NovelToon NovelToon
CINTA Dan PENGKHIANATAN

CINTA Dan PENGKHIANATAN

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Reinkarnasi / Isekai / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:930.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: julieta

Aurela seorang wanita karir yang sangat sukses tanpa sadar berpindah jiwa dan masuk kedalam tubuh Fan Jianying,tokoh utama wanita yang ada dalam novel yang baru dibacanya.
Melihat jika Fan Jianying hidup susah dan pada akhirnya mati mengenaskan karena jebakan yang telah dibuat oleh saudara dan kekasih masa kecilnya itu membuat Aurel yang sudah berada ditubuh Fan Jianying berjuang untuk membuat gadis itu bahagia dengan caranya sendiri dengan menggunakan kecerdasan dan kemampuannya di dunia modern dan berupaya untuk menghindari jebakan demi jebakan yang dilakukan oleh Bai Cheung yang dendam karena menganggap sang istri telah mengkhianatinya.
Perubahan kepribadian Fan Jianying dan kebenaran sesungguhnya mulai terungkap,Bai Cheung yang merasa sangat bersalah dan menyesal mulai mengejar cinta istrinya.
Akankah Fan Jianying memaafkan sang suami dan kembali bersamanya...
Ataukan Fan JIanying memutuskan untuk pergi demi meraih kebahagiaannya sendiri?...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERTANDA BURUK

Susana didalam kereta terasa sangat tegang dan menakutkan. Fan Jianying sudah tidak tahan dengan tatapan kematian yang terus dilayangkan Bai Cheung kepadanya.

Saat kereta sudah berhenti dan terdengar suara pelayan senior Yu menyambut kedatangan mereka, Fan Jianying buru – buru menyibak tirai kereta dan bergegas turun.

Madam Chou terlihat sudah menunggu kedatangannya disamping kereta. Matriark Bai yang mendengar jika cucu kesayangannya terluka segera mengutus cucu menantu pertamanya dan pelayan senior Yu untuk menyambut kedatangan keduanya.

Saat membantu Fan Jianying turun dari atas kereta, madam Chou terlihat tertegun sejenak. Selanjutnya warna merah dipipinya pun mulai muncul dan langsung menyebar keseluruh wajahnya.

Begitu juga dengan pelayan senior Yu yang terlihat terbatuk beberapa kali dengan senyum merekah diwajahnya.

“ Ada apa dengan mereka ?...”, batin Fan Jianying dengan tatapan curiga.

Meski merasa sikap kakak ipar dan pelayan senior kediaman utama keluarga Bai tersebut sedikit aneh, namun untuk menghargai keduanya Fan Jainying pun mengeluarkan senyum termanisnya.

Dayu yang baru saja datang dan berada disampingnya segera merapikan pakaian serta membenarkan hiasan kepala nona mudanya dengan wajah merah merona.

Dengan bantuan Liam, Bai Cheungpun mulai turun dari atas kereta secara perlahan mengingat kakinya masih terasa sakit, apalagi tadi sempat dijadikan bantal oleh Fan Jianying sehingga sedikit mati rasa.

Setelah melihat penampilan Fan Jianying yang berantakan, madam Chao dan pelayan senior Yu tidak bisa menahan diri untuk tidak melihat Bai Cheung.

Ketika melihat area ************ tuan muda ketiga keluarga Bai tersebut basah, pelayan senior Yu hampir saja tersedak ludah dengan kedua mata melotot keatas.

Dia adalah wanita tua, tidak ada yang tidak pernah dia lihat dalam kehidupan ini. Pelayan senior Yu pun segera bereaksi cepat dan berjalan disisi kiri Bai Cheung untuk menghalangi pandangan semua orang terhadapnya.

Sedangkan Liam berada disebelah kanan untuk membantu tuan muda ketiga keluarga Bai tersebut berjalan.

Kedua tangan Bai Cheung mengepal dengan sangat kuat dengan tubuh bergetar menahan amarah terhadap Fan Jianying karena telah membuatnya malu seperti ini.

Ingin sekali dia mencekik istrinya tersebut sampai mati sekarang juga. Liam yang berada disamping dan merasakan emosi tuan mudanya hanya bisa menghirup nafas cukup dalam dan berdoa semoga dirinya tidak dijadikan pelampiasan amarah Bai Cheung.

Setelah mencerna semuanya, Fan Jianying akhirnya mengetahui jika kakak ipar dan pelayan senior Yu tampaknya telah salah paham terhadap keduanya.

Fan Jianying meruntuki kebodohannya yang langsung saja turun dari kereta setelah bangun dari tidur tanpa membenahi riasan dan pakaiannya akibat intimidasi yang dilakukan Bai Cheung terhadap dirinya.

Dan bekas air liur yang ditinggalkannya tepat berada diarea ************ sang suami, tentunya tak bisa membuat orang lain berpikiran kotor bahwa terjadi pergumulan keras dikereta selama perjalanan yang mereka lakukan.

“ Bodoh kau Jianying….bagaimana kamu bisa tidak menyadari hal itu…”, Fan Jianying kembali meruntuki kebodohan dan kecerobohannya dalam hati.

Melihat wajah suaminya lebih gelap dari pada saat berada diatas kereta, tanpa sadar Fan Jianying mulai bergidik ngeri.

“ Oh my god…tampaknya aku benar – benar telah membangunkan serigala yang sedang tertidur…”, batin Fan Jianying ngeri.

Fan Jianying sangat berharap jika suaminya itu akan memaafkan kecerobohan yang dibuatnya kali ini. Bagaimanapun, dirinya sama sekali tidak melakukan hal tersebut dengan sengaja.

Pelayan senior Yu yang mengantar keduanya kedalam kediaman mereka, sebelum pergi memberikan sedikit nasehat.

“ Saya tahu kalian berdua adalah pengantin baru. Tapi, madam ketiga masih lah sangat muda, tuan muda ketiga, tolong kendalikan dirimu sedikit…”, ucap pelayan senior Yu sambil tersenyum lembut.

Bai Cheung yang sedari tadi berusaha untuk melupakan masalah tersebut kembali mengingatnya saat pelayan senior Yu mengungkitnya.

Hal tersebut membuat api amarah dalam dirinya kembali berkobar. Setelah pelayan senior Yu pergi, Bai Cheung segera memberikan tatapan tajam kepada Fan Jianying.

Selanjutnya, Bai Cheungpun bergegas menuju kamar untuk berganti pakaian dan membuangnya agar rasa malu tersebut segera hilang.

Dayu yang melihat Fan Jianying terdiam setelah mendengar nasehat pelayan senior Yu segera mencolek bahunya sambil tersipu.

Gaeng yang sudah mendengar cerita kejadian tersebut dari Dayu segera membawa madam ketiganya itu kegazebo taman dan menuangkah teh hangat ke cangkir yang ada dihadapan Fan Jianying.

“ Madam ketiga, apakah anda dan tuan muda ketiga me….”, belum sempat Gaeng menyelesaikan kalimatnya, Fan Jianying dengan cepat segera memotong ucapan wanita paruh baya itu.

Tidak ingin kesalah pahaman ini terus berlanjut, Fan Jainyingpun menceritakan semua yang telah terjadi didalam kereta, meski hal tersebut akan membuat malu dirinya.

Namun itu tak mengapa jika dibandingkan Bai Cheung yang sudah memiliki niat untuk kembali membunuhnya setelah kejadian tadi, setidaknya rasa malu tidak sampai menghilangkan nyawanya.

Saat mengetahui kebenaran yang ada, Dayu tak bisa menahan diri lagi dan tertawa terbahak – bahak. Begitu juga dengan Gaeng.

Meski tidak tertawa sekeras Dayu namun bisa Fan Jainying lihat jika pelayan senior tersebut cukup terhibur dengan ceritanya.

Fan Jianying meletakkan dagunya diatas lengannya yang disilangkan diatas meja sambil menatap bunga – bunga bermekaran ditaman dan mengabaikan Dayu serta pelayan senior Gaeng yang masih tertawa tanpa henti hingga perut mereka terasa sakit.

“ Jadi, itu semua hanya salah paham. Tak heran wajah tuan muda ketiga terlihat sangat gelap tadi…”, batin Gaeng sambil memegangi perutnya yang sakit karena terlalu banyak tertawa.

Melihat wajah madam ketiganya sudah cemberut, pelayan senior Gaeng pun berhenti tertawa dan segera menghampiri Fan Jianying.

“ Madam ketiga, apa yang ingin anda makan ?...pelayan tua ini akan segera mengambilkan kudapan di dapur utama untuk anda…”, ucap Gaeng sopan.

Lamunan Fan Jianying buyar ketiga pelayan senior Gaeng menyebutkan dapur utama. Entah kenapa Fan Jinying merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan hal itu.

“ Apa ini ?...kenapa aku mempunyai firasat yang buruk tentang dapur utama ?...”, batin Fan Jianying cemas.

Entah kenapa ada bagian dalam diri Fan Jianying yang mendorongnya untuk segera pergi ke dapur utama.

Karena penasaran dan ingin memastikan apa yang terjadi, Fan Jianying pun berusaha membujuk pelayan senior Gaeng untuk membawa dirinya kesana.

“ Gaeng, apakah aku bisa pergi bersamamu ?...aku belum pernah melihat dapur utama…”, ucap Fan Jianying sambil tersenyum manis dan bangkit dari tempat duduknya.

“ Madam ketiga baru saja sampai, anda tentunya sangat lelah. Biarkan pelayan tua ini yang melayani anda…”, ucap Gaeng membungkuk hormat.

Fan Jianying melihat jika pelayan senior Gaeng tidak bersedia membiarkannya ikut mulai mengeluarkan jurus andalannya untuk merajuk.

Meski dalam dunia aslinya dia sudah berusia dua puluh lima tahun, namun tubuh yang dimasuki ini masih berusia empat belas tahun sehingga gayanya merajuk seperti anak kecil pastinya ampuh untuk meluluhkan wanita paruh baya seperti pelayan senior Gaeng.

Melihat madam ketiganya terus merajuk sambil bergelayut manja seperti anak kecil yang tidak ingin ditinggal ibunya, akhirnya pelayan senior Gaeng pun mulai menyerah.

“ Baiklah…ayo pergi. Dayu, kamu juga ikut dan menjaga madam ketiga. Karena ini sudah mendekati hampir makan siang pastinya nanti ada banyak pelayan yang keluar masuk disana. Tolong nanti kamu awasi madam ketiga jangan sampai terluka disana…”, ucap Gaeng memberi peringatan kepada Dayu.

“ madam ketiga, anda harus berjanji kepada saja jika anda tidak akan masuk kedalam dapur dan hanya menunggu diluar…”, Gaeng terlihat juga memberi peringatan kepada Fan Jianying.

Takut ditinggal, Fan Jianying pun langsung menganggukan kepalanya tanda setuju. Dirinya sudah cukup penasaran kenapa hatinya ingin sekali pergi kedapur utama saat ini juga.

“ Kuharap feeling buruk ini tidak jadi kenyataan….”, bantin Fan Jianying cemas.

1
Nana Niez
bukannya dia punya banyak elemen,, tapi kok lemah sekali, suami model gt dihukum dl jgn lgs luluh,,, males ah
Nana Niez
apakah dia kaum Sodom? 😨😱
Nana Niez
nah,, bukannya di kediaman dan dia cium suaminya
Ria Karyawati
masih bersambung dk thor
Ria Karyawati
semoga bukan saudara kandung ya
Lina Hibanika
krasa kan skr ,, rasain 😏
Lina Hibanika
kamu nya juga nyebelin ngeselin 😡
Lina Hibanika
jangan anggap remeh instingmu jianying
Lina Hibanika
hahahahahaha 🤣🤣🤣🤣
Lina Hibanika
rasakan itu penjahat 😡
Lina Hibanika
makan tuh ego,, kesiksa sendiri kan 😏
Lina Hibanika
semoga usaha Heng Yuan gagal
Lina Hibanika
duh Cheung Cheung kamu dah kena talak karna udah ga menafkahi lahir bathin nya jianying 🤣🤣🤣
Lina Hibanika
mana mau jianying jadi sekutumu yg ada kau ditines kaya kutu 🤣
Lina Hibanika
duh nenek mana ada jianying rindu ma cucumu itu 😏😏
Lina Hibanika
yah para saingan cinta Cheung Cheung ternyata para kakak ipar 🤦 tinggal si Heng Yuan aja nih
Lina Hibanika
pasti akan sangat menyesal
Lina Hibanika
permaisuri sungguh ceroboh,, membangunkan singa lapar
Lina Hibanika
aduh lagian ya itu misua dan mertua ko muji masakan orang lain dan pake dibanding bandigkan,, ya marah lah 🤦
Lina Hibanika
aduh 🤦 muncul bibit bibit musuh dalam selimut 🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!