NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Tak Di Kenal

Menikahi Pria Tak Di Kenal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Alika seorang gadis cantik yang di khianati oleh kekasih di hari pernikahannya harus rela di menikahi pria yang sama sekali tidak ia kenal agar keluarganya tidak malu. Pria itu merupakan kakak sepupu dari sang kekasih, Alika mau menikah dengan pria itu karena bujukan orang tua sang kekasih agar mereka semua tidak malu.

Alika dengan ikhlas menerima pernikahan ini dan dia akan berusaha menjadi seorang istri. Namun Alika harus menerima kenyataan saat tahu jika sang suami memiliki wanita lain di hatinya.

Bagaimana nasib Alika apa dia bahagia dengan pernikahannya?,

yu simak ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Aku bukannya dapat ciuman tapi malah dapat jentik kan di dahi ku.

"Sudah tidur, besok aku harus ke luar kota ngurus proyek baru, " ucap nya dan aku pun akhirnya berbaring namun tiba-tiba Galang mengecup pipi ku membuat aku kaget dan tersenyum senang. Aku pun bisa tidur dengan nyenyak.

Paginya kami sarapan seperti biasa namun kali ini nenek gak banyak bicara bahkan dia diam saja.

"Ma, aku titip Alika berapa hari karena aku harus ke luar kota, " ucap Galang pada mama.

"Tanpa kamu suruh mama pasti jaga dia kok, " jawab mama sambil tersenyum.

"Kalau gitu aku berangkat dulu ma,pa, " pamit Galang dan langsung beranjak, aku pun mengantarkannya sampai depan rumah dan sebelum pergi Galang mencium kening ku.

"Kalau ada apa-apa jangan lupa hubungi aku, " pesan nya dan aku pun mengangguk.

Galang pun berangkat, aku masuk kembali dan langsung membantu bibi di dapur. Setelah selesai aku masuk kamar dan memilih membaca buku di kamar. Namun tak lama bibi memanggilku.

"Ada apa bi? " tanya ku.

"Nenek suruh neng turun, " jawab bibi.

"Baik bi, bentar lagi aku turun, " ucap ku lalu masuk ke kamar dan membereskan meja dahulu baru aku turun ke bawah.

Saat di bawah aku kaget melihat Rindu dan Doni sedang bersama dengan nenek. Aku pun tidak melanjutkan langkah ku diam saja di anak tangga terakhir. Sampai tiba-tiba mama menghampiri ku.

"Gak usah takut, ayo mama temani, " ucap mama sambil mengusap tangan ku.

Aku pun mengangguk dan tersenyum lalu menghampiri nenek, Rindu dan Doni.

"Eh Alika, sini duduk! " ucap Rindu ramah.

Aku pun duduk di dekat mama dan aku hanya diam saja namun entah kenapa tatapan Doni membuat aku sedikit takut.

"Alika lihat tuh, gara-gara kamu Galang sampai tega mukulin Doni. Padahal jelas-jelas kamu yang belum bisa lupain Doni, " ucap Rindu membuat aku kaget.

"Ya aku memang gak bisa lupakan rasa kecewa ku sama Doni. Karena dia udah membuat keluarga ku malu dan aku harus menikah dengan bang Galang pria yang gak aku kenal. Namun di sisi lain aku bersyukur karena aku dapat mertua yang baik dan bahkan semua orang di rumah ini mau Terima dan sayang sama aku, "balas ku dengan kesal.

" Aku malah senang karena bang Galang sudah bantu aku pukul Doni, "lanjut ku.

"Alika, " bentak nenek.

"Emang salah yang aku ucapkan nek, selama ini aku diam nenek perlakukan aku seperti itu, tapi kali ini aku kesabaran ku sudah habis nek, " ucap ku pada nenek.

"Beraninya kamu balas nenek kaya gitu, " marah nya.

"Aku capek nek, aku merasa aku di mata nenek salah padahal dulu jelas-jelas nenek yang paksa aku buat menikah dengan bang Galang, " ujar ku lalu bangkit dan langsung naik ke kamar ku.

Aku menangis karena aku capek di perlakukan berbeda oleh nenek, walau mama baik sama aku tapi mereka gak bisa lawan nenek. Saling capek menangis aku pun tertidur dan aku terbangun karena mendengar pintu di ketuk dan suara mama yang khawatir pada ku. Aku pun bangun lalu turun dari tempat tidur dan melangkah ke arah pintu membukanya. Mama langsung memeluk ku dan aku bisa melihat wajah khawatir di wajahnya.

"Sayang, mama pikir kamu kenapa-napa, " ucap mama memeluk ku.

"Aku ketiduran ma, maaf" ucap ku.

"Wajah mu bengkak pasti karena habis menangis kan? " tanya mama dan aku pun mengangguk.

"Ayo masuk biar bibi nanti bawa es batu buat kompres wajah kamu jadi gak bengkak lagi, " ucap mama dengan lembut.

Aku bahagia karena mama baik banget sama aku dia perhatian dan sayang sama aku. Setelah di rasa cukup dan wajah ku tidak bengkak lagi mama menyuruh ku mandi lalu nanti turun buat makan malam bersama. Setelah selesai aku turun dan ikut makan malam bersama dan aku tidak melihat nenek.

"Nenek kemana ma? " tanya ku.

"Nenek udah pulang, Rindu sama Doni kesini buat jemput nenek, " jawab mama dan aku merasa lega.

"Sekarang kamu bisa tenang karena nenek sudah pulang, " ucap papa dan aku tersenyum.

"Besok kamu temani mama ke rumah oma ya! " ucap mama mengajak ku.

"Boleh ma, " jawab ku.

Aku senang kalau sudah ketemu keluarga mama mereka baik banget apa lagi tante Nara dan om Ilham mereka baik banget. Setelah makan malam aku mengirim pesan pada Galang namun aku tidak dapat balasan. Karena aku gak bisa tidur akhirnya aku memilih bermain ponsel sampai akhirnya Galang membalas pesan ku dan memberitahu kalau dia baru pulang. Setelah dapat balasan aku pun memutuskan untuk tidur karena sudah malam juga.

Besoknya setelah sarapan aku langsung bersiap buat menemani mama pulang ke rumah. ah orang tuanya. Setelah siap aku pun turun dan menunggu mama.

"Aduh maaf sayang nunggu lama, " ucap mama saat menghampiri ku.

"Gak apa-apa kok ma, aku aja yang terlalu cepat, " balas ku.

Kami pun langsung pergi dan tak butuh waktu lama kami sampai dan ternyata sudah ramai juga karena semua keluarga mama datang.

"Oh jadi ini istrinya Galang, cantik banget, " puji salah satu saudara mama yang gak aku kenal.

"Iya dong cantik kan, " balas mama sambil tersenyum.

Aku hanya diam saja karena bingung juga mau ngapain. Sampai tiba-tiba tante Nara menghampiri ku.

"Alika, " panggil tante Nara.

"Iya tante, " jawab ku.

"Ayo ikut tante, ada yang mau tante bicarakan sama kamu, " ucap nya dan aku pun mengangguk.

Tante membawa ku ke taman belakang karena cuman disini yang sepi.

"Aku ingin tanya, perasaan kamu sama Galang bagaimana? " tanya nya membuat aku kaget.

"Tante tau kalian menikah karena terpaksa pasti di antar kalian belum ada perasaan apa-apa, bahkan tante yakin kamu sama Galang belum melakukan itu, " ucap nya yang membuat aku terdiam.

"Tante cuman ingin ngasih tau sama kamu, sebelum hubungan kalian terlalu jauh lebih baik kamu pikirkan lagi toh kalau kamu sampai memutuskan untuk mencintai Galang berati kamu harus Terima semua rintangan di depan sana karena Galang bukan orang sembarangan, " lanjutnya membuat aku semakin bingung.

"Maaf tante, aku gak ngerti maksud tante? " tanya ku.

"Di luar sana Galang banyak musuh dan banyak orang yang mengincar nyawa Galang karena dia bodyguard orang penting di kota ini" jawab tante Nara.

"Orang terpenting di kota ini siapa dia? " tanya ku lagi.

"Kamu gak perlu tau siapa dia, yang terpenting kamu pikirkan ucapan tante, " ucap nya sambil memeluk pundak ku dan dia langsung melangkah masuk kembali ke dalam rumah sedangkan aku terdiam memikirkan ucapannya.

1
Juliaty Paridy
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!