NovelToon NovelToon
Transmigrasi Claudia

Transmigrasi Claudia

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:105.9k
Nilai: 5
Nama Author: Amelia Chisuga

Saat membuka mataku aku sudah berada didalam tubuh seorang tokoh Antagonis dalam novel yang berakhir tragis akibat mencoba mencelakai pemeran utama wanita.

sekarang aku yang berada didalam tubuh pemeran Antagonis tersebut dan mencoba membanting setir agar akhir baik untuk antagonis dan hidup bersama tokoh kedua protagonis pria kedua.

Hari-hari berganti ke Tahun aku hidup dalam novel dan berhasil merubah alur tersebut namun tidak dengan takdir, Tubuh yang ku tempati mati terkena racun dan jiwaku terlempar kembali ke masa depan.


Revisi :
Judul sebelumnya : Princess Vilainess
Judul Revisi : Transmigrasi Claudia

yuk ikutin perjalanan waktu bersama Claudia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amelia Chisuga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 29

Hans datang menghampiri Claudia dan juga Raphael lalu berbisik pada Raphael jika wanita itu telah sampai dan menunggu di ruang tamu mansion.

Lalu dengan bergegas Raphael segera meninggalkan arena tersebut namun sebelum itu melihat kearah Claudia yang fokus melihat Luca sedang bertarung dengan kesatria Effrand.

Ia memastikan jika Claudia belum mengetahui kebenarannya lalu segera mengambil langkah menuju wanita itu berada.

Dengan sigap Hans mengikuti langkah tuannya dan memasang wajah khawatir jika akan terjadi sesuatu di mansion nanti.

"Tuan... Anda tak berniat mengajak Duchess?" Ucap Hans yang sedikit gerogi.

Tiba-tiba Raphael menghentikan langkahnya dan berbalik arah kepada Hans yang membuatnya kaget setengah mati.

"Menurutmu? Apa aku harus membawanya datang? Aku takut reaksi Claudia nanti" ucap Raphael yang sedikit risau.

Hans sedikit menghela nafasnya yang berat itu lalu berkata,"sebelum terlambat tuan... Jika terlambat kita tak tahu apa yang akan terjadi di masa depan"

"Kau benar, kalau begitu tolong panggilkan Claudia aku akan menghampiri wanita itu dahulu" ucap Raphael yang kembali melangkahkan kakinya.

Hans dengan cepat menganggukkan kepalanya lalu segera pergi ke tempat dimana Claudia itu berada.

Disisi lain kini Raphael sudah berhadapan dengan wanita itu diam tanpa sepatah kata yang mereka ucapkan.

"Semuanya berbeda" ucap wanita itu yang memecahkan keheningan diantara mereka.

"Aku yang mengubahnya atas keinginan istriku" ucap Raphael yang malas menjawab perkataan wanita itu.

"Kau masih saja seperti dahulu Raphael,,,, tapi aku juga masih seorang Effrand disini aku ingin bertemu dengan putraku Luca" ucapnya.

"Dia akan segera selesai Lady Laurent, kau boleh tinggal disini sampai surat perceraian kita telah di rilis oleh pihak istana dan aku telah membuatkan mu rumah didaerah barat" ucap Raphael yang menyilang.

Tak lama Claudia masuk kedalam ruangan tersebut lalu duduk disebelah Raphael dengan wajah tersenyum ramah pada Laurent.

Flashback on.

"Yang mulia perkataan anda benar jika tuan Duke menyembunyikan sesuatu, tuan Duke menyembunyikan seorang wanita di dekat suatu sungai lalu....."

"Lalu apa?" Ucap Claudia yang melihat kearah Roxi tak sabar.

"Lalu lebih mengejutkan lagi jika wanita itu ibu kandung dari tuan muda Luca dan juga istri tuan Duke"

Claudia hanya terdiam mencerna keadaan yang telah terjadi, kenapa baru sekarang? Kenapa saat bahagia seperti dia muncul? Apa dia ingin berebut dengannya?

Untung Claudia memiliki peri kecil jadi dia tahu segalanya jika dia ingin atau hal yang menurutnya mencurigakan.

Ia mengepalkan tangannya ntah apa yang ingin ia lakukan nanti jika bertemu dengan wanita itu, wajah Raphael terlihat khawatir pada wanita itu seperti yang dikatakan oleh Roxi.

Namun dia juga tak ingin egois, dia tahu jika wanita itu ibu dari Luca.

"Selama ini Raphael membohongi ku jika Luca adalah putra dari kakaknya dan aku percaya saja, apa Alferd tahu tentang ini? Lain kali aku akan bertanya padanya"

Flashback off.

Mereka bertiga duduk saling meminum teh yang telah disiapkan oleh para maid tadi. Claudia hanya mengintip kearah Raphael lalu selanjutnya kearah Laurent yang sedari tadi mencuri pandangan kearah Raphael.

Lalu Claudia meletakkan cangkir ditangannya lalu duduk dengan anggunnya menunjukkan jika dia adalah nyonya rumah ini.

"Jadi kenapa kalian diam saja dari tadi? Apa karna ada aku? Aku bisa memberi kalian ruang untuk bicara" ucap Claudia.

"Tidak begitu Claudia, aku hanya bingung harus menjelaskan ini dari mana dahulu" sambar Raphael yang segera menghentikan Claudia.

"Kalau begitu jelaskan apa tujuan lady datang kesin" ucap Claudia yang berpura-pura tidak tahu.

"Lady Laurent untuk sementara akan tinggal disini sampai waktunya tiba" ucap Raphael.

"Sampai waktunya? Waktu apa? Waktu perceraian antara kalian!?" Ucap Claudia sedikit menekan diakhir kata.

Deg......

Keduanya langsung melihat kearah Claudia begitu dengan Raphael yang sangat terkejut dengan ucapan istrinya, selama ini Claudia terlihat santai saja seperti tak mengerti ada sesuatu yang ia sembunyikan.

"Kau pernah bilang padaku jika dikeluarga Effrand tak pernah ada perceraian dan kau akan bercerai dengan lady itu?" Ucap Claudia protes.

"Tidak... Ini demi kebaikan keluarga kecil kita" bantah Raphael.

Laurent hanya terdiam mendengar pertengkaran keduanya, dia berfikir jika masih ada peluang untuk diterima kembali pada mansion ini.

"Aku tahu jika lady itu menghilang bukan karena kemauannya tapi karna sebuah tragedi dan baru ditemukan sekarang bukan? Harusnya kau menunggu kedatangannya? Aku kecewa denganmu tuan Effrand aku akan kembali ke kamarku" ucap Claudia yang segera pergi meninggalkan ruangan tersebut.

"Claudia..!" Teriak Raphael yang hendak mengejar Claudia namun tangannya ditahan oleh Laurent.

Laurent menggelengkan kepala tanda tak setuju jika Raphael mengejar Claudia.

"Tidak... Jangan sekarang dia butuh waktu untuk berfikir"

Dengan cepat Raphael segera melepaskan tangannya dari gennggaman Laurent dan segera pergi.

"Aku tahu, aku juga butuh istirahat kau istirahat lah Hans sudah menyiapkan kamar tamu untukmu" ucap Raphael lalu pergi dari hadapan wanita itu.

Laurent hanya diam tak menjawab ucapan Raphael dan pergi ke kamar diantar oleh maid.

Ditempat lain Claudia duduk dengan kesal dikamarnya karna Raphael tak pernah jujur sampai saat ini.

Banyak yang ia tak tahu tentang suaminya itu serta tentang keluarganya sekarang, bahkan masalah sendiri pun belum terpecahkan sekarang sudah tambah dengan masalah baru yang muncul.

TERIMAKASIH SUDAH SETIA MEMBACA🙇

1
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
cerita taiiiiiiiiiiikkkkkk
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
haduhhhhh...kenapa alurnya jadi begini......saya pusing bacanya
Qur Assyifa Sutanato
ok
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Siti Nurain
selalu tunggu cerita ni up....
Lia
akhirnya up juga❣️
Seira: Terimakasih 🙏🏻
total 1 replies
Lia
lanjoottttt
Lia
up dong thor!!!!
Seira
masih rame gak nih?
Rieanty
Nex thor
Rieanty
buat cerita ini gua sangat mendukung kaisar barat buat jadi pembinor 😂😂😂😂
Rieanty
kesel banget sama Raphael ,,,
nuke
ambil aja tuh raphael. duke kok goblok
nuke
Raphael goblok
Almira Homestore
jangan mati thor, mending cerai aja sama raphael.
vania
penuh banyak misteri
Rieanty
semoga aja ntar Duke pulang ga, bawa bini baru
Riskiya depot
yang salah itu bukan ceweknya tp cowoknya, karena gak punya pendirian.. yah gitu lah cowok 😌
vio~~~~
aku kira raphael lebih baik dari putra mahkota.. eh ternyata lebih buruk... ingatlah hubungan yg diawali dengan ketidak jujuran tidak akan berjalan dengan baik apalagi pernikahan...😔😔
aku aja kecewa sama kamu raphael palagi claudia..😣😣
☠️えぅしあ。じぇっしえ
MATI LAU J*LANG B*NGSAT!!!
AAA, SUMPAH KESAL BANGET AKU LIHATNYA!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!