cuma karna melawan orang tua.. aku di jodohkan sama ceo perusahaan terkenal.. tapi umurnya bertaut jauh dengan aku.
membuat ku frustasi, dan kesal.
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
ini karya ku yang ke 2 di aplikasi ini, jangan lupa vote, like, komennya ya guys..
salam anatul💕💕
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anatul💕💕, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 29
Happy Reading..
Enjoy update..
30 menit kemudian.
Alex sudah rapih dengan baju kaus putih nya, turun ke bawah untuk menemui istri kecil tercinta nya.
Saat sampai di bawah, Alex celingak celinguk melihat sekeliling nya.
(( kemana? Tadi kata nya tunggu di bawah, atau di kamar? Coba cek aja deh ))
Alex kembali menaiki tangga untuk mengecek kamar Siska, saat di buka.
(( kosong.. aiss.. Siska kemana sih? Gue laper banget elah ))
Alex menutup pintu kamar Siska lagi, dan kembali turun tangga, terus berjalan melewati meja makan, hingga sampai nya di ruang tamu.
Terlihat Siska yang sedang nonton tv disana sambil tiduran.
Alex menggelengkan kepala nya heran, kemudian Alex perlahan mendekati Siska.
" honey.. "
Siska terkejut, dengan cepat Siska mendudukkan diri nya, melirik Alex yang sudah berdiri di samping nya.
" hehe.. hay ay, udah selesai? "
" dari tadi di cari in, gk kasian apa aku bolak balik dari tadi? Dalam ke adaan perut laper lagi "
" hehe.. sorry, ayo kita makan "
Siska berdiri dari duduk nya, mematikan tv dan menggandeng Alex menuju ruang makan.
Sesampai nya di meja makan, Siska menduduk kan Alex di salah satu kursi dan menyediakan nya makanan.
" makan ya? Kamu dari pagi belum makan "
" pasti, perut udah demo satu kampung ini "
" haha.. kamu ada ada aja sih lex, udah gih makan "
" kamu gk makan? "
" aku udah makan tadi di sekolah, aku temenin kamu makan aja "
" bener nih? "
" iya bener.. "
" ok "
Alex memakan makanan nya dengan lahap, Siska yang melihat itu pun tersenyum.
Beberapa menit kemudian.
Alex sudah selesai dengan kegiatan makan nya, kini Alex dan Siska tengah duduk di ruang keluarga sambil menonton tv.
" ay "
" apa honey? "
" kamu gk kerja? "
" udah di handel semua sama Dio, jadi aman aja, besok baru kerja "
" ohh.. "
Alex melirik Siska yang fokus ke tv, saat ini ia ingin sekali mengajak istri kecil nya itu jalan jalan, karna setiap urusan nya di kantor membuat nya jarang mengajak Siska pergi reflexing.
" honey.. "
" hm? "
" gimana kalo kita hari ini jalan jalan? "
" kemana? "
" ya kemana aja, moll asar malem atau kemana gitu? "
" aku harus belajar ay, besok mapel ipa "
" sebentar aja, udah lama kita gk jalan, ya? "
Siska terdiam, sejenak ia berfikir untuk terima atau tidak nya awaran Alex, beberapa detik kemudian Siska mengangguk.
" yes.. ayo! "
" sekarang? "
" kapan lagi? Keburu malam ntar yang ada "
" ohh.. ok "
Mereka beranjak dari duduk nya menuju kamar masing masing untuk bersiap siap.
15 menit kemudian.
" honey.. "
Alex langsung membuka pintu kamar Siska,tanpa ada embel embel ngetok, Siska yang melihat itu pun berdecak kesal.
" ketok dulu kek itu pintu, main masuk aja "
" hehe.. sorry khilaf.. "
" hm.. yaudah ayo, udah jam 3 ini "
" sip, lets go.. "
Alex langsung merangkul Siska lalu berjalan beriringan menuju moll kota.
Percakapan dalam mobil.
" honey.. "
" apa sih ay? "
" jangan fokus terus ke hp kenapa? "
" ya kamu nya juga kan harus fokus ke jalanan, kalo enggak ntar nabrak yang ada "
" iya sih, tapi jangan fokus ke hp terus lah, ajak ngomong kek aku nya.. "
" udah, fokus aja ke jalanan aku lagi belajar "
" ha? "
" nih gk percaya.. "
Siska menyodorkan hp nya, memperlihatkan layar hp Siska, Alex yang melihat itu pun berdecak kagum.
(( mau jalan aja.. masih sempet sempet nya belajar, gue kasih makan apa sih istri gue ampe serajin ini? ))
Alex hanya ngangguk dan kembali fokus ke jalanan di depan nya.
Beberapa menit kemudian.
Mereka sudah sampai di moll pusat kota.
Mereka keluar dari mobil dan berjalan beriringan masuk ke moll.
" kita ngapain ke sini? "
" ngapain kek gitu, belanja baju, tas, make up, sepatu, dan masih ada banyak lagi, atau mau nonton? "
" baju aku udah banyak dan masih bagus semua, tas? Udah 5 kamu beli kan untuk aku kemaren, sepatu? Udah satu rak di dalam kamar, make up? Kamu tau sendiri kan aku gk bisa make up? Nonton? Ntar aku gk fokus ke pelajaran.. "
" astaga honey.. kamu itu gk ada tipe cewek royal nya ya? Beli apa kek yang kamu mau, yang seinget kamu aja deh.. "
" eemm.. beli cesing hp aja gimana? Beli coppel "
" dari semua pilihan yang aku aju kan? Kamu cuma mau beli casing hp? "
" iya, gk ada salah nya kan? "
" gk sih.. yaudah lah ayo "
Alex menarik pergelangan tangan Siska lembut menuju left, menekan tombol lantai 3, beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di toko ceasing hp.
Siska memilih milih ceasing yang cocok untuk nya dan untuk Alex, tiba tiba pandangan nya terjatuh kepada satu opjek yang membuat nya tertarik.
Siska langsung mengambil ceasing itu, Alex melihat ceasing yang di pegang oleh siska.
" keren kan? " ucap Siska sambil tersenyum
(( iya kali gue pake ceasing itu ke kantor, bisa malu gue )) ucap Alex dalam hati.
Alex mengerutkan alis nya membayang kan bagai mana tanggapan para staf kantor saat melihat ceasing hp nya.
Alex merinding membayangkan apa yang akan terjadi kepada nya nantinya.
" lex! "
" eh iya, maaf, kenapa? "
" menurut kamu ini bagus gk? "
" kamu mau beli? "
" liat nanti aja, kalo murah aku beli "
(( astaga, semoga mahal ya allah... semoga mahal... ))
Siska menanyakan harga nya kepada penjual toko nya.
" mas, ini berapa ya? "
" 820.000 untuk ceople Seth mbak "
" ha? lapan ratus dua puluh ribu?! "
" iya, ini import dari paris mbak, jadi maklum kan saja harga nya "
(( import dari paris? Bohong banget itu, mana ada barang import harga segitu, paling jutaan kalo emang bener bener bagus )) ucap Alex dalam hati.
Alex mengambil salah satu ceasing hp
" kalo ini? "
" emm.. mas tau aja yang marek bagus ya? Haha.. "
" berapa? "
" 2 jt mas "
Siska mendelikkan mata nya tak percaya, dan kembali menatap Alex sambil menggelengkan kepala nya kuat.
" no no no! Alex in- "
" saya beli yang ini "
" Alex.. "
" baik mas, akan saya kemas dulu, ini mas "
" hm ini "
Alex memberikan black cart nya, dan memberikan bingkisan ceasing itu ke Siska, Siska yang menatap itu pun melotot, Alex hanya nyengir sambil menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.
" ini mas, silahkan kembali lagi.. "
Siska dan Alex mengangguk lalu pergi dari toko itu.
To be Cauntinyue..
Salam Anatul 💕💕
*hujan dibalik punggung
*suamiku ceo ganas