NovelToon NovelToon
Jodoh Sepertiga Malam "ALIA"

Jodoh Sepertiga Malam "ALIA"

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Dydy_ailee

Ini adalah cerita perjuangan seorang pria berandal yang tak tahu kemana arah tujuan hidupnya. Yang ia tahu hanyalah kekayaan, popularitas dan duniawi. Dia adalah Adhitama Elvan Syahreza ( Elvan). Dia juga suka menebarkan cinta kepada siapa saja, yang dia kehendaki untuk menjadi kekasihnya. Alias playboy kelas kakap. Lalu Elvan mendapatkan tantangan dari temannya untuk meluluhkan hati seorang gadis, di luar kriterianya. Lebih tepatnya gadis berhijab. Karena semua gadis yang telah Elvan jadikan pacar, tentunya gadis seksi dengan lekuk tubuh indah yang sengaja di pamerkan.

Hingga akhirnya ia menganggu seorang gadis muslim berhijab di kampusnya. Gadis yang cantik, ceria, periang, pemberani namun tetap memiliki kesan anggun. Dia adalah Alia Fahia Ghazala.

Apakah Elvan bisa mendapatkan cinta Alia? Atau justru Alia menolaknya mentah-mentah? atau mungkin saja mereka akan saling jatuh cinta? namun bagaimana jika Alia tahu, bahwa Elvan mendapatkannya hanya untuk taruhan saja?

Sedangkan Alia sebenarnya adalah seseorang yang telah di siapkan untuk mendampingi Elvan.

Lalu bagaimana kisah cinta mereka akan berjalan ???

Sebuah kisah romantis, komedi, perjuangan dan nilai kehidupan yang berbalut islami.

Inilah karya ke-3 ku untuk sobat reader semua, semoga kalian suka ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dydy_ailee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 29 KOSONG

Masih di kantin kampus...

''Oh ya, aku mau tanya sama kamu. Kamu sebenarnya ada hubungan apa sama Elvan?'' tanya Rendra.

''Nggak ada hubungan apa-apa kok, Ren.''

''Tapi kemarin dia nggak sopan banget sama kamu. Dia berani gendong kamu,'' kata Rendra dengan penuh rasa cemburu.

''Sebenarnya waktu itu aku anterin baju dia yang habis di laundry tempat kerja aku. Pas aku udah nyampek, lihat anak kecil lari mau ambil bola, eh ada motor kenceng banget jadi aku coba selamatin. Dan ternyata anak kecil itu keponakan Elvan,'' cerita Alia.

''Ya Allah, Al. Kenapa kamu nggak cerita sama aku? aku kan bisa antar kamu ke rumah sakit atau klinik terdekat.''

''Maafin aku ya, Ren. Aku cuma nggak mau ngrepotin kamu.''

''Tapi seharusnya dia lebih bisa menghargai kamu dan bersikap lembut sama wanita. Apalagi kamu seorang wanita berhijab, Al.''

''Ya udah, Ren. Nggak usah di pikirin. Aku mau coba berpikir positif saja. Sebenarnya dia juga keterlaluan. Kamu tenang aja ya, dia sama sekali nggak bersikap kurang ajar kok sama aku.''

''Syukurlah kalau begitu. Tapi sekarang gimana kaki kamu?''

''Udah mendingan sih tapi harus tetap pakai kruk ini. Ya udah kita habisin makannya. Habis ini aku mau sholat dzuhur dulu sebelum pulang.''

''Oh gitu, ya udah sekalian aja ya.''

''Iya, Ren.''

Elvan yang kesal memutuskan untuk meninggalkan kampus. Elvan memilih pergi menuju makam mamanya. Tak lupa Elvan membawakan bunga dan air mawar. Sesampainya disana, Elvan segera turun dari mobil. Langkah kakinya tiba-tiba terasa berat. Dadanya bahkan tiba-tiba terasa sesak. Dengan langkah kaki yang terasa lunglai, Elvan berusaha tetap melangkah hingga di hadapan pusara Mamanya.

''Miss you, Mom,'' ucap Elvan dengan suara bergetar sembari mengusap batu nisan makam mamanya. Elvan menyiramkan air mawar kemudian meletakkan bunga di atas pusara Mamanya. Dengan khusyuk ia menengadahkan tangannya. Bagi Elvan, Mamanya adalah segalanya. Karena Bu Maya selalu ada untuk Elvan disaat Pak Tama yang selalu sibuk mengurus bisnisnya. Elvan pun berusha mengerti kesibukan Papanya dan ia selalu menikmati setiap detik waktunya bersama Mamanya. Tak terasa air mata Elvan menetes membasahi pipinya. Ia mulai sesenggukan di hadapan pusara Mamanya. Teringat semua kenangan indahnya bersama Mamanya. Bahkan disaat malam sebelum kecelakaan. Dimana Elvan mendengar semua pembicaraan Mama dan Papanya melalui sambungan telepon. Bahkan tangisan Bu Maya malam itu.

''Elvan kangen sama Mama. Elvan butuh, Mama. Seandainya masih ada Mama. Elvan tidak akan pernah merasa kesepian,'' ucap Elvan dengan suaranya yang semakin bergetar.

...****************...

''Eh Elvan kenapa sih? aneh banget,'' kata Fandi pada Leon.

''Iya deh, gue kok khawatir ya sama dia.'' Tiba-tiba Sandra datang dan masuk begitu saja ke basecamp Rich Man, membuat Fandi dan Leon terperanjat kaget.

''Elvan kenapa sih?'' kata Sandra dengan kesal.

''Emangnya kenapa?'' tanya Leon.

''Jutek amat dan makin nyebelin,'' gerutu Sandra.

''Mungkin dia udah bosen kali lihat cewek model kayak elo,'' celetuk Leon.

''Biasanya juga asyik. Kita biasanya juga hangout bareng kan? apa gara-gara gue kelamaan di luar negeri ya? jadi dia marah karena nggak gue perhatiin,'' kata Sandra penuh dengan percaya diri.

''Yang ada makin happy nggak ada elo,'' sahut Leon.

''Ih, kalian juga makin lama makin nyebelin. Clubing yuk, gue kenalin cewek-cewek deh. Nanti gue yang traktir.''

''Nah, kalau itu semangat gue,'' sahut Fandi.

''Tapi nanti kalian hubungi Elvan suruh dia buat gabung ya,'' kata Sandra.

''Oke, masalah kecil,'' kata Leon.

''Ya udah ayo kita berangkat,'' kata Fandi dengan semangat.

-

Elvan pun segera beranjak dari pusara Mamanya. Kemudian ponsel yang berada dalam sakunya bergetar. Ada dua pesan dalam ponselnya.

''Elvan, thanks udah jagain Chelsea. Gue udah jemput Chelsea,'' isi pesan Endrew.

''El, gue sama Leon mau clubbing nih. Di SM club ya. Biar nggak bete, buruan gabung. Gue traktir, oke! Kita tunggu ya,'' isi pesan Fandi. Elvan tersenyum tipis mendapat pesan dari Fandi. Elvan pun segera berangkat menuju club. Di club, Sandra begitu bahagia ia menari dan tertawa bersama Fandi, Leon dan juga beberapa teman bule wanitanya.

''Asik banget, woi! bikin keringetan nih,'' teriak Leon dengan girang.

''Yoi, Le. Rugi banget banget si Elvan kalau nggak kesini,'' sahut Fandi.

''Mantap nggak temen-temen bulu gue? seksi kan?'' kata Sandra.

''Wuihhh, mantep banget dong, San. Kita ini stres dan sekarang happy banget,'' kata Leon. Tak berselang lama Elvan pun datang. Saat Elvan baru tiba, para gadis pun menghambur dan mendekati Elvan. Mereka menarik Elvan untuk berdansa bersama.

''Itu si Elvan datang,'' kata Leon. Sandra tersenyum melihat Elvan. Ia kemudian menghamipiri Elvan dan mengajaknya bergabung bersama Leon dan Fandi.

''Nah gitu dong datang,'' kata Leon sambil memberikan pelukan pada Elvan.

''Ayo El, kita have fun. Oke!" sahut Fandi sambil meninju bahi sahabatnya itu. Sandra lalu menyodorkan wine pada Elvan. Elvan pun menerima minuman dari Sandra dan Elvan pun segera menenggaknya. Elvan berusaha menikmati musik DJ yang semangat.

''Ayolah, El, gerak! Jangan diam aja,'' rayu Sandra. Sandra lalu mengalungkan tangannya pada leher Elvan. Sandra yang gemas dengan Elvan yang pasif, meraih tangan Elvan dan meletakkan tangan Elvan pada pinggangnya. Dan Sandra pun mulai menggerakkan tubuhnya.

''El, ayolah! Kamu biasanya nggak kayak gini. Bukankah ini kesukaan kamu. Come on, El! have fun!" kata Sandra sambil mengangkat dagu Elvan. Elvan mencoba menghempaskan segala hal yang menganggu pikirannya. Elvan kemudian mulai bergerak mengikuti irama musik. Namun kali ini gerakan Elvan tak selincah biasanya. Bahkan ia pun minum tak sebanyak biasanya. Sandra pun berusaha merayu dan bersikap manja pada Elvan. Bahkan Sandra sesekali menyandarkan kepalanya pada dada Elvan.

''Tuh mereka lupa kalau ada kita,'' kata Leon sembari berdansa bersama para gadis.

''Udah lah biarin. Gue gedek kalau lihat Elvan kayak tadi. Jadi biarin dia kayak gitu. Siapa sih yang bisa nolak keseksian Sandra,'' kata Fandi. Namun sekalipun Sandra meliuk-liukkan tubuhnya di hadapan Elvan, entah kenapa hambar yang Elvan rasakan. Sandra pun minum hingga mabuk karena ia sangat bahagia Elvan menerima ajakannya. Hari pun mulai petang dan Sandra sudah tak sadarkan diri dalam dada Elvan.

''Woi, Sandra mabuk nih,'' panggil Elvan pada Leon dan Fandi.

''Ya udah elo anterin aja, El. Dia kan maunya sama elo. Lagian dia di apartemen kok jadi aman kalau mau elo apa-apain,'' kata Fandi.

''Gila aja lo!"

''Udahlah El, sikat aja,'' timpal Leon. Elvan hanya menggeleng heran mendengar ucapan kedu sahabatnya. Elvan segera membawa Sandra menuju mobil dengan memapahnya. Elvan segera melajukan mobilnya dan membawa Sandra menuju apartemen.

bersambung.... ayo like, komen dan vote yang banyak ya, makasih 🙏😍

1
Neni aja
walaupun ceritanya remaja suka ,karya dydy g pernah gagal selalu bikin ketagihan 😍
Whatea Sala
Elvan kok kaget klu Tama berteman dengan Samir,kan sudah di ceritakan sama Samir bahwa mereka berlima berteman,Nita..Maya..Elise..Tama..Samir, atau saya yang lupa🤔🤔
Whatea Sala
Banyak tingkah sih..emang siapa yang mau merubah Elvan klu bukan dirinya sendiri,biar kapok si Elvan,klu bisa koma setahun terus sadar dan berubah menjadi baik.kesellll...
Whatea Sala
Dasar geng ghibah..🤣🤣
Whatea Sala
Dasar pada gak punya otak,gak punya malu,kasihan ibumu klu tau kelakuan anaknya.mbok ya mikir klu kalian lahir dari seorang wanita,jadi hargai dan hormati yang nama nya perempuan.
Yani Chyni
Buruk
Muhammad Alfan
❤️❤️❤️👍👍👍💪💪💪
Muhammad Alfan
wah keten ceritanya ..pas baca langsung suka ..makasih mba othor yg udah bikin cerita bagus ..semangat
Emir Zuhdi
💜💜💜💜💜💜
uswah
Masya Allah
Yani
Alua ngusir Rlvan 😊
Yani
Kapan Elvan sadarnya
Yani
Elvan cemburu
Yani
Suka adik kakak rukun
Anna Susiana
ceritanya bagus kak, terima kasih
Yani
Ya.ampun Elvan semoga kamu cepat sadar dengan kelakuan burukmu
Yani
Wow...panas-panas mana kipas" 😁🤭
Yani
Pandi dan Leo tembak langsung tanoa basa- basi untuk niat baik
Yani
Bahagia selalu Alya dan Elvan
Yani
Semoga aja Kinar menjadi anak yang baik setelah satu kelas dengan Andta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!