Menceritakan tentang seorang remaja berumur 17 tahun yang harus meregang nyawanya karena berusaha menyelamatkan seorang anak kecil yang hampir tertabrak oleh truk....
setelah kematiannya itu,
ia berada di sebuah tempat yang gelap gulita yang bernama ruang kehampaan.
Ia memutuskan untuk menciptakan sistem dengan menggunakan Ruang kehampaan yang dapat mengabulkan apapun.
bagaimana kelanjutannya?skuy....mampir😁
***************************
mohon maaf, novel ini sekarang resmi Tamat dikarenakan Author yang kekurangan Ide🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Z.D.S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24
Rei pun langsung berjalan menuju kediaman Yan Liang.
sepanjang Rei berjalan,ia menjadi pusat perhatian. Karena,para pelayan maupun prajurit masih mengingat paras Rei yang tidak menggunakan topeng.
setelah sekian lama ia berjalan,
ia telah sampai di kediaman milik Yan Liang yang bernama Paviliun harimau.
"katakan kepada pangeran bahwa aku sudah datang."
ucap Rei kepada kedua prajurit yang menjaga kediaman Yan Liang.
"baik"
balas kedua prajurit tersebut.
setelah itu,salah satu dari kedua prajurit itu bergegas masuk ke dalam kediaman Yan Liang.
DI DALAM KEDIAMAN YAN LIANG.
tok...tok...tok...
"pangeran,Tuan Muda Rei telah datang."
ucap sang prajurit dari balik pintu.
"kalau begitu, perbolehkan junior Rei masuk."
balas Yan Liang dari dalam.
"baik"
ucap sang prajurit.
setelah itu,sang prajurit langsung kembali ke gerbang.
Setelah sampai di gerbang,
prajurit tersebut langsung mengatakan bahwa Rei diperbolehkan masuk.
Rei pun langsung masuk ke kediaman Yan Liang.
ia langsung membuka pintu rumah Yan Liang.
alangkah terkejutnya saat ia melihat seorang anak perempuan yang ikut berkumpul dengan Yan Liang dan Yan Lu.
"selamat datang Junior Rei."
ucap Yan Lu menyambut Rei.
Rei pun hanya mengangguk dan langsung duduk.
"Junior Rei... perkenalkan,ini adik kami. namanya adalah Yan Shue. dia adalah satu satunya adik perempuan kami."
ucap Yan Lu memperkenalkan Yan Shue Kepada Rei.
"dan Yan Shue...ini merupakan orang yang kakak ceritakan. namanya Rei."
ucap Yan Lu kepada Yan Shue.
"hahaha...."
tawa Yan Shue terbahak-bahak.
"eh?!"
"kenapa kau tertawa Shue'er?"
tanya Yan Liang.
"kakak...aku telah mengenal nya. waktu itu,kami bertemu di gazebo dekat kolam teratai. eh?lebih tepatnya dia yang menghampiri ku."
ucap Yan Shue mengatakan alasan tentang kenapa ia tertawa.
"apakah itu benar junior Rei?"
tanya Yan Lu Kepada Rei.
"itu benar pangeran...bahkan,tuan putri sampai mengatakan kalau ia ingin menikah dengan saya."
ucap Rei sambil memberitahu tentang apa yang terjadi hari itu.
blush...
seketika,wajah Yan Shue langsung mendadak memerah saat mendengar ucapan dari Rei.
'aduh... ternyata,kakak Rei masih mengingat akan apa yang aku bicarakan waktu itu.'
batin Yan Shue.
"tentu saja saya ingat tuan putri...saya memiliki ingatan yang tajam."
ucap Rei tiba-tiba.
"eh?!ka-kakak Rei dapat membaca pikiran?"
ucap Yan Shue saat mendengar ucapan Rei yang seperti orang yang dapat membaca pikiran.
"benar Shue'er. Junior Rei dapat membaca pikiran."
balas Yan Liang.
doenk....
Yan Shue langsung terjatuh saat mendengar jawaban dari Yan Liang.
"aduh... pantatku yang cantik terluka...shh"
ucap Yan Shue meringis kesakitan karena ia jatuh dalam posisi terduduk.
"puft...."
Rei menahan tawanya saat mendengar ucapan dari Yan Shue.
seketika,
Semua orang yang berada didalam ruangan itu langsung menatap ke arah Rei.
Rei yang ditatap pun langsung mengembalikan ekspresi nya seperti semula. yaitu datar+dingin.
"junior Rei... apakah kau tadi tertawa?"
tanya Yan Lu.
"ti-tidak. aku tidak tertawa."
elak Rei.
"jujur saja...kami mendengar kau tadi sedang menahan tawa."
ucap Yan Liang.
"sungguh...aku tidak berbohong."
ucap Rei sambil mengacungkan jari telunjuk dan tengahnya ke atas(✌🏻).
"sungguh?"
tanya Yan Liang sambil mengeluarkan aura mengintrogasi.
glek...
Rei menelan ludah kasar saat ia merasakan aura mengintrogasi dari Yan Liang.
'aduh....kenapa aku seperti orang yang terciduk berbuat mesum'
batin Rei sambil berkeringat dingin.
...----------------...
jangan lupa,
Like>Favorit>Komentar
najisnye...🤣🤣