Adrian seorang laki-laki berusia 28 tahun dan menjadi seorang CEO pemilik perusahaan ternama yang terkenal sombong, angkuh dan dingin. Dibalik sifat yang dingin, Ardian memiliki masa lalu yang kelam karena dimasa lalunya, Adrian pernah disakiti mantan kekasihnya yang sangat tega menduakan dirinya di belakang dan ditambah lagi orang tua yang meninggal karena dibunuh dan pada akhirnya Adrian merencakan untuk membalaskan dendamnya atas kematian kedua orang yang paling berharga di hidupnya.
Jesi Cleopatra seorang perempuan yang mandiri dan baik hati. Selain itu Jesi memiliki wajah yang cantik dan anggun, Jesi adalah seorang anak yatim piatu sama seperti Adrian. Namun, orang tua Jesi meninggal karena kecelakaan satu tahun yang lalu, disaat dia masih kuliah namun sekarang Jesi sudah lulus.
Suatu hari Jesi melamar perkerjaan di suatu perusahaan ternama yang tidak lain milik Adrian dari situlah awal pertemuan kedua orang itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yunike Yuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ketahuan
"dan apa kabar elin sekarang apa ada hal yang lebih mencuriga kan sekarang".
"untuk sekarang tidak pak,sejauh ini nona elin hanya di manfaatkan perempuan itu saja ,namun ia tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.namun yang lebih berbahaya adalah pembunuh ke dua orang tua anda."
"sekarang kita fokus untuk membunuh perempuan itu terlebih dahulu dan orang suruhan tadi apa kah sudah kalian laksana kan dengan benar apa kalian sudah mencongkel mata mereka"ucap adrian tanpa sadar.
"duarrr"vas bungga pecah karna tersengol oleh jesi,seketika adrian dan alfin pun menoleh melihat apa yang terjadi dan membuat mereka terkejut.
"mati aku"ucap adrian yang sudah ketahuan.
"mas apa-apaan jelas kan sekarang juga hiks..hikss"ucap jesi yang gemetar menahan kemarahan nya.
"sayang tenang dulu ya"sambil memegang tangan jesi.
"lepaskan aku jijik sama kamu,kamu pembunuh hiks..hiks"
"syang dengarin mas dulu ya"dengan nada yang lembut.
"apa yang mau didengarkan mas hah,semuanya sudah jelas sekarang aku benci sama mas,aku benci"namun seketika jesi merasakan perut nya yang sakit tiba-tiba.
"mas perut..perut aku sakit mas akhh"
"sayang kamu kenapa?"
"mas perut aku sakiit"
"mungkin nona mau melahirkan pak"ucap alfin yang ikut khawir juga.
"tapi masih satu bulan lagi aku harus bagaimana alfin"
"bawa aku kerumah sakit mas"
"ah iya-iya,alfin siapkan mobil kita kerumah sakit"
"baik pak"
sesampai nya di mobil.
"mas sakit mas"
"iya sayang tahan ya"
"tapi ini sakit mas"
"sabar ya sayang,kamu harus kuat demi baby kita ya"adrian yang benar-benar khawatir dengan istri nya itu.sesampai di rumah sakit adrian mondar mandir di depan ruang operasi karna jesi harus melakukan operasi.
"oek..oekk"suara tangisan bayi sekejab andrian sedikit lega mendengar suara anak nya.
"selamat ya pak anda sekarang sudah jadi ayah"ucap alfin
"trima kasih"balas adrian singkat karna masih mengkhawatirkan istri nya.setelah beberapa ja dokter pun sudah keluar.
"dok bagaimana keadaan istri dan anak saya"
"istri dan anak anda semua sehat-sehat saja"
"trima kasih dok"
"sama-sama"
"sayang kamu ngak papa kan"
"iya mas ngak papa,bagaimana baby kita mas"
"baby kita sehat,ganteng seperti dady nya"
"emm"jesi pun kembali cemberut mengingat masalah nya dengan adrian.
"syang maaf kan mas ya,mas bukan nya mau berbohong sama kamu cuman mas takut kamu ningalin mas,aku ngak bisa lagi jauh-jauh dari kamu syang maaf kan mas sekali lagi ini semua nya mas lakukan karna mereka membunuh kedua orang tua mas".
seketika air mata adrian menetes membasahi pipi nya jesi yang melihat nya pun merasa bersalah karna bagi nya adrian adalah lah orang yang terkenal dingin tapi ternyata menyimpan seribu luka yang amat dalam selama ini.
"mas aku sudah memaafkan mas,mungkin ini cobaan untuk kita,maaf kan aku yang egois dan tidak pernah tahu tentang perasaan mas hiks..hikss maafkan aku mas "jesi pun ikut menangis setelah mendengar penjelasan adrian yang cukup mengagetkan bagi nya.
"trima kasih syang sudah menerima mas apa ada nya,mas janji akan menjaga kalian walaupun nyawa mas yang jadi taruhan nya"
"mas aku mau melihat baby kita"
"iya sayang,alfin tolong ambil anak ku"
"baik pak"setelah beberapa menit alfin pun sudah datang
"alfin kamu sangat cocok punya bayi,kenapa tidak menikah saja"ucap adrian mengejek.
"ya tuhan dalam keadaan begini pun mereka masih tetap membuly ku"gumam alfin dalam hati.
INI MAYA,, BENCI YG GK MASUK AKAL KE AMALA.. AKHIRNYA KBENCIAANNYA MNGANTARKN KE KMATIAN.... KLO SPRTI INI DNDAM TKKN HABIS2NYA, PSTI ORTU MAYA AKN BALAS DENDAM.. DN SELAMANYA AKAN TRUS BEGITU...