"Nggak apa-apa matre yang penting uang halal." sahut Fatimah yang juga terkekeh.

"Memang buat apa kamu membutuhkan banyak uang ?" untuk ke sekian kalinya Glenn bertanya tentang hal itu tetapi selalu tak mendapatkan jawaban yang memuaskan hatinya.

"Rahasia." sahut Fatimah.

"Fatimah."

"Apa ?" Fatimah menatap lekat Glenn yang terlihat serius.

"Apa aku bisa memohon padamu untuk berhenti dari pekerjaan ini, aku lebih suka kalau kamu melukis." pinta Glenn yang terlihat mengiba.

"Kamu selalu menyuruhku berhenti kerja tanpa alasan yang bisa ku mengerti, buktinya sampai sekarang aku masih baik-baik saja." sangkal Fatimah.

"Jika kamu bisa memberikan alasan yang masuk akal, aku akan berhenti sekarang juga." ucapnya lagi.

"Karena Papa sedang memanfaatkan mu selama ini." ucap Glenn.

"Glenn jangan bergurau itu tidak lucu."

"Karena aku mendengarnya sendiri dari Papa."

"Apa ?"

"Aku tidak tahu tujuan Papa apa, tapi dia mengumpanmu untuk memancing kemarahan tuan Juan Hutomo. Beliau orang yang kejam, kita sudah berkali-kali merebut tendernya, aku takut beliau akan mengincarmu kemudian."

"Itu tidak mungkin Glenn, meski Ayah mu tidak pernah menganggap ku istri tapi beliau sangat baik padaku."

"Apa kamu yakin kalau kalian benar-benar menikah ?" tanya Glenn penuh selidik, karena menurutnya hanya Fatimah dan Ayahnya lah yang mengetahui hal itu.

"Maksud kamu ?" tanya Fatimah balik.

"Memang ada seorang suami yang memanfaatkan istrinya sendiri lagipula aku tahu kalian tidak pernah tidur bersama." ucap Glenn.

Fatimah nampak diam mencerna perkataan laki-laki yang duduk di depannya itu, apa benar tujuan tuan Candra menikahinya hanya untuk membuat musuh bebuyutannya itu marah tapi memang apa hubungannya dengan dia.

"Aku harus segera cari tahu." batin Fatimah.

Sore harinya Fatimah bersiap-siap untuk pulang, karena tidak banyak pekerjaan hari ini ia memutuskan untuk pulang cepat karena ia ingin pergi ke suatu tempat.

Sepertinya perkataan Glenn tadi siang selalu terngiang-ngiang di pikirannya, dengan di antar sopir Fatimah pergi mengunjungi Panti Asuhannya dulu.

Berbekal alamat yang di beri sama ibu asuhnya melalui pesan singkat, sore itu ia pergi ke sana.

Setelah menempuh perjalanan lebih dari satu jam, Fatimah tiba di sebuah rumah yang setengah bangunan masih berupa papan.

Setengah tidak percaya dengan apa yang dia lihat, karena tempat itu kurang layak tapi ketika melihat seorang wanita setengah baya sedang menyapu halaman rumah tersebut, Fatimah baru yakin itu adalah tempat yang ia cari.

"Bunda ?" Fatimah berlari ke arah ibu asuh yang sangat ia rindukan hampir satu tahun ini.

"Fatimah."

Mereka berpelukan untuk melepaskan rindu, setelah itu ibu asuhnya itu mengajaknya masuk ke dalam.

Setelah bercengkrama dengan adik-adik pantinya, kini Fatimah sedang berada di kamar ibu asuhnya itu.

"Bunda, kenapa tidak cerita pada Fatimah kalau tempat kalian seperti ini. Bukannya dulu tuan Candra akan memindahkan kalian ke gedung ?" tanya Fatimah penasaran.

"Sejak satu tahun yang lalu kami memang di suruh tinggal di sini nak."

"Apa tuan Candra pernah kesini, lalu apa beliau juga masih mengirim uang bulanan ?"

Mendengar pertanyaan Fatimah wanita setengah baya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.

"Jadi tuan Candra membiarkan kalian begitu saja ?" tanya Fatimah memastikan.

1
Evy
Aulia jodohnya Jo saja...biar Jo jadi mualaf...Aulia baik hati dan Jo juga orang nya tidak sombong dan baik hati juga.
Evy
Sedihnya baru tahu kalo ternyata dia punya anak..
Evy
Anak mu itu Pak Bos....
Evy
Kenapa tidak dibawa kerumah sakit...malah dibawa ke hotel...
Evy
Saudara kandung Se Ayah...
Evy
Apa Jo dan Fatimah saudara kandung....
etihajar
bara laki goblog,,dan BPK nya bara lelaki tua Bangka tregois hati nya busuk 😏😏
Sri Ariyanti
hati2 Fatimah, sepertinya Viktor merencanakan sesuatu
Sri Ariyanti
karya pertama mu yg ku baca.
awal yang menarik semoga ceritanya bagus hingga akhir
love_me🧡
lukisan wajah Glenn kah
love_me🧡
firasat Glenn memang kuat & benar Fatimah masih hidup
love_me🧡
waduh, ada preman ya suruhan bapaknya
love_me🧡
mas bule ikutan tender nih
love_me🧡
Fatimah hamil ya thor
love_me🧡
yah nanti bakal ketahuan ya thor waktu glenn datang menyelamatkan kalau Fatimah pakai kalung pemberian glenn dulu
love_me🧡
ayo Jo selidiki
love_me🧡
nah bener kan mereka kakak adik beda emak kali ya
love_me🧡
jangan" masih saudara
love_me🧡
kukira glenn fatimah hihihi🤭
love_me🧡
pasti si ibu" ngira Fatimah selingkuh pacarnya udah ganteng eeeh jalan sama cwok ganteng lain lagi 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!