Anindya Yasmin tak pernah mengira akan jatuh cinta pada sosok pria bernama Daniello Lucas Dathan sang ketua OSIS yang sangat tampan.
Daniel dengan segala kelembutan dan perhatiannya membuat Yasmin benar benar jatuh cinta.
Tapi cinta mereka tidak bisa berjalan mulus, karena berbeda keyakinan. Walau Daniel sangat menghormati Yasmin dengan keyakinannya dan begitu juga dengan Yasmin.
Tapi orang tua merekalah yang tak bisa menerima semua perbedaan itu.
Apakah pada akhirnya Yasmin dan Daniel menyerah pada keadaan. Dan memilih berpisah.
Kisah ini terinspirasi dari kisah nyata seorang sahabat. Selamat membaca, semoga menghibur.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab Dua puluh Delapan
Mama Daniel mengajak tante Shinta ngobrol sebelum pamit pulang.
"Bagaimana Shin, apa menantu aku benar benar hamil atau sekedar masuk angin" tanya mama Daniel begitu tante Shinta duduk
"Menantu kamu memang hamil. Dan telah memasuki minggu ke dua belas..."
"Minggu ke dua belas, maksud kamu apa"
"Iya, kenapa baru sekarang sih menantu kamu periksa kehamilannya. Padahal usia kandungannya udah tiga bulan. Apa selama ini ia belum sadar dan merasakan tanda tandanya"
Mama Daniel kaget mendengar usia kehamilan Arnetta.
"Kamu nggak salah Shin, berapa usia kandungan Arnetta"
"Tiga bulan mau masuk bulan keempat...kenapa kamu seperti kaget begitu"
"Tapi kok perutnya belum keliatan ya"gumam mama Daniel.
"Tentu saja nggak keliatan, ini kan baru kehamilan pertama. Setelah empat bulan, nanti pasti langsung kelihatan..."
"Oh gitu ya...."
"Apa berarti Arnetta telah hamil ketika menikah dengan Daniel. Kenapa ia membohongi kami. Apa orang tua Arnetta tahu tentang semua ini. Apa mereka sengaja menjebak Daniel agar bisa menjadi ayah dari bayi yang dikandung Arnetta"
"Maaf Len, aku pamit dulu ya. Aku masih ada praktek malam ini"
"Terima kasih ya , Shin. Aku jadi merepotkan"
"Kamu nih kayak sama siapa aja"
"Hati hati ya...salam buat suami dan anak anakmu"
"Oke...nanti aku sampaikan..."
Tante Shinta meninggalkan rumah dengan mengendarai mobilnya, setelah mobilnya menghilang,mama Daniel langsung menuju kamar Daniel.
Mama Daniel mengetuk pintu kamar Daniel dan masuk ketika Daniel mempersilakannya.
"Mama mau bicara dengan kalian berdua..."
"Silakan ma, apa yang ingin mama omongkan"
"Sebaiknya kita bicara diruang keluarga , biar lebih nyaman. Mama tunggu kalian" ucap mama dan keluar dari kamar Daniel.
Daniel langsung mengikuti langkah mamanya., sedang Arnetta menarik nafasnya panjang sebelum melangkah keluar dari kamarnya.
"Mama langsung saja bicara, mama sudah nggak sabar mendengar jawaban dari kamu dan Arnetta..."
"Apa yang ingin mama tanya" ucap Daniel tenang, sedangkan Arnetta duduk dengan gelisah.
"Apa anak yang dikandung Arnetta anakmu, apa kamu telah melakukan hubungan sebelum menikah dengan Arnetta..."
"Aku rasa itu Arnetta aja yang jawab ma..." ujar Daniel
"Arnetta siapa ayah dari bayi yang kamu kandung"
Papa Daniel yang baru sampai kaget mendengar pertanyaan istrinya.
"Apa maksud mama...."
Mama, Daniel dan Arnetta kaget mendengar suara papa Daniel. Semua terdiam, tak ada yang menjawab tanya papa Daniel.
"Jawab ma, apa maksud pertanyaan mama. Apa Arnetta hamil. Dan mengapa mama tanyakan siapa ayah dari anak yang dikandung Arnetta"
"Pa, sudah pulang. Duduklah, biar aku buatkan minum dulu. Kita sama sama mengobrolnya"
Mama Daniel ke dapur menbuat teh hangat buat papa dan membawanya beserta cemilan.
"Mama , papa... aku minta maaf" ucap Arnetta
"Maaf untuk apa" tanya papa
"Maaf karena selama ini aku telah membohongi kalian semua, aku sebenarnya telah hamil satu bulan ketika menikah dengan Daniel"
"Maksudnya, kamu dan Daniel telah melakukan hubungan badan sebelum menikah. Kenapa kalian lakukan itu, apa kalian tidak ingat dosa. Apa kalian tidak sabar buat melakukan hubungan badan..." ucap papa mulai emosi
"Aku tak pernah melakukan itu pa, bahkan sampai detik ini aku belum pernah melakukan hubungan badan dengan Arnetta..."
"Apaa..." ucap papa dan mama serempak.
"Maaf pa, aku belum bisa melakukan kewajiban aku sebagai suami karena jujur dihatiku masih ada Yasmin, aku merasa mengkhianatinya jika aku melakukan hubungan badan dengan wanita lain"
"Apa maksud semua ini Daniel. Jadi sampai saat ini kamu belum juga melupakan wanita itu. Jadi kenapa Arnetta bisa hamil"
"Maaf pa...ini bukan anak Daniel" gumam Arnetta.
"Kalian jangan bercanda..." ucap papa memegang dadanya.
Papa langsung tampak pucat dan merasakan nyeri didadanya. Papa memegang dadanya.
"Pa..kenapa" ucap mama dan Daniel panik
Mama langsung mengambil obat papa dan memberikan padanya.
Setelah cukup lama dan nyeri didadanya mulai hilang, papa kembali bicara.
"Jadi selama ini kamu telah membohongi kami, Arnetta. Apa orang tua kamu sudah merencanakan ini buat menjebak Daniel" ujar papa perlahan.
"Bukan pa, orang tuaku tidak tahu tentang kehamilanku. Aku mohon papa dan mama tidsk memberitahukan pada kedua orang tuaku, papa pasti akan marah dan meminta aku menggugurkan kandunganku jika tahu aku hamil di luar nikah. " ucap Arnetta dan langsung berlutut dihadapan kedua orang tua Daniel.
"Apa aku bisa mempercayai kata katamu setelah kamu membohongi kami begini"
"Pa... aku bersumpah, jika orang tuaku memang tidak tahu masalah ini. Untuk itu aku mohon papa menutupi ini sampai anakku lahir. Aku akan pergi dari rumah ini dan bercerai dari Daniel, aku akan merawat anak ini. Aku tak mau menambah dosa lagi jika aku harus menggugurkannya"
"Tapi kami harus tetap memberitahukan orang tuamu kalau kamu telah hamil sebelum menikah. Jika kalian bercerai agar bukan hanya Daniel nanti yang disalahkan." ucap papa Daniel. Ia masih memegang dadanya yang terasa nyeri kembali.
"Papa benar Arnetta, jika orang tuamu tahu kamu hamil, pasti ia mengira itu anak Daniel dan nanti pasti orang tuamu menyalahkan Daniel atas perceraian kalian nantinya" ujar mama
"Aku takut nanti mereka meminta aku menggugurkan kandungan ini"
"Aku akan melindungi kamu. Biar aku yang akan menemani kamu, menemui orang tuamu untuk memberitahukan mereka mengenai kehamilan kamu" ujar Daniel
"Daniel benar, kamu harus berani menghadapi orang tuamu"
"Papa akan membatalkan pernikahan kalian nantinya..." gumam papa
"Apa ini balasan atau hukuman buatku karena telah maemaksa Daniel menerima pernikahan ini. Aku tak pernah menduga jika Arnetta ingin menjebak Daniel."
Setelah lama mengobrol, akhirnya diputuskan pernikahan Daniel dan Arnetta akan dibatalkan, mereka akan bercerai.
Arnetta akan menemui kedua orang tuanya untuk jujur atas semua yang telah terjadi pada dirinya.
##########
Seminggu kemudian Arnetta menemui kedua orang tuanya dan ia mengakui mengenai kehamilannya yang terjadi sebelum pernikahan dengan Daniel.
Kedua orang tua Arnetta tampak syok mendengar pengakuan anaknya.
Papa Arnetta mengusir anaknya karena telah membuat malu keluarga. Mereka menemui orang tua Daniel meminta maaf atas apa yang telah dilakukan Arnetta.
Mereka setuju ketika Daniel dan orang tuanya menginginkan pernikahan antara Daniel dan Arnetta harus berakhir.
Seperti janjinya Daniel menyewakan sebuah apartemen buat Arnetta tinggal.
Perceraian atau pembatalan pernikahan mereka telah dilakukan. Sekarang mereka resmi berpisah.
Daniel juga memilih tinggal di apartemen dekat perusahaannya. Ia akan kembali ke rumah jika papa dan mamanya meminta saja.
Papa Daniel mengizinkan semua yang ingin ia lakukan. Papanya sudah berjanji tidak akan pernah lagi mencampuri urusan pribadi Daniel jika ia tak meminta saran papanya. Ia telah merasa sangat bersalah karena telah memaksa Daniel kemarin menikah dengan wanita yang tidak ia cintai dan ternyata wanita itu telah menipunya. Papa Daniel ingin menebus kesalahannya dengan membiarkan Daniel nanti memilih siapapun wanita pendamping hidupnya kelak.
*********************
Terima kasih
keren banget ceritanya mam.. 💞💞💞
akhirnya, setelah melewati segala rintangan, Yasmin dan Daniel bisa bersatu jg..
alhamdulillah Daniel mau masuk Islam..
luar biasa emang cinta Daniel ke Yasmin..
tapi tetap ya, yg pertama dan utama harus cinta kepada Allah..
selain Allah, cintai sewajarnya saja jgn berlebihan..
karena Allah itu pencemburu, dan biasanya kita akan diuji dg apa yg kita cintai..
buat Akhtar, emang gak ada manusia yg sempurna..
manusia tempat salah dan lupa..
yg penting selalu bertaubat dan sebisa mungkin untuk tidak mengulang kesalahan yg sama..
semoga sehat selalu ya mam..
tetap semangat dalam berkarya dan semoga sukses selalu..
😘🥰😍🤩💪🏻🙏🏻💞
.smpai maut memisahkan nenek kakek q
🤗🤗 nenek q iklas anak2 nya ikut agama islam smw..
.
dan untuk Akhtar semoga bahagia dengan Siska segera mendapatkan momongan
biarkan Rachel diasuh sama Daniel dan Yasmin mereka lebih berhak membesarkan Rachel cukup kalian saling menyayangi buka untuk merebutkan kasihanlah anak kecil tidak tau apa² harus dipisahkan oleh orang yang telah merawat dari kecil...
dan terakhir kisah arneta mengingatkan aku dengan masa lalu ku beruntungnya aku dulu tidak sampai hamil setelah berpisah emang benar pacaran hanya membawa penyesalan dan dosa 😭😠🤧
untung Daniel itu baik hati mengurus arneta dan merawat Rachel Seperi anak sendiri.. apa gk mikir si Siska itu kok egois banget padahal dia tau betul gimana Daniel menyayangi nya
miris Sekali Siska ini
tidak tau rasa balas Budi
untungnya Akhtar sadar diri dengan posisinya 😠
apa kabar dulu arneta saat hamil dan melahirkan. merasa sendiri tidak ada suami yang menemani 😭