NovelToon NovelToon
ISTRI PALSU: PENGANTIN PENGGANTI

ISTRI PALSU: PENGANTIN PENGGANTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Perjodohan
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Kim

Area dewasa❗

Demi menyelamatkan ayah angkatnya yang sakit keras, Zivanna Mahavira terpaksa menggantikan saudara kembarnya, Zivarra, yang kabur sebelum pernikahannya dengan anak sulung keluarga Sadewantara, Keenan Sadewantara.

Tanpa sepengetahuan Zivanna, Keenan ternyata sudah mengetahui sejak awal bahwa wanita yang menikah dengannya bukanlah Zivarra.

Mereka akan menjalani pernikahan selama enam bulan, sesuai kontrak yang diberikan Keenan di awal pernikahan. Selama itu, Zivanna harus mempertahankan kebohongannya demi keluarga dan ayah angkatnya.

Semakin lama hidup bersama, keduanya justru saling jatuh hati.

Sampai pada bulan kelima, semuanya berubah ketika Zivanna menolak hubungan suami istri dan akhirnya meminta maaf atas kebohongannya.

“Kamu pikir aku baru tahu siapa kamu? Aku sudah tahu sejak awal, Zivanna,” ucap Keenan dengan senyum miring.

Mata Zivanna langsung membesar. “A-apa?”

Keenan mengangkat dagu Zivanna. “Kalau kamu ingin aku maafkan, lakukanlah dengan tubuhmu.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akan menjadi kenangan

Karena tak ingin mengganggu Keenan bekerja, Zivanna memilih pulang. Keenan pun hanya bisa pasrah meski sebenarnya ia ingin ditemani istrinya lebih lama.

“Udah, Mas. Antar aku sampai sini aja,” ucap Zivanna. Ia menyuruh Keenan mengantarnya hanya sampai depan lift yang berada di lantai khusus itu.

“Ya sudah. Ingat, jangan mampir ke mana-mana. Langsung pulang! Dan hubungi aku kalau sudah sampai rumah,” perintah Keenan.

Zivanna mengangguk. “Iya, Mas.”

Keenan maju selangkah lalu mengecup kening Zivanna di depan Victoria.

Mata Zivanna seketika terbelalak kaget, sementara pipinya terasa memanas. Kenapa pria itu berani melakukan hal seperti itu di depan anak buahnya? Untung saja lantai ini sepi.

Sedangkan Victoria hanya bisa berpura-pura tidak melihat. Matanya mendadak terasa perih melihat kemesraan yang dipertontonkan tepat di depannya.

Keenan kemudian menatap Victoria yang berdiri di samping Zivanna. “Jaga istriku baik-baik.”

“Baik, Tuan!”

Tak lama kemudian, pintu lift pun tertutup, membawa Zivanna dan Victoria turun ke lantai bawah.

Saat pintu lift terbuka dan Zivanna melangkahkan kaki keluar, tiba-tiba langkahnya terhenti ketika Victoria mengulurkan tangan untuk menghalanginya.

“Astaga, Kak Victoria. Ada apa?” tanya Zivanna.

Begitu melihat ke depan, ia mendapati Langit berdiri di sana.

“H-halo. Kita bertemu lagi,” ucap Langit kikuk.

Zivanna membalasnya dengan senyum canggung.

“Mau apa lagi kamu?!” sentak Victoria tegas.

“Ini... aku mau memberikan sesuatu buat kamu,” ujar Langit sambil menyodorkan sebuah paper bag berukuran kecil kepada Zivanna.

“Tunggu di sini, Nyonya,” kata Victoria.

Zivanna mengangguk. “Iya.”

Victoria berjalan mendekati Langit, lalu mengambil paper bag di tangan pria itu untuk memeriksanya.

Zivanna hanya bisa bertanya-tanya dalam hati apa yang ingin diberikan Langit kepadanya.

Setelah merasa barang yang diberikan Langit tidak berbahaya, Victoria kembali ke tempatnya berdiri di samping Zivanna.

“Ini, Nyonya. Tidak ada barang berbahaya di dalamnya,” ujar Victoria sambil menyerahkan paper bag tersebut.

“Kamu bisa kembali ke ruangan mu. Jangan sampai Tuan Keenan melihatmu berkeliaran,” ucap Victoria.

Langit hanya bisa mengangguk. Ia sangat yakin bahwa wanita yang berdiri di hadapannya adalah Zivanna, sahabatnya.

Tanpa mengatakan apa pun lagi, Zivanna dan Victoria pergi dari sana.

“Apakah Anda ingin membuang barang itu, Nyonya?” tanya Victoria.

“Tidak usah,” jawab Zivanna.

Setibanya di rumah, Zivanna langsung masuk ke dalam kamarnya dan merebahkan tubuh di atas ranjang.

Teringat pemberian dari Langit tadi, ia segera mengambilnya dari dalam tas.

Zivanna terhenyak seketika. Di dalam paper bag itu terdapat sebuah kotak musik, benda kenangan antara dirinya dan Langit sejak masa kecil.

Kotak musik itu pernah diberikan Langit untuk menemaninya saat merasa kesepian dan terpuruk, terutama setelah ibunya pergi meninggalkannya untuk selama-lamanya.

Langit lah yang selalu berada di sampingnya, menyemangati dan menemaninya melewati masa-masa sulit tersebut. Ternyata pria itu masih menyimpan kotak musik tersebut hingga sekarang.

“Maafkan aku, Lang. Aku terpaksa berpura-pura nggak kenal sama kamu,” ucap Zivanna lirih.

...****************...

Keesokan paginya seperti biasa, Zivanna menyiapkan sarapan untuk dirinya dan Keenan. Tak lama kemudian, Keenan datang ke meja makan.

Kening Keenan mengernyit ketika melihat begitu banyak jenis makanan terhidang di atas meja.

“Banyak sekali makanan yang kamu buat? Siapa yang akan makan semua ini?” tanyanya heran.

“Aku sengaja buat banyak biar bervariasi, bukan nasi goreng terus. Lagipula ini bisa jadi makan siang kalau tidak habis,” jelas Zivanna. Dalam hati, ia berkata bahwa ini mungkin masakan terakhirnya untuk Keenan. Karena itu, ia memasak lebih banyak, berharap setidaknya Keenan akan mengingatnya nanti.

Keenan hanya mengangguk pelan. Mereka pun mulai menyantap sarapan.

“Oh ya, hari ini mungkin aku pulang telat karena pekerjaan di kantor sedang menumpuk,” ujar Keenan di sela sarapannya.

Zivanna sedikit mendongak. “Iya, Mas. Mau kubawakan makan siang lagi?”

Keenan menggeleng. “Tidak perlu. Nanti siang aku makan bersama klien di luar.”

Zivanna hanya mengangguk.

Setelah sarapan, Keenan berdiri dari kursinya. “Aku berangkat dulu,” pamitnya.

“Tunggu, Mas!” cegat Zivanna.

“Kenapa?” tanya Keenan.

“Kenapa tidak pakai dasi hari ini?” tanya Zivanna, melihat leher Keenan yang tidak mengenakan dasi.

“Lagi malas saja.”

“Tunggu sebentar.”

“Mau ke mana?” tanya Keenan, namun Zivanna sudah berlari menuju kamarnya.

Zivanna masuk ke walk-in closet dan membuka laci khusus dasi, lalu mengambil salah satu yang cocok dengan pakaian kerja Keenan hari itu.

Setelah mendapatkannya, ia kembali berlari ke ruang tengah.

“Kamu ngapain lari-larian ke kamarku?” tanya Keenan.

“Aku ambil ini,” ujar Zivanna sambil menunjukkan dasi di tangannya.

“Sini, aku pakaikan,” lanjutnya.

“Tapi aku—”

“Sudah, sini. Katanya mau ketemu klien, harus rapi dong,” potong Zivanna dengan nada protes kecil.

Keenan pun menuruti permintaan Zivanna dan sedikit menundukkan kepalanya. Zivanna mulai mengalungkan dasi itu ke kerah kemeja Keenan.

Keenan menatap lekat wajah Zivanna. Entah kenapa, ada sesuatu yang berbeda dari istrinya hari ini. Karena ini pertama kalinya Zivanna melakukan hal seperti itu untuknya.

“Sudah selesai!” seru Zivanna.

Keenan melirik dasi yang kini terpasang rapi di lehernya, lalu tersenyum puas. “Terima kasih.”

Cup!

Keenan mengecup kening Zivanna, membuat wanita itu refleks memejamkan mata.

Saat Keenan hendak berjalan menuju pintu utama, tiba-tiba sepasang tangan melingkar di pinggangnya. Sontak langkahnya terhenti.

“Zivanna...” panggil Keenan.

Pria itu menoleh sedikit dan mendapati Zivanna tengah memeluknya dari belakang.

“Kenapa, hm?” tanyanya lembut. Keenan kemudian berbalik perlahan dan membalas pelukan Zivanna.

Zivanna hanya menggeleng. Ia mempererat pelukannya sejenak dan menghirup aroma tubuh Keenan dalam-dalam.

Aroma yang sebentar lagi tak lagi bisa ia nikmati sebagai seorang istri. Aroma itu akan menjadi salah satu kenangan yang ia simpan selamanya.

Sikap Zivanna yang tidak biasa itu kembali membuat Keenan bingung.

Beberapa saat kemudian, Zivanna melepaskan pelukannya.

“Sana berangkat saja, Mas. Maaf sudah membuatmu terlambat,” ucapnya sambil tersenyum.

Keenan mengangguk pelan. Meski masih merasa heran dengan sikap istrinya, ia memilih tidak bertanya lebih jauh.

Pria itu kembali melangkah menuju halaman rumah, masuk ke dalam mobilnya, lalu mengemudikannya meninggalkan rumah.

Zivanna memasuki kamarnya dengan perasaan yang bercampur aduk. Ia membuka lemari, lalu menarik koper yang tersimpan di bagian paling bawah.

Dengan tangan gemetar, Zivanna mulai melipat dan memasukkan pakaian-pakaiannya satu per satu ke dalam koper. Ia berusaha menahan tangis yang sejak tadi mengganjal di tenggorokannya.

Dalam hati, ia tak bisa berhenti berandai-andai. Seandainya yang dijodohkan dengan Keenan sejak awal adalah dirinya, bukan Zivarra, mungkin semuanya tidak akan berakhir seperti ini.

Air mata yang sedari tadi ditahannya akhirnya jatuh ketika pandangannya tertuju pada foto pernikahan yang tergantung di dinding kamar.

Foto berukuran besar itu dipasang sendiri oleh Keenan beberapa waktu lalu. Padahal dalam foto tersebut, senyum Zivanna terlihat begitu dipaksakan, sementara Keenan memasang ekspresi datar seperti biasanya.

Namun kini, foto itu justru menjadi saksi bisu perjalanan singkat pernikahan mereka.

“Sakit sekali, Tuhan...” isak Zivanna. Wanita itu perlahan jatuh bersimpuh di lantai sambil memegangi dada kirinya yang terasa sesak.

1
Raja Tampan
Seru pokoknya 👌
Addb_Rh
pdhl keenan udah bucin, tp arkana gk suka. bisa jd pertentangan gk sih nantinya🥲
Alfatia🌷
Waduhh tantangannya. Mana Langit bakal ngejar terus kayaknya. karena penasaran kenapa Zivanna gak ngenalin dirinya😭🤣
Mutia Kim🍑: Bisa dihajar nanti sama pengawalnya Zivanna😭🤣
total 1 replies
Alfatia🌷
Jangan cari gara-gara ya Langit. Sainganmu atasanmu🤣
Its me
Arkana kayaknya kurang suka sama Zivanna
Its me: tapi kan Keenan tahu kalau itu palsu
total 2 replies
Addb_Rh
keen, tenangin diri lu. kasihan gadis mungil itu nanti pincang😭🤣🤣
Mutia Kim🍑: Kak woyy😭
total 1 replies
Its me
Kalau mereka tahu semua nya dari Keenan gimana ya reaksinya
Its me
kayaknya Keenan dah mulai cintrong sama Zivanna
Pengabdi Uji
🤭 Knp feeling ku kuat klo kluarga nya jg udh tau bahwa ini bkn zivara
Mul Yanto
lanjut 👍👍
Alfatia🌷
Ketar-ketir Keenan, takut Zivanna pakai pencegahan kehamilan😂
Pengabdi Uji
smoga ara nya kgk balik or klo perlu metong aj dh wkwk jahat ya doaku
Alfatia🌷
panas dingin gustii🥵🥶 udah nemu sarang yang cocok mana bisa nyari sarang lain😂
Mutia Kim🍑: Moga ya ularnya Keenan nggak salah masuk sarang😭🤣
total 1 replies
Addb_Rh
Serakah kagak papa Zivana, kan salah Zivara jg yg kabur.

btw Keenan udah bucin akut ama lu. Noh lu di kamar mandi aja di samperin. Pasti mau jap jip jup di bwh shower😭😭🤣
Addb_Rh
kekhawatiran mu akan aman selama ada keenan Zivana, 😌
Mutia Kim🍑: T-tapi pernikahan mereka tinggal sebentar😭
total 1 replies
Pengabdi Uji
idih eh om lu udh tuirr atuh mah kerja coy
Aril Chan
👍👍
Its me
sepertinya Keenan bakal lebih perhatian dengan zivanna.
Alfatia🌷
Semoga aja Zivanna gak terus merasa pengganti, karena bagi Keenan. Dia yang di cintainya🥰
Pengabdi Uji
gatau nanti keenan akan gimana apakah dia bkal jahat atauu dia bkl sayang nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!