NovelToon NovelToon
Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Mr. Arrogant Vs Mrs. Salihah

Status: tamat
Genre:Contest / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Tri Ani

ig : tri.ani.5249

Hidup ini berjalan sering kali tak sesuai dengan harapan dan keinginan kita, Allah lah yang paling tahu tentang kita dan akhir cerita kita. Aisyah Ratna, seorang agdis belia yang memimpikan bisa menikah dengan seorang pria yang sholeh yang akn membimbingnya, tapi sebuah takdir malah mempertemukan dengan pria arrogant yang jauh dari mengenal agama.
Hatinya begitu hancur saat seseorang yang bernama Kevin Alexander tiba-tiba hadir dalam hidupnya dan meminangnya. Apakah hidupnya akan bahagia setelah menjadi istri seorang Kevin Alexsander? Bisakah ia melupakan cintanya pada seorang pria anak ustad bernama Fahmi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Ani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu dengannya

Aisyah menyimpan semua barang pemberian dari gus fahmi kecuali buku itu, ia membaca

buku itu setiap ada waktu luang, ia mendapatkan banyak pelajaran dari buku itu.

Siang ini menjadi titik ia harus segera mengambil keputusan, sudah tiga hari yang

lalu dan ia harus menjawabnya.

Sebelumnya, ia sempat ke pesantren untuk menemui Nyai Sarah. Ia sengaja menemui beliau untuk menanyakan tentang keputusannya.

“Ada apa nak, kenapa?” tanya Nyai Sarah dengan lembut.

“Ummi…, apa ummi tahu jika kemarin pak Kyai datang ke rumah untuk mengkhitbah ku?”

“Ummi tahu, nak…, ada apa? Jika kamu tidak yakin, kamu bisa menolaknya!”

“Apa tidak pa pa?”

“Jika kamu tidak yakin dan ada yang membuatmu berat, maka sholat lah istiqarah meminta petunjuk pada Allah, biarkan Allah yang akan menuntunmu!”

“Terimakasih ummi atas nasehatnya!”

“Semoga kamu terus bahagia nak, restu ummi selalu menyertai segala keputusan yang akan

kamu ambil!”

"Ucapan umi sudah membuat hati Aisyah tenang!"

"Ingat nak, jika jodoh yang Allah berikan tidak dekat dengan-Nya! Itu berarti Allah ingin kamu yang menjembatani agar dia mengenal Allah!"

"Jadi umi tahu?"

"Umi hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu, semoga ini menjadi ladang amal untukmu, tetaplah sabar dan ikhlas maka Allah akan memudahkan setiap langkahmu!"

***

Setelah mendapatkan nasehat dari Nyai Sarah, Aisyah menjadi sedikit lebih tenang. Ia

melakukan seperti yang di minta Nyai sarah, ia melakukan sholat istikharah memohon

petunjuk pada Allah.

Dan dari beberapa kali ia melakukan sholat istikharah, Allah mengirimkan jawaban yang sama, tapi entah kenapa jawaban itu membuatnya merasa berat.

"Ya Allah aku pasrah atas semua keputusan-Mu ya Allah, jika ini yang terbaik untukku, maka hamba akan mencoba untuk ikhlas!" Aisyah mengakhiri doanya, ada wajah Nino di setiap doanya. Ia tidak mungkin bahagia di atas penderitaan adiknya, jika kesembuhan itu bisa di usahakan, maka Aisyah berusaha keras untuk menempuhnya walaupun akan sangat berat nanti.

***

Siang ini Aisyah sudah bersiap untuk menemui seseorang, ia memakai baju yang biasa ia pakai dengan hijab yang tidak terlalu panjang dan baju berwarna merah jambu, begitu pas di tubuh Aisyah, walaupun longgar tapi tidak menutupi pesona seorang Aisyah, lembut dan berkarakter.

Bu Santi sudah duduk di depan tv menatap Aisyah dengan penuh harap. Ia membuatkan TV itu menyala tapi tak ada keinginan untuk menontonnya, seperti nya perasaan bu Santi sama gundahnya dengan Aisyah.

"Bu ....., Aisyah berangkat dulu ya!" ucap Aisyah sambil mencium tangan ibunya.

“Nak…, ibu hanya berharap kamu bisa mengambil keputusan dengan bijak, pikirkan

adikmu, dia akan bisa hidup normal setelah ini!”

“Aisyah tahu bu, doakan Aisyah ya  bu! Semoga keputusan yang Aisyah ambil adalah keputusan terbaik!”

“Pasti! iya nak, cepatlah berangkat! Ibu tahu kamu sudah dewasa untuk bisa mengambil

keputusan yang tepat!”

Aisyah pun berdiri dari duduknya, ia segera mengambil tas dan map itu. Ia membenahi

gamisnya.

“Assalamualaikum, bu!”

“waalaikum salam!”

Aisyah meninggalkan ibunya, ia berlalu dengan langkahnya yang terasa begitu berat. Ia

ingin menghentikan waktu saat itu juga agar tidak ada keputusan yang memberatkan baginya.

Seandainya ia bisa memilih menjadi anak kecil saja yang hanya bisa bermain dan menangis karena mainan ia akan memilih untuk tetap

menjadi kecil.

Ternyata menjadi dewasa itu berat, ia harus pura-pura tertawa walaupun hatinya menangis,

ia harus terbiasa dengan kata biarlah, ya sudahlah, dan tidak pa pa…

Kejadian besar selalu bisa membuat orang cepat dewasa. Mereka tidak bisa menghindar, tidak bisa melawan.

Mereka hanya bisa memeluk semua kesedihan, memeluknya erat-erat. Begitulah saat

ini yang harus di lakukan oleh aisyah, ia harus berdamai dengan kesedihan dan

merelakan.

Langkah Aisyah terhenti di ujung

taman itu, ia menatap luasnya taman yang telah membuatnya merasa sesak itu. Ia

menghembuskan nafasnya kasar seperti sedang berusaha untuk mengeluarkan semua

masalah yang ada dalam hidupnya.

Matanya menatap sosok yang sedang

berdiri membelakanginya, ia berdiri dengan begitu angkuhnya, walaupun tak

melihat wajahnya, ia bisa mengenali jika dialah orang yang sedang ia cari saat

ini.

Aisyah mulai melangkahkan

kakinya, begitu pelan hingga rumput pun tak mampu bergoyang karena terpaan

kakinya, langkahnya yang ragu. Hingga langkahnya terhenti tepat di belakang

pria itu.

“Assalamualaikum tuan Alex!” sapa

Aisyah, pria angguk itu segera menoleh pada sumber suara, ia melepas kaca mata

hitam yang menutupi kedua matanya dan menggenggamnya.

“Aku kira tidak akan datang!”

ucap Alex dengan senyum sarkasnya.

“saya pasti datang!”

“baguslah …!”

Mereka saling diam sesaat, Aisyah

melangkah kakinya kembali hingga mereka berdiri berjejer, walaupun sebenarnya

aisyah begitu gugup menghadapi pria arrogant itu tapi tidak boleh mundur.

“Bagaimana?’ tanya Alex pada Aisyah.

. Bersambung

Jangan lupa untuk kasih dukungan untuk author dengan memberikan like dan komentarnya ya kasih Vote juga yang banyak ya

Happy Reading 🥰😘😘

1
Novika Riyanti
Lumayan
Novika Riyanti
Kecewa
Marhaban ya Nur17
udh cerita panjang kali lebar, konflik g ada keluar"nya eh malah ini pake amnesia 😁 cerita basi thor
Marhaban ya Nur17
klo amnesia gw tinggalin neh lapak wkkwwkkw
Marhaban ya Nur17
kecelakaan , koma, amnesia uh males
Marhaban ya Nur17
musibah nya g kelar" thor 😁
Tri ani: sabar kak, semua akan indah pada waktunya
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
anaknya raka apa anaknya,,,
Tri ani: eng ing eng ..., tunggu kejelasannya
total 1 replies
Marhaban ya Nur17
pendarahan apa ???
Marhaban ya Nur17
hamil kah tp nanti anaknya siapa ???
Marhaban ya Nur17
asna g hamil tuh thor ???
Marhaban ya Nur17
emang faling miris klo korban pelecehan itu ini yg tertinggal tuh pasti traumanya
Marhaban ya Nur17
salah target apa y asna 🤔
Marhaban ya Nur17
jujur as kau ini jan diem" bae napa
Marhaban ya Nur17
Gus fahmi kah orangnya bang alex
Marhaban ya Nur17
sabar bang wkkwkkw
Marhaban ya Nur17
ujian mau naik kelas wkwwkk
Marhaban ya Nur17
sah
Marhaban ya Nur17
makanya gw faling benci klo kasusu pelecehan
Marhaban ya Nur17
calon adik ipar wkwkw
Marhaban ya Nur17
tuh kan bener raka ama asna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!