NovelToon NovelToon
Widia Oh Widia

Widia Oh Widia

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Supernatural / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:418.5k
Nilai: 5
Nama Author: Al Orchida

21++ Harap bijak memilih bacaan. Bukan bacaan untuk teenager, ABG, Bocil dan kawan-kawan.

Widia adalah mahasiswi tahun pertama yang mendadak harus menikah dengan pacarnya karena paksaan dari kakaknya.

Dalam perjalanan rumah tangganya, Widia dan Ivan yang tidak pernah berkonflik besar tiba-tiba berpisah. Widia menghilang meninggalkan suami dan anaknya.

Setelah beberapa waktu, Widia yang dikira telah tiada ditemukan bersama dengan laki-laki tampan lain yang memperbudaknya sebagai istri.

Bagaimana perjuangan Widia untuk lepas dari 'GENDAM' Sang Suami setelah hadirnya madu yang meracuni hidupnya?

Base on true story, Cus … dibaca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Al Orchida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH 29

Seminggu berikutnya, Widia mendapatkan surat keterangan telah menikah dengan Erwin berstempel kelurahan lain yang tak pernah diketahui lokasinya.

"Apa ini, Bang?" tanya Widia gugup.

"Surat yang kamu butuhkan, besok fotocopy dan berikan pada Reni untuk laporan ke RT sini! Biar kita nggak dikira kumpul kebo," jawab Erwin ringan.

Widia terhenyak, mulutnya menganga mendengar ucapan Erwin yang sedikitpun tak menyimpan beban. "Abang dapat dari mana surat ini?"

"Teman." Erwin membuka bajunya, melempar ke arah keranjang kecil tempat pakaian kotor di ujung kamar dan menggantinya dengan yang bersih.

"Tapi … kenapa ambil cara seperti ini, Bang?" rajuk Widia dengan pikiran rumit. "Kenapa kita tidak menikah saja di sini?"

Widia menelan ludah kasar, mencari kata halus untuk disampaikan. Kalimat Erwin soal kumpul kebo menyakiti hati kecilnya, dia ingin dinikahi secara sah … bukan ada tapi semata-mata hanya untuk ditiduri.

"Masalah kita banyak, kemarin aku sama Dodi sudah membahasnya. Kamu lupa kalau KTP kita berstatus kawin tapi kita nggak punya kartu keluarga atau surat nikah?

Trus kamu mau minta nikah siri di sini? Bisa diketawain orang sekampung Wid, bisa digiring ke kepolisian aku karena dikira melarikan istri orang!" terang Erwin datar.

Widia bergeming sedih, "Masa iya kita nggak nikah, Bang? Ini kan namanya kumpul kebo!"

"Nggak ada yang tau juga, ngapain kamu pusing?!" ucap Erwin tak acuh.

Mulut Widia mengatup, air matanya merebak meski tak sampai menetes. Widia membuka sedikit bibirnya untuk bicara pelan, "Aku takut dosa, Bang!"

Erwin tertawa sumbang, “Dari kemarin-kemarin pas bercinta di stand pameran kok nggak takut sama neraka?"

" … " Widia tak berani membantah, tapi ada nyeri di ulu hati yang tak bisa disampaikan pada pria yang dicintainya dengan gila itu.

"Buatin kopi gih! Aku juga lapar, masak apa kamu?" tanya Erwin yang sedang sibuk dengan ponselnya.

"Cuma bikin sayur kangkung sama tempe goreng, Bang!"

"Tambahin telor ceplok dua, sama bikin sambel sekalian!" perintah Erwin tegas. Widia hanya mengangguk dan pergi ke dapur untuk membuat lauk.

Erwin tidak mau hidup sederhana, selalu minta makan enak meskipun uang yang diberikan kepada Widia kadang kurang untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka berdua.

Widia yang selalu mengalah, membiarkan orang yang dianggap suaminya itu makan enak sendiri. Widia merasa cukup dengan hanya makan seadanya, yang penting perutnya tidak kelaparan.

Uang yang diberikan padanya selalu habis untuk memenuhi keinginan makan Erwin, dan tentu saja rokok yang satu hari tak cukup sebungkus.

Widia bahkan hanya memiliki tiga baju ganti yang dibawanya sejak melarikan diri bersama Erwin, tak memiliki uang lebih untuk sekedar membeli bedak apalagi untuk merawat diri ke salon.

Kehidupannya berbanding terbalik, saat masih bersama Ivan, Widia tak pernah kekurangan uang.

"Kamu udah makan?" tanya Erwin saat Widia mengulurkan piring penuh nasi dan lauk padanya.

"Udah," jawab Widia lirih.

"Beli rokok sana! Habis makan nggak enak kalau nggak merokok, kecut!" Erwin mengedikkan kepala ke arah pintu keluar, menyuruh Widia membelikan kebutuhannya.

"Uangnya nggak ada, Bang!" Widia mengambil dompet kecil yang dia simpan dalam lemari baju yang hanya berisi setumpuk bajunya. Membuka dompet dan menunjukkan isinya pada Erwin.

“Utang dulu sama Reni, besok aku kan narik … dapat bayaran langsung dilunasin!"

" … " Tanpa membantah, Widia beranjak dari tempatnya. Hatinya menolak tapi tubuhnya berjalan menuruti apa yang diperintahkan Erwin padanya.

"Minta tiga bungkus sekalian," seru Erwin saat Widia sedang memakai sandalnya.

Widia berjalan ke warung dalam diam, tatap matanya sendu dan wajahnya muram.

***

1
Rosti Yetty
si penjahat kelamin........kasihan Dela
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
nggak suka sama Widia menghancurkan rumah tangga orglain
ꪻ꛰͜⃟ዛ༉🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ🌸
astaghfirullah ngeri nih Widia ntar kena penyakit kelamin
Queen Zalina
mas Al,skidipapnya nanggung banget, minimal durasinya seminggu mas Al😌
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: wkwkwk gak bahaya ta? 😂
total 1 replies
Hulatus Sundusiyah
syukurlah.. akhirnya widia menggapai kebahagiaannya bersama ivan.
erwin apa khabar ya?..
Hulatus Sundusiyah
tunggu dg sabar balakmu ya wong bagus ..
Kustri
Luar biasa
Kustri
g tega baca lanjutan'a
Kustri
lha widia main sm ivan ampe ky orang berantem, apa tetangga g kebrisikan yaa😁
Kustri
widia oh widia
smoga nasib baik berpihak padamu
Kustri
bagus, gercep kk nya
Al Fatih
Bagus ceritanya,, ad pelajaran hidup d sini,, kehati hatian qta juga terhadap orang asing yg punya niatan jahat. Kedewasaan dlm bersikap,, memaafkan dan pentingnya sebuah komunikasi dlm suatu hubungan,, agar masing-masing pasangan bisa mengetahui,, mengerti dan memahami ap keinginan pasangannya.
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: wkwkwk iya kak, thanks ulasannya 🙏😁
total 1 replies
Al Fatih
apa nanti Dela jadi korbannya si Erwin kak
Al Fatih
waduuuuuh
Al Fatih
baru mampir kak
M.ASROR EL HUDA
Luar biasa
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: thanks 🙏
total 1 replies
Arsyila Haifa Falih Aqmar
mana kelanjutan si al
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: apanya kak?
total 1 replies
Anik Anfrizal
kok jd ikan terbang ya critanya
LALA LISA
bener Al, aku sudah kena ilmu pelet mu gak bisa berhenti baca karya2 mu/Drool/
LALA LISA
bener sih seringnya istri mendapat perlakuan 'tidak benar 'dari suami tapi bingung tidak tahu hrs bagaimana dan berkeluh kesah ke siapa karena Dimata orang lain di suami bak malaikat baiknya jadi sulit dipercaya kalau dia "berbuat buruk" ke si istri,saat istri ada di titik terendah kesabaran dan berpaling kepada orang yg lebih bisa menghargai dia dan membuat kenyamanan dan perlindungan, maka istri yg akan dihujat habis2 an dan dia adalah "si paling bersalah"
ᴇʟꜱʜᴀᴅᴀʏ-②①L: begitukah? 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!