Kejadian Yang tidak terduga membuat kesalahpahaman di antara mereka.
Giovaro Putra Admaja
"Jika Mencintaimu adalah sebuah kesalahan, Maka biarkan aku tetap salah agar aku tetap mencintaimu dalam kondisi apapun "
Nadira Queensha Candradinata
" Aku mencintaimu, namun kau begitu sempurna hingga membuatku sulit untuk mengimbangi mu"
BECAUSE OF YOU VARO
SCUEL MY HUBBY IS A PRESDIR SESION 3
BANYAK PERBEDAAN DENGAN CERITA SEBELUMNYA, TIDAK ADA PERJODOHAN DISINI!!
Salam Bahagia untuk kalian semua
From Author - Novelia Prasojo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noveliaprasojo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bag 28
" Bang kenapa kak Vino di tinggalin ?" tanya Rara heran dengan sikap Varo sejak tadi yang menarik tangannya tiba-tiba dan meninggalkan vino begitu saja.
Karena Suasana hati Varo yang masih kesal ia pun tidak menjawab pertanyaan Rara , Rara yang juga kesal akan sikap Varo pun memilih diam tanpa bertanya apapun lagi.
Rara mengalihkan pandangannya keluar jendela mobil, setelah cukup lama ia mengerutkan keningnya bingung karena jalanan yang mereka lalaui bukan lah jalan menuju kerumah.
Rara menatap Varo yang sedang mengemudi mobil disamping nya.
" Bang ini bukan jalan ke rumah , Kita mau kemana ?" tanya Rara bingung
" ..... " hening , masih hening tanpa ada jawaban apapun dari Varo.
" Ck, Terserah deh " Ujar Rara dengan malas dan memilih memejamkan matanya dari pada semakin kesal dengan sikap Varo. Toh Varo tidak akan membawanya kedalam bahaya .
Cukup lama mereka melakukan perjalanan akhirnya sampai di pelabuhan ,Bahkan rara yang tidur sangat nyenyak hingga tidak sadar jika mereka telah menyebrangi pantai menggunakan kapal yang sudah Varo persiapkan. Varo membiarkan Rara tertidur didalam mobil yang ikut naik di atas kapal.
tidak butuh waktu lama mereka telah sampai di sebuah pulau , Varo kembali melajukan mobilnya menuju Vila tempat tujuannya saat ini. Begitu sampai Varo membuka kaca mobilnya dan menghirup dalam-dalam udara segar yang masuk ke rongga hidung nya.
Tangan Varo mengulur meraih rambut rara yang menutupi wajahnya dan menyelipkan di balik telinga Rara. Lama ia menatap wajah polos Rara yang sedang tertidur pulas, ntah lah sepertinya hati nya akan stuck pada gadis di hadapannya ini untuk selamanya. pikir Varo
Tapi kita semua tidak ada yang tau bagaimana Kedepannya dengan hati Varo bukan ? Merasa terganggu dengan tindakan Varo ,Rara melenguh sambil menerjapkan matanya . Perlahan mata Rara membuka sempurna hingga pemandangan indah terpampang jelas di depan matanya.
Wajah yang terlukis indah , bahkan sangat indah untuk di gambarkan. Membuat jantung Rara berdegup kencang hingga ia terkejut dan langsung memundurkan tubuhnya karena posisi nya dengan Varo yang begitu dekat.
" Em.. Kita sudah sampai?" tanya Rara dengan gugup.sambil mengalihkan pandangannya dari Varo.
" kenapa gugup seperti itu , hm ?" Varo semakin mendekatkan dirinya untuk menggoda Rara.
" Si..Siapa yang gugup" Jawab Rara mengelak dan semakin salah tingkah dengan tindakan Varo.
Sampai Usia nya yang hampir menginjak 18 tahun dia tidak pernah sedekat ini dengan laki-laki manapun kecuali papa nya. Bahkan Varo sendiri tidak.
" A. . Abang sanaan ih " Dengan kekuatan nya Rara mendorong tubuh Varo hingga menjauh dari dirinya.
Cepat-cepat Rara turun dari mobil, Namun saat menyadari mereka berada di Tempat yang cukup asing bagi dirinya ,membuat Rara cukup terkejut dan menatap Varo dengan tajam.
Varo tersenyum dan ikut keluar dari dalam mobil dengan santainya ia berjalan menghampiri Rara.
" Kenapa menatap ku seperti itu ?" Tanya Varo tanpa merasa bersalah karena telah membawa anak gadis orang ke tpat yang cukup jauh bahkan hari sudah semakin sore.
" Abang ini dimana? kenapa membawa ku kesini ? dan apa papa tau jika kita kesini? lalu bagaimana dengan Jihan? kasian dia sendiri dirumah " Cerca Rara dengan berbagai pertanyaan membuat Varo memijit pelipisnya.
"Sejak kapan dia jadi bawel seperti ini" Gumam Varo dalam hati.
" Ayo jangan banyak bertanya " Varo meraih tangan Rara dan membawanya ke villa.
Di sana mereka disambut oleh beberapa pelayang yang memang bertugas Disana.
" Sebaiknya bersihkan dulu diri mu , Setelah itu kita makan malam " Ujar Varo dengan nada yang tidak bisa ditolak .
Walau kesal karena tidak mendapat penjelasan apapun tetapi Rara tetap saja menuruti apa yang varo katakan.
" Bi tolong siapkan pakaian ganti untuk nya" setelah itu Varo juga membersihkan diri di kamarnya sendiri, Itu adalah Vila milik Jen yang sebelumnya pernah Jen bangun bersama Ara dan teman-teman lainnya, Vila yang terletak di Kota B dengan bangunan yang sangat indah dan suasana pantai yang sangat mengagumkan.
( Ini ada di Sesion satu )
Varo yang lebih dulu telah selesai, tampak ia sudah siap dengan pakaian santai Kaos oblong dan celana pendek namun ia tidak lupa membawa jakcet karena pasti akan sangat dingin Disana nanti. walau begitu sederhana namun tidak mengurangi kadar ketampanan nya sedikit pun.
" Apa semua sudah siap ?" tanya Varo pada seseorang
" Sudah tuan muda " Jawab orang itu
" Baik lah, terima kasih " Orang itu mengangguk dan memberi hormat pada Varo ,ia pun segera meninggalkan Varo yang saat ini sedang menunggu Rara .
Tak berapa lama tampak Rara datang sudah siap dengan drees berwarna putih yang membalut tubuh rampingnya.
" Kau sudah siap ?" tanya Varo sambil tersenyum manis.
" jika belum, tidak mungkin aku berada disini bang" Balas Rara sambil memutar bola matanya malas pada Varo karena telah melontarkan pertanyaan yang konyol menurutnya.
" Pftt.. iya ,iya .. Ayo " Varo mengulurkan tangannya pada Rara membuat gadis itu mengerutkan keningnya bingung dengan maksud Varo , ntah dia masih terlalu polos atau apa, karena tak sabar Varo pun meraih tangan Rara dan membawanya ke suatu tempat yang telah Varo persiapkan sebelumnya dengan bantuan pelayan tentunya.
Namun sebelum sampai di tempat Varo menutup mata Rara lebih dulu dengan kain.
" Kenapa di tutup segala matanya ?" protes Rara
" Sejak kapan kau jadi bawel hm ?" Ucap Varo sambil mencubit pelan hidung Rara
" Ntah lah " Jawab Rara seadanya, dia bahkan tidak tau kenapa jadi lebih banyak bicara seperti sekarang ,apa lagi jika berhadapan dengan Nathan yang pada dasarnya juga diam .
Rara merasa tidak betah saja jika berada di suasana seperti itu, karena selama ini ada Jihan yang selalu berisik bersama nya. jadi jika dihadapkan dengan kesunyian seperti ada yang kurang.
Perlahan Varo menuntun Rara mendekati tempat yang sudah ia siapkan, Semilir angin malam menembus kulit Rara membuat nya mengusap lengan karena merasa kedinginan.
Dengan Cepat Varo mel3pas Jacket nya dan mengenakan nya pada Rara.
" Kita di pantai ?" tanya Rara penasaran, pasalnya dia mendengar suara ombak yang saling bersautan di tengah hening nya malam.
" Iya, bukan kah Villa ini memang di kelilingi oleh pantai?" Jawab Varo
" CK , Mana aku tau bang, Pernah kesini juga gak "
" Pernah "
" Kapan ?"
" Sekarang !"
Dengan kesal rara mencubit pinggang Varo , walau dengan mata yang masih tertutup namun cubitan itu tepat mengenai sasaran hingga membuat pemuda itu mengaduh kesakitan.
" Hei, Hei .. Stop !! Tangan mu seperti kepiting saja , jika mencubit sakit sekali " Sunggut Varo sambil mengusap pinggangnya
" Rasain, Abis nyebelin "
" Oke, Oke Maaf "
Suasana yang harusnya romantis menjadi perdebatan yang unfaedah dari mereka berdua. Namun hal itu membuat Varo senang karena Rara tidak sedingin sebelumnya .
" Kita sudah sampai, Jangan buka dulu matanya " Perlahan Varo membuka penutup mata Rara .
Disana ,pemandangan malam hari di Pantai yang tampak indah dengan banyak nya lampu lampu kecil serta lilin yang membentuk Ungkapan I ♥️ U QUEEN menghiasi Pasir-pasir pantai malam itu.
Rara Menerjapkan matanya seolah tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini, Mata nya berkaca-kaca melihat lilin-lilin Yang membentuk Ungkapan perasaan seseorang.
" I.. Ini" Rara menatap ke arah Varo yang ternyata sudah berlutut di hadapannya Sambil memegang setangkai bunga Mawar berwana putih karena itu bunga kesukaan Rara sejak dulu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG
Varo
Queen Or Rara
Happy Reading
up dong kak,sayang ngak d lanjutin kak
ku menunggu...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
ayo up dong Thor.......