NovelToon NovelToon
Revenge : Black Mask

Revenge : Black Mask

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:28.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Karya ini merupakan karya jalur kreatif

Sekuel Mr. And Mrs. Walker

Nasib tragis harus di alami oleh Edward Walker. Diusianya yang masih muda, ia harus menyaksikan kematian kedua orang tuanya yang dilakukan oleh segerombol orang tak di kenal.

Tentu hal itu meninggalkan duka mendalam. Karena bagaimanapun orang tua Edward, yang tak lain adalah Charlie dan Ainsley, merupakan mantan anggota FBI yang disegani. Semua berspekulasi jika pelaku pembunuhan tersebut adalah musuh Charlie. Namun sayangnya, tidak ada satupun penegak hukum yang berhasil menangkap pelaku, termasuk Clara dan Aaron.

Namun tekad balas dendam sudah mendarah daging di hati Edward. Setelah dia dewasa, dia memerankan peran ganda untuk menyelidiki kasus pembunuhan orang tuanya. Tapi akhir-akhir ini ada yang menyalahgunakan identitas nya untuk melakukan kejahatan.

Siapakah dia ? Dan akankah Edward berhasil membalaskan dendam atas kematian kedua orang tuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 Makan Malam

Setelah perbincangannya dengan Clara, Edward membantu wanita itu untuk menyiapkan acara makan malam, yang mana adiknya akan datang bersama sang kekasih yang bernama George Willis.

Clara dibantu pelayan menyiapkan menu makan malam sementara Edward membersihkan rumah. Untuk sementara, Edward akan mengesampingkan urusannya dan memperhatikan adiknya terlebih dahulu. Lagi pula membutuhkan waktu untuk mengetahui identitas asli Demon.

Dia berada di perusahaan apa juga Edward tidak tahu. Dan walaupun ia tahu, akan sangat aneh jika FBI tiba-tiba mendatanginya. Mungkin dia bisa bertanya pada Uncle Alex yang mana waktu itu mendapat tugas untuk menyelidiki mafia Red Blood.

"Apa kau sudah selesai membersihkan ruang tamu?" tanya Clara tiba-tiba

"Sudah mom. Apa ada yang harus aku kerjakan lagi?" tanya Edward

"Tidak perlu. Lebih baik kau istirahat saja. Lihat, matamu terlihat seperti mata panda. Kau pasti sering begadang, kan. Sisanya biar mommy yang urus," ujar Clara

Edward mengangguk pelan dan menuruti perintah ibunya untuk beristirahat. Memang, kejadian akhir-akhir ini membuatnya kurang istirahat. Tapi mau bagaimana lagi, dia sangat ingin segera membalaskan dendamnya. Bahkan sampai sekarang dia masih menyesal karena datang terlambat ke apartemen Thomas sehingga seorang wanita yang tidak ada sangkut pautnya harus meregang nyawa.

Tapi untungnya, di saat-saat terakhir Emira memberitahunya tentang organisasi mafia yang kemungkinan telah merekrut Thomas menjadi anggotanya.

"Hah ... Lelahnya," gumam Edward setelah menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur. Dia menoleh menatap foto kedua orang tuanya yang terletak di nakas. Dia mengambil foto tersebut dan tersenyum. "Aku merindukan kalian." Edward mencium foto tersebut dan mendekapnya. Dan tidak berapa lama, terdengar dengkuran halus keluar dari mulutnya.

...****************...

Hari sudah malam, semua keluarga Simon tengah duduk di ruang tamu, menunggu tamu spesial mereka datang.

Sebelumnya Edward sudah memberitahu Samuel untuk meredam amarahnya. Jangan sampai acara makan malam ini berantakan. Karena sebelumnya, Samuel begitu terbuka saat Catherine memperkenalkan George padanya. Tapi setelah mengetahui kelakuan buruk George, Samuel sudah hilang respect pada pria itu.

"Sudah malam, Sepertinya mereka tidak jadi datang. Bagaimana jika kita makan saja? Aku sudah sangat lapar," keluh Samuel

"Tunggulah Sam, jika kau makan lebih dulu maka putrimu akan marah dan tidak mau memelukmu lagi," ledek Clara. Selama ini Samuel selalu memanjakan Catherine. Apalagi saat tahu jika putri mereka akan mengambil kuliah dengan jurusan kedokteran. Samuel adalah orang pertama yang begitu antusias dan membantu putrinya agar mendapatkan gelar dan bisa meneruskan kariernya.

Itu sebabnya saat Catherine datang memperkenalkan George, Samuel begitu senang. Bahkan saat Clara secara terang-terangan tidak menyukai George, Samuel justru membela Catherine. Tapi walaupun begitu, Samuel tidak menyalahkan istrinya. Karena bagaimanapun Clara adalah mantan anggota FBI yang pastinya tidak perlu diragukan lagi instingnya. Dan ternyata benar, George hanyalah seorang bajingan yang menyalahgunakan kekuasaannya untuk menindas yang lemah.

"Aku sudah sangat lapar. Memangnya mereka mau datang jam berapa, hah?" gerutu Samuel

Clara dan Edward hanya bisa menggelengkan kepala sambil tersenyum melihat tingkah Samuel. Namun, tidak berapa lama mereka mendengar suara mobil yang terparkir di halaman rumah mereka.

"Mereka datang," seru Edward. Dia berdiri di susul Clara untuk menyambut tamu mereka. Sementara Samuel dengan malas juga ikut berdiri bersamaan dengan Catherine yang masuk dengan wajah yang sumringah.

"Selamat malam mom, dad," sapa Catherine

"Selamat malam sayang. Di mana kekasihmu?" tanya Clara

"Aku di sini, aunty." George berjalan dengan gagah menghampiri mereka semua.

"Selamat malam George. Terima kasih sudah datang kemari," ucap Edward

"Iya kak. Kalian adalah keluarga Catherine, bagaimana mungkin aku tidak datang jika kalian mengundangku?" ujar George

Ketiganya memasang senyum palsu di wajahnya. Dan setelah berbasa-basi, Samuel mengajak mereka untuk makan.

Tidak ada yang mengatakan sepatah katapun. Dan hal itu membuat Catherine merasa canggung. Padahal dia adalah anggota keluarga Simon, tapi ia merasa seperti orang asing. Apa hal ini karena ia memilih tinggal di apartemen?

Berbeda dengan Catherine, George justru merasa biasa saja. Padahal di depannya ada tiga singa yang melirik tajam pria itu. Tapi dia seolah tidak tahu, atau memang tidak mau tahu? Entahlah, tapi yang jelas Edward merasa ada yang aneh dengan George.

"Rasanya sudah lama kita tidak makan malam bersama seperti ini. Dulu kita hanya berempat, tapi sekarang kita berlima," seru Edward memulai pembicaraan

"Itu karena kau terlalu sibuk dengan kasus-kasus mu. Sampai-sampai kau memilih untuk tinggal di apartemen. Bahkan sekarang setelah ada kasus di apartemen mu saja, kau tidak mau tinggal di sini. Malah justru tinggal di pinggiran kota," gerutu Clara

George menelan makanan dengan susah payah saat Clara mengungkit masalah kasus yang terjadi di apartemen Edward. Apa mereka sengaja mengatakan hal itu untuk membuatnya tidak nyaman?

"Sekarang saja kalian belum bisa menemukan orang yang sudah menyuruh berandalan itu untuk menyerang mu di apartemen. Kenapa FBI sekarang begitu payah? Berbeda saat mommy masih menjadi anggota FBI. Kami selalu bergerak cepat untuk menangkap pelaku," seru Clara.

Oke, sekarang George benar-benar merasa tidak nyaman dengan pembahasan mereka. Tapi ia berusaha untuk tenang agar mereka tidak curiga. berbeda dengan Edward yang melirik sinis George.

"Bukan mereka yang payah sayang, tapi kapten mereka," timpal Samuel

"Dad !!!" protes Edward

Semua tertawa mendengarnya. Kecuali George yang mencoba untuk tetap merasa tenang.

"Kasus yang kami hadapi sangat banyak. Mulai dari si pria bertopeng hitam yang sampai sekarang belum tertangkap, pelaku yang menyuruh berandalan untuk menyerang ku dan belum lama ini ada seorang wanita yang di serang di apartemennya.

"Benarkah? Apa pelakunya sudah tertangkap?" tanya Clara yang di jawab dengan gelengan kepala oleh Edward

"Oh my God, kasihan sekali wanita itu kak. Tapi kenapa dia bisa di serang di apartemennya? Lalu, bagaimana keadaannya sekarang?" tanya Catherine

"Wanita itu mengalami pendarahan hebat. Dan sayang sekali nyawanya tidak terselamatkan," sesal Edward

"Astaga, kasihan sekali. Apa pelakunya pria bertopeng hitam?" tanya Samuel

"Sepertinya bukan dad."

"Mommy sudah memberimu petunjuk tentang pria bertopeng hitam. Tapi sampai sekarang kau tidak bisa menangkap nya," seru Clara

Edward berdecak kesal. Apa ibunya ingin ia menyerahkan diri? Sudah jelas ibunya tahu jika pria bertopeng hitam itu adalah dia, tapi ibunya selalu mengatakan seolah ia harus menangkap dirinya sendiri.

Berbeda dengan Edward, George justru mulai tertarik dengan ucapan Clara. "Kenapa aunty mengatakan hal itu? Apa aunty tahu siapa pria bertopeng hitam itu?" tanya George

Edward menatap curiga George. Dari pembahasan mereka tadi, tidak ada yang membuat pria itu tertarik. Tapi sekarang, George seolah penasaran.

"Aku tidak mengatakan jika aku tahu siapa pria itu, tapi dari kasus yang terjadi, aku menemukan petunjuk dan aku sudah memberitahu Edward soal itu," seru Clara

"Petunjuk apa aunty?" tanya George

Clara berhenti mengunyah makanannya. Kini ia menatap curiga George karena sangat ingin tahu tentang hal yang bukan di bidangnya.

"Kenapa? Apa kau juga tertarik pada kasus pria bertopeng hitam itu?" tanya Clara

"Ti-tidak, bukan begitu maksudku. Aku hanya penasaran saja," ujar George

"Lebih baik kau urus perusahaan mu. Jangan sampai kau bangkrut dan tidak bisa datang melamar putriku," timpal Samuel

Catherine terlihat senang. Ia menatap kakaknya yang mengangguk pelan. Dia beranjak dari tempat duduknya dan memeluk ayah dan ibunya.

"Thanks mom, dad," ucapnya senang

"Sama-sama sayang."

1
Anny
Buruk
Anny
Biasa
Gintania nia
Luar biasa
🍾⃝ Wͩᴀᷞɴͧɢᷡɪͣ
Aku justru sdh bisa menebak kalo yg membunuh orang tua Edward adalah ayah dr pacarnya adik angkat Edward
🍾⃝ Wͩᴀᷞɴͧɢᷡɪͣ
berarti si topeng hitam ini mungkin Edward🤔
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
buat judul lagi ya Thor
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya aq beri 🌹 lagi
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
bunga mawar 🌹 lagi ya hehehe
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak/Applaud/
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
🌹
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut dunk, aq udah ngasih bunga 🌹 lagi nih hehehe
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak 💜
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
bunga mawar buat author 🌹
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak 💜
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
Clara turun gunung ini mah ceritanya 👏
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya hehehe, ceritakan bagussss banget
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya hehehe
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Siyap kak
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya Thor, aq slalu mendukung ceritamu. aq selalu ngasih bunga mawar untuk selalu update
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak 💜💜
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut dunk, jangan terlalu lama ya thour🤩😂
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
cerita nya bagus, aq setia membaca novel novel seperti ini. jarang ada novel sprti ini
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu kak 💜💜/Applaud//Applaud/
total 1 replies
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
lanjut ya Thor ceritanya aq udah nunggu penapsaran 🤣
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Siyap kak
total 1 replies
Ucu Borneo.
mantap tor👍
Ucu Borneo.: iya sama2 de🙏
total 2 replies
SE_PATU
pelaku yang bukan sebenarnya...
mencontoh, tapi apes. kasihan..😄
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!