Ria seorang gadis mandiri cantik dewasadan bertanggung jawab dengan pekerjaannya. Sejak bayi Ria jauh dari orangtuanya, Ria menjadi tulang punggung karena ayahnya yang sudah lanjut usia. Ia wanita yang pantang menyerah pekerja keras dan sangat menyayangi keluarganya. Jalan cintanya tidak secantik dan semulus dirinya. Mempunyai mantan kekasih yang bernama Hari.
Hari sosok laki-laki yang keras kepala setiap apa yang ia inginkan harus tercapai.
Untung saja ia sudah menemukan kekasih yang benar-benar selalu melindunginya menyayanginya dengan tulus yaitu Dani.
Namun jalan cinta mereka tidak lah semulus cerita-cerita di negri dongeng, kekuatan cinta mereka di uji oleh restu dari saudara-saudara Dani. Meskipun ia sudah mendapat restu dari orang tua mereka namun ada saja halangan agar mereka tidak menjalin hubungan lebih jauh lagi ke jenjang yang lebih serius, keponakan dan kakak Dani menjadi penghalang. Sampai sang mantan yang sudah pergi tiba-tiba datang kembali, namun kekuatan cinta mereka selalu membentengi.
Penasaran dengan alur ceritanya yuk ikutin dan tetap setia ni novel ku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nuray, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di luar dugaan
Acara party di rumah Ajat berjalan lancar, Dado masih belum bisa terima jika yang mendapatkan hati Ria adalah Dani bukan dirinya.
Meski pun Ajat dan Rasyd memberi pengertian kepada Dado namun ia tidak akan berhenti untuk mendapatkan hati Ria.
"Udahlah Do ngapain sih lo terus-terusan ngejar-ngejar si Ria, dia udah ada yang punya lagian bukannya lo udah punya cewek mau dikemanain dia cinta gak bisa dipaksa Do yang ada lo nyakitin diri lo sendiri" Rasyid memberi pengertian kepada Dado.
"Kenapa sih lo jadi ngebucin gini sama si Ria kan lo udah tau sebelum lo nembak dia tetap anggap lo teman gak lebih lo bukan sekali atau dua kali ngucapin kata cinta ke dia hasilnya dia gak terima lo" Kata Ajat.
"Gue masih penasaran sama dia, kenapa sih lo semua gak ngedukung gue hah" Dado tak terima.
"Kita bukannya gak mau ngedukung lo Do, posisi lo salah memaksakan perasaan orang cuma karena ego lo buat apa kita ngedukung kalau itu salah" Ajat mulai geram.
Rasyid dan Ajat bingung harus menasehati Dado dengan cara apa, semua cara sudah dilakukan namun Dado masih tetap pada pendiriannya.
"Gue gak akan nyerah buat dapetin hati lo Ria, lo harus jadi milik gue" Gumamnya.
Ke esokan harinya tak terasa libur panjang telah berakhir, hanya tersisa tinggal satu hari lagi.
Setelah kejadian semalam Dani menjadi gelisah seakan takut kehilangan Ria.
Ketika ria selesai mandi tiba-tiba ponselnya berbunyi.
Deerrt.
Suara ponsel Ria berbunyi, Ria segera meraih ponselnya diatas nakas.
📱
Sayank ku
Lagi apa yank?
My timie
Beres mandi.
Sayank ku
Jalan yuk, sehari lagi libur ni🙏
My timie
Pulangnya jangan terlalu malam ya besok udah mulai kerja.
Sayank ku
Siap tuan putri, 15 menit lagi aku jemput ya
My timie
👍👌
Sayank ku
I love u my timie💕❤😘
My timie
I love u to my bawel😆❤
Ria menggelengkan kepalanya semenjak kejadian semalam sikap Dani begitu posesif kepadanya seakan tak membiarkan Ria sedetik pun tak memberi kabar kepadanya.
Setelah selesai memakai baju Ria segera keluar rumah ketika Rua membuka pintu Dani sudah berada didepan rumahnya.
"Aku mau izin sama Ayah" Pinta Dani.
"Ayah sedang tidak ada dirumah, tadi berangkat ke rumah om" Jawab Ria.
"Mmmmhh ya sudah ayo naik" Perintahnya.
Mereka pun berangkat menuju restorantak lama lima menit perjalanan mereka pun sampai di restoran.
"Aku laper makan dulu ya setelah itu kita jalan-jalan" Pinta Dani.
"Kamu saja yang makan aku sudah makan" Kata Ria.
Setelah Dani memesan makanan dan minuman, tak menunggu lama pesanan pun datang.
"Kita mau nonton ke mall ke taman atau ke penghulu" Goda Dani.
"Mulai lagi deh" Ria memukul tangan Dani.
"Lalu kita mau kemana?" Tanya Dani.
"Kita ke taman saja"Pinta Ria.
"Oke setalah ini kita ketaman tuan putri".
Entah mengapa setelah Ria dekat dengan Dani kini ia lebih suka menghabiskan waktu ditaman ketimbang pergi ke mall, nonton baginya taman selain tempatnya sejuk taman juga mempunyai nilai plus bagi Ria.
Ria hanya memesan minuman karena ia baru saja makan, setelah Dani selesai makan mereka segera ke taman mereka mencari tempat yang nyaman dan yang pemandangannya sangat indah mereka memilih di ujung dekat danau.
Tiba-tiba dani meminta Ria menutup mata.
"Yank coba tutup mata kamu" Pinta Dani.
Ria pun mematuhi perintah dan ia menutup mata, setelah merasa sudah siap Dani meminta Ria membuka mata.
"Nah sekarang kamu buka mata yank" Perintahnya.
Ria membuka matanya setelah Dani memerintahkannya betapa terkejutnya Ria setelah membuka mata melihat di sekelilingnya ada banyak bunga dan balon berbentuk hati, yang tak kalah mengagetkan adalah ria melihat teman-temannya memegang bunga mawar lalu Ria melihat Dani kini Dani sedang berlutut memegang kotak berwarna merah berukuran kecil berisi cincin.
"Mungkin aku bukan orang yang bisa memperlakukan pasangan nya secara romantis, hannya ini yang bisa aku berikan padamu Ria maukah kamu menikah denganku dan menjadi Ibu dari Anak-anak ku" Pintanya Dani.
Seketika sorak serta tepuk tangan teman-temannya terdengar sangat kencang dan serentak.
"Terima terima terima terima terima terima terima terima terima terima terima terima" Sorak teman-teman Ria.
Tak sadar Ria meteskan air mata harunya, ia tidak menyangka Dani benar-benar menyiapkan ini semua untuknya.
"Mau atau tidak" Ucap Dani penuh harap.
Ria terdiam menatap wajah teman-temannya di kantor".
Sejak kapan Dani mempersiapkan semua ini?bukannya waktu itu di alun-alun kota Bandung ani sudah memberinya cincin tanda keseriusannya"batin ria.
"ya aku terima" Katanya tanpa ragu.
Sorak serta tepruk tangan terdengar tak lama Dani memegang tangan Ria menyematkan cincin ke jari manis Ria, Dani tidak mengganti cincin yang pernah ia berikan kepada ria namun menambahnya menjadi dua kini bentuk cincin yang ada dijari manisnya terbentuk sempurna.
Ria sangat terharu karena di saat-saat bahagianya disakskan oleh teman-temannya teman-teman ria menghampiri memberikan bunga serta balon berbentuk hati dan mengucapkan selamat kepada Dani dan Ria.
"Selama ya" Kata Dila.
"makasih" Jawab Ria.
Disusul dengan Lina dan Hani.
"Wiiiihh bro gila lo bisa ngelakuin ini" Kata Ajat.
"Makasih ya lo semua udah mau bantuin gue" Kata Dani.
Dari bahagia disusul dengan teman-teman lain yang telah membantu melancarkan rencana Dani.
"Makasih yank" Dani tersenyum bahagia.
"Aku sayang banget sama kamu, aku janji secapatnya aku nikahin kamu saat ini aku baru melamar kamu didepan teman-teman dan secepatnya aku akan melamar kamu di hadapan keluarga kamu membawa keluargaku aku harap kamu bisa bersabar hingga tiba waktunya" Tambahnya.
"Aku juga sayang banget sama kamu Dan" Kata Ria meneteskan air mata bahagia.
Tak terasa hari sudah sore, mereka pun pulang.
Entah apa yang saat ini ia rasakan
semua tidak dapat ia ungkapkan saat ini ia sangat bahagia ia mersasa menjadi wanita yang paling beruntung karena menjadi kekasih Dani, ia tidak meyangka jika Dani benar-benar menginginkan Ria untuk menjadi istrinya kelak.
Cinta tak memandang harta fisik dan umur meskipun Dani terlihat tidak berpengalaman namun ia bisa memperlakukan pasangannnya dengan manis.
sikap lemah lembutnya mampu membuat siapa pun terasa nyaman termasuk Ria yang selalu mendapatkan kejutan-kejutan dari Dani.
*
*
*
Hai teman - teman ini loh visual peran pendukung dari masing-mading tokoh dicerita.
Semoga kalian suka ya sama visual yang aku kasih.
Tetap setia ya sama cerita aku.
Visual Ajat.
Visual Rasyid
Visual Dado
Visual Lina
DUGAAN KU SALAH DI KOMEN DIATAS, MALAH HARI YG NEKAT INGIN MMPERKOSA RIA..