Dua sahabat antara Davit dan Ari ,mereka dari SMA dan kuliah selalu bersama,tapi saat mereka sudah bekerja dan menikah keduanya tidak saling berkomunikasi lagi,karena kesibukan masing masing.
Sampai suatu hari Ari bertemu Davit di mal,Davit lalu mengajaknya main ke rumahnya,Davit pun mengenalkan Desi istrinya.
Karena Ari sering main ke rumah Davit,terjadilah hal yang tidak baik,rupanya Ari menyukai Desi istri Davit.
Akan kah Desi juga menyukai Ari ,dan Ari apa akan tega menghancurkan rumah tangga Davit sahabatnya sendiri,,kita lanjut baca ajak yukk...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ari Salah Tingkah
Ari langsung melihat ke Sari yang keluar dari kamarnya,Ari juga takut kalau Sari dengar tadi perkataanya,Desi juga menggeser duduknya.
"Mas,,Dedek udah siap belum,,?"
"Sudah ,,kamu sudah siap,,?"
"Sudah,,,"sambil mendekat.
"Ya udah yuk kita berangkat,,"Ari mengajak semuanya.
Sari duduk di depan bersama Ari,Desi di belakang sama Dedek,Dedek rupanya anteng duduk bersama Desi,keduanya asik bermain game di hp Desi.
Ari sesekali melihat ke belakang lewat kaca sepion,Sari juga suka menengok ke belakang untuk melihat anak nya dan Desi yang sedang asik.
"Mas,,kita mau kemana dulu ini,?"
"Kita ke tempat wisata air terjun dulu yah,gimana kamu mau ngga,,?"
"Tapi Dedek ngga bawa baju mas,kalau dia main air gimana,?"
"Di sana kan banyak orang jual baju,"
"Iya sih,,ya sudah terserah Mas aja,Sari akan ikut,,"
Ari membawa mobilnya menuju wisata air terjun,di sana juga ada air hangat dan air belerang.
"Mba Desi kita mau ke tempat wisata air terjun dulu ngga papa kan,?"tanya Sari.
"Iya Mba ngga papa,saya mah ngikut aja,,"jawab Desi.
Setelah mobil berjalan sekitar 1 jam,mobil sampai di parkiran tempat wisata air terjun.
Ari menggendong Dedek,lalu Sari menggandeng tangan Ari,Desi di belakang hanya bisa melihat keluarga bahagia Ari saja.
Ari lalu mencari tempat duduk yang nyaman,setelah dapat semuanya duduk.
"Ayah,,Dede mau main air,,"
"Entar dulu,Ayah mau pesan kopi,Ayah ngantuk banget soalnya,"
"Ya udah sama ibu yuk main airnya,sinih celananya bajunya buka yah,"Dedek hanya pakai kaos dalam saja dan celana.
"Mba Desi mau ikut turun main air,?"
"Nanti aja ya Mba,Desi lagi nikmat in pandangan dulu,"
"Oh gitu,,ya udah saya turun dulu yah,"Desi jawab iya.
"Saya mau pesan kopi,kamu mau apa Yang,,?"
"Air mineral aja Mas,,"
"Iya,,Saya beli dulu,"Ari pergi ke warung,Desi lalu mengambil kamera di dalam tas gendongnya.
Desi mulai membidik tempat tempat yang menurutnya indah.
"Ini minumnya,,"kata Ari.
Ari juga beli banyak cemilan,Desi mengambilnya lalu minum.
"Suka tempatnya,,?"
"Suka,,bagus dan sejuk banget Mas,"
"Nanti kita lanjut ke taman yang sedang banyak di datangi orang di sini,mereka banyak yang datangnya sore,soalnya sangat bagus untuk berfoto,"
"Desi ngikut aja Mas,,"
Keduanya mengobrol sambil menikmati cemilan,dan juga sambil melihat ke Sari dan Dede yang sedang main air.
"Mas,,Desi mau foto Dede sama mba Sari dulu yah,,"
"Iya,,hati hati jalanya,,"
Desi jalan dengan pelan,karena jalanan licin Desi terpeleset,tapi dengan cepatnya Ari bisa menarik badan Desi,kalau sampai tidak Desi pasti akan jatuh ke bebatuan.
"Ya Tuhan,, Desi,,,"Ari langsung bangun dan menarik tangan Desi lalu Desi ketarik ke depan,dan Desi yang takut langsung memeluk Ari dengan kencang.
"Mass,,,"kata Desi yang ketakutan dalam pelukan Ari.
"Sudah ngga papa,,kamu aman,"Tangan Ari sambil mengusap punggung Desi.
Tanpa Ari sadari Sari dari tadi menatap ke arahnya,Sari melihat suaminya yang berpelukan dengan Desi.
Mata Ari bertemu dengan mata Sari,dan Ari langsung melepaskan pelukannya,Ari sedikit salah tingkah.
Sari juga langsung mengajak Anaknya bermain air lagi,"Mas Ari hanya menolongnya,ngga mungkin mba Desi dan Mas Ari ada hubungan,pasti suami Mba Desi lebih segalanya dari mas Ari,ayo Sari jangan berfikiran jelek tentang suamimu,,"kata Sari bicara sendiri di dalam hatinya.
Ari menyuruh Desi duduk dan menyuruhnya Minum,"Kamu duduk saja yah,Saya mau ke Dedek,"kata Ari Desi hanya mengangguk.
Ari mendekati Sari,"Sayang,,temani mba Desi,sepertinya dia masih takut,biar Dede Mas yang temani,"
"Iya Mas,,"Sari lalu mendekati Desi sedang Ari bermain Air dengan anaknya.
"Mba Desi ngga papa kan,,?"
"Ng,, ngga,,,tadi Desi cuman kaget dan takut,kalau tadi Mas Ari ngga menarik tangan Desi,pasti Desi sudah jatuh ke bebatuan,,"
"Syukurlah mba Desi ngga apa apa,kalau mba Desi kenapa kenapa pasti suami saya akan kena masalah,"
"Masalah apa mba,,?"
"Ya pasti akan kena marah suami Mba karena tidak menjaga mba Desi dengan baik,"Desi hanya mengangguk dan tersenyum tipis.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
kelihatan sekali dari novel buatannya
"kan novel lain banyak juga yang istri selingkuh, jadi authornya semua tukang selingkuh dink"?
makai pakai otak
ini aku jelaskan
*novelis sejati saat membuat konflik istri atau pemeran utama wanita selingkuh, dia akan melaknat perselingkuhan itu, membuat istri dapat balasan setimpal, menyesal, menderita, berjuang dapat kesempatan, dan suami tegas tidak mudah memaafkan
dan ini
*novelis tukang selingkuh, tidak bermoral, dia membuat novel pemeran utama atau istri selingkuh tapi dia membela dan membenarkan perbuatan itu dan semudah itu dimaafkan, ini jelas karya wanita murahan tidak bermoral