NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta CEO

Terjerat Cinta CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:506.4k
Nilai: 5
Nama Author: Eka Murniasih

Novel kali ini menceritakan tentang pertemuan tak sengaja Kania dengan CEO tampan di hotel. Lucu seru jangan lupa like.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Murniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pecel Lele

Happy Reading 😘 Semangat 2 Bab💃💃

**__**

"Kania kamu kenapa? pipi mu merah, kamu kena tampar? Siapa yang berani melakukan ini padamu?!" Kemarahan Kevin kembali tersulut.

"Gak ko, ini bukan apa-apa." jawab Kania pelan lesu dan sedih.

Kevin menarik tangan Kania dan memeluknya.

"Udah lepaskan aku gak pa pa ko."

Kevin menarik Kania ke sofa "Ayo cerita apa yang terjadi."

Kania duduk di lantai dengan lelah dan menarik nafas dalam-dalam, mau tidak mau Kevin pun ikut duduk di lantai disebelah Kania.

"Jadi tadi tuh, ada ibu-ibu galak yang tempramen nya mirip kamu belanja ke minimarket."

"Enak aja aku gak galak dan gak tempramen ya!"

"Iya iya, terus si ibu komplen kalau uang kembalinya kurang padahal aku sudah benar ngasih nya, dia marah dan menampar ku. Setelah di cari ternyata uang itu jatuh dibawah kaki nya."

"Terus gak minta maaf itu si ibu?!"

"Minta maaf sih, cuma ya seperti gak ikhlas gitu, sudahlah gak pa pa ko. Aku udah biasa menghadapi orang dengan sifat buruk seperti itu. Aku baik-baik aja, gak usah ngeliatin kaya gitu dong, muka kamu gak cocok klo sedih gitu."

"Ya ampun aku simpati sama kamu tau, lagian kamu cewek tapi sok kuat amat sih. Kalau mau nangis ya nangis aja, sekali kali bersikap seperti perempuan pada umumnya."

"Gak akan ya, aku juga gk butuh simpati dari mu."

"Terus kamu butuh apa?"

Kruyyuuuukk...kruyuuukkkk.. Suara perut lapar Kania.

"Aku butuh makan, maksudnya perutku lapar. Sudah aku mau masak mie instan sebentar." Kania berdiri.

Apa mie instan makanan tidak sehat itu lagi.

"Ayo ikut aku, aku akan mengajakmu makan enak!" ucap Kevin menarik tangan Kania.

"Hei mau makan enak dimana, kamu gak tau ini sudah jam berapa Hah..!"

Mereka tiba di depan restoran kecil yang tak jauh dari apartemen restoran langganan Kevin jika dia tiba-tiba lapar di malam hari. Tapi kali ini mereka tidak beruntung restoran itu tutup.

"Ko udah tutup ya?!" keluh Kevin.

"Tuh kan, tadi aku masak mie pasti udah matang dan aku udah kenyang, ribet sih kamu."

"Pokoknya jangan makan mie instan."

Kania diam mengingat sesuatu "Oiya aku ingat ada satu tempat makan diujung jalan sana kaya nya masih buka deh, gimana kalau kita kesana aja yuk!" Kania menarik tangan Kevin segera.

"Hei,,, ujung jalan mana? disana gang dan jalan buntu mana ada restoran disana!"

"Udah ikut aja, gak usah bawel aku udah laper banget."

Mereka sampai di sebuah tempat makan dengan spanduk bertuliskan Pecel Lele. Kevin melotot takut membaca tulisan di spanduk.

"Itu makanan apa? Astaga ini tempat di pinggir jalan gini debu kotor lagi, Kania hayo kita pulang aja aku pesan makanan online aja!"

"Pesen online juga kan harus dimasak dulu, belum diantar sama abang ojol nya berapa lama aku harus nunggu, Ayo duduk dan diam." Kania mendudukan Kevin dengan paksa.

"Kamu mau nasi uduk apa nasi biasa? pake ayam bakar, goreng, apa lele?" tanya Kania.

"Hah.. apa terserah kamu aja aku gak tau!" Kevin sibuk memperhatikan sekeliling nya dengan tatapan takut dan jijik.

"Okey lah. Pak pesan nasi uduk nya 2, lele nya 2, minum nya teh manis hangat ya!"

He-he-he biarin makan tuh lele. Kania tersenyum kecil.

"Pergi aja yuk, kita pesen online aja deh." bisik Kevin.

"Gak bisa udah di pesen, kalau kamu mau pergi ya pergi aja."

Kevin pun menyerah dengan keras kepala Kania.

Aku gak mungkin ninggalin Kania sendiri disini, mana ini isinya cowok semua lagi yang makan, kalau aku pergi Kania bisa digodain lagi sama mereka. Gak aku akan tetap disini.

Pesanan mereka disajikan, dan lagi-lagi Kevin melotot kaget melihat dua ekor ikan dengan kepala besar berwarna coklat seperti menatap kearahnya.

"Ini apaaan, cara makannya gimana?" bisik nya lagi.

"Ini namanya ikan Lele, cara makannya kamu gigit kepalanya, baru kamu makan daging ikan nya hati-hati dan duri nya." jawab Kania sambil menahan ketawa.

"Duri, ya ampun emang gak ada ikan yang udah di fillet ya, salmon gitu? ribet banget deh."

"Bawel amat sih, ini juga lebih enak dari salmon tau. Udah aku mau makan." Kania menyuap nasi dan mengambil ikan dengan sambal menggunakan tangan yang sudah dia cuci di mangkuk kecil.

"Ini makannya pake tangan?"

"Iyalah masa pake kaki."

"Bukan emang gak ada sendok sama garpu apa atau pisau gitu?"

"Ada kamu minta aja sendiri."

Kevin berdiri "Pak bisa pinjam sendok, garpu, dan pisau nya?"

Kania kaget Kevin benar-benar meminjam pisau.

"Pisau buat apa mas?" tanya si penjual.

"Buat motong ini siapa tadi namanya?" Kevin bertanya ke Kania.

"Lele namanya Lele!"

"Iya, buat motong si Lele pak, saya gak bisa makan pakai tangan doang."

Kening penjual berkerut heran, "Nih ada sendok m garpu aja, pisau nya gk boleh di pinjam soalnya dipake motong timun!"

"Ya udah deh gak pa pa, makasih pak!" Kevin menerima dan kembali duduk.

"Tadi apanya dulu yang di makan?"

"Haduh aku aja udah mau habis nih, kamu dari tadi belum mulai makan. Kepala nya dulu makan."

"Iya iya Oke!"

Kania berdiri "Pak nambah nasi uduknya lagi ya!"

Kevin kaget "Hei kamu kecil-kecil tapi usunya besar ya, sampe nambah nasi lagi."

"Laper tau, ini baru yang namanya makan enak."

"Makan enak gimana, menu apaan ini." Kevin menggerutu dia mencoba menggigit kepala si Lele dan "aaawwww gila ini kepala apa kelapa keras banget!" teriaknya.

"Ha-ha-ha... Kamu beneran gigit kepala Lele nya ya ampun, kepalanya gak usah di makan gak pa pa kasih kucing aja, makan daging si lele aja!" Kania tertawa melihat tingkah konyol Kevin.

Hah kasih kucing jadi ini makanan kucing. Hheeehhh awas kamu Kania.

Kevin menghela napas dengan kesal dia meminum air teh hangat dan melirik cara Kania makan, pelan-pelan Kevin mengikuti nya.

Dicolek ke sambal ini ya, beneran bisa dimakan gak sih ini? gak bikin diare kan? oke aku coba.

Mengunyah pelan menikmati Lumayan enak juga sih, tapi ribet banget makanya.

Seorang pria masuk ke tenda penjual dan kaget melihat Kevin disana.

"Loh Vin, ngapain Lo disini? Tumben gak salah liat kan gue?" Andri melirik "Eh ada nona Kania juga rupanya, apa kabarnya?" sapa Andri.

"Eh iya pak Andri, saya baik."

Andri memutar dan duduk disebelah Kania.

"Jangan panggil pak, panggil Andri aja atau mas Andri juga boleh.!"

"Oke mas Andri, ayo makan mas."

"Oiya saya juga mau pesan, ini tempat favorit saya kalau pas malem laper."

Kania dan Andri bicara seru berdua dan itu membuat Kevin kesal dan memakan makanannya dengan cepat.

**__**

to be continued 😘😘

Apa yang akan di lakukan Kevin ya?? Cemburu gak sih dia??

Lucu amat si Kevin, sampai jumpa besok. Like n gift nya makasih.

1
ep_mygTHV
wkwkwkwk makan ikan lele ae pake piso,, sekalian ae pake golok🤣🤣🤣
ep_mygTHV
smpe segitu nya peringatan ibu panti , smpe jgn megang mobil,, sedih bgt gua,,
ep_mygTHV
yg miskin harga diri nye mahal, yg kaya harga diri nya murah🤣
ep_mygTHV
kok kaya nya crita nya gk asing yak🤔
Zia Sazia
bagus
Linda Purnama
mmmm cerita ini ke sama Drakor yg pernah aku tonton deh✌️maaf ya bukan nya apa
Yasni Nellu
Yang sabar ya mbak Cintya...
Yasni Nellu
klau aku maunya si kania sama kevin aja .
Yasni Nellu
Kania...yg sabar ya...
Yasni Nellu
wah...ternyata kevin pintar melukis juga ya.
Yasni Nellu
wah....sepertinya si kevin dah mulai ni....
Yasni Nellu
Tu Vin...dengerin nasehat si andri...ntar lu bucin baru lo.....
Yasni Nellu
ati ati vin.....entar kebalik lo.....mala lo yg jd bucin.
Yasni Nellu
awal carita yg bagus...aku suka...
Wastina Sitinjak
jd ilfil
Herawati
vin kevinnnnn......jujur aza napa,
Siti Masrukha
lanjut thor
Sri Puryani
ini
☠ ᵏᵋᶜᶟ𝐀𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧ᵇᵃˢᵉ༄⃞⃟⚡zc❖
akan ku bawa kemana...
Anggiria Dewi
baru baca aku mam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!