Arti Judul = Kekacauan dalam Jaringan : Kesombongan seorang pembunuh
Chapter : 1 - 59 = 500-1000 kata
Chapter : 60 - ?? = 1000 - 2000 Kata
Genre : Game, Romance, Harem, Fantasy, Action, Drama, Shounen, Sci-fi, Adventure, Kingdom
Series :
-Chaos Online : Pride Of Assasin (S1- S3)
-Chaos Online : Begin The Legend (S4-??)
Pada tahun 2032 Seorang Profesor berhasil menemukan alat yang bernama Musphy, Alat ini dapat menghubungkan kedalam Dunia Virtual yang begitu realistis dengan berbagai Fitur didalamnya
Chaos Online, Merupakan salah satu Game berjenis VRMMORPG yang sangat ternama dibanding dengan game lain. Hingga memberi kebebasan kepada para pemain untuk melakukan apa saja secara bebas didalam game ini
Feris Alesix, seorang pemuda Dingin dan cuek, dan seakan-akan tidak peduli dengan sekitarnya. Mencoba game terbaru tersebut, dan berniat untuk menjadi Pemain terkuat diseluruh dunia. Hingga suatu kejadian tidak terduga menimpanya bersamaan dengan para Pemain lainnya.
Bagaimana kisahnya? Mari kita ikuti
[Terinspirasi dari Orbis Online karya Galih Gates!! dan juga beberapa novel lain-nya]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fillippo andreas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 29 ~ Telur Misterius
"Tunggulah sebentar"
Esline menaiki lantai dua di tokonya dan meninggalkan Felix sendirian disini. Sementara itu, Felix masih menyesal karena telah memasuki Toko wanita iblis itu. Tidak lama kemudian Esline kembali dengan membawa kotak merah yang berukuran sedang dikedua tangannya. ia pun menaruh kotak tersebut di meja yang ada didepan Felix
Disisi Lain, Felix terheran-heran dengan isi dari Kotak yang dibawa oleh Esline.
"Apa ini?" Tanya Felix dengan wajah datar
Esline lagi lagi hanya membalasnya dengan senyumannya. Dan itu membuat Felix semakin kesal dengannya. Esline yang melihat wajah Felix tampak kesal tidak bisa menahan tawanya.
"Hahahahaha.."
Esline tertawa lepas dengan sangat keras, untung saja saat ini tokonya sedang tidak ada pembeli dan hanya Felix seorang yang ada disini. Setelah ia berhenti Tertawa, Esline mulai membuka kotak merah tersebut.
Sringg!!
Cahaya yang sangat terang membuat kedua mata Felix menjadi silau. Tetapi cahaya tersebut hanya bertahan beberapa detik saja. dan setelah semua cahaya yang menyelimuti matanya hilang. Felix Terkejut ketika melihat sebuah Telur berwarna merah yang berdiameter sekitar sepuluh senti adalah isi dari kotak tersebut.
"Apa kau ingin aku memasaknya?, Tapi maaf aku tidak mempunyai skill cook" Tanya Felix sembari menunjuk telur tersebut
"Tentu saja tidak, Aku ingin kau memecahkan telur ini ditempat yang luas dan sepi"
Felix semakin kebingungan dengan jawaban yang dikeluarkan Esline. Bagaimana tidak, Ia memberi Felix sebuah telur dan kemudian ia malah menyuruh untuk memecahkannya. Bukankah itu terlalu aneh?
Mengesampingkan pemikirannya tersebut, Felix mengambil telur itu dari dalam kotak dan memeriksa status telur tersebut untuk melihat detail lebih jelasnya.
"Weapon Status" Panel notif muncul dihadapan Felix dan memberi data data tentang telur itu
---
Mysterious Egg
Dur : 1
---
Felix mengerutkan keningnya ketika melihat status yang tidak jelas dari telur ini. Apa yang istimewa dengan telur ini?. Setidaknya itulah yang ada dipikirannya saat ini.
Felix pun memasukkan telur tersebut ke invetory miliknya. ia berpikir jika dapat mengetahui istimewanya telur ini saat memecahkannya nanti. Jadi saat ini Felix mencoba fokus dengan Tempat tujuannya yang bernama desa Rein.
Felix membuka panel map miliknya dan mengetikkan desa Rein ke Fitur pencarian didalam map. Seketika titik hijau mulai muncul dan menunjukkan lokasi desa Rein yang berada di wilayah kerajaan Royfrost. dan perjalanan menuju kesana memakan waktu dua hari jika melalui jalur daratan.
Kerajaan Dien dan kerajaan Royfrost dipisahkan oleh lautan, bisa juga dibilang jika Kedua kerajaan tersebut beda pulau. Kerajaan Dien berada di pulau Tier sedangkan Royfrost berada di pulau Pour yang berada disebelah barat pulau Tier.
Tetapi yang membuat Felix janggal adalah, Kenapa kerajaan Royfrost meminta pasokan Blue Herb ke Kerajaan Dien sementara mereka bisa memproduksinya sendiri karena mengetahui iklim mereka beriklim Subtropis?
Mengesampingkan pertanyaan yang ada dibenaknya, Felix Segera keluar dari toko Herb dengan membawa beberapa Mp potion yang telah disiapkan oleh Esline sebagai Bekal. Esline juga menawarkan Hp potion ke Felix tetapi ia menolaknya karena sudah mempunyai banyak stock. dan terlebih lagi, ia dapat membuatnya sendiri karena memiliki skill alchemy.
"Selamat berpetualang" Esline melambaikan tangannya ke Felix dengan senyuman yang menghiasi wajahnya
Mengacuhkan Esline, kini Felix sudah ada diluar Toko Herb. ia berpikir untuk membeli beberapa set armor sebelum berangkat ke desa Rein. Ia membuka map nya kembali dan mencari toko perlengkapan di fitur pencariannya. dan seketika beberapa titik hijau muncul dibeberapa tempat.
"Sepertinya untuk mencapai level 50 dalam waktu seminggu sangatlah sulit" Gumam Felix
---------------
Maaf bila ada kurang salahnya
Jangan Lupa Vote untuk mendukung Author agar tetap semangat menulis
Ya walau dark energinya terbatas sih...
sedangkan novel sebelah yang turun sampai level 1 dari 100 butuh waktu lama untuk level up.
Apakah elf bodoh itu sudah kehilangan otaknya?