NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Cintamanis / Militer / Tamat
Popularitas:154.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Reny_ren

Cinta bisa memberikan sebuah kenyamanan , ketulusan , keindahan namun cinta juga dapat memberikan rasa sakit dan kedua rasa itu seimbang

Aku harus terjebak kedalam asmara 2 Tuan Muda , mereka menyeramkan dan sangat dingin terhadap sekitar hati mereka beku namun bagaimana jadinya jika mereka berdua jatuh hati pada seseorang yang tak lain diriku meskipun aku tak dapat memastikan itu cinta

Tapi berada dalam kehidupan mereka membuatku merinding

Apakah aku harus memilih antara salah satu ?

Atau mencari jalan ketiga ?



MOHON MAAF JIKA ADA KESAMAAN BAIK ALUR, NAMA, KARAKTER , ADEGAN DAN LAIN SEBAGAINYA SEMUA ITU MERUPAKAN KETIDAKSENGAJAAN 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny_ren, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

Daniel sedikit melirik Salsa ia baru menyadari jika perempuan itu terlihat sedih dan terpuruk

" Menangislah jika itu membuatmu tenang jangan terus ditahan karena itu membuatmu semakin sakit hati ." Ucap Daniel lembut

Salsa yang mendengar itu makij tak bisa menahan air matanya ia pun pada akhirnya menangis sambil menutup wajahnya

Isakan tangisannya begitu pilu karena tak tega , Daniel pun duduk di samping Salsa dan mengelus elus punggung perempuan itu dengan lembut

30 Menit berlalu , tangisan Salsa sudah mulai reda , Salsa menghapus air matanya dan berkali kali menbuang nafas untuk meredakan rasa sakit tersebut

" makasih ." Ucap Salsa lirih , Daniel hanya tersenyum tipis walaupun Salsa sudah tak menangis tapi masih tersisa sedikit isakan

" Bisakah saya memulai pemeriksaan ." Tanya Daniel kenapa Salsa , Salsa mengangguk sekilas

Daniel pun mulai memeriksa Salsa setelah itu ia memberikan Salep yang dapat menghilangkan bekas memar tersebut

" Terima kasih dok dan maaf menganggu waktunya ." Ucap Salsa setelah Daniel selesai melakukan tugasnya

" ini sudah kewajiban saya nona , kalau begitu saya permisi selamat malam dan selamat beristirahat ." Ucap Daniel pamit undur diri

" Selamat malam juga dok , dan nanti kalau Aunty sama Uncle mau masuk bilang aja aku udah tidur ." Ucap Salsa, Daniel pun mengangguk paham

Salsa tersenyum tipis dan memandangi Daniel yang melangkah pergi dari ruangan tersebut setelah Priq itu lenyap dari kamarnya Salsa merebahkan dirinya dan menyelimuti tubuhnya ia memiringkan badannya membelakangi pintu

Kata kata yang di ucapkan Irene terus tergiang giang di memorinya yang membuat ia kembali menangis

" hiks...hiks.. apa aku telah merebut kebahagiaan seseorang apa aku telah menghancurkan hidupnya , aku tidak ingin yang perusak sesuatu hiks ." Gumam Salsa

Di Luar Ruangan

Daniel keluar terlihat Uncle Jhon dan Aunty Sarah menunggu mereka tampak cemas

" Apa terjadi hal serius pada Salsa dok." Tanya Aunty Sarah antusias saat melihat Daniel keluar dari kamar Salsa

" Tidak ada hal yang perlu di takutkan , memarnya akan sembuh setelah beberapa hari ." Jelas Daniel

" syukurlah ." Ucap Uncle Jhon dan Aunty Sarah bernafas lega

" Tapi mengapa pemeriksaan nya begitu lama ." Tanya Uncle Jhon heran

" Itu tadi karena Nona Salsa mengajak saya mengobrol banyak , sekarang ia tengah istirahat ." Ucap Daniel terpaksa berbohong

" owh begitu , ya sudah terima kasih dok ." Ucap Uncle Jhon

" Sama sama Tuan klau begitu saya pamit pulang dahulu ." Ucap Daniel pamit undur diri

" Apa tidak makan malam dahulu dok ." Tawar Aunty Sarah

" Terima kasih atas tawarannya Nyonya tapi saya masih ada urusan setelah ini ." Ucap Daniel menolak dengan halus

" Ya sudah kalau begitu hati hati di jalan dok ."

" Baik Nyonya Tuan , Permisi selamat malam ." Ucap Daniel membungkuk sedikit dan berlalu pergi di antar Uncle Jhon dan Aunty Sarah sampai teras rumah setelah Daniel pergi

Aunty Sarah hendak menemui Salsa tapi di larang oleh Uncle Jhon

" Biarkan Salsa istirahat dulu Mom.. dia pasti lelah ." Ucap Uncle Jhon menasehati

" Tapi..Dad aku ingin memastikannya langsung ." Ucap Aunty Sarah

" Masih ada hari esok , lebih baik temui Irene ." Ucap Uncle Jhon , Aunty Sarah tersadar akan putrinya ia segwra menuju kamar Irene

Tok....tok....tok

Aunty Sarah mengetuk pintu kamar Irene sambil memanggil nama Irene

" Irene sayang buka nak..ini Mommy ." Ucap Aunty Sarah namun berkali kali ia berbicara tak ada sautan dari dalam

Ia khawatir jika terjadi sesuatu dengan Irene

" Ren..buka pintunya Daddy sama Mommy mau bicara denganmu ." Ucap Uncle Jhon dua orang tua itu tengah merayu anaknya agar membuka pintu kamar tersebut

" PERGII.. KALIAN JAHAT JANGAN PERNAH MENEMUIKU , KALIAN KEJAM ." Teriak Irene dari dalam kamar setelah sekian lama berdiam diri

" Irene maafkan Mommy sayang.." Ucap Aunty Sarah

" PERGIII..KALIAN TIDAK MENYAYANGIKU ." Teriak Irene lagi di sertai tangisan

" Irene..jangan begitu nak , kami menyayangimu lebih dari apapun itu ." Ucap Uncle Jhon

" Pembohong .jika kalian menyayangiku kalian tidak mungkin menelantarkan ku. " Ucap Irene menangis tersedu sedu rasa panasnya tamparan tadi masih berasa sampai saat ini yang lebih menyakitkaj yaitu orang tuanya baru menemuinya sekarang bukan tadi setelah tragedi terjadi

Hatinya sebagai seorang anak tentu saja sakit hati atas perlakuan kedua orang tuanya

" Kita bicarakan baik baik nak.jangan begini Mommy sangat menyayangimu ." Ucap Aunty Sarah yang mulai menangis , jiwa keibuannya tentu saja tersakiti apabila melihat putrinya tersakiti dan itu karenanya

" Pergi..mom..Dad.. aku butuh waktu untuk sendiri ." Ucap Irene dengan nada suara yang merendah dari sebelumnya

tubuhnya terperosot jatuh ke lantai ia bersender di ranjangnya dan menangis

Malam ini menjadi saksi bisu atas pertekaian kekuarga kecil ini , air mata membanjiri rumah tersebut

Suasana dan rasa yang belum pernah terjadi sebelumnya dan ini merupakan yang pertama kalianya

semua diam dalam kesedihannya tak ada yang berbicara hanya diam dan menangis dalam kesunyian malam ini

Langit seolah ikut merasakan kesedihannya , langit yang cerah tadinya kini tiba tiba mendung dan menurunkan air hujan dengan begitu derasnya

Petir pun ikut berirama menemani turunnnya hujan di malam hari yang sunyi ini

Para pelayan di situ hanya diam walaupun mereka mendengar semuanya

Salsa yang belum tertidur mendengar semua teriakan dari lantai atas ia menutup telingannya karena tak sanggup lagi untuk mendengar semua hal tersebut

air matanya terus menetes tanpa henti dadanya sakit karena semua ini , ia merasa terpojok dan menjadi masalah untuk keluarga ini

hiks...hiks...

*Bersambung

1
Febri Ana
lanjuuttt
Febri Ana
aku mampir thor
Manggu Manggu
bagus cerita 💪👍
Manggu Manggu
💪👍
Manggu Manggu
bagus👍
Manggu Manggu
👍💪
Manggu Manggu
bagus lanjut baca💪👍
Manggu Manggu
semangat👍
Manggu Manggu
👍
Manggu Manggu
👍💪
Manggu Manggu
semangat👍
Manggu Manggu
semangat lanjut bacanya 👍
Manggu Manggu
👍👍
Manggu Manggu
bagus cerita👍
Indah Jatmika
aaaaaa aku mau ardaannn astgaa knp suamiku di situ
Iiq Rahmawaty
ardan pas salsa lg koma mh so perhatian , baik tp pas salsa udh sasar ao jutek😆
Iiq Rahmawaty
jd 2 tua muda nya daniel dan ardan kali ya
Iiq Rahmawaty
kya nya bimo slingkuh ni sma lusi
Fa Rel
semangat
Fa Rel
joness dua duanya 😂🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!