Fb : Wulandari
Ig : mommy_mikayla
Annabella yang tidak punya pilihan lain lagi dengan terpaksa menggantikan Angel sahabat dekatnya yang kabur di saat hari pernikahan Angel dan Arseen. Bella yang awalnya diam-diam menaruh hati kepada Arseen. Namun, Bella mengalah demi Angel sahabatnya.
Gimana nasib Bella kala dirinya menjadi Istri Pengganti untuk Arseen demi Angel sahabatnya. Laki-laki yang sama sekali tidak mencintainya. Laki-laki yang begitu sangat mencintai Angel.
Di saat Angel kembali, Bella malah menawarkan Arseen untuk menikahi Angel tanpa harus bercerai dengannya. Bella rela di madu.
Di saat hati Bella mulai kosong dan rapuh, karena Arseen selalu mengutamakan Angel di bandingkan dirinya. Hadirlah sosok Arysa yang mengisi hari-hari Bella.
Apakah Arsella itu Arseen dan Bella atau Arsya dan Bella 😁
Hanya di Arsella
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ARSELLA (29)
Angel sudah terpengaruhi oleh obat yang Ryan masukan kedalam minuman Angel. Kini tubuh Angel mulat terasa tidak karuan. Ryan segera membawa Angel ke suatu tempat yang sudah Ryan siapkan. Kini Ryan dan Angel sudah berada di dalam mobil.
"Yes! Angel sayang. Hari ini kau adalah milikku, " bisik Ryan.
Ekperesi Angel saat ini membuat Ryan merasa tidak sabar. Ingin rasanya Ryan segera mencumbunya. Namun, Ryan menahannya dulu. Ryan langsung tancap gas menuju ke sebuah hotel yang sudah Ryan siapkan.
Kini Arseen tengah bersiap-siap untuk menghadiri launcing perusahaan ARSELLA Gruf. Arseen menghubungi Angel. Tapi ternyata Arseen begitu kesulitan untuk menghungi Angel.
"Angel kemana lagi sih? " Arseen pada akhirnya berangkat sendiri karena sangat terlambat kika Arseen menunggu Angel.
Di Kantor ARSELLA gruf, di loby sudah banyak karyawan dan para rekan kerja berkerumun. Mobil Arseen juga sudah terparkir di halaman kantornya Arsya.
"Bell, apakah kau sudah siap? " tanya Arsya kepada Bella. Kini Arsya dan Bella sedang berada di ruang kerjanya Arsya.
"Siap dong! " seru Bella.
Dan hari ini pun aku sangat siap Bell, siap untuk melamar kamu setelah acara gunting pita ini. Bell, aku tunggu masa idahmu beres. Aku sangat berharap bisa menjadi pendamping hidupmu.
"Pak Arsya kenapa menatapku seperti itu? " tanya Bella yang merasa risih karena Arsya terus mamandangnya.
"Apakah penampilanku jelek ya Pak? " tanya Bella lagi.
"Mmmmmm, aku memandangmu karena hari ini kau sangat cantik Bell, bodohnya Arseen yang sudah menyianyiakan ketulusan cinta kamu, " tutur Arsya dengan lembut.
"Jangan sembut nama itu lagi. Ini sudah takdir Bella, sekarang aku udah ikhlas," ucap Bella.
"Iya!"
Arseen sudah bergabung dengan para pembisnis lainnya di loby. Arseen sangat penasaran dengan sosok anaknya Tuan Aryo yang akan memimpin ARSELLA Gruf.
Sedangkan Angel sudah berada di dalam satu kamar hotel tentunya bersama dengan Ryan. Angel sudah tidak berdaya. Bahkan Angel sangat pasrah dirinya kembali di jelajah oleh Ryan. Kini Ryan tidak tanggung-tanggung.Ryan begitu bersemangat sebab Angel masih suci meskipun statusnya sudah menjadi istri.
"Angel kau adalah milikku, selamanya milikku. " Ryan dengan rakusnya mencumbu bibir ranum Angel, karena Angel lagi terpengaruh obat, Angel tak kalah rakusnya. Angel begitu sangat lihai.
Suara erangan itu sudah menjadi satu kala Ryan berubah menjadi sosok drakula dan sosok bayi yang tengah kehausan.
Hemmm, dengan bangganya Arsya berjalan santai seraya menggandeng tangan Bella menuju loby. Ini salah satu Arsya untuk menunjukan kalau Bella adalah miliknya. Melihat Arsya dan Bella semakin dekat membuat Nyonya Alin sangat senang melihatnya.
"Kalian berdua sangat cocok, " seru Nyonya Alin yang menghentikan langkahnya Arsya dan Bella.
"Cocok jadi pasangan apa patner kerja? " tanya Arsya.
"Dua-duanya, " goda Nyonya Alin.
Nyonya Alin menyentuh wajahnya Bella, "Annabella, kau sangat cantik hari ini, " tutur Nyonya Alin memuji penampilan Bella hari ini yang tentunya sangat berbeda dari sebelumnya.
"Terima kasih Tante, " sahut Bella.
Dan,
Arseen sampai tak berkedip kala dirinya melihat Bella yang di gandeng mesra oleh Arsya.
"Bella! "
Rasanya Arseen enggan mengalihkan pandangan matanya. Penampilan Bella hari ini mampu membius Arseen.
Bella dan Arsya sudah bergabung dengan yang lainnya. Sebelum acara gunting pita, Arsya mengucapkan sepatah dua patah untuk memberikan sambutan.
Kini, Arsya dan Bella memegang gunting. Keduanya secara bersamaan memotong pita itu.
Prok
Prok
Prok
Suara tepuk tangan bergemuruh kala Arsya fan Bella sudah selesai gunting pita.
"Terima kasih! Semoga Arsella Gruf bisa berkembang dengan cepat, " seru Arsya.
"ARSELLA adalah singkatan Arsya dan Bella, " kata Arsya.
Bella kaget! Bella baru mengetahui Arsella gruf ini nama gabungan Arsya dan namanya. Selama ini Bella emang tidak menyadarinya.
Arseen merasa tidak suka mendengarnya, entah kenapa Arseen sangat muak!
"Satu lagi, ada hal penting yang akan aku sampaikan, " ucap Arsya.
Bella mulai merasakan nerfus, apalagi saat ini Arsya menatapnya dengan tatapan penuh arti. Arsya maraih tangan kiri Bella, Arsya kini bertekuk lutut di hadapan Bella membuat Arseen semakin jelas kalau dirinya itu tidak suka melihatnya.
"Pak Arsya apa-apaan sih, ayo bangun! " Bella membantu Arsya untuk berdiri.
Tapi,
Arsya tidak mau. Arsya tetap bertekuk lutut di depan Bella.
"Annabella, ada hal penting yang hari ini akan aku sampaikan di depan semua orang dan di depan dunia kalau aku ingin meminangmu dengan bismillah," tutur Arsya dengan sangat lembut.
Bella terkejut!
Arseen apa lagi.
"Ciye, terima saja Bella, " teriak salah satu karyawan.
Arsya mengambil kotak kecil yang ia taruh di saku jas nya. Kotak perhiasan yang isinya cincin berlian.
"Annabella, maukah kau menikah denganku? "
Terima
Terima
Terima
Dengan kompaknya mereka berteriak agar Bella menerima pinangan dari Arsya. Kecuali Arseen.
Kenapa denganku? Kenapa aku tidak suka melihat Bella di lamar oleh Arsya.