NovelToon NovelToon
AMANDA [ A Happy Marriage ]

AMANDA [ A Happy Marriage ]

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Annida Rahman

Kobalt Ostman pria paruh baya yang rela menjual tiga putrinya kepada rekan binis demi perusahaan miliknya yang hampir bangkrut.

Amanda Ostman wanita berusia 24 tahun terpaksa menemui seorang kakek yang telah membelinya demi perusahaan ayahnya yang diambang kehancuran.

Arthur Smith pria berusia 28 tahun pewaris tunggal perusahaan Smith Company dipaksa menikah terlebih dahulu sebelum dia mengambil alih semua aset berharga kakeknya Tony Roberto Smith.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annida Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Naomi keluar bersama beberapa dokter yang menangani operasi Tony, Arthur dan Amanda berdiri dari tempat duduk mereka dan mendekati dokter-dokter tersebut

"Bagaimana operasi nya dokter? "

Dokter Gerald yang menjadi pemimpin operasi angkat bicara

"Operasi nya berjalan lancar" Arthur, Amanda dan Buddy tersenyum lega mendengar nya

"Syukurlah"

"Tapi ada hal penting yang harus saya bicarakan, mari Tuan ikut keruangan saya"

Arthur mengerutkan dahinya bingung mendengar perkataan dokter tersebut

"Baiklah"

Arthur menggenggam tangan istrinya dan menatap Buddy yang berdiri diam dengan rasa penasaran setelah mendengar perkataan dokter Gerald

"Paman Buddy, Paman tolong jaga Kakek disini, aku dan Amanda akan pergi keruangan dokter Gerald"

"Baik Tuan"

Arthur menarik tangan Amanda dan membawanya pergi dari sana mengikuti dokter Gerald yang sudah pergi lebih dulu

Tersisa Buddy dan Naomi didepan ruang operasi tersebut

"Dokter Naomi apa saya sudah bisa melihat Tuan Tony? "

Naomi menatap Buddy dan menggelengkan kepalanya

"Belum"

Buddy mendesah kecewa dan mengintip dari balik kaca kecil pintu untuk melihat Tony yang masih terbaring di ranjang operasi.

Naomi menatap punggung Buddy dengan tajam, dia merasa kesal karena operasi Tony berjalan lancar padahal dia sudah berupa untuk menggagalkan operasi tersebut dengan melakukan kesalahan-kesalahan kecil tapi hebat nya Dokter Gerald selalu bisa mengatasi nya dan menyelesaikan operasi dengan lancar.

**

Arthur menatap tidak sabaran pada dokter berusaha 50 tahun yang duduk didepan nya

"Apa yang terjadi dokter? bukannya operasi kakekku berjalan lancar, jadi ada masalah apa hingga dokter ingin bicara dengan ku? "

Gerald menautkan jari-jarinya di atas meja dan menatap Arthur serius

"Operasi nya memang berjalan lancar tapi karena sel saraf yang ada di tubuh Tuan Tony sedang mengalami ke kagetan setelah melakukan operasi hingga Tuan Tony untuk beberapa waktu harus terbaring di ranjang"

"Apa maksud nya dokter ? Apa artinya kakekku selamanya hanya menghabiskan waktu di atas ranjang?"

"Tapi tidak hanya itu mungkin setelah sadar Tuan Tony tidak akan bisa bicara dan mengunyah makanan dengan baik"

"Apa! " Arthur dan Amanda sama-sama kaget mengetahui kalau Tony tidak akan bisa lagi bicara

"Dokter lakukan apapun untuk menyembuhkan kakekku aku akan membayarnya berapapun itu"

"Tuan Arthur, ini bukan masalah uang, penyakit ini sangat langka dan masih belum ada obat yang dapat menyembuhkannya"

"Apa memang tidak ada kemungkinan untuk sembuh? "

"Penyakit ini mungkin bisa disembuhkan tergantung cara pengobatan yang dijalani Tuan Tony, meminum obat dan menjalani terapi secara rutin berkemungkinan besar untuk sembuh"

"Baiklah dokter Terima kasih, kalau begitu saya permisi" Arthur berdiri dan pergi dari sana sambil menarik tangan istri nya untuk keluar dari ruangan tersebut.

Amanda menatap wajah suaminya yang berubah sejak keluar dari ruangan Gerald

"Arthur semua akan baik-baik saja" Kata Amanda mencoba menenangkan suaminya, Arthur menatap Amanda dan langsung memeluk nya

"Kenapa jadi seperti ini? " Arthur terdengar tidak rela mengetahui kalau kakeknya sudah tidak bisa berjalan lagi dan hanya bisa terbaring di atas ranjang

Amanda mengusap lembut punggung Arthur dan kembali berbicara

"Kita harus yakin penyakit kakek bisa disembuhkan, kakek butuh dukungan kita, jika kamu berpikir ini akhirnya bagaimana kakek bisa berjuang melawan sakit yang dia derita"

Arthur melepaskan pelukannya dan menatap Amanda dengan dalam

"Kamu benar, aku harus yakin" Arthur mendekat kan wajah nya ingin mencium Amanda dan saat bibir Arthur sudah menyentuh bibir Amanda, wanita itu memalingkan wajah nya hingga Arthur hanya mencium pipi nya

"Kenapa? " Tanya Arthur dengan tidak senang

Amanda tidak menjawab dan menarik Arthur untuk pergi dari sana, posisi mereka masih berada didepan ruangan Gerald dan beberapa orang serta dokter berdiri tidak jauh dari mereka karena mereka juga ingin bertemu dokter Gerald

Arthur yang ditarik tiba-tiba sedikit berontak dan Amanda berhenti menarik suaminya, dia menatap sekeliling dan bernafas dengan lega setelah mereka sudah cukup jauh dari ruangan Gerald

"Didepan ruangan dokter Gerald banyak orang" Kata Amanda mencoba menjelaskan

"Aku tahu"

"Dan aku malu " Kata Amanda menegaskan perkataan nya

Arthur terdiam dan tersenyum dengan sangat lebar

"Istri ku ternyata sangat pemalu" Arthur mencubit kedua pipi Amanda dengan gemas saat istrinya tersebut memasang wajah cemberut

"Arthur sakit.... " Arthur berhenti mencubit istrinya dan mencium kedua pipi Amanda dengan lembut

"Maaf" Arthur menggenggam tangan Amanda dan kembali melangkah untuk kembali ke tempat ruangan Tony berada

Buddy yang melihat Arthur dan Amanda sudah kembali dengan cepat mendekati mereka

"Tuan Tony sudah dipindahkan keruangan lain Tuan"

"Berapa lama? "

"Baru saja"

"Baiklah ayo kita ke sana" Mereka pergi dari sana untuk menuju ruangan Tony dirawat, mereka masuk dan melihat Naomi didalam ruangan tersebut

"Arthur" Kata Naomi dengan kaget, dia menjauhkan tangannya dari botol infus dan tersenyum dengan canggung, Buddy mengerutkan dahinya saat dia menyadari kalau Dokter Naomi bertingkah mencurigakan

"Terima kasih telah menjaga kakekku, kamu bisa beristirahat sekarang" Kata Arthur dengan nada datar, Naomi yang mendengar perkataan Arthur sedikit kesal karena perkataan pria tersebut seperti usiran halus baginya

"Baiklah kalau begitu saya permisi" Naomi hanya tersenyum kecil dan keluar dari sana tapi saat dia melewati Amanda dia menatap tajam wanita tersebut hingga membuat Amanda sedikit takut melihat nya

"Wanita sialan" Kata Naomi dengan kesal didalam hati sebelum dia benar-benar keluar dari sana

" Arthur apa kamu tidak memberitahu Mama mengenai kakek? " Tanya Amanda setelah dia sadar kalau Linda alias Lisa tidak ada sejak Tony dioperasi

Arthur terdiam dan menarik Amanda untuk duduk di sofa yang ada disudut ruangan, sedangkan Buddy memilih menjauh dan duduk di samping ranjang Tony

"Aku belum memberitahu Mama"

"Kenapa? Dia kan Ibu mu"

"Mama sangat menyanyangi Paman Johan, dia selalu membela Paman meskipun yang dilakukan Paman itu salah, tapi Amanda benar Dia itu Mamaku aku yakin dia tidak akan membiarkan Paman Johan untuk mengambil alih perusahaan yang menjadi hak ku, Seperti nya aku harus ke rumah Mama untuk menjelaskan mengenai Paman dan dan kakek "

"Sayang"

"Ada apa? "

"Aku akan rumah Mama sebentar kamu tunggu disini ya bersama Paman Buddy"

"Apa perlu aku temani? "

"Tidak, aku hanya pergi sebentar saja"

"Baiklah" Arthur berdiri dari sofa dan keluar dari ruangan tersebut tapi tak lama Arthur kembali masuk dan berjalan cepat mendekati Amanda

Cup

Dia mencium Amanda secara tiba-tiba hingga membuat Amanda membesarkan matanya kaget, Buddy yang melihat itu memalingkan wajah nya

"Tuan Arthur memang tidak tahu tempat"

Setelah 10 menit dia mencium istrinya Arthur menarik diri dan mencium kening Amanda untuk terakhir kalinya

"Aku pergi sekarang"

"Kamu kembali hanya untuk mencium ku? "

"Iya"

"Kamu ini kekanak-kanakan sekali, sudah pergi sana"

"Iya, iya aku pergi dulu ya nanti aku kembali lagi"

Arthur menatap lama Amanda sebelum dia kembali berdiri dan pergi dari sana, Amanda hanya menatap punggung Arthur hingga pria itu menghilang dibalik pintu ruangan Tony.

Amanda mengalihkan matanya dan dia tak sengaja bertatapan dengan Buddy yang juga menatap nya

"Tuan Arthur sangat romantis, dia kembali dan mencium Nona hampir 15 menit lamanya tapi dia bahkan tidak melirik ku sama sekali saat dia pergi"

Amanda menundukkan wajahnya malu dan memainkan ponsel nya untuk menutupi rasa gugup nya.

**

Besok up lagi ya kak❤❤😘

Ditunggu 🥰🥰

1
Hasanah Ana
novelx bagus banget
Iwan Lam Rantoe
kok cerita nya jadi bodoh Thor.
Arthur kan tau Amanda dijual ayah nya tpi knpa dia baik sama ayah Amanda
Rosikh Nurhayati
terima kasih atas karya yg luar biasa semoga sehat selalu dan ide2 cemerlang untuk membuat karya yg luar biasa
Rosikh Nurhayati
good job artur
Rosikh Nurhayati
ngakak guling2
Rosikh Nurhayati
ooh ternyata dia bukan ibunyaa
Rosikh Nurhayati
baru baca langsung syuukaaa
r.ayu ningsih
terimakasih telah membuat cerita ini
Ruk Mini
gerahhhhh...ohhh Thor..kau luar biasa..walau singkat tpi padat crita y ga muter2 sukaaa bgt..tq thorr d tgg karyamu lgi y
ℓ ι ƒ ι α 💕
🤣🤣🤣🤣 hah. busyet 20 menit 🤦‍♀️😅
Hamokitsi Run
hahahaha bagus.....
Hamokitsi Run
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗manisnyaaa
Hamokitsi Run
jangn mau Artur kamu bkalan d jadiin sapi perah bwt muasin keserakahan dy istri dan anak2 trinya... huft

.
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih kak🙏
total 1 replies
Hamokitsi Run
kanh mOduss.. blng aj pengen.. pake bawa2 kakek segala🤣🤣🤣🤣🤣
Hamokitsi Run
ishh... aneh mlh sayang sma anak tirinya dan nyiksa anak kandung nya
Dewi Sartika
so sweet, happy
Atieks Syaiful Bahri
wkwkwkwkkk kena karma berjamaah 🤣🤣🤣🤣
Atieks Syaiful Bahri
good langsung to the point*aku bukan pacarnya,,aku jg bukan kakaknya,,,AKU SUAMINYA.😅😅😅
Atieks Syaiful Bahri
baru mampir thor langsung sreg ceritanya kyknya menarik🤭
Ixora_Javanica
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!