NovelToon NovelToon
Emperor Of Light

Emperor Of Light

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Misteri / Kultivasi / Petualangan Fantasi-Fantasi Timur / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:59.4k
Nilai: 4.6
Nama Author: Arinimase

(SLOW UPDATE)

(karya pertama sebelum Kaisar cahaya kultivasi iblis)

Kehidupan sebelum adanya kultivasi, memang cukup sulit! Mereka para umat manusia harus bertahan hidup bersama iblis-iblis yang masuk ke dalam alam umat manusia ini.

Kaisar Wu Shen, tidak menduga bahwa anak ini (Xin Dao) adalah iblis! Namun karena melihat kondisi Xin Dao yang ia temukan dalam kondisi prihatin, membuat Wu Shen berniat untuk menyatukan kembali umat manusia dan juga bangsa iblis. Benar! Jawaban dari orang-orang ini pastilah "Tidak mungkin!"

"Impian mu bodoh, Wu Shen!"

Wu Shen; "peperangan, mungkin akan terjadi karena itu, aku akan selalu berdoa, padanya agar setia untuk melindungi desa Qishan Jin ini dari serangan para iblis itu."

bagaimana bisa Wu Shen berdoa seperti itu setelah tahu bahwa anak yang selama ini di asuhnya adalah seorang iblis dan tepatnya dia adalah calon untuk pemimpin alam iblis!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arinimase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter. 28 - Penyebar Kebohongan

Beberapa pedang serta tombak yang dihunuskan secara bersamaan dan dengan arah yang sama, membuatnya semakin takut jika akan ada pertumpahan darah di tanahnya ini. 

Wu Shen mengangkat setengah tangannya sebelum berkata, "Hentikan apa yang kalian lakukan saat ini. Bagaimanapun juga, Xin Dao telah membunuh ular naga itu tanpa bantuan kalian." 

Shi Fan mendorong beberapa pasukannya untuk mundur sebelum berkata, "Apa yang kau pikirkan saat ini, Wu Shen?! Apakah kau tega melupakan ayahmu yang terbunuh oleh iblis ini?!" 

Wu Shen merendahkan kepalanya sebelum berkata, "Bukan dia yang melakukannya. Aku tahu jika Xin Dao tidak mungkin melakukannya. Bukankah begitu, Xin Dao?" 

Xin Dao melengkungkan senyuman sebelum berkata, "Membunuh siapa? Apakah sampai segitunya aku membuang-buang tenaga hanya untuk membunuh satu orang yang tidak pernah mengakuiku dan tidak berguna?" 

Wu Shen menggigit bibirnya dan mengeraskan tinjunya, "Lalu, tujuanmu kemari untuk apa? Apa yang kau inginkan saat ini?" 

Xin Dao berbalik, melayangkan pandangannya ke arah bukit batu yang tinggi. "Wujud seorang Kaisar yang telah berlalu, kini menjadi seorang Dewa dengan pesona yang tinggi. Sepertinya, Kaisar wilayah ini, begitu penasaran dengan apa yang sebenarnya aku inginkan." 

YingYu menarik tangan Wu Shen dan membuatnya berlindung di belakang punggungnya disaat dia sedang menghunuskan pedangnya ke arah Xin Dao. "Iblis rendahan sepertimu, tidak akan aku biarkan untuk menyentuhnya!" 

Xin Dao melengkungkan senyuman sebelum berkata, "Sepertinya pelindung Kaisar ini telah berganti pada seseorang yang sudah jelas akan mudah aku kalahkan." 

Wu Shen melangkah maju sebelum berkata, "Xin Dao, kembalilah. Aku tahu kau bukanlah orang yang jahat yang akan mencelakai orang-orang disekitar mu." 

Mendengar ocehannya, membuat Xin Dao sedikit tertawa sebelum dia melipat tangannya, "Siapa yang kau bilang seseorang? Bukankah kau sendiri yang memanggilku adalah iblis yang kejam dan bahkan kau sudah mengetahuinya sejak awal. Satu hal lagi yang sebenarnya ingin aku tanyakan padamu, untuk apa sebenarnya kau ini menjagaku sejak dulu dengan sepenuh hati padahal kau sendiri juga mengetahui jika aku ini adalah termasuk bangsawan iblis yang akan membunuhmu? Apakah ini hanya untuk membuktikan pada alam surga jika kau ini adalah orang yang baik yang akan diberkahi kekuatan oleh Dewa yang ada di sana?" 

Wu Shen langsung menjawab,"Bukan! Bukan seperti itu! Kau hanya tidak mengerti apa yang terjadi pada saat itu!" 

Xin Dao langsung berteriak, "Tentu saja aku mengetahuinya! Kau bilang saat itu, aku penuh luka dan dalam keadaan yang memprihatinkan dan nyaris mati. Seharusnya, jika kau mengetahui jika sebenarnya aku ini adalah seorang bangsawan iblis, mengapa tidak membiarkanku mati saja lebih awal?!" 

Shi Fan yang mendengarnya, nyaris muntah dan merasa cukup dengan penjelasan ini. Lantas dia berkata, "Sebenarnya apa maumu saat ini Wu Shen! Aku pikir kau adalah seorang yang baik dan memiliki pikiran yang normal, tapi siapa sangka, ternyata kau hanya menginginkan reputasi di alam surga agar mereka menjadikan mu sebagai Dewa!" 

Wu Shen berbalik, memandangi Shi Fan dengan penuh kekhawatiran sebelum dia berkata, "Apa yang paman Shi Fan katakan? Aku sama sekali tidak menginginkannya!" Setelah jeda sejenak, Wu Shen melihat ke arah Dewa murah hati namun ekspresinya sangat berlawanan dengan apa yang dia harapkan dan tetap berwajah masam tidak ingin menatapnya langsung. 

Wu Shen kembali berkata, "Apakah sekarang ini, semua orang tidak percaya dengan perkataan ku barusan meskipun aku sudah membuktikannya secara mati-matian?" 

Xin Dao kembali melengkungkan senyuman jahat sebelum berkata, "Akui saja, sudah tidak ada yang memandangmu sebagai Kaisar yang bijaksana. Kau hanyalah pengganggu rantai kehidupan dan seseorang yang merusak masa depan mereka karena dalam jangka waktu yang dekat, alam iblis pasti akan melakukan sesuatu untuk membunuh mereka." 

Wu Shen memandangi sekitarnya, wajah-wajah yang sangat berlawanan dengannya. Mereka semua telah menuduhnya sebagai pengganggu dan pemusnah alam fana. Apalagi dengan tekanan saat Xin Dao seperti melancarkan serangan dan merencanakan untuk berperang dengan mereka. 

Salah satu penduduk yang berada di barisan depan, meneriakinya, "Pekerjaan bagus Yang Mulia! Kau telah membuat kami akan terbunuh! Sebaiknya kau pergi saja dari sini!" 

Berlanjut pada teriakan orang-orang lain yang mengatakan, "Pergilah dari sini!" 

"Kami lebih nyaman ketika Yang Mulia Xian Wu yang memimpin kami!" 

"Pemimpin yang payah! Pantas saja Yang Mulia Xian Wu menganggap mu seperti anak buangan!"

Wu Shen mengeraskan tinjunya sebelum dia mendengar bisikan suara Xin Dao yang tepat berada di belakangnya. Xin Dao berkata, "Sudah kuduga sebelumnya. Rakyatmu, memang menjadi kelemahan mu tersendiri. Bagaimana rasanya sendiri untuk saat ini? Kau pasti sudah mengerti apa yang aku rasakan pada saat aku masih menjadi milikmu. Lalu, bagaimana saat ini? Apakah kau ingin ikut denganku dan akan melupakan negara ini?" 

Wu Shen mengecilkan pupil matanya sesaat sebelum dia berbalik dan memukul keras wajah Xin Dao menggunakan tangan kosongnya. "Jangan berharap lebih jauh jika kau bisa membawaku ke tempat mu lagi!" 

Xin Dao menghela nafasnya sebelum berkata, "Jadi,.. Yang Mulia ini sudah berani untuk melukaiku? Apakah kau sama sekali tidak mengingatnya saat kau merelakan nyawamu sendiri hanya untuk melindungi adik kecilmu ini?" 

Wu Shen mengernyitkan dahinya, perlahan berjalan mundur menjauhinya. Wu Shen berkata dengan dingin, "Aku sudah melupakannya! Tidak sama seperti Xin Dao yang dulu, kau bukanlah dia yang dulu!" 

Xin Dao melengkungkan senyuman sebelum berkata, "Baiklah, jika kau sama sekali sudah tidak menganggapku lagi, maka dengan begini, aku akan bebas untuk membunuh mu!" 

Setelah dia mengakhiri perkataannya, Xin Dao segera melipat gandakan pedangnya yang melayang di sekitarnya berbentuk seperti bayangan yang kemudian melesat bergerak ke arahnya. Sedangkan di kedua tangan Wu Shen saat ini, sedang tidak memegang pedang apapun dan senjata apapun untuk melindunginya karena sudah ada beberapa pasukan penjaga yang bekerja untuk melindunginya. Tapi, disaat seperti ini apakah ada seseorang yang akan melindunginya? 

Dengan cepat, seperti sebuah sambaran kilat dan tanpa pikir panjang, YingYu bergerak dengan cepat mengayunkan pedangnya untuk menepis serangan Xin Dao yang sedang mengarah ke arah Wu Shen. 

YingYu berkata, "Bagaimanapun juga, dia pernah melakukan sebuah pekerjaan yang rumit untuk melindungi rakyatnya dan juga negaranya. Apakah rakyat di Qishan Jin ini tega membuangnya begitu saja?!" 

Wu Shen langsung berkata, "Saudara YingYu! Seharusnya kau tidak perlu melakukan hal ini!" 

YingYu langsung menjawab, "Biarkan saja! Sebenarnya aku ingin membuktikan pada rakyat mu ini, bagaimana bisa mereka bertahan hidup tanpa seorang pemimpin diantara mereka?!" 

Xin Dao melengkungkan senyuman, "Tidak di sangka, Yang Mulia Kaisar ini bisa dilindungi oleh saudaranya sendiri." 

Setelah membuang-buang waktu cukup lama, Xin Dao kembali memunculkan pedang miliknya dari bawah tanah dan tidak ada seorangpun yang bisa menyelamatkannya saat ini karena pedang itu berada pada jarak yang sangat dekat dan dengan gerakan yang sangat cepat sedang mengarah ke arah Wu Shen. 

Terpaksa! Tidak ada kesempatan untuk hidup lagi!

Bayangan putih indah yang seperti telah jatuh dari surga, bergerak cepat menarik tubuh Wu Shen untuk menjauh dari ayunan pedang tersebut, membuat orang-orang disekitarnya ini sesaat memejamkan mata mereka karena cahaya yang begitu menyilaukan. 

Dan setelah mereka membuka matanya, mereka akan terkejut jika melihat seseorang yang menyelamatkan Kaisar mereka adalah seorang Dewa Bumi, Dewa Mo Gu!

1
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt
arfan
up
mahmut badali
Siau yin
Jasimmarseda
Lumayan
Jasimmarseda
Biasa
Candra
p
Jeky
👍👍👍👍👍👍
Nokiyut
Gabut nungguin Update?


Kuy Mampir di karyaku judulnya TERNYATA CINTA. Kisah Cinta Seorang ceo muda dan gadis cantik sederhana pemilik usaha catering
Nokiyut
Mampir juga di novelku Judulnya TERNYATA CINTA. Kisah cinta seorang CEO muda dan gadis cantik pemilik usaha catering.
Tesalonika Hasiholan
aku baru aj baca blom smua ny
Linda
saya rate plus 5, like and Komen
ku tunggu feedback mu ya
Satriyo Atmojo
bapaknya marga xian anknya marga wu ank pungut ya tor
Ari Wb
kalo nggag bisa buat novel jangan buat thor
Qi Eryu: jangan sarkasme dong
total 1 replies
Ari Wb
kok semua karyanya berhenti tengah jalan
Jonita Vadhiar: oh makasih infonya kak.
total 4 replies
RENseo
kalo ada waktu mampir yuk ke novel pertamaku dan jangan lupa komen, kritik dan sarannya
↓↓↓↓↓
The Revival Of The Grand Master Mage
↑↑↑↑↑
.
.
.
.
.
Natasya ibrani
aku suka ceritanya, mantap autor... jangan lupa mampir dikaryaku juga ya "Warna Cunta Natasya" tq
Difana
ehem ada yg lagi mulai suka ni sama seseorang 😆
Difana
lanjut lanjut lanjut pokoknya lanjut
Difana
ilustrasi wu shennya mana??? 😦
Difana
kebaikan berlebihan memang berbahaya 😟
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!