NovelToon NovelToon
CINTA UNTUK ALUNA

CINTA UNTUK ALUNA

Status: tamat
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Pernikahan Kilat / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:488.7k
Nilai: 5
Nama Author: Red Lily

[Aluna and Arga]

Kehidupan Aluna begitu kelam. Dia diperkosa oleh Kakak kelasnya sendiri, kemudian dia hamil tanpa seseorang disampingnya dan membesarkan seorang anak seorang diri. Puncak rasa lelahnya ketika anak yang dia lahirkan sakit keras, Aluna tidak tau harus kemana lagi dia meminta bantuan. Hanya satu harapannya, yaitu keluarga pria yang memperkosanya: yaitu ARGA HARLAPUTRA. Dimana dia adalah pemilik Yayasan Winata.


🌹🌹🌹



Follow ig emak di : @redlily123
Emak sayang kalian semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red Lily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan

Senyuman Aluna tidak bisa ditahan, terbit begitu manis sampai Arga sendiri tidak tahan untuk merangkup pipinya dan membutuhkan kecupan secara tiba-tiba di sana. Dan itu berhasil membuat Aluna mengerjap dengan lucu. 

"Maaf." Arga tidak tahan karenanya. 

"Gak papa." Kini Aluna yang sedikit mendekat, memberi tanda kalau dia juga menerimanya. 

Maka akhirnya, bibir itu kembali menyatu. Saling bertaut satu sama lain sampai akhirnya harus terhentikan oleh pukulan bertubi tubi dari pintu. "Mamaaaa! Papaaaaa!"

Ups, mereka lupa kalau sudah memiliki anak. Aluna dan Arga menatap satu sama lain. "Elmira," Ucap Aluna mengingatkan. 

"Iya. Kamu pake baju dulu." Arga yang membuka pintu dan langsung menggendong sang anak yang terlihat kesal. "Kenapa? Adek kenapa? Dih udah wangi, dimandiin sama Bibi?"

"Mama mana?"

"Mama lagi pake baju dulu. Ayok tunggu diluar aja sama Papa." Membawa anak itu pergi dari sana supaya memberikan privacy untuk Aluna. 

Untuk sekarang ini, Aluna maupun Arga tidak bisa menahan letusan menyenangkan di dada mereka. Ketika saling bertatapan, senyuman refleks mereka berikan. Apalagi ketika sarapan, Elmira menyadari kalau sang Papa lebih sering memberikan daging ikan pada sang Mama. "Papa, El juga mau." Anak itu merengek. 

"Oh mau? Biasanya adek gak suka."

"Suka." Bahkan sekarang Elmira sudah merasakan kecurigaan dan memilih pindah duduk. "Papa, mau duduk deket Mama."

Hah, Arga juga sadar sang anak sedang membuat benteng. Mungkin harusnya dia tidak secepat ini. Sang anak akan merasa tersaingi. 

Saat Arga akan berangkat, Elmira ada di gendongan sang istri. Dia ciumi pipi anak itu berulang kali sampai membuatnya tertawa geli karenanya. 

"Mama gak ci– wah Mama dicium Papa sekarang ya?" Elmira saja langsung mengerjapkan matanya dan tertawa kecil. "Tapi ini Mama punya adek, Pa."

"Iya, punya adek. Nanti Papa izin dulu kalau mau apa apa ya?"

"Udah sana berangkat." Aluna tidak nyaman kalau Arga berlama lama menggodanya di sini. Kali ini, bahkan Aluna ikut melambaikan tangan. 

"Mama udah suka ya sama Papa?"

"Emang Mama keliatan gak suka sama Papa sebelumnya?"

"Dulu Mama gak suka dicium, sekarang suka. Papa ganteng ya, Ma?"

Duh, siapa yang mengajarkan anaknya mengatakan hal hal seperti ini sih? 

***

Rutinitas Aluna sekarang adalah mengantarkan sang anak pergi ke sekolah. Meskipun khawatir tentang keadaan Elmira yang sewaktu waktu mungkin saja bisa drop. Belum ada kabar dari sang mertua tentang kelanjutan kesehatan Elmira. Aluna tidak mau selamanya hidup di dalam bayang bayang ketakutan akan kehilangan sang anak. 

"Aluna?"

Dia menoleh dan mendapati Riga. Ah, kenapa pria ini selalu ada di sekitarnya? 

"Iya? Kenapa, Mas?"

Pria itu duduk di samping Aluna. "Tadi ada perlu ke sekolah ini. Karena photograper, jadi bisa dimana aja."

Memangnya Aluna bertanya? Dia rasa tidak. 

"Teresa itu adik saya. Ya meskipun kami gak deket deket amat. Dan saya tau gimana Teresa sangat mencintai Arga. Kalian menikah tanpa ada perasaan satu sama lain kan?"

"Mas mau nyaranin saya pisah dari Arga? Maaf, saya gak bisa."

"Tapi saya bisa menarik investasi saya dan membuat Arga bangkrut."

Aluna terkekeh. Kemana image pria yang sebelumnya dianggap baik oleh Aluna? "Tidak perlu mengancam, kami bahkan tidak membutuhkan Mas Riga. Orangtuanya Arga kaya dan tidak akan membuat kami kelaparan." Karena demi apapun, Aluna enggan melepaskan Arga. Pria itu sudah menjadi ayah dan suami yang baik untuknya. Aluna bergegas berdiri saat melihat Elmira keluar dari kelas bersama gurunya. "Saya permisi."

Bergegas pergi dari sana, Aluna benar benar berharap pria itu dan adiknya pergi supaya tidak mengganggu kenyamanan mereka di sini. Baru saja Aluna hendak melangkah di jalan yang membahagiakan, masih saja ada kecoa yang menghalangi? 

"Mama capek."

"Sini Mama gendong." Meraih sang anak ke dalam pelukannya. "Sesak nggak? Pengab gak adek?"

"Nggak. Capek aja."

Sepertinya Aluna harus segera mengajak Arga berdiskusi perihal ini. Dia tidak mau menunda nunda kesehatan sang anak. 

Saat sampai di rumah, Aluna kaget melihat ada mobil sang suami di sana. Apa Arga pulang? 

"Sayang, baru aja mau dijemput." Bersamaan dengan itu, Arga keluar dari dalam rumah. 

"Papa!" Elmira yang antusias jelas langsung melompat ke pelukan sang Papa. "Papa pulang?"

"Iya, soalnya mau makan siang di sini."

"Emang kamu udah gak ada kerjaan?" Aluna ikut penasaran. 

"Nggak ada, Papa yang handle buat saat ini. Aku tinggal petain aja beberapa hal yang harus Papa bayar."

Karena Elmira sudah bersama dengan papanya. Aluna langsung bergegas memasak untuk makan siang mereka. 

Bibi pembantu juga ada di sini, dia menetap atas paksaan Arga. "Bi, tolong ambilin kentang lagi ya."

"Baik, Bu."

Saat Aluna sendirian di sana, Arga mengambil kesempatan untuk datang dan hendak memeluk sang istri dari belakang. Namun, Aluna lebih dulu menghindar dengan menutup hidungnya dan berlari ke arah westafel. Di sana Arga melihat hidung Aluna mengeluarkan darah. 

"Kenapa gini lagi sih," Gumam Aluna tidak sadar kalau Arga ada di belakangnya. 

"Lagi?"

Kaget dan menoleh. "Arga, sejak kapan kamu di sana?"

"Gini lagi? Ada yang kamu sembunyiin sama aku? Kamu sakit?"

"Gak sakit. Emang suka kayak gini aja."

"Udah diperiksa?"

Aluna menggelengkan kepalanya. 

"Ayo periksa sekarang. Aku baru aja mulai sama kamu, aku gak mau tiba tiba harus jadi duda. Pokoknya sekarang kita ke rumah sakit."

***

 

1
Tismar Khadijah
typo bertebaran kalimatnya amburadul🤭
༄⃞⃟⚡zhendiel ²²¹º
goodjob aluna.. tunjukkan kebarbaran muuuu👊👊
༄⃞⃟⚡zhendiel ²²¹º
Luar biasa
༄⃞⃟⚡zhendiel ²²¹º
gincu nya dari bahan apa emang.. kok bisa pahit🤭🤣🤣
༄⃞⃟⚡zhendiel ²²¹º
laaahhh.. situ cemburu??? situ anemia eehhh amnesia gaaa?? inget ngga waktu civokan sama c tere di kantoorrr.. istri mu baru di lirik cowok lain segitu aja udah vanaaaashh..
༄⃞⃟⚡zhendiel ²²¹º
raja akal n modus c arga🤣🤣
༄⃞⃟⚡zhendiel ²²¹º
diihh c arga😒
༄⃞⃟⚡zhendiel ²²¹º
Klo arga balikan sama c tere.. kirim s4nt3t online neehhh😒
༄⃞⃟⚡zhendiel ²²¹º
mana ada luna pacaran.. org tetiba lgsg di perkaos kamu kok gaaaaa😒
༄⃞⃟⚡zhendiel ²²¹º
weeewww ga suka kok lo paksa ngadon anak.. nafsu binatang lo ya😒 😤
Naufal hanifah
menarik /Good//Good/
apajalah
👍🍁🍂
apajalah
🍁🍂🍁👍
Mrs. Ketawang
akhirnyaaaaa😍😍
Mrs. Ketawang
apa salahnya jujur sih Arga,...haduh gemesss bgt sama klian
Ulin Dadi
sangat suka singkat padat n tentux sangat bagus alurx TDK bertele2 n TDK terlalu panjang ceritax 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
aagnes
keren slalu baca karyamu Thor
Atmita Gajiwi
/Kiss//Rose//Rose//Rose//Heart/
Honey
Novel ini Sangat Bagus
gia nasgia
Nah gitu dong 😍🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!