Mengisahkan tentang seorang wanita yang rela melepaskan suaminya untuk wanita lain. Meski kini dia harus menghadapi semuanya sendiri menjadi orang tua tunggal buat ke empat anak-anaknya namun dia tetap semangat .Tidaklah mudah perjalanan hidup yang dia lewati . Dalam keadaan hamil muda dia harus berpisah dengan suami hingga dia membesarkan anak-anaknya. Namun dia beruntung memiliki Ibu dan adik yang selalu mendukungnya.Apakah dia akan bahagia setelah berpisah dengan suaminya ? Apakah Dia bisa merawat dan membesarkan keempat anaknya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian Aunankia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SIFAT EGOISNYA
Setelah makan kami kembali melanjutkan perjalanan.Mobil melaju dengan kecepatan sedang .Kini waktu menunjukan pukul 1 dini hari .Aku melihat Ivan beberapa kali menguap.
"Kamu ngantuk ?"
"Iyya Nih...bisa tidak kita cari penginapan terus besok baru kita lanjut " ucap ivan
"Iyya Nak, mending kita istirahat saja dulu"
Aku pun menyetujuinya . karena Aku tidak mungkin dalam keadaan seperti ini menyetir mobil.Jadi kami memilih nginap di Penginapan.Aku menyewa 2 kamar , Aku bersama anak- dan ibu bersama ivan.Setelah menerima kunci bergegas kami masuk ke kamar.
Aulia dan azkia langsung berbaring sambil bermain hp.Aku memilih untuk membersihkan badan sebelum tidur.Badanku terasa lengket setelah seharian naik mobil.
"Mami mandi dulu ya nak , kalian bobok lah sudah malam"
"Iyya Mam "
Aku segera mandi.Aku tidak berlama-lama mandi karena sejujurnya aku sudah mengantuk.Setelah selesai aku bergegas berpakaian dan merebahkan tubuhku di ranjang .Tiba-tiba ponselku berdering ada pesan masuk.
"Hy , lagi bikin Apa bu ?"
Aku melihat pengirimnya pak Rifal . Pria yang beberapa minggu terakhir ini sering mengusikku dengan pesan-pesannya.Aku malas membalasnya.Tapi tidak beberapa lama kemudian masuk pesan dari Mkios .Ada penambahan pulsa nominal 50 ribu.Kok ada pulsa masuk fikirku...Siapa yang kirim.
"Sudah masuk pulsanya bu? " Bunyi pesannya
"Ya Ampun orang ini... kok tidak dibalas pesannya malah kirim pulsa.Apa maksudnya sih?" Gerutuku
"Maaf kenapa kirim pulsa pak?" tanyaku via pesan sms untuknya
"Aku fikir pesanku tidak dibalas karena tidak ada pulsanya bu" balasnya
Ini orang bener-bener yaa, padahal aku sengaja tidak membalas pesannya. karena aku fikir tidaklah perlu untuk membalas pesannya.Dia hanya orang asing tidaklah perlu meladeninya.
"Tidak usah repot-repot pak " balasku
"Sama sekali tidak repot bu,karena aku penjual pulsa hehhehe"
Aku kembali tidak membalasnya..eh dia menelfonku .Aku tidak mengangkat telfon darinya.Namun Hp ku terus menerus berbunyi .Nampaknya orang ini tidak menyerah, aku yang sudah sangat mengantuk menindis tombol Ok tanpa membuka mata.
"Mau anda apa ya menelfon tengah malam begini " ucapku kesal
"Halo Mi ... kamu sudah dimana? " ucap seseorang dari seberang ... suara yang tidak asing bagiku...ya dia mas Anis... mendadak kantukku hilang karena kaget .
"Eh ...iyya Mas maaf ...saya tidak tahu kalau Mas yang nelfon" ucapku
"Jadi siapa yang kamu harap menelfon? " Tanyanya
"Tidak ada mas ...tadi ada yang orang iseng salah sambung" ucapku gugup
"Awas ya Mi.... jangan macam-macam ... kamu itu ibu dari Anak-anakku "
Entah mendadak aku merasa kesal dengan kata-katanya .
"Lalu kamu sendiri bebas macam-macam Pi ? "
"Heii... gak usah membantah yang jelas kamu jangan aneh-aneh gak bagus "
"Sudahlah Mas ...tanpa kamu ajarin aku tahu gimana harus menjaga diri dan kehormatanku... harusnya kamu liat dirimu sendiri ...gimana kelakuan mu selama ini " ucapku kesal
"Kamu ya...kalau di kasih tahu selalu melawan ... "
"Terserah kamu pi "
"Okey... kamu sekarang di mana ?"
"Penginapan "
" Itu kan ....kamu selalu mancing emosiku " bentaknya
"Memang kami di penginapan di kota Xy ... kami istirahat dulu besok lanjut perjalanan karena Ivan mengantuk ...sudahlah aku juga mengantuk "ucapku
"ohh begitu..bilang dong " ucap mas Anis
"Percuma ... Adnan mana ?"
"Ada dirumah sudah tidur "
"Okey aku sudah mengantuk pi ...Assalamualaikum " ucapku sambil memutus sambungan telfon .
Aku merasa sangat kesal dengan sifat egoisnya.Itulah dia menuntut dariku kesempurnaan dan kesetiaan tapi dia sendiri apa .... Dan dia meninggalkan Adnan di rumah Mama sedangkan dia tetap memilih bersenang-senang dengan teman- temannya .
Ya Allah ... mengapa engkau mempertemukan ku dengan pria sepertinya??? Pria yang sama sekali tidak pernah bisa berfikir dewasa ... Mengapa harus dia ...Apakah rencanamu untukku ya Allah ....??? Setragis ini kah kisah hidupku ??? Haruskah aku menghabiskan seluruh hidupku bersama pria seperti dia.
NB Mohon Kritik Dan Saran
bukan pelakor
dasar aja bucin n gatal Krn lama ngga disentuh suami
percuma dan jgn bucin dg dalih anak
sdh bisa cari uang kok msh mau dg suami spt itu
perseteruan sampah dan tong sampah
gantilah no hp...
benci aku ..jadi istri kok bodoh amat
istri polisi lagi..kan kamu bisa visum bude...
bucin emang bikin bodoh