NovelToon NovelToon
Rahasia Di Balik Dekapan

Rahasia Di Balik Dekapan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Dikelilingi wanita cantik / Selingkuh / Anak Yatim Piatu / Cerai / Tamat
Popularitas:149.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Rosseroo

Medina Khaled, gadis cantik bermata Hazel dari Ghaza yang telah di adopsi oleh seorang dokter relawan bernama Yasmin Ameena, dan suaminya bernama Ardan Mahesa, memiliki putra tunggal Rendra Mahesa.
Dokter Yasmin menolong Medina di bawah reruntuhan bangunan. Gadis itu masih bisa di selamatkan.
Dokter Yasmin merasa iba pada Medina yang sebatang kara, ia membawa Medina pulang ke Indonesia dan menjadikan nya anak angkat.

Setelah dewasa, Medina menolak tawaran dokter Yasmin untuk melanjutkan studinya di Amerika menyusul Rendra yang sudah disana. Medina ingin bekerja, belajar mandiri. Dokter Yasmin tidak ingin kehilangan Medina. Akhirnya ia menyuruh Rendra untuk pulang, dan menikahi Medina. Mau tak mau, ke-duanya harus menuruti keinginan dokter Yasmin, walau Rendra sudah memiliki kekasih. Rendra menyayangi Medina, tapi ia punya selera di luar sana. Membuat Rendra bermain di belakang Medina.

Bagaimana kah kelanjutan Rumah Tangga nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosseroo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Tiap semester, Yasmin dan Ardan selalu menyempatkan diri terbang ke Melbourne untuk menjenguk Medina. Namun satu hal yang tak pernah berubah—Ardan dengan tegas melarang Rendra ikut.

Medina sebenarnya tak mempermasalahkan itu. Ia hanya merasa sedikit kasihan. Lelaki yang masih berstatus suaminya itu belum diizinkan bebas bertemu dengannya, seolah hukuman itu memang pantas diterima.

Di balik retaknya rumah tangga akibat ulah Rendra, Medina justru merasa diberkahi. Yasmin dan Ardan tak pernah sekalipun menyalahkannya. Alih-alih menghakimi, kasih sayang mereka justru kian bertambah, seakan ingin menutup semua luka yang pernah Medina alami.

Sore itu, akhir pekan yang tenang. Setelah menyelesaikan latihan kickboxing, tubuh Medina basah oleh keringat dan napasnya masih sedikit terengah. Ia mampir ke sebuah minimarket kecil di sudut jalan untuk membeli minuman dingin.

Saat jarinya hendak meraih sebotol minuman dari dalam freezer, tangannya tak sengaja bersentuhan dengan tangan seorang pria.

“Oh, sorry, miss,” ucap pria itu sopan.

Medina menoleh sekilas, lalu hanya mengangguk tanpa ekspresi. Ia segera mengambil minumannya dan berbalik menuju kasir. Namun baru dua langkah, tiba-tiba langkahnya terhenti.

Pria itu menjegal jalannya—tidak kasar, tapi cukup membuat Medina terkejut.

“Miss Medina?”

Medina langsung melotot. Jantungnya berdegup lebih cepat.

Bagaimana mungkin lelaki asing ini tahu namanya?

“Who are you?!” suaranya meninggi, refleks mundur satu langkah.

(siapa kau?)

Pria itu tersenyum tipis.

“Me? You not… remember?”

(aku? kau tidak ingat?)

“What?!” alis Medina bertaut tajam.

Pria itu mendekat sedikit, lalu berbisik di telinganya, suaranya dibuat serendah mungkin.

“Mr. X. Hacker yang pernah menolong Anda.”

Medina terdiam. Matanya membesar. Ia baru sadar saat menatap mata lelaki itu. Wajar saja, dulu saat mereka bertemu, sang hacker memakai masker hitam jadi Medina tidak mengenalinya.

“Kau…?” suaranya melemah, hampir tak terdengar.

Pria itu mengangguk kecil.

“Apa boleh kita bicara sebentar? Hmm… sepertinya di depan ada bangku. Kita duduk di sana, bagaimana?”

Medina terdiam sejenak, menimbang risiko. Tatapannya meneliti wajah pria itu—tenang, tidak mengancam. Akhirnya ia mengangguk pelan.

Mereka duduk berseberangan di bangku kecil depan minimarket.

“Miss Medina, Anda belum tahu nama saya, kan?” ucap pria itu sambil menyandarkan punggung.

“Panggil saya Exel. Exel putra Nurman.”

Medina terkekeh pelan.

“Why?” Exel mengangkat alis. “Ada yang lucu?”

“Tidak,” Medina menggeleng. “Hanya saja… namamu sedikit unik. Campuran, ya?”

Exel tersenyum singkat.

“Anggap saja begitu. Oh iya… bukannya dulu Anda sedang hamil besar? Sudah lahir kah? Cewek atau cowok?”

Senyum Medina memudar. Tangannya yang memegang botol minuman sedikit bergetar.

Ia menggeleng lemah.

“Bayiku meninggal,” ucapnya lirih. “Setelah kebobrokan suamiku terbongkar. Kami bertengkar, hatiku sakit sekali saat ia mengakui secara tidak sadar."

"Aku menangis semalaman, aku tidak bisa menelan makanan, bahkan minuman. Dan, aku terjatuh dari tangga… kepalaku pusing dan berdenyut hebat. Memang aku bodoh—terlalu meratapi nasib sendiri, sampai akhirnya anakku yang jadi korban.”

" Aku sempat koma selama beberapa hari, setelah operasi pengangkatan janin. Dimana bayi itu sudah tidak bisa di selamatkan."

Exel terdiam. Wajahnya mengeras, matanya menunduk penuh empati.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.”

Medina menarik napas panjang, berusaha menahan getaran di dadanya.

“Semoga,” lanjut Exel pelan, “jalan hidupmu ke depan jadi jauh lebih baik, Miss Medina.”

Medina hanya mengangguk, menatap jalanan yang mulai diselimuti cahaya senja.

Beberapa detik berlalu sebelum Exel kembali membuka suara.

“Lalu… bagaimana sekarang rumah tanggamu? Apa kau sudah berpisah, atau sudah melayangkan gugatan cerai dari suamimu?”

“Belum.”

“Ya?” Exel menoleh heran.

Medina tersenyum tipis—senyum yang tak sampai ke mata.

“Aku masih menunggu waktu yang pas,” ucapnya tenang.

“Aku ingin bermain-main sebentar… mengolah perasaannya. Biar naik turun seperti rollercoaster.”

Exel menatap Medina lebih lama kali ini.

Di hadapannya bukan lagi wanita rapuh yang pernah ia kenal dari layar monitor, melainkan sosok yang terluka—namun sedang belajar menikmati kendali atas luka itu.

"Jujur saja, gosip tentang Mr. Rendra dan miss Vanessa itu sudah go public, hanya media itu langsung di bungkam dari pihak Mr. Rendra. Akhirnya berita mereka yang sedang hot, langsung take down di ganti gosip aktris terbaru lainnya."

"Kau masih bekerja di Amerika?"

"Tentu saja, aku hanya sedang berlibur disini. Sedangkan dirimu, apa yang kau lakukan disini miss?"

"Aku, untuk menuntut ilmu."

Exel bertepuk tangan bangga. "Lanjutkan, kau berhak meraih mimpimu miss.

Saya yakin, kau akan jadi org sukses. Penglihatan ku tidak pernah meleset."

"Ck! kaya paranormal saja anda."

"Aku memang dulunya pernah berprofesi jadi paranormal. Hanya saja, tidak cocok dengan ku. Jadi, kuputuskan mundur. "

"Hahh terserah anda saja lah."

Medina menghela nafas berat. Kedua matanya mengembun, suaranya tercekat.

"Aku ingin ia merasakan sakitnya seperti aku, sakit yang tidak akan pernah lupa hanya untuk nya. "

"Mungkin, aku bisa membantu."

Medina tertawa kecil. "Memang perlu, tapi untuk saat ini. Jangan dulu ya."

.

.

Di sisi belahan negara lain.

Rendra mendatangi sebuah club. Ia datang sendiri tanpa di temani oleh Bayu.

"Martin?"

"Haii bro... sinih, mau minum?"

"Gue gak mau mabuk!"

"Oke, gue pesenin orange juice."

Seorang pelayan menaruh segelas jus di atas meja. Rendra hanya tersenyum ramah, saat pelayan itu sedikit menggoda.

"Tch! lo pake susuk apa sih, sampai-sampai semua wanita yang melihat terpesona sama lo, hah?!"

"Bukan salah gue, jika gue terlahir tampan kan?"

"Menjijikkan, ucapan lo itu!"

"Katakan jujur, ada apa?!"

"Cika hamil Ren, gue bingung."

"Apa? Kok bisa, lo bego apa gimana?? Emang lo gak pake pengamanan?!Udah tau itu selingkuhan lo. Terus, itu calon istri mau di kemanain?"

"Ck! Panjang bener ceramahnya, kaya lo bener aja.

Justru itu yg bikin gue puyeng Ren, gue musti gimana ya. Mana dua bulan lagi, pernikahan gue sama Rani. Ah shiit!!"

Rendra menyentuh dahinya, terasa sedikit berdenyut. Ia yang sedang pusing memikirkan istrinya, harus ikut pusing memikirkan masalah sahabatnya.

...----------------...

1
Pengabdi Uji
yahh nmnya 😒 angett sm bni yaa mnding di markas g si🤭🤭😭🤣
🦋Rosseroo🦋: iya lah😌🤣
total 1 replies
Laila Sarifah
Duhh Mas Duda langsung gercep nih🤪
🦋Rosseroo🦋: iya, sat set keburu di ambil org😭🤣
total 1 replies
Laila Sarifah
Tinggal Husna aja nih yg belum. Apa dia bakalan sama Mas duda itu?😬
Laila Sarifah
Ya ampun seru banget ih ceritanya. Nggak bakalan rugi bacanya 😍🩵
Pengabdi Uji
Ini namanya yg lg isi siapa yg ngidam siapa🤭
Pengabdi Uji
lah ini hasil yg sblm nikah apa pas udh🙄
Laila Sarifah
Sabar Alyssa, bar-bar banget ih🤣
🦋Rosseroo🦋: kelamaan kak, biar langsung gas udah dpt target😭🤣
total 1 replies
Laila Sarifah
Alyssa malu-maluin ih😭Jaga image napa di depan orang tua😭
🦋Rosseroo🦋: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Pengabdi Uji
asikk nikah lg sah lgg asikk malam honey moon lgg🤭🤭🤭
Laila Sarifah
Ya semoga aja Vanessa beneran udah taubat😬
Laila Sarifah
Jangan sampai ada jin dasim yg ngerusak hubungan mereka lagi🩷
Pengabdi Uji
yahh masalalu lah tuu yg pnting ma sdh sah lg🤭
Pengabdi Uji
Yaa udah kata ku ma tanggung jawab ren tkt jadi lg🤭
Laila Sarifah
Selamat menikmati ngidam mu Ren. Biar ngerasain gimana rasanya waktu Medina ngidam dulu. Jangan cuma mau enak pas bikinnya aja🤭
🦋Rosseroo🦋: ehh ehh😭🤣🤣🤣
total 1 replies
Pengabdi Uji
🤭🤭yaa klo ada kesempatan knp gk
Pengabdi Uji
🤣🤣 Rendra lg joget2 pasti depan kipas maspion 🤣🤣
Pengabdi Uji
😭 Ksiann sbnrnya ihh tp gmna kan slh rendra sndri
Laila Sarifah
Rendra sepertinya lagi ngidam🤭
Laila Sarifah
Udahlah Vaness, ikhlaskan Rendra. Jangan jadi jin Dasim lagi😬
Pengabdi Uji
🙄🙄 Najong bgt si Rendang eh Rendra ini😭😭 Gausah sok nangis laaa kamu dulu itu brp kali sma Vanesa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!