NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Serina

Kehidupan Kedua Serina

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Transmigrasi / Sistem
Popularitas:31.7k
Nilai: 5
Nama Author: eka zeya257

Seina adalah gadis cantik yang bercita-cita menjadi aktris terkenal. Setelah lulus sekolah, hidupnya terasa sempurna ketika dia berhasil debut di dunia hiburan. Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Di puncak awal kariernya, Seina justru dibunuh oleh seorang haters yang iri padanya.

Saat membuka mata, Seina tidak lagi berada di tubuhnya sendiri. Dia terbangun di tubuh Serina Elvano, seorang wanita egois yang dibenci banyak orang. Lebih mengejutkannya lagi, dia berpindah tubuh saat Serina sedang berjuang melahirkan anaknya.

Serina harus menjalani kehidupan baru sebagai istri Cristian Elvano, pria dingin dan berkuasa yang sama sekali tidak mencintai istrinya. Tidak hanya diabaikan oleh sang suami, Serina juga diperlakukan rendah oleh keluarga Elvano karena sikap buruknya di masa lalu.

Dia bertekad mengubah hidupnya, merebut kembali harga dirinya, dan membuat semua orang yang meremehkannya menyesal, terutama Cristian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka zeya257, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Adam terdiam sejenak. Pertanyaan itu terdengar sederhana, tetapi cukup tajam untuk membuat suasana di ruang keluarga tersebut kembali menegang.

"Perasaan Cristian bisa tumbuh seiring waktu," jawab Adam akhirnya. "Yang terpenting, Gladis tulus mencintainya."

Serina tersenyum tipis, tetapi senyumnya tidak mencapai mata.

"Jadi, Anda ingin putri Anda menikah dengan pria yang bahkan belum tentu mencintainya?"

"Itu bukan urusanmu!" Adam meninggikan suara. "Pernikahan tidak selalu dibangun dari cinta."

"Benar," sahut Serina tenang. "Namun, pernikahan tetap membutuhkan persetujuan dari dua orang yang menjalaninya. Cristian bukan barang investasi yang bisa Anda serahkan kepada siapa saja demi kepentingan keluarga."

Wajah Adam memerah. "Jaga bicaramu!"

"Aku sudah menjaganya," balas Serina tanpa gentar. "Kalau tidak, sejak tadi aku mungkin sudah menyebut rencana ini sebagai sesuatu yang lebih memalukan."

"Serina." Cristian akhirnya bersuara.

Nada rendah pria itu membuat semua kepala menoleh kepadanya.

Sejak awal, Cristian hanya duduk diam di sisi Serina. Wajahnya tidak menunjukkan banyak perubahan, tetapi rahangnya mengeras. Tatapannya yang dingin beralih kepada Adam, lalu kepada Mariam dan anggota keluarga lain yang sejak tadi seolah menganggap kehadirannya tidak penting.

"Aku rasa istriku sudah cukup jelas," ucap Cristian datar. "Aku tidak akan menikahi Gladis."

Mariam menghela napas kasar. "Cristian, jangan membuat keputusan terburu-buru hanya karena perempuan ini memengaruhi mu."

Cristian menatap ibunya dengan sorot tajam. "Keputusan ini tidak dibuat hari ini. Aku sudah menolaknya sejak awal."

"Namun Gladis—"

"Aku tidak peduli Gladis mencintaiku atau tidak." Suara Cristian tetap rendah, tetapi semakin tegas. "Aku tidak pernah memberinya harapan. Jika kalian tetap memaksakan rencana ini, itu berarti kalian sengaja menyeretnya ke dalam situasi yang akan menyakitinya sendiri."

Jesika menggigit bibir bawahnya. Untuk pertama kalinya, dia tampak tidak memiliki bantahan.

Jesika mendecakkan lidah. "Tapi Serina jelas bukan wanita yang cocok untukmu, Kak. Dia tidak punya latar belakang, tidak punya keluarga terpandang, dan—"

"Dan apa?" potong Cristian.

Jesika terdiam.

Cristian bersandar sedikit di kursinya. "Kalian terlalu sibuk menilai siapa yang pantas berdiri di sisiku berdasarkan nama keluarga dan status sosial. Padahal tidak satu pun dari kalian yang pernah bertanya apakah aku bahagia bersamanya."

Ruangan itu mendadak sunyi.

Serina menoleh perlahan ke arah Cristian. Ada sedikit keterkejutan dalam matanya. Selama ini Cristian memang selalu melindunginya, tetapi pria itu jarang mengungkapkan sesuatu secara terbuka di depan keluarganya.

Robin, yang sejak tadi hanya diam, akhirnya mengangkat wajah.

"Jadi, kamu bahagia?" tanyanya dengan suara berat.

Cristian menatap ayahnya lurus-lurus. "Ya."

Satu kata itu terasa seperti pukulan bagi semua orang, bagaimana mungkin Cristian bisa menjawabnya sesantai itu? Padahal selama ini pria itu sama sekali tidak terlihat bahagia.

Mariam memandang putranya dengan ekspresi tidak percaya. "Cristian, kamu serius?"

"Aku tidak pernah bercanda soal rumah tanggaku, Bu."

Adam mengepalkan tangan. "Lalu bagaimana dengan Gladis? Apa kamu akan mempermalukan putriku seperti ini?"

Cristian mengerutkan kening. "Aku tidak pernah meminta putri Anda menungguku. Aku juga tidak pernah menyetujui perjodohan ini, sejak awal kalian yang memaksakan kehendak itu dan aku jelas-jelas sudah mengatakan pada Gladis kalau aku sudah beristri dan tidak berniat berpoligami."

"Namun keluarga kalian—"

"Keluargaku tidak berhak menentukan hidupku, apa pun alasannya aku tidak akan pernah menikahi putri Anda Pak Adam."

Ucapan itu membuat Mariam membeku. Wajahnya perlahan berubah pucat, seolah tidak menyangka putranya akan menentangnya secara terang-terangan.

Serina menatap Cristian beberapa saat sebelum akhirnya tersenyum kecil. Bukan senyum mengejek, bukan pula senyum kemenangan. Ada sesuatu yang lebih lembut di sana.

Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama ketika suara Gladis terdengar dan tatapannya langsung jatuh kepada Cristian.

"Jadi... itu benar?" suaranya bergetar. "Kamu benar-benar tidak pernah menginginkan perjodohan ini?"

Tidak ada yang menjawab.

Adam menoleh cepat kepada putrinya. "Gladis, tenanglah semua bisa di bicarakan baik-baik."

Wanita itu tidak menghiraukan ayahnya. Matanya masih tertuju pada Cristian, seolah menunggu jawaban yang mungkin sudah dia ketahui, tetapi tetap ingin dia dengar langsung.

Cristian berdiri dari sofanya.

"Benar," jawabnya tanpa ragu. "Aku tidak pernah menginginkannya."

Wajah Gladis semakin pucat.

Serina memperhatikan wanita itu dalam diam. Dari cara bahunya bergetar dan bagaimana dia berusaha menahan air mata, Serina tahu Gladis bukan datang untuk mencari keributan.

Wanita itu datang dengan harapan, dan harapan itu baru saja dihancurkan di hadapan semua orang.

Gladis tersenyum getir. "Aku mengerti."

"Gladis—" Adam mencoba menghampiri putrinya.

"Cris, apa kamu tidak pernah berpikir kalau istrimu itu tukang selingkuh? Dia bisa saja sudah berhubungan badan dengan pria lain, kamu masih mau menerima wanita kotor seperti itu?" Ujar Gladis pantang menyerah.

Dia tidak bisa pulang tanpa membawa hasil yang baik, bagaimana pun caranya dia harus merebut Cristian dari Serina.

"Itu bukan urusanmu." Jawab Cristian datar.

Gladis menggeleng pelan. Air mata yang sejak tadi ditahannya akhirnya jatuh membasahi pipinya.

"Bukan urusanku?" ulangnya lirih. "Aku mencintaimu, Cris. Aku sudah menunggumu selama bertahun-tahun. Aku berusaha menjadi wanita yang pantas untukmu, mengikuti semua keinginan keluarga, bahkan menerima perjodohan ini karena aku percaya suatu hari kamu akan melihatku."

Cristian tidak langsung menjawab. Tatapannya tetap datar, tetapi sorot matanya mengeras.

"Gladis, perasaanmu bukan alasan untuk menghina istriku."

"Aku hanya mengatakan kenyataan!" Gladis meninggikan suara. "Semua orang tahu seperti apa Serina dulu. Dia sering keluar malam, bergaul dengan banyak pria, dan—"

"Cukup."

Satu kata dari Cristian membuat Gladis membeku. Nada suara pria itu tidak tinggi, tetapi cukup dingin hingga membuat udara di ruangan tersebut terasa semakin berat.

Cristian melangkah maju, berdiri tepat di hadapan Gladis. Wajahnya tetap tenang, tetapi rahangnya mengeras.

"Kamu boleh tidak menyukai Serina. Kamu juga boleh kecewa karena aku tidak membalas perasaanmu," katanya perlahan. "Namun, kamu tidak punya hak untuk menghakimi masa lalu seseorang hanya untuk membenarkan keinginanmu merebut suaminya."

Gladis menatapnya dengan mata berkaca-kaca.

"Aku tidak merebut siapa pun," bantahnya lemah. "Aku hanya ingin mendapatkan apa yang seharusnya menjadi milikku."

Serina yang sejak tadi diam akhirnya tertawa kecil. Suara itu membuat semua orang menoleh kepadanya.

"Menarik," ujar Serina sambil bersandar santai. "Sejak kapan suami orang lain menjadi milikmu?"

"Diam!" bentak Gladis. "Kamu tidak pantas bicara kepadaku!"

Serina mengangkat alis. "Aku tidak pantas bicara, tetapi kamu pantas datang ke rumah orang dan menuduh istrinya macam-macam?"

Gladis mengepalkan tangan. "Aku jauh lebih pantas menjadi istri Cristian daripada kamu."

"Menurut siapa?"

"Menurut semua orang!" jawab Gladis cepat. "Keluarga ini juga tahu bahwa kamu tidak sebanding dengannya."

Serina tersenyum tipis. Kali ini senyum itu terlihat dingin. "Kalau begitu, seharusnya kamu menikah dengan semua orang yang mendukungmu. Bukan dengan Cristian."

1
Yuni Anto
/Pooh-pooh/next Thor/Pooh-pooh/
Sribundanya Gifran
lanjut
Ari Peny
malas aq liat wanita yg teelalu tergantung keliatan lemas pantas d remehkan
Ari Peny
coba baca kelihatannya bagus
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
double update dunk thor🫶
Sribundanya Gifran
lanjut lagi thor💪💪💪💪💪
Yuni Anto
/Whimper/yah dikit bingit/Whimper/Thor up LG donk lama lho KKA author ga up🙏🙏🙏up LG donk😍y😍
Kholifah Tiara
up nya lama,,,, dikit lg,,,,🤭🤭
Sribundanya Gifran
lanjut thor
mysa
terlalu sedikit bakalan laman nunggu cerita kayak gini malas lanjut
Zee✨: sory, kak. soalnya aku baru aja lahiran jd bakal hiatus dulu beberapa hari
total 1 replies
Vi_ana
ai gladis enggak tahu malu banget ih .... ayo Serina aku dukung kamu
aku
dikasih syok terapi dlu nih tuan kepedean tinggi baru terasa nyahokk 🤣🤣
Nana Nana
kek pernah baca dehh😳
aku
nah dr kmren2 kek minta cermai. 😌 kasih syok jantung tuh laki songong. biar u gk kliatan ngemis bgt ser. be smart ser
Zee✨: wkwk bnr, sekali² emng harus di kasih paham🤣
total 1 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
wuihh keren thorr, serina mantap
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
terimakasih thor sdh double update, jangan jangan saham ga thor buat serina
Allea
tumben cerita reinkarnasi tapi cewenya menye2 biasanya balas dendam ini malah takut miskin🤭
ˢᵘᵖᵉʳ爪乇🦸
ya begitu Sher..


.. pelan pelan sajaaaaa 🎵🎶🎵
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
😂😂😂
mulai berpihak ke serin kamu cris🫶
Siskasuryaningsih
cewek nya o'on, cerai iya cerai saja, malah menye- menye
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!