NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Nona Arrogant

Takdir Cinta Nona Arrogant

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

Namanya Esterlita Hanggara Suparapto, putri bungsu pengusaha transportasi terkenal Anthony Hanggara Suprapto dan Hagia Selvia Suprapto.
Ester adalah gadis cantik berusia 20 tahun, karena statusnya yang merupakan putri bungsu ia mendapatkan kasih sayang berlebih dari kedua orang tuanya dan kedua kakak perempuannya.

Namun ternyata perlakuan itu menjadikan Esterlita menjadi sosok nona muda dengan segudang sifat dan sikapnya yang menyebalkan. Estelerlita menjadi sosok yang sangat arrogant dan suka merendahkan orang lain.

Pergaulannya kian liar,

Keributan demi keributan seringkali ia ciptakan, Titik kesabaran tuan Anthony mencapai batas ketika ia bertemu dengan sang putri di loby hotel bersama seorang pria yang sangat tidak ia suka.

Tuan Anthony marah bukan main,

keputusan di buat,
Jika Ester tak ingin kehilangan haknya atas semua fasilitas dari sang ayah maka ia harus mau menikah dengan Yoga Setyawan.

Supir pribadi sang ayah,

brugh....
Ester pingsan....

apa yang akan terjadi.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 28 meyakinkan

Yoga terpaksa mengurungkan niatnya untuk berusaha bicara dengan Ester karena tuan Anthony yang memanggilnya.

Dengan hati berat ia melangkah berbalik dan masuk ke dalam ruang kerja tuan Anthony.

" saya tuan....e maksud saya papa..." cicit Yoga meralat ucapannya sendiri ketika ia menyadari tuan Anthony menatapnya tajam karena panggilannya barusan kepada pria baya itu.

" kemarilah Yoga, aku ingin bicara padamu " panggil tuan Anthony lagi dan Yoga menurut, ia duduk di kursi yang ada di depan meja kerja tuan Anthony.

Pria baya itu menutup laptopnya kemudian melepas kaca mata yang ia pakai.

" bagaimana seharian ini kalian berdua ?! " tanya tuan Anthony kemudian.

Yoga tiba tiba merasa takut, ia khawatir pria baya di hadapannya akan memiliki pemikiran yang sama dengan Ester tadi.

" e saya..."

" kau pasti berpikir sangat sulit kan menghadapi Ester ?! "

" tuan saya...."

" Yoga,

untuk yang terakhir aku bertanya padamu, adakah hati lain yang kau jaga saat ini ?!

lupakan tentang hubungan di antara kita. Aku hanya ingin tahu dan kau jujur...." ucap tuan Anthony.

Dan Yoga benar benar merasa lemas, ia yakin...tuan Anthony juga memiliki pemikiran yang sama dengan Ester.

Yoga menarik nafas dalam,

" tuan,

maksud saya papa....tentang hal yang papa tanyakan saya berkata jujur dan sebenarnya.

Tidak ada,

Jika yang papa maksud adalah perempuan yang bertemu kami di rumah makan tadi,

dia adik sepupu saya, sungguh tidak ada hubungan apapun seperti yang mungkin papa dan nona....kira "

" nona ?!? " cicit tuan Anthony

" maksud saya...Ester...." jawab Yoga kemudian walau canggung.

" jadi....

apa keputusanmu tidak berubah ?! "

" maksud papa ?! "

" kau mau menikahi Ester ?! " tanya tuan Anthony yang sontak membuat mata Yoga melebar.

Rasanya ia tak percaya dengan apa yang ia dengar ini,

Bukankah tadi ia dengar Ester meminta kuliah ke Luar Negri ?!

lalu ini ?!

" kenapa melongo begitu ?! "

" e...bukannya Ester meminta kuliah ke Luar Negri pa ?! "

" iya,

tapi...."

Pruang.....pyar....

" aww...."

" hei....

minggir....

sedang apa kalian di bawah sana hah ?!!! " sebuah teriakan yang cukup kencang membuat perbincangan tuan Anthony dan Yoga terhenti.

Keduanya sama sama segera melangkah ke arah jendela,

Dari jendela Yoga dan tuan Anthony melihat salah seorang pelayan yang berada tepat di bawah balkon kamar Ester nampak memegangi pundaknya,

Sesuatu yang pecah terlihat tak jauh di sana.

Tuan Anthony melongok ke atas melalui jendela.

" kau lihat ?! Apa yang seperti itu bisa di percaya kalau dia akan bisa berubah ?! " ucap tuan Anthony.

Sementara Yoga hanya terdiam.

" jangan salahkan aku ya.....itu salah kalian sendiri,

ngapain juga di bawah sana.... " Ester masih terus mengomeli orang orang di bawah balkonnya ketika suara barinton sang papa terdengar dari bawah.

" Ester.....!! "

Ester sontak menghentikan teriakannya dan segera masuk ke dalam kamar.

Di dalam kamarnya,

Gadis itu berdecak kesal,

Tadi setelah bicara dengan sang papa, ia yang kembali masuk ke dalam kamar menjadi kian marah ketika ia teringat dengan Pietter.

Bohong jika ia berkata ia baik baik saja setelah melihat drama perselingkuhan Pietter di belakangnya.

Ia sangat mencintai Pietter, tentu ia merasa sangat sakit hati dan hancur saat ini.

Mengingat itu,

Ia segera mengambil bingkai yang berisi foto Pietter yang ia sembunyikan di dalam almari pakaiannya lalu melemparnya ke bawah begitu saja.

Tanpa ia tahu, ada dua orang pekerja yang sengaja di sewa tuan Anthony untuk membersihkan sekaligus merawat tanaman di bawah balkon kamarnya.

" ngapain sih mereka di sana ?! Cari masalah saja...." rutuk gadis itu.

Sementara di lantai bawah, tepatnya di dalam ruang kerja tuan Anthony.

Setelah berteriak mengingatkan Ester, Tuan Anthony dan Yoga kembali berbincang.

Namun sekarang mereka duduk di sofa yang ada di ruangan itu.

Perbincangan mereka terus berlanjut hingga malam.

Dan akhirnya Yoga pamit kembali ke kamar dengan hati yang entah kenapa terasa begitu lega.

" Yoga,

terimakasih karena kau sudah menjaga Ester " ucap tuan Anthony dengan tulus

Yoga tersenyum sembari menganggukkan kepalanya.

" itu sudah menjadi kewajiban saya pa " jawab Yoga jujur.

" sekarang aku semakin yakin jika kau adalah yang terbaik untuk Ester,

seperti yang sudah kita bicarakan tadi dan sesuai kesepakatanku dengan ayahmu, secepatnya kalian akan segera menikah " ucap tuan Anthony sambil menepuk pundak Yoga.

Yoga tersenyum tipis dan lagi lagi mengangguk,

🍀

Malam sedikit larut,

Jarum jam di dinding kamar Yoga menunjuk angka sepuluh.

Selepas shalat isya' Yoga yang bersiap tidur tak kunjung bisa memejamkan mata.

Sejak tadi ponselnya juga terus berdenting menandakan jika ada panggilan masuk dan juga pesan masuk.

Yoga sempat melihatnya,

Zahra yang menghubunginya dan mengiriminya pesan.

Yoga beranjak ke sisi jendela berniat hendak membaca dan membalas pesan dari Zahra itu.

Tapi baru saja ia akan membuka ponselnya, ia melihat Ester berdiri sendirian di bawah tiang lampu yang ada di taman samping.

Melihat Ester,

Yoga teringat perbincangannya dengan tuan Anthony sore tadi.

Tiba tiba jantungnya berdesir,

Hatinya berbisik dan mengajaknya untuk mendekati Ester.

Tak mampu melawan kata hatinya, Yoga meletakkan ponselnya kembali di meja dan menyahut jaketnya.

Yoga melangkah keluar kamar dan menuju di mana saat ini Ester sedang berada.

Sampai,

Yoga memperhatikan Ester dari belakang, rambutnya yang panjang ia biarkan tergerai. Gadis itu nampak mendongak menatap ke atas.

Entah apa yang sedang ia lihat di atas sana, Yoga tak tahu.

Mungkin bintang bintang.

" udaranya sangat dingin, aku pakaikan jaket ya..." ucap Yoga pelan dan lembut sambil memakaikan jaket yang tadi sengaja memang ia bawa.

Mendengar suara tiba tiba, Ester terjingkat kaget.

Sejenak ia menoleh menatap Yoga namun kemudian ia kembali mendongak menatap langit.

Ia biarkan jaket Yoga yang menggantung menutupi pundaknya karena jujur, ia memang merasa dingin.

" lihat apa ?! " tanya Yoga mengikuti arah pandangan Ester.

" bukan urusanmu ?! " jawab Ester ketus

Yoga menelan ludah,

Entah masih marah karena masalah Zahra tadi atau apa,

Yoga merasa Ester marah padanya.

" tidak ada hubungan seperti yang kau pikirkan antara aku dan Zahra....

sungguh...." ucap Yoga dan sukses membuat Ester menoleh menatapnya.

" kau pikir aku perduli ?! Dengar....berhenti mengira kita akan menikah,

aku akan pergi ke Luar Negri dan perjodohan kita batal " jawab Ester ketus

" oh...begitu ?!

kamu hebat ya....bisa hidup tanpa fasilitas orang tua....

di Luar negri lagi..." jawab Yoga dan sekali lagi sukses membuat Ester melotot padanya.

Dan sungguh, sesungguhnya ia berani berkata seperti karena arahan dari tuan Anthony padanya sore tadi.

" apa maksudmu ?!? " tanya Ester dengan tatapan tajam.

Sepertinya ia lupa sesuatu.

" bukankah jika kau pergi ke Luar negri itu artinya kau menolak rencana papa.

Dan konsekuensinya ?! "

" kau...." Ester menatap geram kepada Yoga, tak lama ia melepas jaket yang Yoga pakaikan padanya dan menyerahkannya pada Yoga dengan kasar.

" ambil jaket murahanmu itu....aku tidak butuh " sentak Ester ketus dan berniat segera berlalu dari sana.

Tapi niatnya terhenti karena ternyata Yoga memegang tangannya.

" lepaskan tanganku....kau kurang ajar sekali...." Ester mulai marah.

" kau belum makan sejak siang tadi, ayo makan dulu.

aku buatkan mi untukmu....mau ?! " ucap Yoga sangat lembut dan terkesan sabar, ia mengabaikan kata kata kasar bernada merendahkan dari Ester barusan.

Sepertinya ia mulai terbiasa dengan kata kata kasar gadis itu.

" tidak...aku mau tidur " tolak Ester

" tidak boleh....makan dulu " Yoga memaksa

" siapa kau berani memaksa ? Aku tidak mau "

" harus mau...."

" kau..."

" mi instan kuah rasa soto, pakek telur...di tambah sayur dan cabe.

Di tambah lagi perasan jeruk nipis, hemm....rasanya sangat lezat " Yoga malah bercerita dan mengabaikan kemarahan Ester padanya.

Sementara Ester,

Mendengar ucapan Yoga, ia jadi terdiam....otaknya terkontaminasi ucapan pemuda di hadapannya itu.

Mi instan kuah soto adalah kesukaannya.

Tapi.....

1
shinta
entah mau koment apa, pokoknya ini orang yg namanya Esther gengsian 🤣🤣
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵𝘬𝘦𝘶𝘯 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘢𝘬 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘪𝘭𝘪𝘩𝘢𝘯😂
Tuti Tyastuti
𝘯𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘯 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘬𝘦𝘬𝘯𝘺 𝘵𝘦𝘳𝘨𝘪𝘶𝘳𝘳🤭😂
shinta
sogokannya soto ya Esther.... ternyata sederhana sekali, aku yakin kamu baik koq, hanya manja saja hehe😍😍😍
shinta: hahahaa, bener banget.... jadi pengen
total 2 replies
Mega Maharani
lebihin kek thor update bab nya jgn hanya 1 bab
Mardia Emailvivo
cepet up nya author kami.... Bu kin penasaran kalau bisa dobel dongg😄😄🙏
Tuti Tyastuti
𝘦𝘪𝘢 𝘺𝘰𝘨𝘢 𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘮𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘤𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶 𝘴𝘮 𝘻𝘢𝘩𝘳𝘢
shinta
nahh lho, plot twist apa lagi ini..... aku kirain hubungan mereka bakal cemburu, marah dan mais kemudian... tapi ini, sepertinya ga akan mudah. duh Yoga sabar yah




makasih udah up di hari Minggu ya Kak Thara, aku beneran ga nyangka, love sekebon deh😍😍😍😍
shinta: sama-sama, Kak Thara... semangat terus yah!!
total 2 replies
partini
good story
Tuti Tyastuti
𝘤𝘪𝘦𝘦𝘦 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘨 𝘤𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶🤭😂😂
shinta
Kamu cemburu dan marah ga dilakuin calon istri ya Esther....
ngakuuuuuuuuuu udah mulai tersepona dan teryoga yoga🤣🤣🤣
shinta
deeuuuhhhh udah nyaman ya Neng...... bentar lagi jatuh cinta deh ke Yoga!
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳🤣🤣🤣
Tuti Tyastuti
𝘦𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘢𝘭𝘶" 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘨𝘦𝘯𝘨𝘴𝘪😂
Mega Maharani
ceritanya menarik
shinta
nah lho ... mulai ada titik...titik nihh 😍😍😍
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!