Gadis keturunan Rusia yang harus Pindah kuliah karena kedua orang tuanya yang harus kembali ke Indonesia mengharuskannya kembali beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28
Hari pun semakin sore tidak terasa karena Keyla langsung dekat dengan Lucy,mereka bercerita hingga bercanda.
Pertama bertemu Keyla pun Lucy sudah langsung jatuh cinta bukan karena wajah cantik Blasteran Keyla namun juga sikap manis, Sopan yang Keyla miliki lah poin utama yang menjadikan Lucy langsung menyukainya.
" Tante,, Udah sore Key pulang dulu ya " Ucap Keyla namun tampak jika Lucy masih menginginkan calon menantunya menemaninya.
" Yah Tante masih pengin ngobrol,, Sering sering ke rumah ya Sayang "
" Iya Tante, Key bakal sering main "
Keyla mencari Daniel yang tidak muncul,,
" Kamu pasti cari Daniel ya,, "
" Iya Tante "
" Daniel kalau sudah di kamar bakal betah,, Kamu susulin ke kamar saja ya Sayang "
" Tapi Tante,-
" Gapapa,, itu Kamar Daniel "
Keyla tersenyum,,
Ada sedikit rasa tidak enak dan bukannya tidak sopan seorang perempuan masuk ke dalam kamar laki laki namun Keyla juga tidak mungkin meminta untuk di panggilkan Daniel.
Dengan langkah pelan Keyla berjalan menuju kamar dimana kekasihnya berada,
Tok,,
tok,,
tok,,
" Kak,, Kak Daniel di dalam kan "
Tidak ada jawaban membuat Keyla terpaksa membuka handle pintu,,
Di lihatnya tidak ada seseorang di dalam,,
" Kak Daniel,, " Ulangnya namun tetap tidak ada jawaban membuat Keyla melangkah maju.
Dia mencari sekeliling namun matanya tertuju dimana terlihat seseorang yang terbaring di atas ranjang,,
" Kak,, " Ucap Keyla berjalan mendekat namun Daniel terlihat sangat lelap bahkan Laptop yang masih menyala pun berada di sampingnya.
Kasihan Kalau gue bangunin, Apa gue balik sendiri aja ya. Gumam Keyla saat menatap wajah kekasihnya.
Dia pun membalikan tubuhnya namun baru saja akan melangkah terdengar suara berat yang memanggilnya,
" Sayang "
Keyla menoleh dan terlihat Daniel yang terbangun menatapnya,,
" Aku ganggu tidur Kakak ya " Ucap Keyla merasa tidak enak.
Daniel beranjak duduk,,
" Gak Kok,, Ada Apa "
Inilah Daniel,,
dia selalu bersikap manis dan lembut terhadap Keyla.
" Sudah sore aku mau pulang,, "
Daniel mengangguk dan berjalan turun namun Keyla menahannya,,
" Kakak mau kemana ?"
" Anter kamu Sayang "
" Aku naik taxi saja Kak Daniel lanjut tidurnya ya"
" Jangan sayang ,, Aku cuci muka bentar ya " Ucap Daniel mengusap wajah Keyla dan berjalan menuju kamar mandi.
Keyla pun berjalan keluar karena dia tidak mungkin menunggu Daniel di kamar.
" Gimana Sayang,, Ada Kan Daniel di kamar ?" Ucap Lucy saat melihat Keyla berjalan turun
" Ada Tante "
Tidak lama terlihat Daniel berjalan turun dengan Jaket yang di pakainya, bahkan rambutnya di biarkan acak acakan.
" Nah itu Daniel,, Kamu antar Menantu cantik Mama sampai rumah dengan selamat "
" Pasti dong Ma " Ucap Daniel menatap Keyla.
Keyla tampak kaget dengan ucapan Lucy yang menyebutnya Menantu,, namun di sisi lain dia pun merasa terharu karena secara tidak langsung orang tua Daniel merestui hubungan mereka.
" Key pamit pulang dulu ya Tante "
" Iya Sayang hati hati ya,, Sering sering main ke rumah "
Keyla mengangguk dan mencium punggung tangan Lucy namun malah Lucy memeluknya.
Daniel tersenyum dan menggandeng tangan Keyla keluar,,
________
Dalam perjalanan Ponsel Daniel terus berdering namun Daniel enggan untuk mengangkatnya karena Kania lah yang menghubunginya.
" Kak,, Angkat dulu siapa tau penting " Ucap Keyla.
Daniel menghela napasnya dan menggeser tombol hijau,,
" Ya "
" Akhirnya Lo angkat telpon gue Dan,, " Ucap Kania di seberang.
" Ada Apa ?"
" Lo ingat kan Dan malam ini kita ada makan malam bareng orang tua gue "
" Sorry Kania gue gak bisa "
" Tapi Dan,,mereka ingin ketemu kamu "
" Gue kemarin sudah bilang bukan kalau gue gak janji dan gue memang gak bisa "
Daniel langsung menutup telponnya,,
Keyla menatap Daniel yang terlihat berubah seakan menahan marahnya.
" Kania ngajak makan malam ?" Ucap Keyla dan Daniel mengangguk.
" Kakak gak mau datang ?"
Daniel menatap Keyla,,
" Sayang,, Aku gak akan datang kalau pun aku datang kamu juga harus ikut "
" Loh kenapa aku ikut , buat apa aku nanti di sana "
Daniel meminggirkan mobilnya dan menatap Keyla,,
" Karena aku gak mau menyakiti hati kamu, Aku tau kamu juga bahkan tidak menginginkan aku datang bukan "
Deg..
Keyla terdiam, dia tidak menyangka Daniel akan melakukan semua itu demi dirinya,,
walau sebenarnya memang di dalam hati kecilnya Keyla tidak mengindahkan Daniel datang namun karena Kania teman dan Sahabat Daniel dia pun tidak mau bersikap egois.
" Kamu sangat berarti buat aku Key dan aku gak mau menyakiti kamu sekecil apa pun " Lanjut Daniel yang langsung mendapat pelukan dari Keyla.
" I Love you Kak " Lirih Keyla dalam pelukannya
Daniel tersenyum dan mengecup pucuk rambut Keyla,,
" I Love you More "
********
Berbeda dengan Daniel yang sedang merasa kasmaran Kania terlihat sangat kesal karena Daniel yang benar benar tidak mau datang di acara makan malam keluarganya.
Sebenarnya ini momen yang Kania tunggu dimana dia akan membuat Daniel bisa bertunangan dengannya.
" Loh Sayang gimana Daniel jadi datang kan?" Ucap Sofi mengusap bahu Kania yang berdiri di tepi jendela kaca kamarnya.
" Loh,, Loh,, Kenapa anak Mami malah nangis ada apa Sayang ?" Lanjutnya saat malah melihat Kania memeluk nya dengan Isak tangis.
" Mami harus bantu Kania "
" Hey,, Bantu apa Sayang cerita sama Mami "
Kania melepaskan pelukannya dan duduk di tepi ranjang,,
" Cerita sama Mami sebenarnya ada apa ?"
" Mi, Mami tau Kania menyukai Daniel kan ?"
" Iya terus "
" Mami tolong bilang sama Tante Lucy untuk mempercepat perjodohan ini Mi,, Kania gak mau Daniel di rebut cewek lain "
" Astaga jadi anak Mami ini udah ngebet pengin Nikah ?"
" Siapa lagi yang gak suka Daniel Mi, Dia ganteng pinter Udah punya Usaha pula "
" Kalau Kamu menikah dengan Daniel Itu juga sangat memuat Mami dan Papi tenang Sayang, Kami sudah mengenal Daniel lama bahkan orang tuanya satu kampus sama Papi dan Mami dulu, Kamu anak Mami satu satunya dan paling Mami sayang jadi Mami mau yang terbaik untuk kamu "
" Makasih Mi,, Kania sayang Mami "
" Sama sama Sayang,, Mami juga sayang sekali sama Kamu "
Kania tersenyum,,
Kali ini Daniel pasti tidak akan bisa Lagi menolak karena orang tuanya yang akan menjodohkan dirinya bersama Daniel.
u itu ke dr jiwa perlu diobati