NovelToon NovelToon
100 Hari Terdampar Di Pulau Vampire

100 Hari Terdampar Di Pulau Vampire

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa Fantasi / Vampir / Romantis / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: shkira

Rara Raina Sunjaya. seorang Nona besar di keluarga Sunjaya.

Rara tidak menyangka akan nasib hidup nya yang berakhir di sebuah pulau yang usia nya lebih dari ratusan tahun. pulau itu di kenal sebagai pulau vampier pada masa nya nanun setelahnya pulau itu di kenal sebagai pulau rindang dan sudah berabad-abad semua yang melewati pulau itu di larang mendekat atau memasuki pulau tersebut di karnakan setiap orang yang mendekati atau memasuki pulau, maka tidak akan bisa kembali lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shkira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 28

Rara mendorong jauh Aidan. namun di triknya kembali dalam pelukannya.

"Hey..kau, lepaskan aku!" bentak Rara berusaha melepas tangan Aidan dari pinggulnya.

Aidan mengabaikan Rara yang bersikeras melepas cengkraman tangannya.

"Aku harap kau mendengar perintahku Afkar!" tegas Aidan, dengan sorot mata tajam pada Afkar.

"Maaf kak! aku tidak bisa mematuhi perintahmu. karena ini bukan tugas yang harus di patuhi." balas Afkar tegas menolak perintah sang Raja.

Suasana mulai mencekam. Aidan menjentikan tangannya pada Vi, agar ia pergi dari sana.

Rara yang masih berada di pelukan Aidan. merasa canggung berada di tempat yang menegangkan.

"Ah, b-begini tuan, tuan! lebih baik kalian selesaikan masalah kalian dulu, aku akan pergi agar tidak ikut terlibat dalam maslah kalian!" Rara bicara dengan senyum bodohnya karena canggung.

Sesaat suasana berubah sunyi, dua pria yang ada di antaranya. bersamaan menatap Rara dengan tajam, membuatnya semakin canggung.

"H-hey.. kenapa kalian menatapku seperti itu? a-aku hanya tidak ingin menggangu kalian menyelesaikan masa.."

"Maslah ini juga menyangkut dirimu!"

serentak dua pria itu berucap bersamaan, menenegaskan Rara.

🦗🦗🦗 suasana kembali sunyi untuk beberpa detik.

mereka saling bertatap muka dengan pikiran masing-masing.

Rara merasa ia semakin bodoh.

"A, hahah.. begini saja aku akan.." Rara menghntikan kalimatnya saat ia melihat Aidan tidak juga melepas cengkaram tangan pada pinggulnya.

"Lepaskan tanganmu, Raja!" ucap Rara datar mendongakan kepala untuk melihat wajah Aidan, yang tidak bergeming memlototi Afkar. juga tidak mendengar ucapanya.

Rara geram melihat tingakah Pria yang menjabat sebagai Raja, namun sifat seperti anak kecil.

"Yang mulia Raja Aidan, tolong lepaskan tanganmu!" Rara menggertakan gigi menahan kekesalan nya.

"Tidak!" tegas Aidan, datar.

Mendengar jawaban datar Aidan. Rara menginjak keras kakinya.

sampai ia tersentak kesakitan dan melepaskan tanganya dari pinggul Rara.

"Kau! beraninya kau menginjak kaki seorang Raja!" bentak Aidan, meringis sambil terpincang-pincang kesakitan.

"Siapa suruh kau keras kepala! oke kita.. ahhh." kalimat Rara terputus lagi. ketika Afkar menarik tangannya dan ia sekarang berada di pelukan Afkar.

Rara semakin gila mengahdapai dua pria yang suka sekali menarik dan memeluk seenaknya saja.

melihat Rara berada di pelukan Afkar. membuat Aidan berapi- api.

"Lepaskan tanganmu darinya Afkar!"

"Aku tidak akan melepaskannya kak! aku yang pertama berada di dekatnya," dengan tegas Afkar menolak perintah sang Kaka.

"Kau tidak patuh dengan perintahku Afkar!" Aidan berjalan mendekati Afkar. dengan mata menyala.

"CUKUP..." teriak Rara menghntikan Aidan dan afkar.

ia menarik diri dari Afkar.lalu sedikit berlari untuk mengambil sebuah kayu yang tidak jauh dari danau, menghunakan kaki. untuk menjadikan perlindungan kalau, tiba-tiba dua pria itu menarik dan memeluknya lagi.

"Apa kalian sudah gila, ha. jika ada yang berani menarik ku lagi, jangan salahkan aku jika menghajar kalian dengan kayu ini." Rara mengcungkan kayu ke depan untuk mengancam.

"Sebenarnya kalian ini meributkan apa sih? kenapa aku jadi terbawa dalam maslah kalian, merepotkan saja," rara bertanya dengan kesal pada dua pria yang sesekali saling tatap tajam.

"Heyy.. aku ini sedang bertanya! kenapa malah di abaikan?" teriak Rara kesal.

secara bersamaan dua pria itu menolah dan berucap sama.

"Karena aku menyukaimu, dan maslah ini untuk mendapatkan mu!" Rara terpaku menganga, menjatuhkan kayu yang ada di tangannya.

g-gila, apa yang barusan mereka katakan?

Wajah Rara seketika menyembul merah. ia menyntuh ke dua pipinya dan menutup mata saat melihat dua pria itu menatap dengan serius ke arahnya.

"K-kalian? Tidakkkkk... ibu, ayah, tolong aku..." Rara berlari kencang mendengar kenyataan yang membuatnya malu.

Aidan mengerutkan kening, melihat Rara berlari menghindarinya. saat mendengar pengakuan cintanya.

"Maaf kak, kali ini aku harus menntangmu! aku menyukai Rara sejak aku pertama bertemu dengannya. aku tidak menyangka kalau kaka juga menyukainya! tapi, aku hanya ingin menengaskan pada kaka. kalau aku tulus menyukainya!" Tegas Afkar. memperingati Aidan tentang ketulusan cinta nya.

"Apa maksud ucapanmu itu? kau fikir aku tidak tulus pada Rara. ketulusanku tidak ada urusannya denganmu!" cetus Aidan dengan sinis ia menepuk pundak Fakar dengan kekuatan nya. sampai Afkar membungkuk menahan kuatnya tekanan dari Aidan.

"Ingat, aku adalah pemimpin klan Darah. sekeras apapun kau melawan tidak akan bisa mengalahkan ku!" tegas Aidan. berlalu pergi meninggalkan Afkar. yang masih merasa kaku di pundaknya.

1
An
endingnya tidak menyenangkan
Nor
cerita yg sangat menarik dan terbaik..
An
lanjut thor
Mia
mana nih lanjutan ny?
Shaymatuatu Atu
kak kapan update y ini,udh lamaa loh,kangen juga baca novel nya 😥klo di bisa jgn ngilag Mulu kak selesein dulu kan nanggung
Aralia Maulida
lucu anjirr baca-in komenan yang hate sikap Aidan😂
be like gw yang udah baca ni novel 3× 🗿
Shaymatuatu Atu
ayo donk kak semangat up lgi,,jngn lama lama 😊
Shaymatuatu Atu
sudh 200 tahun jg aku menunggu update mu thor,,tolong up smpe selesai ya jngn ngilang mulu,,
wlu sdh pernah ku baca...ya ku ulang baca lagi drpd Mula 😌🤣/Awkward/
Pelayan....angkuh
Qanita Faiz Hakim Pane
keren
fitri
lanjut thor.......
Muhammad Kevin
bener dugaan gua keturunan jalang semua ni begitu suka ya di belai sesekali taubat jangan sampai masuk ke neraka karena di situ dingin gk ada hotel untuk jalang🤣🤣🤣🤣
Muhammad Kevin
bukan pembasmi tapi pemberi memek🤣🤣🤣👌🖕
Muhammad Kevin
novel yang tidak produktif masih di promosikan jangan² jalang nya udah di pakek sama admin gk heran
✿🅼🅾🅼 🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿: Kukira cuman anak anjing berkaki empat saja yang suka mengongong di saat ada keramean,ternyata itu juga terdapat kepada anak anjing berkaki dua yang satu ini,yang hati nya suka panas kalau melihat sesuatu yang ramai dan di suka banyak orang....

KARNA DIA TIDAK PERNAH BISA MENCAPAI APA YANG ORANG LAIN CAPAI...ITULAH MANUSIA GAGAL..../Chuckle/
total 1 replies
Muhammad Kevin
berapa harga para jalang gk laku di sini admin Novel pasti udah pernah pesan ya berapa tolong di kasih tau ya
Muhammad Kevin
bukan penasaran wilayah jalang kena lacnak tuhan
An
lanjut thor kmn aza
Red Reflsia
Luar biasa
Red Reflsia
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!