NovelToon NovelToon
Aku Bukan Kupu-kupu

Aku Bukan Kupu-kupu

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Romansa Fantasi / Time Travel / Model / Fantasi Wanita / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:361.2k
Nilai: 5
Nama Author: Wachid Tiara

Seorang model cantik yang sangat terkenal, tiba-tiba harus menjalani takdir kehidupannya dengan menjadi seorang Dewi Kupu-kupu, dia terbang begitu jauh menembus ruang dan waktu, sampai dia terjebak di sebuah kerajaan bernama Awan Langit untuk menyelesaikan misinya di sana, agar dia bisa memenuhi satu keinginan terbesarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 29

.

29

.

.

"Vivi... Bagaimana tempat ini menurutmu?" Tanya Sky yang kini memabawa Vivi ke tepi danau.

"Sangat indah Sky... Kita ajan piknik di sini. Aku akan menggelar tikar dulu." Vivi mengeluarkan tikar piknik, setelah itu dia juga mempersiapkan makanannya, ada kue-kue kering dan juga beraneka ragam cake Miki dari Cheese cake sampai red Velvet, Vivi juga menyiapkan beraneka minuman dingin yang sangat menyegarkan. Terlihat juga jika Vivi mengeluarkan aneka Snack dari yang rasa keju sampai yang pedas.

"Sky... Kemarilah." Vivi melambaikan tangannya pada pria yang sudah berhasil membuatnya menyerahkan hatinya padanya.

Dengan senyuman yang begitu manis, Sky mendekati Vivi yang sudah duduk di tikar yang tergelar disana.

"Waaah... Kamu menyiapkan begitu banyak makanan." Ucapnya.

"Mm... Duduklah... Kita harus menikmati semuanya saat piknik seperti ini." Vivi menepuk tempat di sebelahnya agar Sky duduk di sana.

Dengan senyuman manisnya, sky duduk di sebelah Vivi, "Vi... Apanaku boleh bertanya sesuatu? Aku sangat penasaran." Ucapnya.

"Katakan saja. Jika aku bisa menjawabnya, aku akan memberitahu mu."

"Aku ingin tahu, senjata apa yang kamu gunakan untuk melawan mereka itu. Senjata kecil tapi sangat mematikan." Tanya Sky

Vivi tertawa geli mendengar itu. Dia mengeluarkan pistol yang tadi dia gunakan untuk melawan semua orang yang hendak membunuhnya.

"Maksudmu benda ini?" Tanya Vivi sembari menunjukkannya pada sky.

"Iya. Itu. Benda kecil tapi sangat mematikan." Jawab Sky.

"Ini adalah jenis senjata api. Kami biasa menyebutnya pistol. Ini seperti panah mungkin. Hanya saja kecepatannya berkali kali lipat lebih cept dan lebih mematikan dari anak panah. Ini lebih mudah di bawa dan di sembunyikan. Ambilah." Vivi meletakkannya di telapak tangan Sky, "ini untukmu. Kamu harus menjaganya baik-baik. Ini untuk menyerang di saat yang paling terdesak." Jelasnya.

"Ini untuk ku? Tapi ini benda yang sangat berharga." Sky merasa tidak bisa menerima kembali pemberian dari Vivi yang sudah berkali-kali memberikan begitu banyak benda-benda bagus dan sangat menakjubkan padanya.

"Untukmu. Simpanlah. Kamu pasti sudah tahu cara menggunakannya bukan?"

Sky menganggukan kepalanya, "Aku mengerti. Aku melihat mu saat menggunakannya." Jawabnya.

"Baiklah. Sekarang simpan itu, kita harus menikmati piknik kita ini." Vivi tersenyum manis pada pria yang juga sedang tersenyum begitu manis padanya.

"Iya..." Vivi segera meletakkan kepalanya di bahu kekar Sky. Semilir angin yang berhembus membuat suasana menjadi semakin nyaman.

"Kalian...." Vivi segera menarik kepalanya dari bahu Sky, saat dia mendengar suara seseorang.

Dia dan sky melihat ke arah sumber suara. Mereka berdua melihat Lunar dan Cloud yang segera berlari mendekati mereka.

"Kenapa kalian ada di sini?" Tanya Sky dengan wajah sebalnya. Dia hanya ingin berduaan dengan Vivi , tapi sepertinya dia harus di ganggu lagi.

"Aku mengajak Lunar kemari untuk jalan-jalan. Siapa yang mengira jika kita akan bertemu di sini." Jawab Cloud.

"Dan apa ini... Kalian berdua berpesta sendiri..." Cloud segera berlari duduk di sebelah Vivi untuk menikmati hidangan yang sudah Vivi siapkan.

"Cloud!" Sungut Sky.

"Kenapa? Ini untuk di makan bukan? Lunar, kemarilah." Jawab Cloud, dan saat ini Lunar juga berlari ke arahnya dan duduk di sebelah Cloud.

Mereka berdua mulai menikmati hidangan manis dan juga menyegarkan yang sudah Vivi siapkan untuknya sendiri dan untuk Sky

"Maaf...." Ucapnya Sky dengan begitu menyesal.

"Tidak apa-apa. Kita bisa melakukannya lain kali lagi. Aku akan menyiapkan yang lainnya juga." Vivi mengeluarkan dua gelap mie instan cup. Setelah itu dia mulai menyeduhnya dengan air panas.

"Apa itu?" Tanya Cloud.

Vivi menatap jengah pada Cloud yang masih saja ingin meminta lagi, walaupun dia sudah memakan makanan pikniknya yang sudah siapakan untuk Sky.

"Tidak ada untukmu! Ini hanya untuk ku dan Sky!" Jawab Vivi sembari mendengus sebal.

"Jahat sekali..." Ucapnya Cloud yang juga mendengus pada Vivi.

"Sky... Makanlah... Ini untukmu. Dan ini untuk-ku." Ucap Vivi sembari memberikan satu cup kue instan pada kekasihnya.

"Terimakasih." Ucapnya.

"Sama-sama. Ayo kita makan. Kita biarkan mereka berdua melihatnya." Jawab Vivi sembari mulai memakan mie cup instan miliknya.

Sky melihat bagaimana Vivi memakannya, dia mulai mengikuti langkah apa yang Vivi lakukan.

"Mmm... Rasanya enak dan hangat. Ini juga kenyal" Ucapnya.

"Tentu saja. Ini sangat enak." Ucap Vivi sengaja untuk membuat Cloud dan Lunar ingin juga memakannya.

"Vivi...." Cloud benar-benar terlihat seperti anak kecil yang sangat ingin memakannya juga.

Melihat itu Vivi benar-benar tidak bisa menahan rasa gelinya.

"Ambilah. Kamu sangat menggemaskan saat seperti ini. Aku tidak bisa menolaknya." Ucap Vivi sembari memberikan dua cup mie instan yang sama seperti miliknya dan Sky

Dengan mengikuti langkah yang Vivi lakukan tadi, Cloud dan Lunar sudah bisa menikmati mie instan cup seperti Vivi dan Cloud.

"Ini benar-benar enak. Apa aku boleh memintanya yang banyak? Ada air panas di istana. Aku bisa membuatnya setiap saat." Cloud tersenyum lebar pada Vivi yang hanya menatapnya dengan jengah.

"Tidak!" Tolak Vivi dengan cepat

Cloud mengerucutkan bibirnya, walaupun Vivi menolaknya tetap saja Vivi tertawa geli saat melihatnya seperti itu.

"Sudahlah. Kita nikmati semuanya yang ada di sini. Setelah itu kita harus kembali. Pasti Sky juga sudah di cari kemana-mana di sana. Dia memiliki banyak pekerjaan. Tapi aku justru membawannya kemari." Ucap Vivi.

"Aku? Mungkin ada yang mencariku. Tapi itu juga bukan sesuatu yang penting. Jadi jangan khawatir." Jawab Sky sembari mengusap lembut rambut panjang Vivi.

"Tetap saja kita harus kembali. Hari juga sudah mulai senja." Vivi melihat langit yang sudah mulai terlihat berwarna jingga.

"Pemandangan di sini benar-benar indah..." Ucap Vivi seraya mengambil ponselnya untuk menangkap gambar yang benar-benar terlihat sempurna.

Krek!

"Waaah... benar-benar indah." Ucapnya.

"Memang sangat indah." Ucap Sky setelah dia juga mengambil foto dengan ponselnya. Tapi bukan foto pemandangan di sana. Tapi foto Vivi yang sedang tersenyum begitu manis.

"Ayo pulang aku dan Lunar sudah menghabiskan semua makanannya." Ajak Cloud seraya beranjak dari tempatnya duduk

Vivi dan Sky benar-benar terkejut saat melihat semua makanan yang ada di sana sudah menghilang begitu saja dengan sangat cepat.

"Sepertinya perut kalian memang bisa memakan bukit dan lembah sekaligus." Desis Vivi.

Cloud dan Lunar hanya tersenyum lebar pada Vivi yang terlihat kesal.

"Kalian benar-benar rakus!" Sungut Sky yang juga sebal melihat bagaimana adiknya benar-benar bisa menghabiskan semua makanan yang sudah di siapkan Vivi untuknya.

"Sky... Sebaiknya kita kembali." Ajak Vivi.

"Iya. Ayo." Sky menggenggam tangan Vivi untuk membantunya berdiri.

Setelah itu mereka semuanya kembali ke istana.

.

1
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
hai kak aku mampir wih nie novel dri 2020 tapi ngga pp ya walau baru nemu

siapa yang sudi mampir di novel pertama qu
Sri Yuli Yanti
ceritanya menarik jariku untuk terus menggeser terus layar hpku ke atas,, 🤭 lanjut baca Thor ☺️
Aprilia G. De Obelia
ngakak! ke ingat cerita Amy sama Arthur, adegannya sama
Jjlynn Tudin
🤣🤣🤣🤣 dapat da bayangkan
Jjlynn Tudin
terbaik hahaha
Jjlynn Tudin
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Jjlynn Tudin
love Vivi ketat2 🤣🤣
Jjlynn Tudin
🤣🤣🤣 klu sky kpingin ya Peri agung ya juga pengin tu hahahah
Jjlynn Tudin
hahaha sot² punya dewi🤣🤣🤣
Jjlynn Tudin
🤣🤣🤣🤣 aduh best juga selingkuh pada yang sama untung jadi playgirl terhormat hahaha
Jjlynn Tudin
geram aku sama ratunya eeee
Jjlynn Tudin
Peri agung cemburu 🤣🤣 di buatnya sky tetidur hahaha
Jjlynn Tudin
ohh aku ikut merasa kegilaan Vivi🤣🤣🤣
Jjlynn Tudin
alala suda di hisap² bibirnya Dewimu Peri agung🤣🤣🤣
Jjlynn Tudin
🤣🤣🤣 kurungla.selama.lamanya🤣
Jjlynn Tudin
oiii mengoda dewi dosa tu hahahaha
Jjlynn Tudin
🤣🤣🤣 kdapatan tliur
Jjlynn Tudin
🤣🤣🤣
Jjlynn Tudin
🤭dapat saya bayangkan Vivi mcm siok sdiri hahaha
Vivi swanti Nainggolan
kok Uda tamat gk ada sama sekali TDK ending alias gantung sayang sekali padahal ceritanya bagus.lihat ini aja ceritanya gantung jd malas lihat cerita yg lain😓
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!