NovelToon NovelToon
tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Dikelilingi wanita cantik / Janda / Cerai / Tamat
Popularitas:387.1k
Nilai: 4.8
Nama Author:

Aaaggghhh Aaaggghhh kenikmatan yang aku rasakan jauh berbeda dengan yang ku rasakan saat aku melakukan hubungan seksual bersama suami ku sendiri, dia tetangga ku yang membuat bulu kuduk ku selalu berdiri,, dia mencium ku dengan lembut dan mesra.. Menyisir setiap kulitku,, dari leher hingga ke dua buah dadaku.. Dia meremas ku dengan sangat lembut.. Melintit dua puting kedua nya dan memainkan nya bahkan suamiku sendiri yang merasa jijik akan hal itu tapi justru aku mendapatkan nya dari tetangga ku..

BAB 31

Emosi di dalam dadaku dan seperti aku sedang mendengarkan bisikan setan itu untuk menabrak mobil hitam yang mengikuti ku ...

Aku mengencangkan lajuku dan menginjak dengan dalam gas di dalam mobil ku ..

Kini mobilku dengan mobil hitam itu sedang berhadapan mobil hitam itu yang mengarah kepada mobilku dan mobilku yang mengarah kepada mobil hitam itu,, aku siap menerima apapun yang terjadi dan aku rela mempertanggungjawabkan apa yang akan terjadi hari ini ...

Ssssssssrrrrrrrrrrtttttttttt ........

Mobilku sudah semakin mendekat dengan mobil hitam itu ,, kini mobilku sudah mencapai kecepatan penuh dan siap menabrak mobil hitam itu ...

Aku menatap tajam ke arah mobil hitam itu , betapa terkejutnya aku saat melihat sabrina lah yang sedang mengendarai mobil hitam itu ..

Aku ingat jika Sabrina saat ini sedang mengandung ..

Dengan cepat aku segera membanting setir ku membelokkan arah mobilku agar tak menabrak mobil Sabrina ,,

Bruuuuukkkkkkkk ..... Bruuuakkk ..

Suara mobilku yang menabrak tiang di pinggir jalan ...

" Apa yang kamu lakukan rora " tanya sabrina yang menghampiri ku di dalam mobil

Aku melihat dengan sekilas sabrina dengan cemas turun dari mobilnya dan segera menghampiri ku

Mobil sabrina yang menginjak rem sehingga tak sampai menubruk mobilku

" Seharusnya aku yang bertanya kepada mu, kenapa kamu mengikuti ku " jawabku sambil memegang dahi ku

Aku merasakan ada darah segar yang mengalir ke wajahku ,, dahiku yang terbentur setir saat aku menabrak tiang di pinggir jalan itu

" Aku hanya ingin bertemu dan berbicara dengan mu saja , tapi kamu malah semakin mengencang kan mobil mu " sahut Sabrina kepada ku

" Biar aku membantu mu Keluar dari mobil mu saat ini " ucap Sabrina kembali

" Tidak , aku tidak butuh bantuan darimu , untung saja kamu tidak jadi aku tabrak ,, aku kira tadi Joy yang sedang membuntuti ku " jawabku kepada Sabrina

" Apa? Kalian sudah bertemu?" Tanya Sabrina dengan rasa khawatirnya dan Sabrina yang sedang memegang perutnya yang sudah membesar

" ya , Joy datang ke kantor ku tadi pagi " sahutku kepada Sabrina dan ingin keluar dari mobilku

" Apa yang kalian bicarakan? Seperti nya Joy sangat mencintai mu sampai dia datang menemui mu di kantor " tanya Sabrina kepadaku

" Joy datang untuk urusan bisnis , kamu jangan salah faham , pergilah aku tidak mau melihatmu " usir ku kepada Sabrina

" Kamu pasti berbohong, apa kamu tahu Joy tidak pernah melupakan mu dia selalu membicarakan mu di saat kita sedang berdua saja " ucap Sabrina kepadaku

" Apa yang kamu bicarakan , aku tidak mengerti yang kamu katakan " jawabku kepada Sabrina dan saat ini aku sudah berdiri di hadapan Sabrina

" Ya Joy sangat mencintai mu , ku rasa dia tidak akan pernah membuatmu pergi lagi dari dirinya , dan ini map coklat yang dikirim oleh pengacara mu , aku harap kamu bisa membatalkan gugatan perceraian mu kepada Joy " ucap Sabrina kepada ku

" Hentikan omong kosong mu dan aku harap kita tidak akan pernah bertemu kembali " ucapku kepada Sabrina

aku melangkah kakiku untuk menjauh dari sabrina yang masih berdiri di samping mobil ku ..

Aaakkkhhhhh ,, aduhhhhh tolong ,, AKKKHHH sakit ... Tolong aku

aku mendengar sabrina yang berteriak minta tolong , aku menoleh ke arah sabrina

Dan aku melihat ada darah segar yang keluar dari tubuh sabrina ...

Cairan yang bercampur darah dan darah kental kini sudah berceceran di ASPAl pinggir jalan ..

Aku menoleh kanan kiri , aku berharap akan ada orang lain yang menolong Sabrina saat itu

di sebuah jalan yang sepi ini tidak ada satu orang pun yang berada disana .. hanya ada aku dan sabrina disini saat ini

Terpaksa aku menghampiri Sabrina, mendekap tubuhnya untuk menompang di tubuhku ..

Aku merangkul nya dan memapah tubuh sabrina untuk menuju ke dalam mobil Sabrina ..

" Kuat Sabrina kamu pasti kuat , tahan ya jangan sampai kamu melahirkan di sini , aku akan segera membawa mu ke rumah sakit terdekat" ucapku kepada Sabrina

Kini aku dan Sabrina sudah berada di dalam mobil ..

Tak perlu waktu lama bagiku untuk segera mengendarai mobil Sabrina ,, aku segera melajukan mobil Sabrina dengan sangat kencang dan mencari rumah sakit terdekat di daerah ini ..

Hanya butuh waktu beberapa menit aku melihat ada sebuah bangunan besar yang berada di ujung jalan ..

Aku segera membawa Sabrina untuk kesana ,, kini mobil ku sudah berhenti di depan UGD.

Suster yang berjaga segera menghampiri kami malam itu ,, hari yang sudah mulai gelap dan suasana yang semakin terasa dingin ...

Aku melihat Sabrina yang telah di bawa oleh beberapa suster disana ,, wajahnya yang begitu pucat dan banyak sekali darah yang Sabrina keluarkan ..

Bercak darah yang membasahi baju Sabrina membuatku teringat akan perjuangan ku saat melahirkan baby kecil ku dulu ..

Saat itu aku melahirkan hanya di temani oleh ibu Ika saja , ibu Ika yang berperan seperti seorang ibu bagiku ,, aku beruntung bertemu dengan ibu Ika ,,

" Ibu mohon maaf siapa wali dari ibu ini " tanya suster kepadaku yang membuyarkan lamunan ku saat melihat Sabrina yang terbujur lemas dan tak berdaya

Aku mengingat jika Joy tadi telah menelponku saat Sabrina sedang mengejar ku tadi ..

" Tunggu suster , saya akan menelpon suaminya" sahutku kepada suster Anna

Aku segera mengambil ponsel ku di dalam tas dan segera menelpon Joy malam itu

" ...Halo... Akhirnya kamu menelpon ku kembali , bagaimana dengan tawaran ku tadi di telepon dan aku kira kamu akan menyetujui nya " jawab Joy dari layar ponsel yang aku dekat kan di telinga ku saat ini

" Hmmm jangan harap aku akan bekerja sama dengan perusahaan mu , " ucapku dengan nada cuek " sabrina sedang melahirkan kan " ucapku kembali

" APA "

jawab Joy dari layar smartphone milikku

" Datang lah kerumah sakit ini , aku tidak bisa menjadi wali untuk Sabrina " ucapku kepada Joy

Dan aku segera menutup dan mengakhiri panggilan telepon ku Kepada Joy...

Aku tidak perduli dengan ucapan Joy yang masih berbicara di telepon itu .. aku segera mematikan panggilan telpon ku kepada Joy

~ rumah sakit bunda Maria , untuk info lebih lengkapnya kamu bisa melihat google map aku akan segera mengirimkan alamat nya ~

Ku tulis pesan kepada Joy karena tak ingin lama - lama berbicara dengan Joy dan aku segera pergi dari rumah sakit ini ..

" Tunggu jangan pergi " teriak suster Anna Kepada ku saat melihat ku hendak pergi dari rumah sakit ini

kakiku hampir melangkah untuk menuju keluar rumah sakit ini tapi telingaku mendengar seperti ada yang sedang memanggil ku ..

Aku menoleh ke arah suster Anna dan aku melihat suster Anna berjalan dengan cepat menghampiri ku

" Ada apa suster " tanyaku kepada suster Anna

" Jangan pergi, pasien sedang membutuhkan anda , saya mohon keadaan nya sangat kritis dan dia segera membutuhkan wali untuk di lakukan tindakan lebih lanjut " ucap suster Anna kepadaku

" Tapi saya sudah menghubungi suaminya suster , mungkin sebentar lagi suaminya akan datang kesini " jawab ku kepada suster Anna

" Kita tidak bisa jika harus menunggu lebih lama lagi ibu , keadaan pasien sudah sangat kritis dan ini adalah lembar persetujuan yang harus ibu tandatangani agar kami dapat melakukan tindakan secepat nya " ucap suster Anna kepadaku

" Tidak suster aku tidak akan menandatangani lembar itu , dia bukan siapa-siapa ku suster aku hanya tak sengaja bertemu dengan dirinya di pinggir jalan " jawabku kepada suster Anna

" Suster Anna suster Anna, kamu ngapain berada Disni keadaan pasien sudah sangat lemah pendarahan nya sangat banyak kita harus segera masuk ke dalam " ucap suster Widya yang menghampiri suster Anna yang sedang berbicara dengan ku

" Taaaaapi Akku " sahut suster Anna yang memandangku lalu memandang suster Widya

Tampak dari raut muka wajah suster yang Anna seperti kebingungan ..

Dia melihatku sekilas lalu pergi meninggalkan aku tanpa tanda tangan dariku ...

Aku berdiri di tengah-tengah hawa yang sangat dingin ini ,, hembusan angin yang menerpa tubuhku se akan membawaku agar masuk kembali ke dalam rumah sakit ini tapi jiwaku se akan menolak untuk menolong Sabrina ..

Kejadian satu tahun lalu yang membuat ku mengingat dengan jelas apa yang mereka perbuat kepadaku ..

Hati kecilku meronta-ronta untuk segera meninggalkan rumah sakit ini ..

1
usep nurdiansah
thor nya tolol
Restu Hasyirullah Malik
endingnya dua tokoh manusia munafiknya bersatu hahahaa, aurora (jalang) dan oliver (pebinor).
Hillong 1983
Luar biasa
Ria Nurma
hemmmmhhh
Ria Nurma
Oalah Thor...murah banget perempuan berpendidikan..di slingkuhi di permainkan msh mau balikan segampang Iki..nggk trima aku jdi perempuan serendah ini Thor🤦😭😭
Yuliana Rahmawati
Luar biasa
Bella Moy
ini autor nya kh yg bloon bikin cerita mutar" melulu dan jdi aurora nya gblok benar..
tiaww: gak boleh gitu kali kritik boleh tapi bahasanya di jaga
total 1 replies
Rahma Putri
Luar biasa
Ibelmizzel
nyimak Thor 💪🏼
Anonim
Ini cerita atau apa ya??!kyknya AKU semua deh
Anonim
Kebanyakan AKU nya🤣🤣🤣
Moreno
Novel ini penuh tantangan.

Seberapa tahan kamu membaca ceritanya?
Ilham Yani
lanjut
Ilham Yani
nyimak
Noerlina
Kecewa
Noerlina
Biasa
Safa Almira
mampir
Ulufi Dewi
ceritanya berbelit-belit bikin emosi yg tdnya wanita tangguh jd blik lg oon...
Ulufi Dewi
author bkin peran utama jd wanita bodoh ktny lulusan s1 tapi otaknya ga dpake
Ulufi Dewi
greget banget bacanya jd bodoh banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!